Jangan Konsumsi Serbuk Kayu Manis Secara Berlebihan, Ini Dampak Negatifnya

Detikriau.org – Kayu manis terbukti memberikan dampak baik bagi kesehatan. Diantaranya untuk menurunkan berat badan, mencegah dan mengobati diabetes, meningkatkan imunitas tubuh dan berbagai manfaat lainnya.

Hanya saja, Anda perlu berhati-hati dalam menentukan takaran kayu manis yang Anda konsumsi setiap hari. Karena jika berlebihan, mengkonsumsi kayu manis juga bisa mengundang sejumlah risiko berbahaya. Bersumber dari healthline.com, berikut adalah sejumlah efek samping kayu manis jika dikonsumsi berlebihan.

TURUNNYA KADAR GULA DARAH

Mengkonsusmi terlalu banyak kayu manis akan menyebabkan terjadinya hipiglikemia  atau penurunan kadar glukosa darah di bawah batas normal.

Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Recent Patents on Food, Nutrition and Agriculture tahun 2012, bahwa kayu manis memiliki senyawa unik yang dapat berfungsi sebagai pengganti insulin.

Selain polifenol dalam kayu manis demikian penting untuk ditambahkan pada penderita diabetes sehingga lebih efektif dalam proses menghasilkan energi. Kemampuan gandanya memang menjadikan efektif sebagai terapi diabetes, selama dikonsumsi dalam kadar ringan.

KERUSAKAN FUNGSI HATI

Dalam 1 sendok teh kayu manis bubuk, ditemukan setidaknya 5 mg senyawa kumarin. Keberadaan dari senyawa ini dijelaskan dalam Journal of Agricultural dan Food Chemistry tahun 2010. Senyawa ini memiliki manfaat terhadap sistem sirkulasi darah dan kinerja neurodegeneratif  termasuk alzheimer. Hanya senyawa ini juga memiliki sifat hepatoksin. Karenanya dalam kadar berlebihan kumarin bisa menjadi berbahaya bagi hati.

Menurut sumber healthline.com kumarin hanya dapat ditoleransi tubuh sekitar 5 mg perhari . dan dengan demikian cukup dengan mengonsumsi 1 sendok teh saja, Anda sudah berada di ambang batas atas.

Dan terbukti secara medis bahwa mengonsumsi kayu manis berlebihan akan memicu terjadinya kerusakan hati, bahkan bisa jadi berkembang menjadi kerusakan serius.  Hal ini dapat Anda dalami dari laporan Molecular Nutrition and Food Research tahun 2010.

MENGGANGGU PERNAFASAN

Ketika Anda menggunakan kayu manis bubuk sebagai bumbu masak, atau memarut kayu manis utuh, sejumlah residu dari kayu manis dapat masuk ke dalam pernafasan dan mengendap di dalamnya.

Masalahnya, kayu manis memiliki keunikan karena dapat bekerja sebagai anti inflamasi tetapi juga mengandung komponen senyawa stimulan inflamasi yang dikenal dengan istilah cinamaldehide.

Ini sejenis senyawa unik dari kayu manis yang menyerupai logam berat dan memiliki efek iritasi. Sebagaimana dijelaskan dalam Chemistry Database dari National Library of Medicine.

 

MASALAH RADANG MULUT DAN TENGGOROKAN

Mengkonsumsi kayu manis berlebihan terutama bila dikonsumsi dalam kondisi bubuk kering rupanya juga berbahaya untuk mulut dan kerongkongan.  Kayu manis dapat memicu terjadinya masalah mulut kering dan sariawan.

Penyebab utamanya masih cinnamaldehide, yang diidentifikasi sebagai penyebab inflamasi, sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Dermatology Case Reports tahun 2010. Dalam penjelasannya diungkap bagaimana kayu manis dalam jumlah berlebihan dapat memicu terjadinya sariawan, radang gusi, lidah yang berkerak, amandel, radang tenggorokan dan masih banyak lagi.

