Mendikbud: Butuh Tujuh Tahun untuk Angkat Semua Guru Honorer

MAGETAN — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, butuh waktu tujuh tahun untuk mengangkat guru honorer di seluruh Indonesia. Jumlah guru honorer di Indonesia mencapai 736 ribu orang.

“Kalau misalnya setiap tahun pemerintah mengangkat 100 ribu orang guru honorer, maka butuh waktu tujuh tahun lebih untuk bisa menyelesaikan permasalahan guru honorer,” kata Muhadjir, di Magetan, Jawa Timur, Jumat (11/5).

Menurut Muhadjir, banyaknya guru honorer tersebut sebagai akibat dari adanya moratorium (penundaan) pengangkatan guru. Sehingga, guru yang pensiun tidak dapat diganti dengan mengangkat guru baru.

“Karena adanya moratorium pengangkatan guru, maka guru yang pensiun tidak bisa diganti. Sebagai gantinya, kepala sekolah mengangkat guru honorer, sehingga sekarang menumpuk sampai sekitar 736 ribu,” tutur Muhadjir.

Ia menyadari gaji guru honorer sangat kecil. Kecilnya gaji guru honorer karena yang menggaji mereka adalah kepala sekolah.

“Karena yang mengangkat mereka kepala sekolah, maka pemerintah daerah tidak bisa mengeluarkan gaji untuk guru honorer. Kalau kepala daerah mengeluarkan anggaran untuk gaji guru honorer, bisa menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan, bupatinya bisa ditangkap KPK,” tegasnya.

Dia berharap, mulai tahun ini secara bertahap guru honorer bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Mudah-mudahan mulai tahun ini kita akan mengangkat guru secara bertahap karena anggaran pemerintah terbatas,” ucapnya.

Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahimmeminta pemerintah tidak mengabulkan permintaan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS). Karena, menurut dia, lebih baik pemerintah memprioritaskan pemenuhan kualitas SDM pendidikan. Salah satunya dengan mengangkat guru honorer menjadi PNS

“Lebih baik angkat guru honorer daripada kenaikan gaji PNS. Dalam UUD ’45 saja ditegaskan bahwa cita-cita kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadi, guru atau tenaga pendidik tentu harus jadi prioritas,” kata Ramli ketika dihubungi Republika.co.id, Ahad (4/3).

sumber: republika




Camat Sungai Batang Buka STQ Ke 8 Tingkat Kelurahan Benteng

Benteng, detikriau.org – Camat Sei Batang, Hardiansyah, A.MP membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke 8 tingkat Kelurahan Benteng Kecamatan Sungai Batang Kabupaten Indragiri Hilir, kamis (10/5/2018) malam.

Pembukaan helatan STQ tersebut juga dihadiri unsur pimpinan Kecamatan, Ketua LPTQ,  Lurah, Kepala UPT, Kepala Sekolah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua PKK, BKMT, dan sejumlah undangan.

Dalam sambutannya Hardiansyah sampaikan apresiasi dengan dilaksanakannya Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke 8 tingkat Kelurahan Benteng yang menurutnya begitu meriah. Ia berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh minat para generasi dalam seni membaca Al Qur’an.

“tidak hanya itu tetapi sangat diharapkan dengan kegiatan ini, Kelurahan Benteng khususnya dan Kecamatan Sungai Batang umumnya kedepannya akan menjadi lumbungnya Qori’ dan Qoriah terbaik,” Harap Hardiansyah.

Sementara itu, Lurah Sungai Batang, Basri menyatakan bahwa kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk membina, memunculkan kader-kader dari anak-anak agar gemar baca Alquran, Cinta Alquran dan nantinya bisa berprestasi di Tingkat Kecamatan,Kabupaten dan bahkan Tingkat Nasional.

