Lagi Penyalahgunaan Narkotika. Kali Ini, Polisi Gari 5 Warga Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Polres Indragiri Hilir mengamankan 5 orang laki – laki, terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi di Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tanah Merah, Selasa, 27/3/2018.

Kronologis penangkapan diawali sekira pukul 14.45 WIB, dengan diamankannya MY alias Pan (41), di rumah kediamannya di Jalan Gunung Daek Tembilahan. Di TKP ini, Polisi menyita 19 paket kecil bubuk putih diduga sabu – sabu siap edar, 2 pil diduga ekstasi berlogo S, dan 1 unit HP.

Seperempat jam setelahnya, di Desa Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah, Personel Unit Reskrim Polsek Tanah Merah, mengamankan Is alias Kan (46) warga Desa Tanah Merah dan 3 warga Desa Sungai Laut, masing-masing berinisial Ah alias AT ( 46), JHS alias Cal (22), dan Aj alias Je (20). Dari tangan ke 4 pelaku ini disita barang bukti 2 paket sedang dan 10 paket kecil diduga sabu – sabu beserta 2 unit HP.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, S.H., dan Kapolsek Tanah Merah IPTU Liber Nainggolan, secara terpisah, membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika tersebut.

AKP Bachtiar, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan berbekal dari informasi masyarakat yang menerangkan bahwa seorang warga di Jalan tersebut, sering melakukan transaksi narkotika. Setelah dilakukan penyelidikan, Unit Opsnal Sat Res Narkoba dipimpin oleh KBO IPTU Arinal Fajri, berhasil mengamankan tersangka MY alias Pan dirumahnya, tanpa perlawanan. Disaksikan Ketua RT dan warga setempat, ditemukan barang bukti sebanyak 19 paket narkotika siap edar dan 2 butir pil ekstasi.

IPTU Liber Nainggolan, juga akui pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang resah. diinformasikan, bahwa di rumah orang tua tersangka Ah alias AT akan ada transaksi sabu – sabu. Mendapat informasi tersebut, Personel Polsek Tanah Merah dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Humisar Simarmata, segera menuju tempat dimaksud dengan memggunakan speed boat.

Sesampai di TKP, Polisi menemukan empat orang laki – laki diduga akan melakukan transaksi barang haram itu. Keempat orang tersebut, kemudian diamanakan. Disaksikan Kades Sungai Laut, Ambok Tuo dan warga setempat, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti sebagaimana tersebut di atas.

“Saat ini, kelima terduga pelaku itu, beserta barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir dan Mapolsek Tanah Merah, untuk proses penyidikan lebih lanjut.”Sampaikan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H./ Am




Kesejahteraan Nelayan Harus Diperjuangkan

Tembilahan, detikriau.org — Penjabat Sementara Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Rudyanto menegaskan kesejahteraan para nelayan yang ada di Inhil harus diperjuangkan, keberadaan nelayanan sebagai salah satu bagian dari masyarakat sudah lama hadir karena kekayaan kemaritiman yang ada dinegeri ini. 

Kabupaten Indragiri Hilir dikenal dengan kekayaan sumber daya alam yang ada termasuk dibidang kemaritiman. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani kelapa dan nelayan. Wilayah perairan di Inhil membentang luas dengan hasil perikanan yang sudah dikenal dari dulu.

“Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Inhil, bahwa terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka ini perlu di perhatikan dan perlu ada wadah,” kata Pjs Bupati Inhil H Rudyanto usai pelantikan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, belum lama ini.

HNSI diharapkan bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan. HNSI  merupakan satu-satunya organisasi nelayan yang diakui oleh Kementrian Perikanan.

“Kita harapkan HNSI mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat nelayan yang ada di Inhil, untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Melalui wadah organisasi tersebut kita mengharapkan ada banyak program pemerintah pusat maupun daerah yang bisa kita akomodir untuk masyarakat nelayan yang ada di Inhil, “paparnya.

Dilihat dari karakteristik yang di Inhil terdiri dari bentang perairan yang luas sudah selayaknya pemerintah melalui Kementrian terkait memberikan perhatian lebih. Bantuan peralatan seperti perahu dan alat tangkap menjadi target yang harus dicapai kedepan.