MENINGKATKAN RISIKO KANKER

Dalam sebuah studi terhadap hewan pada Federal Institute for Risk Assessment, Berlin pada tahun 2010 diterangkan bahwa  konsumsi kumerin dalam kayu manis yang berlebihan dapat menstimulasi pertumbuhan sel kanker.

Data lain yang diungkap dalam National Toxicology Program Technical Report tahun 1993 membuktikan konsumsi kumerin berlebihan justru memicu peningkatan risiko kanker paru-paru, liver dan ginjal.

Bukan hanya kumerin, komponen cinnamaldehide juga diketahui merupakan agen penyebab iritasi dan inflamasi. Dan terbukti bahwa inflamasi yang berkepanjangan menyebabkan peningkatan risiko kanker dengan signifikan.

Dalam ulasan lain pada livestrong.com dikatakan bahwa kayu manis memiliki efek estrogenik. Dan sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan oleh mereka dengan masalah hormonal dan mereka dengan kasus kanker yang dipengaruhi oleh hormon estrogen.

DAPAT MENGGANGGU KHASIAT OBAT LAIN

Dalam kadar moderat, kayu manis memiliki banyak manfaat bahkan baik untuk kesehatan. Hanya saja sebaiknya kayu manis tidak Anda konsumsi lebih dari 1 sendok teh dalam sehari.

Dan rupanya bukan hanya itu aturan konsumsi kayu manis yang perlu Anda cermati, karena terbukti sejumlah komponen fitokimia dalam kayu manis juga terbukti dapat bereaksi dengan sejumlah obat-obatan medis.

Menurut sumber The American Journal of Case Report tahun 2015 diungkap bahwa kayu manis dapat memperburuk reaksi liver terhadap sejumlah terapi pengobatan termasuk parasetamol, acetaminophen dan statins.

Kayu manis juga perlu Anda konsumsi dengan hati-hati bila Anda padukan dengan jenis obat-obatan untuk diabetes dan untuk tekanan darah tinggi. karena dapat menstimulasi tubuh bereaksi berlebihan. Ini berkaitan dengan efek kayu manis yang bisa mengakibatkan masalah hipoglikemik dan hipotensi.

BISA MENGAKIBATKAN ALERGI

Sejumlah orang rupanya bisa memiliki efek alergi ketika terpapar atau mengonsumsi kayu manis. Efek iritasi yang lazim ditimbulkan oleh kayu manis dapat memburuk bila terjadi pada mereka dengan kasus alergi.

Menurut medicalnewstoday.com alergi kayu manis akan ditandai dengan efek gatal-gatal semacam biduran dan luka-luka ruam pada kulit. Sedang beberapa yang lain mengeluhkan adanya rasa gatal dan perih pada hidung dan tenggorokan. Secara umum keluhan memang lebih banyak terjadi pada kulit dan pernafasan.

Namun beberapa kasus alergi kayu manis juga menyerang pencernaan yang ditandai dengan sejumlah keluhan seperti mual, diare, nyeri dan kram perut hingga efek pusing dan limbung.

Pada dasarnya, kayu manis adalah herbal yang kaya manfaat. Baik untuk kesehatan dan membantu tubuh Anda menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. Termasuk pula baik untuk menjaga stabilitas tekanan darah, sirkulasi dan kadar gula dalam darah.

Tetapi, sebaiknya perhatikan dengan baik kadar kayu manis yang Anda asup setiap hari. Ada efek samping kayu manis yang perlu Anda pahami ketika Anda mengonsumsi kayu manis. Mengonsumsinya berlebihan hingga lebih dari 1 sendok teh dalam satu hari secara reguler bisa memberi Anda efek samping kayu manis yang cukup merugikan kesehatan./red

Sumber: deherba.com

 




Rutin Konsumsi Serbuk Kayu Manis, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan

gambar kayu manis: net

Detikriau.org – Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan rempah yang bernama kayu manis. Kayu manis salah satu rempah yang bentuknya seperti kayu berwarna cokelat kemerahan. Biasanya kayu manis dijadikan campuran masakan atau minuman, karena memang memberi aroma yang khas sehingga banyak yang menyukainya.

