MTs Darul Falah Taja Prosesi Wisuda Khatam Al-Qur’an

CONCONG (detikriau.org) – MTs Darul Falah Desa Kampung Baru, Kecamatan Concong hari melaksanakan prosesi wisuda Khatam Al-Qur’an kepada siswa/i kelas IX, Minggu (6/5/2018).

Wisuda tersebut terselenggara diselaraskan dengan acara pelepasan siswa/i MTs Darul Falah kelas IX yang baru saja melaksanakan Ujian Nasional (UN) beberapa waktu lalu.

Kepala MTs Darul Falah, Qulan Karima S.Pd.I mengatakan bahwa acara pelepasan siswa/i kelas IX tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Dimana, tahun ini siswa/i yang akan diserahkan kembali kepada orang tua juga akan mengikuti prosesi wisuda dikarenakan selama mereka sudah mengkhatamkan belajar Al-Qur’an.

“Dengan begitu, mereka yang bisa mengikuti wisuda ini jelas mereka yang sudah bisa dan fasih membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sehingga mereka mengikuti acara khataman terlebih dahulu baru dilanjutkan acara wisuda,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui, acara yang ditaja oleh osis MTs Darul Falah tersebut dihadiri oleh pengasuh Majlis Ta’lim Warohah, Kepala Desa dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya./mirwan




Wakili Pjs Bupati Inhil, Asisten II Setdakab Inhil Hadiri Diskusi Bedah Harga Kelapa

Tembilahan, detikriau.org — Pjs Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Asisten II Setdakab Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Afrizal menghadiri Diskusi Bedah Harga Kelapa di Gedung Wanita, Tembilahan, Senin (7/5/2018).

Kegiatan yang ditaja oleh Pengurus Besar Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indragiri Hilir (PB-HIPPMIH) Pekanbaru itu, menghadirkan Moderator, Dosen Tetap Universitas Padang, Dr Edi Endrizal, dengan empat narasumber diantaranya Asisten II Setdakab Inhil, Anggota DPRD Inhil, Herwanissitas, perwakilan PT Pulau Sambu serta PT ISK.

Dalam sambutannya Asisten II Setdakab Inhil Afrizal menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan diskusi Bedah Harga Kelapa dengan tema “Peningkatan sektor ekonomi terhadap petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir” menurutnya tema ini sesuai dengan kondisi yang dialami para petani saat ini.

Apalagi dikatakannya, hampir 80 persen masyarakat Inhil berprofesi sebagai petani dan 72 persennya diantaranya berprofesi sebagai pantai kelapa dengan luas perkebunan kelapa kurang lebih hampir 400.000Hektar lahan.

“Kami menyambut baik penyelenggaraan ini, yang nantinya hasil diskusi dapat dijadikan rekomendasi bagi pemerintah dan swasta, dalam mengambil kebijakan,” katanya.

Sementara itu Ketua PB HIPPMIH Pekanbaru M Syafi’i dalam sambutannya mengatakan peran mahasiswa saat ini sebagai penyambutan lidah masyarakat antara pemerintah dan swasta, karena itu terselenggara kegiatan Diskusi Bedah Harga Kelapa hari ini.

Sementara itu dalam memaparkan jalannya dikusi, Dr Edi Endrizal mengatakan yang terpenting jalannya diskusi tetap fokus dengan tema, agar solusi bagi kesejahteraan masyarakat dapat terpecahkan.

“Adek-adek (mahasiswa, red) ini ingin mencari solusinya, yang terpenting kita fokus dengan temannya, solusinya untuk kesejahteraan masyarat Inhil yang berprofesi sebagai petani kelapa,” tandasnya./adv




Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami

Foto: net

detikriau.org – Penyakit asam urat pasalnya kerap ditandai dengan adanya peningkatan kadar asam urat dalam darah dan mengkristal, yang nantinya akan menimbulkan peradangan di sekitar tubuh tertentu.

Dan seperti halnya penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup, kebiasaan makan tidak sehat serta gaya hidup tak aktif menjadikan penyebab munculnya asam urat. Agar tidak memperburuk kesehatan, berikut ini beberapa cara alami untuk mengobati asam urat yang bisa anda coba dan lakukan dirumah.

