Hingga 13 April 2018, Disdukcapil Inhil Terbitkan Sebanyak 2.641 Suket

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatanan Sipil Kab Inhil, M Nursal. Foto: syahrul

Tembilahan, detikriau.org – Hingga tanggal 13 April 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir telah mengeluarkan sebanyak 2.641 lembar surat keterangan (suket) pengganti KTP.

“Suket ini diberikan kepada masyrakat yang sudah melakukan perekaman tetapi belum bisa mendapatkan KTP El secara fisiknya karena adanya kekosongan blangko KTP El sebelumnya,” Sampaikan Sekretaris Disdukcapil Inhil, M Nursal kemaren.

Menurut Nursal, hal tersebut sesuai dengan penegasan dari dirjen Dukcapil melalui suratnya nomor 471.13/6398/DUKCAPIL tanggal 6 April 2018 yang lalu, bahwa Surat keterangan perekaman dapat diberikan sebagai pengganti KTP-El sejauh wajib KTP tersebut sudah melakukan perekaman data dirinya dan sudah tercatat di data-base sistem administrasi kependudukan.

Dirinci Nursal, dari total 2.641 lembar suket tersebut, dikeluarkan di bulan Januari sebanyak 949 lembar, februari 785 lembar, Maret 533 lembar dan di bulan April sampai dengan tanggal 13 yang lalu sudah tercatat 374 lembar.

Disdukcapil Inhil menargetkan perekaman KTP El di Inhil akan tuntas pada pertengahan bulan Mei 2018.

Sejak mendapatkan tambahan sebanyak 20.000 keping blangko KTP El akhir maret 2018 yang lalu, saat ini Disdukcapil Inhil masih memiliki persediaan blangko sebanyak 12.468 keping. Jumlah ini diyakini akan mencukupi seluruh kebutuhan KTP masyarakat Inhil hingga tuntas perekaman 100 %./ rul




Disdukcapil Inhil Targetkan Perekaman KTP-El Tuntas Pertengahan Mei 2018

“Hingga Akhir Maret, Perekaman KTP-El di Inhil Tercatat Sebanyak 98,55%”

“Terdata Sebanyak 6.457 Wajib KTP Belum Melakukan Perekaman”

Sekretaris Disdukcapil Inhil, M Nursal: Foto: syahrul

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir memastikan kesediaan blangko KTP-El mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Inhil. Sejak didapatnya tambahan blangko sebanyak 20.000 keping pada akhir maret lalu, persediaan blangko KTP-El Disdukcapil Inhil saat ini sebanyak 12.468 keping.

Hal itu Dikatakan Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Indragiri Hilir  (Inhil) M Nursal, akhir pekan kemaren.

“Kita akan segera merealisasikan pencetakan KTP-El sehingga masyarakat secepatnya memperoleh hak mereka dan dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan mereka.”Ujar Nursal

Untuk merealisasikannya, tambah mantan Kabag Humas Setdakab Inhil ini,  Disdukcapil telah membentuk tim percepatan sejak awal tahun 2018 yang lalu. Selama bekerja tim percepatan ini telah dapat mencetak sebanyak 48.476 KTP-El milik masyarakat diseluruh Inhil.

Nursal Merincikan, pada bulan januari dicetak sebanyak 16.774 keping, Februari 14.398 keping, Maret 11.952 keping dan April sampai dengan tanggal 13 yang lalu sudah tercetak 5.352 keping.

“sedangkan target di bulan April ini akan kita cetak sebanyak 20.575 keping. Secara bertahap target tersebut insyaallah akan bisa kita realisasikan”ujar Nursal

Sementara itu menurut evaluasi pihak propinsi melalui sistem administrasi kependudukan di akhir maret lalu, perekaman KTP-El di Inhil sudah mencapai angka 98,55 %.

Maka Dari wajib KTP inhil yang sudah terdaftar di sistem dan sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) masih terdapat 6.457 wajib KTP yang belum melakukan perekaman.

“ini kita kejar terus dengan strategi jemput bola ke lapangan disamping juga ada masyarakat yang langsung datang ke disdukcapil untuk direkam data dirinya agar terdata di sistem administrasi kependudukan Ini kita targetkan selesai pada pertengaham mei nanti.” Akhiri Nursal./rul




Sekda Inhil Buka Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu di Tanah Merah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin membuka resmi Jambore PAUD sekaligus Jambore Kader Posyandu di Gedung Olahraga Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Minggu (15/4/2018) sore.

Sekda dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Tanah Merah, bahkan ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini.

“Alhamdulillah hari ini saya dapat bertatap muka dengan masyarakat di sini, karena saya sudah lama sekali tidak berkunjung ke Tanah Merah ini. Sebagai Pemerintah Kabupaten Inhil saya memberi apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu ini,” ujarnya.