Selain itu, ada pengembangan jenis perikanan tambak, dimana diketahui d Inhil sudah ada tambak tiram yang penjualannya diekspor keluar negeri dengan harga yang menjanjikan. Hal-hal seperti ini untuk meningkatkan penghasilan dari nelayan mesti diperjuangkan dalam mode penerapan di Inhil./adv




Ringkus TR, Polsek Kempas Sita 4 Paket Sedang dan 6 Paket Kecil Narkotika Jenis Sabu

Kempas, detikriau.org – Unit Reskrim Polsek Kempas ringkus TR (35) saat melintas dengan menggunakan sepeda motor di Jalan Lintas Provinsi, Parit Ijab Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (26/3/2018) sekira pukul 20.30 WIB.

Dari tangan warga Kelurahan Kempas Jaya itu diamankan 4 paket sedang bubuk putih yang diduga Narkotika jenis sabu berbalut plastik putih bening.

Penggeladahan lanjutan ditempat kerja TR di Desa Mumpa Kecamatan Kempas, polisi kembali mengamankan 6 paket kecil bubuk putih yang diduga Narkotika jenis sabu.

Selain barang bukti diduga Narkotika, polisi juga menyita barang bukti yang ada hubungannya dengan tindak pidana narkotika berupa 1 buah korek api gas, 1 buah jarum pembakar sabu, 1 buah kaca pirek, 1 unit HP, 1 buah tas, beserta 1 unit sepeda motor merk Honda Legenda yang digunakan TR.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP. Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kempas AKP. Oka Mahendra Syahrial, S.E., S.I.K., mengatakan, Ihkawal penangkapan bermula dari informasi yang disampaikan masyarakat.  Informasi yang disampaikan itu menyebutkan bahwa ada seorang pengedar narkotika yang akan melintas di Jalan Provinsi tersebut. Informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan memerintahkan Unit Reskrim Polsek Kempas yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA RIDWAN, S.H., menuju lokasi dimaksud.

Tak lama kemudian, terlihat tersangka melintas di Parit Ijab dan segera dilakukan pencegatan. Disaksikan oleh Ketua RT dan warga setempat, dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti diduga narkotika. Pengembangan yang dilakukan di tempat kerja tersangka di Desa Mumpa Kecamatan Tempuling, kembali menemukan 6 paket kecil diduga narkotika jenis sabu.

“Saat ini, tersangka TR alias Teg, beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Kempas untuk proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri Kapolsek./ Am




Pemkab Inhil Ekspos Pembangunan 2017-2018

“Salah satu tujuan kegiatan adalah untuk mendorong pemerintah daerah menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan”

Pekanbaru, detikriau.org –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melakukan ekspose kegiatan pembangunan 2017-2018 dihadapan Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau di Pekanbaru, Senin (26/3).

Ekspos, presentasi dan wawancara dalam rangka Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2018 ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil, H Tengku Juhardi.

“Kita salah satu kabupaten di Riau yang dinilai baik, sehingga mendapat kesempatan untuk mempresentasikannya, “ungkap Kepala Bappeda Inhil itu.

Disana Tengku menyampaikan dokumen Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) dan pencapaian pelaksanaan tahun sebelumnya. Dimana sebelumnya Pemkab Inhil Anugerah Pangripta Nusantara.

Oleh karena itu dilakukan ekpos pembangunan dihadapan tim. Salah satu tujuan kegiatan itu untuk mendorong pemerintah daerah menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan.

“Termasuk untuk menciptakan insentif bagi pemerintah daerah yang mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu,” jelasnya.

Menurut Tengku, objek dan ruang lingkup penilaian yang akan dinilai oleh Tim dari Provinsi dan Pusat meliputi dokumen RKPD,  proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD, inovasi yang dikembangkan dan penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Komunikasi Informasi Diskominfo Inhil, Trio Beni Putra, mengatakan penghargaan pembangunan daerah merupakan bagian dari pelaksanaan evaluasi berbagai aksi atau terobosan yang sudah dilakukan pemerintah daerah.