Ternyata disamping sebagai campuran masakan dan minuman, kayu manis juga  mengandung banyak sekali mineral penting, dari mulai kalsium, potassium, magnesium, zink, zat besi, mangan dan lainnya.

Kira-kira apa manfaat sehat yang bisa kita dapatkan dari minum air rebusan kayu manis secara rutin? Agar lebih jelasnya, simak informasinya berikut ini

Menurunkan berat badan

Minum air rebusan kayu manis dicampur madu dapat membantu menurunkan berat badan berlebih. Kandungan didalamnya membantu mengeluarkan racun yang mengendap di tubuh, mengenyangkan lebih lama dan juga mengurangi nafsu makan.

Mencegah dan mengobati diabetes

dalam kayu manis terdapat kandungan senyawa polifenol dan antioksidan tinggi yang berkhasiat mengatur kadar gula darah agar senantiasa normal.

 Mencegah kanker

Selain mencegah diabetes, dalam kayu manis juga terdapat senyawa anti karsinogenik yang ampuh membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

 Meredakan sakit gigi

jika Anda mengalami nyeri atau sakit gigi yang menyiksa, cobalah meminum dan menjadikan air rebusan kayu manis untuk kumur. Kandungan didalamnya ampuh mengurangi pembengkakan dan mengurangi nyeri pada gusi.

 Mengurangi derita kram perut saat menstruasi

Kayu manis memiliki sifat analgesic dan anti koagulasi yang bermanfaat mengurangi rasa nyeri sehingga masalah PMS bisa teratasi.

 Meningkatkan imunitas tubuh

Rutin minum air rebusan kayu manis bermanfaat meningkatkan system imunitas tubuh, karena didalamnya terdapat kandungan antioksidan tinggi. Selain itu juga bersifat anti jamur, anti bakteri dan anti virus yang menurunkan risiko berbagai penyakit.

 Meningkatkan fungsi otak

Dalam air rebusan kayu manis terdapat senyawa yang bermanfaat meningkatkan konsentrasi dan  fungsi otak sehingga ampuh membantu memperlambat perkembangan penyakit yang menyerang otak, seperti : Parkinson dan alzaimer.

 Menjaga kecantikan kulit

Kayu manis mengandung serat alami yang membantu menghilangkan endapan racun dalam tubuh penyebab masalah kulit. Rutin minum air rebusan kayu manis akan membuat kulit jauh lebih kencang dan sehat.

Meski sederhana, namun kayu manis dapat berikan manfaat yang luar biasa untuk kesehatan Anda. Oleh karena itu, jangan segan untuk mencobanya agar tahu sendiri akan khasiatnya.

sumber: trenlagi
 

 




Pjs Bupati Inhil Bersama Sekdaprov Riau Dialog Interaktif Dengan PPKL

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi melakukan dialog interaktif dengan Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL), Minggu (18/3/2018) siang.

Forum diskusi tajaan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Inhil turut dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Inhil, Tengku Juhardi dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Hj Djamilah.

Menurut Pjs Bupati, forum yang diikuti oleh sedikitnya 15 orang PPKL dari masing – masing wilayah Kecamatan di Kabupaten Inhil bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan – permasalah yang dihadapi para PPKL.

“Dengan telah diketahuinya, permasalahan yang mereka hadapi. Kami selaku Pemerintah Daerah akan dapat membuat sebuah perencanaan, entah berupa kebijakan atau sistem sehingga persoalan tersebut memperoleh solusi kedepan,” kata Pjs Bupati di aula Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Inhil, Tembilahan.

Pjs Bupati mengatakan, sudah semestinya, keberadaan PPKL dan semua hal yang berkenaan dengan tugas PPKL dilakukan evaluasi secara periodik dari tahun ke tahun sehingga fungsi pembinaan dapat nerjalan dengan baik sesuai yang diharapkan.

“PPKL adalah intermediator, kalau bisa PPKL harus jadi motor penggerak koperasi. Maka itu, perlu perhatian terhadap PPKL sebagai motor penggerak agar kinerjanya tidak turun,” tukas Pjs Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi mengaku tidak mengetahui adanya PPKL yang bertugas di setiap Kecamatan di Kabupaten Inhil sebelum Dirinya hadir dalam forum diskusi ini.