“Harapan saya Mudah-Mudahan masyarakat dapat menikmati pelaksana STQ ini serta dapat menumbuh kembangkan semangat cinta alquran khusus pada generasi muda dan anak-anak kita,” Harap Basri

Untuk sekedar dikabarkan, kegiatan STQ yang diawali pada tanggal 10 – 13 Mei 2018 ini memperlombakan Bidang Tartil anak-anak, Bidang Tilawah anak-anak, Tilawah remaja, Tilawah dewasa, Bidang Fahmil Qur’an dan bidang Syarhil Qur’an. Adapun peserta dari perwakilan sebanyak 26 RT se Kelurahan Benteng dan dimeriahkan suguhan sebanyan 14 unit Stand Bazar./ rul




STQ Ke 8 Tingkat Kelurahan Benteng, Kapolsek Pesankan Hal Ini

Benteng, detikriau.org – Kapolsek Sungai Batang  Iptu H Harison mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke stand bazar STQ Ke 8 Tingkat Kelurahan Benteng, diimbau untuk tidak lupa mematikan sumber api yang dapat menyebabkan timbulnya kebakaran.

“Tak lupa jika hendak berpergian, rumah harus dalam keadaan terkunci, jangan memakai perhiasan yang berlebihan  sehingga akan memancing orang yang tidak diundang untuk melakukan tindak kejahatan,” Pesankan Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, Polri tidak akan bosan-bosannya menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan juga melakukan silaturrahmi ditengah-tengah masyarakat. Namun tanpa dukungan dari masyarakat, tentunya imbauan kamtibmas tidak akan bisa membuahkan hasil sesuai harapan.

“Dan dengan dukungan bapak-bapak semua tentunya kami ucapkan terima kasih dan mohon kerjasamanya,” kata Kapolsek sembari mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan sei Batang yang telah menerimanya ditengah-tengah masyarakat./ rul




Pemkab Inhil Terima 500 Al-Qur’an dari Sinar Mas Forestry dan Mitra

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Pjs Bupati Rudyanto menerima penyerahan bantuan sebanyak 500 Eks Al Qur’an dari Sinar Mas Forestry dan Mitra. Serah terima kitab suci umat islam tersebut berlangsung di Balai Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia, Tembilahan, Jum’at (11/5/2018).

Hadir dalam kesempatan itu, Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin, Asisten I Setdakab Inhil Darussalam serta sejumlah pejabat Esselon.

Sedangkan pihak perusahaan, diserahkan oleh Direktur PT Arara Abadi, Edi Haris dan didampingi oleh Dirut PT Bina Duta Laksamana (BDL), Kepala Unit PT Mutiara Sabuk Katulistiwa (MSK), Arara Abadi, Publik Arfair dan Humas PT BDL.

“Atas nama pemerintah, kami ucapkan terima kasih banyak karena telah memberikan Al-Qur’an sebanyak 500. Insya Allah, bersama Kabag Kesra nantinya kami mendata kemana saja akan kami bagi-bagikan Al-Qur’an ini,” tutur Pjs Bupati Inhil.

Yang jelas katanya, ratusan Al-Qur’an tersebut sangat bermanfaat, terlebih lagi bakal disalurkan ke pihak yang memang membutuhkan dan dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Sementara itu, Direktur PT Arara Abadi, Edi Haris mengatakan bahwa wakaf Al-Qur’an ini seharusnya diserahkan jauh sebelumnya yakni tahun 2017 lalu, namun berbagai hambatan, maka tahun ini baru bisa diserahkan.

“Kita juga menyerahkan ke Kabupaten/Kota di Riau masing-masing 500 Al-Qur’an,” paparnya.

Kertas Al-Qur’an ini, katanya cukup tahan karena didesain dengan teknologi yang bagus dengan taksiran usia pakai hingga 100 tahun./adv/mirwan




Bawa 102,44 gram Sabu, Polisi Hentikan ES dan Sug di Depan Mapolsek Tembilahan Hulu

Tembilahan, detikriau.org – Sat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir dan Polsek Tembilahan Hulu amankan dua  orang laki – laki yang diduga menjadi pemilik narkotika jenis sabu seberat satu ons lebih. Jum’at (11/5/2018).