Menurutnya, antusias masyarakat untuk memeriahkan kegiatan akbar sekecamatan ini patut diacungi jempol. “Saya lihat cukup ramai pesertanya, atraksi anak-anak juga bagus. Hal ini bagus sekali. Selamat untuk kecamatan Tanah Merah karena ini juga merupakan suatu prestasi dalam rangka memperingati Hari Kartini,” sebutnya.

Ia mengatakan, Pemkab Inhil sangat fokus terhadap pendidikan di Inhil, terutama pada PAUD. Selain memberi kepastian hukum dan penetapan standar, pemerintah terus berupaya memberikan stimulasi terhadap penyelenggaraan PAUD.

Terkait Posyandu, ia menilai bahwa selama ini Posyandu telah banyak berkiprah dan memberi sumbangsih dalam hal kesehatan.

“Menjadi Kader Posyandu yang merupakan ujung tombak program pemerintah di bidang kesehatan khususnyaIbu dan anak, bukanlah hal yang mudah. Mereka dituntut memberikan pelayanan sekaligus penyuluhan kesehatan disetiap waktu kepada warga. Maka keterampilan dalam penanganan kesehatan mutlak diperlukan,” paparnya.

Untuk itu, Sekda Inhil ini berharap agar kegiatan seperti ini dapat membangkitkan semangat rasa persatuan dan kesatuan bagi bangsa.

Sementara itu, Camat Tanah Merah dalam sambutannya berterimakasih atas dedikasi dan pengabdian para tenaga didik PAUD di Kecamatan Tanah Merah. Terimakasih atas kerja kerasnya para HIMPAUDI di bawah bimbingan Bunda PAUD Tanah Merah.

“Mudah-mudahan itu merupakan amal ibadah bagi kita. Dan semoga untuk ke depannya guru-guru PAUD ini mendapat perhatian lebih dari seluruh elemen pemerintah,” harapnya.

Hadir juga dalam kegiatan ini Camat Tanah Merah Yuliargo Sp MSi, unsur forkopimcam Tanah Merah, Kepala Dinas Pendidikan Inhil Drs H Rudiansyah MSi, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Inhil Junaidy SSos MSi, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr Saut Pakpahan, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Inhil Rusmaidi, Lurah dan Kepala desa se-Kecamatan Tanah Merah, Staf Humas PT Pulau Sambu H Ruslan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala PAUD dan TK beserta majelis guru se-Kecamatan Tanah Merah, murid-murid PAUD dan TK se-Kecamatan Tanah Merah, peserta lomba, masyarakat dan para undangan.

Diketahui, kegiatan itu berlangsung bersempena dengan Peringatan Hari Kartini Tahun 2018, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Tanah Merah./adv/mirwan




Sekda Inhil Buka Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu Kecamatan Tanah Merah

Tanah Merah, detikriau.org –– Bersempena dengan Peringatan Hari Kartini Tahun 2018, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Tanah Merah menggelar kegiatan Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu Kecamatan Tanah Merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin SE MP MSn didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Inhil Drs H Rudiansyah MSi, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Inhil Junaidy SSos MSi, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan dr Saut Pakpahan, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Inhil Rusmaidi, membuka secara resmi kegiatan tersebut, Minggu (15/4) sore.

Bertempat  di Gedung Olahraga Kelurahan Kuala Enok, acara turut dihadiri Camat Tanah Merah Yuliargo Sp MSi, unsur forkopimcam Tanah Merah, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tanah Merah, Staf Humas PT Pulau Sambu H Ruslan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala PAUD dan TK beserta majelis guru se-Kecamatan Tanah Merah, murid-murid PAUD dan TK se-Kecamatan Tanah Merah, peserta lomba, masyarakat, dan para undangan.

Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini ialah “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Hidup Perempuan Melalui Pendidikan dan Kesehatan untuk Mewujudkan Keluarga Kecil Berkualitas.”

Camat Tanah Merah dalam sambutannya berterimakasih atas dedikasi dan pengabdian para tenaga didik PAUD di Kecamatan Tanah Merah. Terimakasih atas kerja kerasnya para HIMPAUDI di bawah bimbingan Bunda PAUD Tanah Merah. Mudah-mudahan itu merupakan amal ibadah bagi kita. Dan semoga untuk ke depannya guru-guru PAUD ini mendapat perhatian lebih dari seluruh elemen pemerintah,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Inhil menyampaikan permohonan maaf dan kiriman salam dari Bunda Paud Inhil, Hj Zulaikhah Wardan Ssos ME kepada masyarakat Tanah Merah.

