Antisipasi Gejolak Harga, Disperindag Inhil Wacanakan Gelar Pasar Murah Ramadan

“Yakini tidak akan terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok selama bulan suci bagi umat islam ini”

Psar murah ramadan. foto net

Tembilahan, detikriau.org – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir wacanakan akan mengelar pasar murah ramadan. Kegiatan yang ditujukan untuk antisipasi gejolak harga kebutuhan pokok selama bulan suci bagi umat islam ini rencana akan diadakan sebanyak tiga kali.

“kita wacanakan pelaksanaanya sebanyak tiga kali, yakni mejelang masuknya bulan ramadan, pertengahan dan akhir. Tapi kita lihat dulu bagaimana kondisinya nanti,” Ujar Plt Kadisperindag Inhil, Azwar C ditemui diruang kerjanya, selasa (4/3/2018) kemaren

Menurut Azwar, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya gejolak harga. Saat ini, Disperindag Inhil terus lakukan pantauan sejumlah kebutuhan pokok. Jika terpantau terjadinya gejolak harga, Disperindag akan segera menyampaikan kepada pihak Kementrian Perdagangan. Nantinya, baik pusat maupun melalui provinsi akan melakukan suplay kebutuhan pokok yang mengalami gejolak harga.

“Ini perintah Presiden. Kita pantau terus harga pasaran dan setiap hari dilaporkan. Pusat ataupun melalui Provinsi akan segera menyikapi dengan mensuplai barang jika memang nantinya ada gejolak harga,” Pastikan Azwar.

Disamping itu, ditambahkan Azwar, senin mendatang, pihaknya juga merencanakan untuk memanggil sejumlah distributor. Pemanggilan ini menurutnya untuk memintakan kerjasama dalam menjaga kondusifitas Ramadan dengan tidak melakukan hal-hal untuk mengambil keuntungan diluar aturan ditengah tingginya kebutuhan masyarakat saat bulan suci Ramadan.

Disamping hal itu, pemanggilan sejumlah distributor itu menurutnya juga untuk mendapatkan data secara pasti ketersediaan stok kebutuhan masyarakat. Jika persediaan mencukupi, tentunya tidak akan terjadinya gejolak harga.

“yang jelas, pedagang saya yakini tidak akan berani main curang dengan menumpuk barang dan menjual lagi dengan harga tinggi saat barang langka. Mereka akan rugi sendiri, karena setiap ada kelangkaan, kita akan lapor dan suplay akan dipasok pusat atau melalui Provinsi,” Kembali ingatkan Azwar./red




Resmi Ditutup, TMMD Ke-101 Kodim 0314/Inhil Capai 100 Persen

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-101 Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) telah berakhir. Berakhirnya kegiatan tersebut ditandai dengan Upacara penutupan di Lapangan Kantor Camat Keritang, Kamis (3/5/2018).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Kolonel Inf Sonny Aprianto, dan dihadiri Pjs Bupati Inhil Rudyanto, Dandim 0314/Inhil serta jajaran, Unsur Forkopimda Inhil serta lainnya.

Danrem 031/Wirabima mengatakan, sejak dimulainya TMMD pada tanggal 4 April lalu, kegiatan tersebut dinilai berlangsung cukup efektif sesuai harapan.

“Terselesaikan 100 persen, baik kegiatan fisik maupun non fisik. Kita harap apa yg telah dibangun dapat bermanfaat bagi masyarakat yang hasilnya mempunyai usia panjang,” kata Anto, sapaan akrab Kolonel Inf Sonny Aprianto.

Sementara itu, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto bersyukur kegiatan itu berlangsung dengan baik, sehingga masyarakatnya dapat menikmati hasil kegiatan TMMD yang sangat bermanfaat bagi daerah dan masyarakat.