  • Buah ceri

Senyawa anti inflamasi dalam ceri untuk mengobati asam urat kini sudah dibuktikan oleh banyak ilmuwan yang meneliti. Bukan hanya itu, ceri juga mengandung allopurinol yang dapat bekerja dalam mengurangi asam urat dalam tubuh.

Tips alami ceri untuk mengobati asam urat pun mudah dilakukan. Makan 15-20 buah ceri setiap hari ataupun minum segelas jus ceri untuk mengurangi rasa sakit juga peradangan.

  • Cuka apel

Selain buah ceri, cuka apel juga menjadi obat yang efektif sebagai mengurangi rasa sakit yang kerap dialami penderita asam urat. Lantaran cuka apel bersifat anti inflamasi. Minum 1 sendok makan cuka apel dengan tambahan madu dan air hangat setiap pagi untuk mengobati asam urat.

  • Buah pisang

Pada dasarnya pisang memiliki kandungan potasium yang baik dalam membantu mengubah kristalisasi asam urat menjadi cair sehingga dapat keluar dari dalam tubuh dengan mudah. Dengan begitu, konsumsi setidaknya 2 buah pisang per hari untuk mengobati nyeri akibat asam urat.

  • Jahe

Jahe memiliki berbagai kandungan senyawa anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan sekaligus peradangan yang dialami penderita asam urat. Bahkan jahe juga bersifat analgesik, untuk itu minum air rebusan jahe setiap pagi untuk mengobati asam urat secara alami.

  • Lemon

Vitamin dalam lemon adalah zat antioksidan yang dapat membantu menetralisir kelebihan kadar asam urat. Dimana salah satu sumber makanan yang mengandung vitamin C terbaik adalah lemon. Untuk memanfaatkannya peras setengah buah lemon dan campur dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit sekaligus bengkak pada penderita asam urat.

sumber: beritasehatku




Bawaslu Bolehkan ASN Hadiri Kampanye Pilkada

 

Aparatur sipil negara.
Foto: Antara/Puspa Perwitasari

JAKARTA — Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) boleh hadir dalam kampanye Pilkada 2018. Namun, ketika mengikuti kampanye, ASN dilarang menunjukkan bentuk-bentuk dukungan kepada pasangan calon (paslon) kepala daerah tertentu.

Menurut Afif, ASN tetap memiliki hak pilih dalam pilkada mendatang. ASN juga punya hak mendengarkan visi, misi dan program para paslon kepala daerah. Karena itu, kehadiran mereka di acara kampanye tidak bisa dilarang.

“Mereka hadir sebab membutuhkan referensi terkait peserta pilkada. Maka boleh hadir sepanjang tidak mengekspresikan dukungan mereka, misalnya menunjukkan jari, memberikan dukungan, memakai simbol-simbol yang mendukung paslon tertentu,” jelas Afif di Jakarta, Ahad (6/5).

Afif lantas mencontohkan kejadian yang menimpa salah satu kepala desa di Maluku Utara. Kepala desa tersebut diputuskan bersalah oleh Bawaslu setempat karena terbukti mengacungkan salah satu jari sebagai bentuk dukungan kepada salah satu paslon.

Merujuk kepada kejadian ini, Bawaslu meminta para ASN berhati-hati selama menghadiri kampanye. “Bahwa yang dimaksud netralitas adalah tetap memiliki hak pilihnya tetapi tidak mendemonstrasikan dukungannya kepada pihak-pihak tertentu,” tegas Afif.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua KPU, Arief Budiman. Menurut Arief, hadir dalam kampanye peserta pilkada sah-sah saja dilakukan ASN.

“Yang tidak boleh dilakukan ASN adalah berkampanye. Kalau hadir di kampanye boleh. Menghadiri kampanye adalah salah satu cara untuk mengetahui siapa yang akan dipilih oleh ASN saat pemungutan suara pilkada nanti,” jelas Arief ketika dijumpai wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/5) lalu.