“Bayangkan, 6 tahun sudah PPKL bertugas. Saya baru mengetahui kehadiran mereka dalam upaya membantu tugas Pemerintah Daerah. Ini patut kita apresiasi,” kata Sekda.

Pada kegiatan dialog interaktif, terdapat sejumlah permasalahan yang teridentifikasi dari para PPKL. Beberapa diantaranya seperti, minimnya anggaran operasional PPKL, honorarium PPKL yang tak kunjung naik selama 4 tahun terakhir, keaktifan koperasi di masing – masing Kecamatan hingga kompetensi para PPKL.

Dalam forum yang berlangsung sistematis ini, setiap PPKL yang hadir diberikan pertanyaan seputar Koperasi yang ditangani dan kondisi PPKL itu sendiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi. Para PPKL juga mengungkapkan uneg – uneg yang telah dilalui dalam 6 tahun belakangan./diskominfops_inhil/adv/ikhwan




Tongkol Jagung Sebagai Pakan Ternak, Mampu Tingkatkan Bobot Badan Sapi Sebesar 0,88 Kg/ Hari

Detikriau.org – Jagung merupakan salah satu komoditi yang banyak dihasilkan dihampir seluruh wilayah Indonesia. Selama ini, pemanfaatn hasil produksi jagung hanya terkonsentarasi pada biji, sedangkan tongkol buah menjadi limbah. Padahal tongkol buah yang juga biasa disebut janggel jagung ini bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Pengolahan limbah jagung untuk pakan ternak tersebut yaitu dengan cara mengolah tongkol jagung dengan cara di fermentasi. Tongkol jagung digiling atau cacah sehingga ukurannya menjadi lebih kecil sehingga mudah dicerna oleh ternak. Kemudian tongkol jagung giling atau cacah itu difermentasi secara aerob dengan menggunakan larutan stater (Tricoderma). Proses fermentasi berlangsung selama 3 hari dan selanjutnya tongkol jagung hasil fermentasi dapat diberikan kepada ternak.

Baca lebih lanjut …….




Berminat Jadi Bintara POLRI? Ini Jadwal Penerimaannya

Gambar Ilustrasi: net

Tembilahan, detikriau.org – Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) kembali memuka kesempatan bagi seluruh warga Indonesia yang memenuhi syarat untuk mengabdikan diri bagi Nusa dan Bangsa. Pendaftaran bagi anggota Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat ini dimulai tanggal 4 hingga 30 April 2018.

Berikut jadwal penerimaan sesuai pesan singkat yang dirilis Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK MH melalui Perwira Humas, IPDA Heriman Putra;

Jadwal Penerimaan Bintara Polri :

  1. 4 – 30 April 2018 : kampanye, pendaftaran online, verifikasi, ukur tinggi berat badan di Polres;
  2. 4 April – 1 Mei 2018 : rikmin awal dan pengumuman;
  3. 3 Mei 2018 : penandatangan pakta integritas;
  4. 2 – 5 Mei 2018 : rikmin awal, ukur tinggi berat badan d Polda;
  5. 6 Mei 2018 : pengumuman rikmin awal;
  6. 10 – 21 Mei 2018 : Rikkes I bintara;
  7. 25 – 26 Mei 2018 : Pemeriksan Psikologi bintara;
  8. 30 – 31 Mei 2018 : Uji akademik bintara;
  9. 5 – 8 Juni 2018 : Rikkes II bintara;
  10. 12 – 17 Juni 2018 : Uji Jasmani bintara;
  11. 21 – 24 Juni 2018 : Penelusuran Mental Kepribadian;
  12. 27 Juni 2018 : Rikmin akhir;
  13. 28 Juni 2018 : Sidang lulus sementara;
  14. 29 Juni – 2 Juli 2018 : Supervisi Panitia Pusat;
  15. 5 Agustus 2018 : Sidang terbuka penetapan lulus akhir bintara;
  16. 7 Agustus 2018 : Casis tiba d Pusdik dan SPN;
  17. 8 – 9 Agustus 2018 : Persiapan buka pendidikan bintara;
  18. 10 Agustus 2018 : Pembukaan Pendidikan Bintara./ red