“Dari kegiatan ini dapat dilihat bahwa TNI mampu bekerjasama dengan masyarakat, syukur Alhamdulillah semua berjalan dengan baik yang dapat memajukan daerah di desa yang hasilnya bisa dinikmati,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, kala itu, usai kegiatan upacara penutupan, Danrem 031/Wirabima yang diiringi jajarannya bersama Pjs Bupati Inhil meninjau satu persatu hasil kegiatan TMMD yang Ke-101, seperti pembangunan Jembatan dan lain sebagainya./mirwan




Milad Inhil Ke-53, Pjs Bupati: Wujudkan Situasi Pilkada yang Damai

Pjs BUpati Inhil, H Rudyanto

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Rudyanto menghimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama memeriahkan dan sukseskan Milad Kabupaten Inhil yang ke-53 tahun 2018.

Himbauan tersebut disampaikannya saat pencanangan Milad Inhil ke-53 yang bersempena dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-110 dan hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22 tahun 2018 di Lapangan Gadjah Mada, Tembilahan, Rabu (2/5/2018).

Jika sukses Milad Inhil nantinya, serta menjaga persatuan dan kesatuan diharapkan dapat terwujudnya situasi yang aman, damai dan kondusif yang berdampak pada pelaksanaan Pilkada mendatang.

“Semoga berdampak pada terlaksananya Pilkada dengan baik, lancar dan sukses sebagai mana yang kita harapkan bersama,” kata Rudyanto.

Untuk diketahui, Milad Inhil Ke-53 tahun 2018 ini bertemakan ‘Bersempena Milad Kabupaten Indragiri Hilir Ke-53 Tahun 2018 Kita Ciptakan Suasana Pilkada yang Kondusif Menuju Indragiri Hilir yang Berjaya, Gemilang dan Tebilang’.

“Kita ketahui bersama, puncak peringatan Milad Kabupaten Inhil yang seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 14 juni 2018, mengingat pada tanggal tersebut bertepatan dengan cuti bersama hari raya idul fitri 1439 H, maka peringatan Milad yang diisi dengan Sidang Paripurna dan malam resepsi dilaksanakan pada tanggal 21 juli 2018,” paparnya./mirwan/adv




Said Syarifuddin Lantik Kepengurusan IKA-UR dan Ranting HNSI Gaung

Gaung, detikriau.org – Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA-UR) dan Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)  Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin lantik Pengurus IKA-UR dan Pengurus ranting HNSI Kecamatan Gaung Masa Bhakti 2018-2022, Rabu (2/5).

Said Syarifuddin berharap kepada kedua pengurus organisasi yang baru dilantik dapat mengemban amanah organisasi dengan baik. Khusus kepada pengurus IKA UR, Said Syarifuddin yang kini juga mejabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) inhil itu berharap IKA-UR dapat membantu pemerintah terutama dengan memberikan informasi tentang kondisi didaerah kerjanya masing-masing.

Kepada HNSI, di Gaung, kata Sekda, budidaya perikanan masyarakat lebih kepada sistem tambak, kondisi ini tentu berbeda dengan Kecamatan Tanah Merah dengan topografi daerah laut dan cendrung kepada sistem tangkap.

“Perbedaan tofografi daerah ini tentu bukanlah menjadi halangan, dengan berbekal pengetahuan dan ilmu, kita tentu dapat mengembangkan potensi daerah masing-masing. Ini peran pengurus HNSI diwilayah kerjanya masing-masing,” Ujar Said Syarifuddin.

Disela pelantikan, atas nama Pemkab Inhil, Said Syarifuddin sekaligus mensosialiasikan ajakan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan bahan kimia beracun dalam menangkap ikan. Penggunaan bahan beracun menurut Sekda, akan mencemari lingkungan dan menyebabkan biota air teracuni dan pada akhirnya akan menyebbakan kepunahan.

“Ikan hasil tangkapan dengan menggunakan bahan kimia beracun juga tidak baik untuk kesehatan, dan pastinya ada Pidananya bagi yang kedapatan melakukannya. Maka jangan sampai ini terjadi di daerah kita,” Pesankan Sekda./ rul




Kepala PKP Inhil Imbau Masyarakat Antisipasi Musibah Kebakaran dibulan Ramadhan

amukan api yang membakar deretan pemukiman penduduk di parit 10 Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir beberapa waktu yang lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kelapa Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Sirajuddin mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama mencegah agar tidak terjadi musibah kebakaran dibulan Ramadhan mendatang.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-110, hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22 dan pencanangan Milad Kabupaten Inhil ke-53 tahun 2018 di Lapangan Gadjah Mada, Tembilahan, Rabu (2/5/2018).