“Beliau sangat ingin hadir di sini, namun dikarenakan suatu hal maka beliau berhalangan hadir di sini. Kami menyambut baik diadakannya Jambore PAUD tingkat Kecamatan Tanah Merah ini. Perkembangan PAUD di Inhil sangat pesat. Di awal tahun 2013 hanya ada puluhan. Sejalan dengan program pemeritrah Inhil DMIJ dan program 1 Desa 1 PAUD, maka hingga saat ini telah banyak PAUD  yang berdiri. Ada bantuan dana untuk biaya operasional PAUD dari Kementerian Pendidikan RI kepada PAUD yang telah terdaftar,” urainya.

Selain itu ia berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan juga oleh kecamatan lain yang ada di Inhil ini.

Kegiatan diisi dengan senam massal oleh seluruh TK, PAUD, dan Kelompok Bermain se-Kecamatan Tanah Merah.

Dalam kesempatan itu, Said Syarifuddin merasa bersyukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Tanah Merah. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini.

“Alhamdulillah hari ini saya dapat bertatap muka dengan masyarakat di sini, karena saya sudah lama sekali tidak berkunjung ke Tanah Merah ini. Sebagai Pemerintah Kabupaten Inhil saya memberi apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan Jambore PAUD dan Jambore Kader Posyandu ini,” ujarnya.

Menurutnya antusias masyarakat untuk memeriahkan kegiatan akbar sekecamatan ini patut diacungi jempol. “Saya lihat cukup ramai pesertanya, atraksi anak-anak juga bagus. Hal ini bagus sekali. Selamat untuk kecamatan Tanah Merah karena ini juga merupakan suatu prestasi dalam rangka memperingati Hari Kartini,” sebutnya.

Ia mengatakan Pemkab Inhil sangat fokus terhadap pendidikan di Inhil, terutama pada PAUD. Selain memberi kepastian hukum dan penetapan standar, pemerintah terus berupaya memberikan stimulasi terhadap penyelenggaraan PAUD.

Terkait Posyandu, ia menilai bahwa selama ini Posyandu telah banyak berkiprah dan memberi sumbangsih dalam hal kesehatan. “Menjadi Kader Posyandu yang merupakan ujung tombak program pemerintah di bidang kesehatan khususnyaIbu dan anak, bukanlah hal yang mudah. Mereka dituntut memberikan pelayanan sekaligus penyuluhan kesehatan disetiap waktu kepada warga. Maka keterampilan dalam penanganan kesehatan mutlak diperlukan,” paparnya.

Sekda Inhil ini berharap agar kegiatan seperti ini dapat membangkitkan semangat rasa persatuan dan kesatuan bagi bangsa.

Usai pembukaan, dilanjutkan dengan penampilan para peserta peragaan busana daur ulang dan peragaan busana Kartini yang diiringi dengan musik.

Untuk diketahui, sebelum acara seremoni ini dilaksanakan, Sekda Inhil beserta rombongan meninjau beberapa mesjid yang ada di Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah beserta pembangunan jalan dan jembatan penghubung antara Kelurahan Kuala Enok dan Desa Tanah Merah yang merupakan program bantuan CSR PT Pulau Sambu./adv




Didakwa Lecehkan Anak dibawah Umur, Polisi Ringkus Operator Pocai PT THIP

Pelangiran, detikriau.org – Polsek Pelangiran mengamankan seorang pria paruh baya, Jam (53) atas dugaan tindak pidana pencabulan. Operator pocai (alat angkut sungai untuk anak sekolah. red) ini dituduhkan berbuat tidak pantas terhadap  anak dibawah umur, sebut saja Bunga (6) diatas Pocai di TKP Kanal Utama Kebun Meranti PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir.

Diterangkan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pelangiran IPTU Muhammad Rafi, perbuatan asusila Jam dilaporkan oleh MC (48) seorang guru Taman Kanak-Kanan milik PT THIP.

Berdasarkan keterangan pelapor dihadapan petugas kepolisian, kata Iptu M Rafi, awalnya, ibu kandung korban, mama bunga (30) yang berprofesi sebagai salah seorang karyawati PT THIP menemui pelapor pada Senin (9/4/2018) sekira pukul 13.00 Wib.

Kepada pelapor, mama Bunga menyampaikan bahwa anaknya telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh Jam. Mama Bunga saat itu meminta MC, sebagai guru korban, untuk membantu menyelesaikan permasalahan itu.

MC lantas menjumpai Jam, dan mencoba mengklarifikasi perbuatan pelaku. Awalnya Jam, menolak mengakuinya. Tapi dalihnya terpatahkan, setelah disebutkan ada saksi mata yang melihat langsung perbuatan bejat tersebut.