Madu Palsu Berbahaya untuk Kesehatan. Ini Cara untuk Mengetahuinya

detikriau.org – Madu memang menjadi salah satu bahan minuman alami yang paling banyak digunakan di masyarakat. Banjirnya pembeli pastinya menjanjikan keuntungan. Hal ini menjadi daya tarik oleh segelintir pedagang nakal untuk mencari keuntungan berlimpah dengan cara yang tidak benar. Madupun dipalsukan.

Mengkonsumsi madu palsu memberikan efek tidak baik bagi kesehatan.

Lantas bagaimana membedakan madu asli dan palsu? 

  1. Tes Madu dengan Air

Madu bahan murni dari olahan nektar yang tidak mengandung air. Sehingga Anda bisa melakukan beberapa tes sederhana ini. Tuangkan air mineral ke dalam sebuah gelas atau tempat yang terbuat dari kaca. Kemudian berikan satu sendok madu. Maka hasilnya:

  • Madu asli: madu tidak akan mudah bercampur dengan air, sehingga madu yang kental akan tenggelam di bagian bawah gelas. Bahkan setelah Anda mengaduknya maka bagian madu sulit bercampur dengan air.
  • Madu palsu: mudah bercampur dengan air, tandanya mudah dilihat karena madu tidak tenggelam dan justru bercampur dengan air serta tidak mengental.
  1. Tes Metode Kristalisasi

Pada tahap ketiga dari pengolahan madu maka semua air akan keluar dari madu dan hanya meninggalkan enzim khusus yang tidak akan pernah rusak saat disimpan. Anda bisa melihat proses kristalisasi dalam madu dengan menyimpam madu di botol kaca. Maka hasilnya adalah:

  • Madu asli: bagian madu yang terletak di bawah permukaan kaca akan terlihat mengental dan membentuk kristal. Proses ini masih berhubungan dengan enzim yang terkandung dalam madu dan tidak akan rusak meskipun disimpan.
  • Madu palsu: madu palsu sama sekali tidak akan membuat endapan kristal di bagian bawah. Bahkan madu terlihat sangat cair.
  1. Tes Kelengketan

Madu memang terlihat sangat lengket sehingga terkadang sulit dihapus dari bagian kulit. Namun madu palsu juga sering dicampur dengan gula. Cara pengetesan ini dengan menerapkan madu pada jari-jari tangan. Biarkan selama kurang lebih dua menit, maka hasilnya adalah:

  • Madu asli : madu meleleh perlahan namun sangat kuat sehingga terlihat tidak bisa dipisahkan dari sumbernya.
  • Madu palsu : madu sangat lengket dan jika Anda menempelkan dengan jari lain maka ada bagian madu yang terus melekat.
  1. Tes Madu dengan Kertas

Madu asli memang bisa terlihat dengan kandungan air yang sangat sedikit atau tidak sama sekali. Hal ini berbeda dengan jenis madu palsu yang ditambah dengan air dan gula. Untuk melihat komposisi air dalam madu maka Anda bisa menuangkan satu sendok teh madu ke dalam kertas. Pisahkan antara kertas untuk madu asli dan madu palsu. Setelah itu tunggu hingga tiga menit, maka hasilnya adalah:

  • Madu asli : karena kadar air yang sedikit atau tidak ada sama sekali maka bagian kertas yang ditetesi dengan madu tidak akan berlubang. Tidak ada bagian air yang menembus kertas.
  • Madu palsu : karena mengandung air maka bekas tetesan madu pada kertas akan meninggalkan bekas lubang atau sobekan.
  1. Tes dengan Pasir

Madu memiliki sifat ikatan yang sangat kuat karena itu tidak mungkin madu bisa berubah bentuk ketika diteteskan ke sebuah media. Anda bisa mencoba cara ini dengan , meneteskan madu ke pasir yang sudah diletakkan dalam piring atau mangkok. Tunggu hasilnya selama dua menit, maka hasilnya adalah:

  • Madu asli : tetesan madu asli pada pasir sama sekali tidak akan berubah atau menyebar ke bagian pasir yang lain. Hal ini disebabkan karena madu bersifat mengikat dan padat.
  • Madu palsu: madu akan menyebar ke bagian sekitarnya dari tempat penetesan madu atau bahkan terserap ke bagian dalam lapisan pasir. Hal ini disebabkan karena madu palsu cair dan mengandung banyak air sehingga mudah menyerap ke pasir.
  1. Tes Rasa Madu

Semua madu biasanya memiliki rasa manis dan aroma yang tergantung dari asal nektar yang dikumpulkan oleh lebah. Madu yang berasal dari hutan dan peliharaan tentu memiliki aroma nektar yang berbeda tergantung dari bunga yang dihisap oleh madu. Namun rasa madu asli umumnya sama yaitu manis dan  kuat. Perbedaan rasa yang paling menonjol adalah:

  • Madu asli : rasanya tidak akan hilang setelah tutup kemasan dibuka selama beberapa menit. Hanya saja rasanya yang kuat akan hilang jika dimasak dengan suhu yang terlalu panas.
  • Madu palsu : madu palsu yang sudah dicampur dengan gula atau pemanis rasanya akan hilang setelah bercampur dengan udara dan terkadang hanya menyisakan rasa gula dan aroma tambahan.
  1. Tes Api

Salah satu cara lain untuk menilai madu asli adalah dengan melihat kelembapan. Caranya adalah dengan mencelupkan batang korek api atau lilin yang sudah menyala ke dalam gelas berisi madu. Anda bisa melihat hasilnya adalah:

  • Madu asli : batang korek api akan tenggelam dan apinya seperti terhisap pelan ke dalam madu kemudian api mati. Hal ini disebabkan karena madu asli memiliki tingkat kelembapan yang sangat rendah.
  • Madu palsu: batang korek api akan tenggelam cepat kemudian api akan segera padam langsung tanpa terserap ke bagian dalam madu.
  1. Tes dengan Semut

Semut juga bisa menjadi salah satu indikator untuk mengetahui madu asli dan madu palsu. Caranya adalah dengan meletakkan beberapa sendok madu ke dalam piring. Setelah itu letakkan diatas meja selama beberapa saat. Maka hasilnya adalah:

Madu asli : semut tidak akan masuk ke bagian madu. Hal ini disebabkan karena madu asli mengandung enzim murni dengan aroma yang kuat sehingga tidak disukai oleh semut.

Madu palsu: semut akan masuk ke dalam madu dan piring kemudian mati. Hal ini terjadi karena madu mengandung gula dan racun yang terbentuk dari campuran madu dan gula.

  1. Tes Kejernihan

Madu asli : madu asli terkadang memiliki warna yang pekat dan mengandung sedikit kotoran seperti serbuk sari dan sisa bekas rumah lebah yang hancur dalam proses penyaringan. Kotoran alami ini tidak bisa hilang karena sangat lekat dengan madu.

Madu palsu : memiliki warna yang jauh lebih jernih dan cair sehingga semua kotoran dalam madu mudah disaring. Madu palsu akan terlihat sangat bersih dan menarik saat dalam kemasan botol kaca.

Bahaya Madu Palsu bagi Kesehatan.

  1. Madu palsu sering dicampur dengan gula sehingga rasanya sangat manis. Jika dikonsumsi terus menerus maka juga bisa meningkatkan beberapa resiko penyakit seperti diabetes dan bahaya obesitas.
  2. Madu palsu juga ditambahkan dengan beberapa bahan perasa dan pemanis buatan yang bisa meningkatkan resiko penyakit ginjal, diabetes dan kanker.
  3. Madu palsu sering diolah dengan proses yang tidak higienis atau rumahan sehingga bisa terkontaminasi berbagai bakteri dan penyakit yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan alergi.

sumber: halosehat.com