Dimana pada penghargaan sebelumnya, penilaian dilakukan terhadap dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sedangkan untuk tahun ini ditambah presentasi dan wawancara terkait pencapaian terhadap perencanaan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Jadi ada indikator baru terhadap penilaian dokumen di tahun 2018 ini,”sambungnya. Selain itu tim penilai juga meminta hal-hal yang telah dilakukan Pemkab Inhil dalam upaya transparansi pembangunan.

“Aksi nyata yang dilakukan Pemkab Inhil dalam keterbukaan informasi adalah, pembentukan PPID dengan wujud aplikasi yang dapat diakses masyarakat,” paparnya.

Hal ini merupakan informasi yang dibutuhkan bagi masyarakat. Kemudian, terdapat pula lembaga penyiaran publik lokal Gemilang Televisi yang memberikan informasi aktual kepada masyarakat setiap waktu.

“GGTV saat ini dapat di akses sampai ke masyarakat yg termarginalkan. Cukup hanya dengan satu parabola,”tutup Trio Beni Putra./diskominfops_inhil/adv/Am




Kamu Sudah Terdaftar di DPS Pilkada 2018 Atau Belum? Cek Disini

Tembilahan, detikriau.org – Pilkada serentak 2018 dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Saat ini, penyelenggara  pemilu, KPU RI melayani masyarakat dengan sistem digitalisasi. Salah satunya adalah mengetahui apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Caranya cukup mudah, cukup dengan meng-input nomor induk kependudukan.

Melalui website resmi KPU RI ini juga dapat diketahui jumlah pemilih baik pemilih pria maupun wanita termasuk jumlah pemilih difabel dari 171 daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2018, dan jumlah TPS.

 Caranya, Klik Disini ….

 

 




Untuk Kesejahteraan Nelayan Inhil, Pjs Bupati Minta Lakukan Hal Ini

Pjs Bupati Inhil H Rudyanto saat mengunjungi Kecamatan Gaung Anak Serka dalam rangka melantik sejumlah pejabat Kepala Desa beberapa waktu yang lalu

Tembilahan, detikriau.org – Kabupaten Indragiri Hilir dikenal dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, salah satunya dibidang kemaritiman. Karenanya, cukup banyak masyarakat yang menggantungkan sumber penghasilan dengan menjadi nelayan.

Kesejahteraan Nelayan sebagai bagian dari masyarakat menurut Pjs Bupati Inhil Rudyanto, tentu harus diperhatikan dan diperjuangkan.

“Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Inhil, terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka ini perlu di perhatikan,” kata Pjs Bupati Inhil H Rudyanto usai pelantikan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Indragiri Hilir, belum lama ini.

Berdirinya HNSI sebagai wadah nelayan diharapkan Pjs Bupati akan menjadi penyambung lidah bagi nelayan terutama untuk memberikan informasi tentang berbagai program yang di buat pemerintah sehubungan dengan nelayan. HNSI  merupakan satu-satunya organisasi nelayan yang diakui oleh Kementrian Perikanan.

“Kita harapkan HNSI mampu memberikan kontribusi terhadap masyarakat nelayan yang ada di Inhil, terutama dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Melalui wadah organisasi tersebut diharapkan ada banyak program pemerintah pusat maupun daerah yang bisa diakomodir untuk mensejahterakan nelayan, “paparnya.

Pendapat Pjs Bupati, jika dilihat dari karakteristik topografi Inhil dengan bentang perairan yang luas sudah selayaknya pemerintah melalui Kementrian terkait memberikan perhatian lebih. Bantuan peralatan seperti perahu dan alat tangkap menjadi target yang harus dicapai kedepan.

Selain itu, ada pengembangan jenis perikanan tambak, dimana diketahui d Inhil sudah ada tambak tiram yang penjualannya diekspor keluar negeri dengan harga yang menjanjikan.

“Hal-hal seperti ini tentu sebagai upaya untuk meningkatkan penghasilan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan nelayan.” Akhiri Pjs Bupati./Diskominfops_inhil/Am/Adv