“Dalam rangka memasuki bulan Ramadhan, kami menghimbau untuk mewaspadai terjadinya musibah kebakaran dengan memperhatikan gejala-gejalanya seperti arus pendek listrik,” katanya.

Sebab menurutnya, mencermati kejadian-kejadian yang sering terjadi musibah kebakaran itu 90 persen disebabkan akibat arus pendek listrik. Dengan begitu, bulan Ramadhan dinilai cukup rentan karena adanya aktifitas tambahan seperti sahur.

“Kepada para IRT mungkin pada saat bulan puasa menyiapkan masakan baik untuk berbuka maupun sahur, untuk mewaspadai dengan mematikan kompor atau lainnya dan senantiasa waspada serta memastikan kondisi rumah kita aman ketika ditinggalkan dengan mematikan aliran listrik yang dapat memicu terjadinya musibah kebakaran,” ingatkannya.

Untuk di ibu Kota Kecamatan dan Desa, Sirajuddin juga mengingatkan jangan sampai terjadi musibah tersebut. Apalagi katanya, di pelosok desa sulit terjangkau untuk dilakukan pemadaman dengan alat Damkar dari Dinas Damkar dan Penyelamatan.

Khususnya setiap kecamatan itu, lanjutnya, harusnya ada alat pemadam kebakaran, dan untuk setiap desa memang untuk saat ini belum terjangkau.

“Tapi Alhamdulillah kemarin, sudah ada bantuan dari Badan Keuangan Provinsi Riau alat Damkar di desa melalui BPBD, meskipun peruntukannya untuk pemadaman lahan, tapi kami juga himbau ini dapat difungsikan apabila terjadi kebakaran di pemukiman di masing-masing desa,” tuturnya.

Sebenarnya, pihak Dinas Damkar dan Penyelamatan sudah menyampaikan usulan tambahan alat Damkar untuk di Kecamatan maupun Desa, namun katanya juga harus dimaklumi bahwa kemampuan anggaran Pemda terbatas.

“Tapi target kita di setiap kecamatan harus memiliki alat Damkar dengan harapan setidaknya dapat terjangkau untuk desa-desa di sekitarnya,” pungkasnya./mirwan




Pemkab Inhil Gelar Upacara Hardiknas, Otda dan Pencanangan Milad Inhil Tahun 2018

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-110, hari Otonomi Daerah (Otda) ke-22 dan pencanangan Milad Kabupaten Inhil ke-53 tahun 2018 di Lapangan Gadjah Mada, Tembilahan, Rabu (2/5/2018).

Pagi itu, upacara dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Inhil Rudyanto yang diikuti Sekda Inhil Said Syarifuddin, Unsur Forkopimda Inhil, pejabat esselon, para ASN, sejumlah personil TNI dan Polri serta para pelajar Kota Tembilahan.

Dan kala itu, ia membacakan membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir effendy dan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo.

Secara umum, Pjs Bupati Inhil mengucapkan rasa syukur diberi kesempatan karena dapat melaksanakan mengikuti kegiatan tersebut yang dinilainya cukup penting untuk dilaksanakan.

Khusus menyinggung tentang Hardiknas, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa pendidikan harus dilakukan secara seimbang oleh tiga jalur yakni jalur formal, nonformal maupun informal. Ketiganya diposisikan setara dan saling melengkapi.

“Masyarakat diberi kebebasan untuk memilih jalur pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan tersebut,” tuturnya.

Setelah upacara berlangsung, Pjs Bupati dan unsur Forkopimda foto bersama dengan para pelajar pemenang OSN tingkat Provinsi dan para guru. /mirwan/adv