Barang haram bernilai sekira Rp 100 juta itu diamankan dari tangan kedua pelaku, masing – masing berinisial ES (34), warga Jalan Semampau Tembilahan dan Sug (29), warga Jalan Lintas Enok Kecamatan Seberang Tembilahan saat dalam perjalanan dari Pekanbaru menuju Tembilahan, di Jalan Provinsi Depan Mapolsek Tembilahan Hulu.

“Salah seorang tersangka adalah residivis”, terang Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir AKP Bachtiar, S.H.

Diterangkan AKP Bachtiar, barang bukti berupa satu buah plastik hitam yang didalamnya berisikan satu paket sedang sabu seberat 102,44 gram / 1 Ons yang dibungkus plastik putih bening. Turut disita dua unit handphone, satu unit Mobil Xenia, uang tunai Rp 196.000, dua buah mancis gas, empat batang pipet plastik dan satu buah gunting.

Penangkapan kedua tsk ini menurutnya berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat yang menyatakan bahwa ada seseorang, yang akan membawa sabu dari Pekanbaru dengan menggunakan mobil.

Atas informasi tersebut, Unit Opsnal Sat Res Narkoba dibantu oleh anggota Polsek Tembilahan Hulu melakukan razia di depan Polsek Tembilahan Hulu. Sekira pukul 02.25 WIB, sebuah mobil jenis Xenia warna abu – abu dihentikan petugas.

Saat itu, salah seorang tersangka, sempat membuang satu buah plastik hitam. Tak mau kecolongan, Polisi lalu mengamankan 2 orang pria yang ada dalam mobil tersebut. Disaksikan Ketua RT dan seorang warga setempat. Benda yang dibuang tsk diperiksa dan ditemukan barang bukti sebagaimana tercantum di atas.

“Saat ini kedua terlapor dan barang bukti yang telah ditemukan pada saat ditangkap, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir guna proses penyidikan lebih lanjut.” Akhiri AKP Bachtiar./ Am




Dibanjiri Peminat, Hampir 500 Peserta Ikuti Festival Pancing Udang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hampir 500 peserta memadati arena Festival Mancing Udang Galah di Parit 21 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (10/5/2018).

Kegiatan tersebut digelar oleh Komunitas Pemburu Si Jepit Biru Kabupaten Inhil yang bertemakan Dengan Menjaga Silaturrahmi Antara Pemancing untuk Menjaga Leraiaran Inhil.

Ketua Komunitas Pemburu Si Jepit Biru Kabupaten Inhil, Defri Ghipari Anwar mengatakan bahwa terlaksananya kegiatan ini berawal dari gagasan kawan-kawan yang sama-sama hobby memancing.

Dan ini katanya didukung penuh oleh para pemancing hingga dari berbagai pihak lain. Yang lebih menarik lagi, Komunitas sosial tersebut ikut menjaga kelestarian udang.

“Kami para pemancing yang hobby tidak akan melakukan meracun, yang ada kami prihatin adanya tindakan itu dengan berbagai macam cara menangkap menyalahi aturan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Komunitas Pemburu Si Jepit Biru Kabupaten Inhil, Said Aniel Osman menambahkan bahwa ratusan peserta itu datang dari berbagai daerah, selain Kabupaten Inhil, juga diikuti 3 Kabupaten lainnya yakni Inhu, Pelalawan dan Kampar.

“Kegiatan ini dilaksanakan karena perairan Inhil darurat 1 dari bahaya meracun. Untuk itu, kami mengambil inisiatif sebagai Iven tahunan yang memotori pergerakan sosial independen yang peduli terhadap komuniti udang galah dan ikan di perairan Inhil,” paparnya.

Sesungguhnya kata Aniel, potensi di perairan Inhil ini sangat luar biasa jika seluruh masyarakat bergerak bersama-sama dengan Pemkab Inhil menjaga perairan tersebut.

“Kami yakin bahwa komuniti udang dan ikan di perairan Inhil akan mampu memperkenalkan Inhil di kancah mata nasional. Apalagi hal tersebut dirasakan oleh setiap pemancing yang pernah memancing di perairan Inhil,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, bagi para pemenang nantinya, untuk juara I akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 2 juta, juara II Rp 1,5 juta dan juara III Rp 1 juta./mirwan