Setelah mendapatkan kejelasan, MC bersama Bapak Bunga (34), melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pelangiran.

Pelaku lalu diamankan oleh Unit Opsnal Polsek Pelangiran, di kediamannya di Perumahan Karyawan Kebun Beringin PT. THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban.

Terhadap pelaku didakwakan dengan Pelanggaran terhadap Pasal 76e Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Saat ini, Jam, telah diamankan di Polsek Pelangiran guna proses penyidikan lebih lanjut”, Akhiri IPTU Rafi. Ahad (15/4/2018). /Am




Hati-hati, Empat Teknik Mengolah Makanan Ini Bisa Membuat Kita Keracunan

“Keracunan bisa berawal dari dapur kita sendiri. Berikut adalah beberapa kesalahan pengolahan makanan yang bisa menyebabkan keracunan.”

 

Tahukah Anda? Kebanyakan kasus keracunan makanan sering disebabkan oleh kecerobohan memilih dan mengolah bahan makanan. Dengan kata lain, keracunan bisa berawal dari dapur kita sendiri.

“Riset membuktikan ternyata orang tidak terlalu berhati-hati dalam mengolah makanan seperti yang seharusnya,” kata Janet B Anderson, RD, profesor klinik bidang nutrisi dan ilmu makanan di Utah University.

“Banyak orang percaya, bahwa mereka sudah melakukan prosedur yang benar, padahal kenyataannya tidak.”

Berikut adalah beberapa kesalahan pengolahan makanan yang bisa menyebabkan keracunan.

Meninggalkan sisa makanan di atas kompor menyala

Tujuannya mungkin agar makanan tetap hangat. Tapi, cara ini justru akan merusak makanan tersebut.

Menghangatkan makanan yang dikira bisa mengurangi timbulnya racun, justru memberi hasil sebaliknya. Beberapa racun justru terbentuk karena makanan dihangatkan.

Aturan yang benar: simpan sisa makanan di dalam kulkas. Hangatkan ketika jam makan hampir tiba.

Tempatkan sisa makanan yang masih hangat dalam wadah kecil dan tidak terlalu tinggi, supaya makanan lebih cepat dingin. Jangan penuhi kulkas dengan wadah berisi makanan. Mengapa? Karena kulkas yang penuh tidak bisa mengeluarkan udara dingin dengan efisien.

Hanya mencuci buah yang kulitnya bisa dimakan

Padahal, buah yang kulit dan bijinya tidak bisa dimakan, seperti pisang dan melon misalnya, sama berbahayanya. Bakteri bisa berpindah dari kulit luar ke daging buah, melalui pisau pemotong. Kesimpulannya, semua jenis buah-buahan harus dicuci. Dianjurkan kupas juga kulit tomat, stroberi, dan paprika setelah dicuci.

Langsung mencuci sayuran sepulang dari pasar

Saat membawa sayuran segar pulang dari swalayan atau pasar, kita jadi ingin langsung membersihkannya dan menyimpannya dalam kulkas. Tetapi, kebiasaan ini justru bisa menyebabkan tumbuhnya jamur dan mikroba.

Penyebabnya adalah kelembaban yang tertinggal dari air cucian, kata Linda J Harris, PhD, direktur riset keamanan makanan Western Institute, University of California. Sebaiknya, bersihkan sayur tepat sebelum kita mengolahnya.

Kupas lapisan luar selada dan kubis. Di bagian inilah kontaminasi paling banyak terjadi. Bersihkan juga bagian-bagian lainnya. Jangan gunakan sabun karena dapat meninggalkan residu yang berbahaya.

Memanggang daging hingga warna merahnya hilang

Penelitian di Kansas University mengatakan bahwa mata kita tidak bisa digunakan sebagai ukuran matang tidaknya sepotong daging. Contohnya, daging yang dibekukan akan cepat berubah warna menjadi coklat saat dimasak, meski sebenarnya belum benar-benar matang. Sebaliknya, beberapa jenis daging cincang segar bisa tetap berwarna merah muda saat mencapai tingkat kematangan yang sempurna.

Satu-satunya cara untuk mengetahui tingkat kematangan daging yang benar adalah dengan menggunakan termometer daging. Daging disebut matang, kalau suhunya sudah 71 derajat Celsius atau lebih saat dimasak.

Kalau Anda merasa daging yang dimasak belum cukup panas dan kita ingin memasaknya lebih lama, cuci dahulu termometer daging sebelum digunakan kembali untuk menghindari terjadinya kontaminasi.

(Sumber: nationalgeographic.co.id/prevention.com via kompas.com)