Selain itu, Arief juga mengingatkan agar ASN tidak menggunakan atribut mereka saat hadir di acara kampanye. “Jadi ya macam-macam atributnya, baik topi ASN, baju ASN, pin ASN dan sebagainya tidak boleh digunakan. ASN sebaiknya hadir di kampanye sebagai masyarakat biasa,” tambahnya.

sumber: republika




Dilarang Pakai Kaus #2019GantiPresiden, Lapor Saja ke ACTA

JAKARTA — Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman, menyampaikan kepada relawan #2019GantiPresiden agar melapor ke ACTA jika ada yang mendapatkan intimidasi karena berbeda pandangan politik. Termasuk pelarangan penggunaan kaus bertuliskan ganti presiden, karena menggunakan atribut dan menyuarakan aspirasi adalah hak setiap warga negara.

“Jadi kalau ada yang mendapatkan intimidasi, kalau ada yang mendapatkan persoalan hukum hanya karena pakai kaus, bisa lapor ACTA. Bisa japri ke kami,” kata Habiburokhman saat berorasi di atas mobil komando di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Ahad (6/5).

Habiburokhman menyebut jika ada larangan gerakan dan penggunaan kaus #2019GantiPresiden, maka dapat dikatakan sebagai sikap otoriter yang merebut hak berdemokrasi warga negara. Jadi jika di masjid tidak boleh berbicara politik, maka dapat dipastikan itu bukan di Jakarta. “Kalau di Masjid enggak boleh ngomong politik, pakai kaus (#2019GantiPresiden) juga enggak boleh, itu bukan di Jakarta itu di Korea Utara,” terang Habiburokhman.

Sementara inisiator gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi Pilpres 2019 dan deklarasi relawan ganti presiden 2019 merupakan aksi dan gerakan yang konstitusional. Hal itu sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan. Kata Neno, deklarasi ini adalah aksi yang dilakukan merupakan aksi damai.

“Ini sebagai wujud dari kecintaan terhadap agama, bangsa dan negara, serta peduli akan kelangsungan kehidupan dan keutuhan berbangsa dan bernegara,” ucap Neno dengan lantang.

sumber: republika




Rekaman Kamera Pemantau, DS Aktor Pembakaran di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Dua peristiwa kebakaran selama dua malam berturut-turut yang terjadi di Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Tembilahan ternyata bukan faktor kelalaian. Hasil rekaman kamera pemantau disekitar TKP merekam pembakaran sengaja dilakukan. Hasil penyelidikan, polisi meringkus seorang buruh DS (20) di Pelabuhan LASDAP Jalan Yos Sudarso Tembilahan, Sabtu, 5/5/2018, sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony, S.I.K. melalui asat Reskrim AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K. menerangkan setelah kejadian kebakaran yang tidak biasa itu menimbulkan kecurigaan dan dirasa tidak wajar. Penyelidikan mendalam-pun dilakukan.

Hasil penyelidikan, ditemukan petunjuk bahwa kebakaran tersebut, diduga sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan hasil pengamatan cctv di sekitar TKP, pelaku penyebab peristiwa kebakaran itu mengarah kepada DS. Akhirnya, tersangka yang tidak punya alamat tetap itu berhasil diamankan.

“Hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa dirinya telah melakukan pembakaran di beberapa tempat di pasar Tembilahan.” Sampaikan AKP Adhi

Diterangkan AKP Adhi, Pengakuan Tsk, pembakaran rumah kosong di Jalan Sudirman, sengaja dilakukannya, karena sakit hati terhadap penjaga malam pasar yang tidak membolehkan dirinya tidur di tempat tersebut, pada malam sebelumnya.

Sedangkan pembakaran kios service eletronik di belakang toko Mitra Spectrum, tersangka mengaku tidak sengaja, dikarenakan saat itu dia bermaksud untuk tidur di sana, namun api yang sengaja dinyalakan, malah membesar. Sedangkan pembakaran di TKP lain, diakuinya sengaja dibakar, namun tersangka mengaku tidak memiliki alasan mengapa hal itu diperbuatnya.

Perihal pengakuan tersebut, penyidik akan lebih memperdalam lagi, “Tersangka akan diperiksa kejiwaannya, karena ada ketidak konsistenan dalam menjawab pertanyaan penyidik”, Tambahkan mantan Kasat Res Narkoba Polres Bengkalis itu.

“Tersangka dijerat pasal 187 KUHP, dengan ancaman pidana penjara, maksimal selama 12 tahun”, tutup AKP Adhi./ Am