Diamuk Api, Delapan Rumah Penduduk di Pulau Palas Jadi Arang

Tembilahan Hulu, detikriau.org – Delapan unit rumah penduduk di Jl Merdeka RT. 012 RW. 005  Desa Pulau Palas Kec Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir ludes dibakar api, kamis (17/5/2018) sekira pukul 01.30 Wib dinihari.

Pengakuan saksi, Hapip (25), awalnya ia mendengar bunyi tiang listrik dipukul. Saksipun lantas keluar rumah. Saat itu saksi menyaksikan api sudah membesar dan membakar rumah Salman. Sontak saksi berteriak berusaha membangunkan warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Secara bersama-sama, warga dibantu petugas Polsek Tembilahan Hulu berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena bangunan seluruhnya bermaterial kayu, apipun dengan cepat membesar dan membakar bangunan rumah berhampiran.

Selanjutnya sekira pukul 02.15 Wib baru tiba bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Inhil dan satu mobil milik PSMTI. Api baru bisa dpadamkan sekira pukul 03.00 Wib setelah menghanguskan delapan unit rumah penduduk.

“Tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu.” Ujar Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony Sik MH melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP A. Raymond Tarigan Girsang, S.Sos

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, pemilik rumah yang terbakar adalah; Aloy (60), H Asrani (65), Masroni (55), Samlan (50), Alom (62), Rusli (62), H Muslin (73), dan Muhran (80)./ Am




Pjs Bupati Awali Shawat Tarawih di Masjid Al-Huda Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Rudyanto mengawali Shalat Tarawih berjamaah dibulan Ramadhan 1439 H di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Kamis (17/5/2018) malam.

Sebelum melaksanakan Shalat Tarawih, Pjs Bupati terlebih dahulu menyampaikan beberapa hal dalam sambutannya, diantaranya mengingatkan untuk tidak melakukan perbuatan tidak terpuji dan bisa menodai kesucian Bulan Ramadhan.

Kemudian, ia juga mengajak untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan serta mewujudkan situasi yang kondusif.

“Bagi masyarakat yang non muslim, kiranya dapat menghormati saudara yang sedang melaksanakan ibadah puasa dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menyinggung perasaan, sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama,” ujarnya.

Selanjutnya kepada pengurus Masjid dan Mushala, kiranya dapat memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan menyemarakkan rumah ibadah dengan memperbanyak kegiatan yang bernilai ibadah.

Kepada remaja muslim dan generasi muda, ia menyarankan agar dapat memperbanyak Tadarus Al-Qur’an dan meramaikan Masjid dengan Pesantren-pesantren kilat.

Tak hanya itu, kepada Alim Ulama supaya dapat meningkatkan dakwah Islamiyyah serta memperbanyak tausiyah yang menyejukkan.

“Terkait kondisi di beberapa wilayah yang akhir-akhir ini kurang kondusif, saya menghimbau mari kita tingkatkan kewaspadaan dalam lingkungan, waspada terhadap masuknya paham radikal, jangan mudah terpancing isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, apalagi isi yang bernuansa sara,” katanya.

Dengan demikian, seluruh masyarakat Kabupaten Inhil untuk tetap tenang dan waspada serta dapat menahan diri untuk tidak terprovokasi atas peristiwa yang telah terjadi.

Pjs Bupati juga mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan informasi yang tidak benar atau berita hoax.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018. Sebab ia sangat berharap, pelaksanaan Pilkada ini harus sukses sesuai harapan.

“Menyangkut Pilkada serentak yang sudah diambang pintu. Saya menghimbau, mari sama-sama kita kawal, kita amankan dan kita sukseskan pelaksanaan Pilkada tersebut, agar berjalan dengan aman sukses dan lancar” harapnya./adv/mirwan

 




Pemkab Inhil Gelar Rakor Pemerintah Daerah

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah di Aula Pertemuan Kantor Bupati Kabupaten Inhil, Tembilahan, Rabu (16/5/2018) pagi.

Rakor yang dipimpin langsung Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Inhil, Rudyanto turut dihadiri oleh perwakilan seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil dan segenap instansi vertikal.

Menurut Pjs Bupati Kabupaten Inhil, Rakor oleh Pemerintah Kabupaten Inhil ini diadakan dalam rangka menindaklanjuti rapat koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal terkait penyelenggaraan Pemerintahan Umum dan Koordinasi Stabilitas Kamtibmas menyambut Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah serta persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak di Provinsi Riau.

“Tujuan dari Rakor sendiri adalah memantapkan koordinazi dan sinergi dengan Forkopimda guna mengantisipasi keamanan dan ketertiban. Kedua, memantapkan kesiapan Pilkada dan terakhir, memastikan ketersediaan Bapokmas, angkutan lebaran, kebutuhan BBM dan LPG, Listrik dan kesiapan infrastruktur jalan menjelang hari raya Idul Fitri,” ujar Pjs Bupati.

Dalam rakor, seluruh peserta membahas isu – isu strategis Nasional dan Daerah, diantaranya tentang kesiapan Polres Inhil untuk pengamanan dalam menyambut Ramadhan dan 1 Syawal 1439 Hijriyah serta Pilkada Serentak.

Disamping itu, Pjs Bupati beserta peserta rakor membahas terkait selektifitas masyarakat dalam memilih travel Umroh, penyelesaian E – KTP sebagai wujud sinergitas lembaga penyelenggara Pemilu dan Instansi Pemerintah Daerah bersangkutan.

Pembahasan lainnya berkutat pada hal seputar langkah antisipatif kelangkaan  sembako dan pemadaman listrik, koordinasi penyelenggara pemilu dalam rangka memastikan Pilkada Serentak berjalan lancar serta peningkatan peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) mengantisipasi isu SARA, Radikalisme, Ujaran Kebencian dan tingkatkan sikap toleransi sesama umat beragama agar tercipta suasana yang harmonis./adv




Awas, Sopir Avanza Pengangkut Teroris Masih Berkeliaran

Mobil Avanza yang digunakan terduga teroris saat menyerang Mapolda Riau. Foto: liputan6

Pekanbaru – Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengungkapkan, pihaknya tengah mengejar sopir mobil Toyota Avanza putih yang mengangkut empat terduga teroris. Sopir itu berhasil kabur setelah menabrak anggota Polri bernama Ipda Auzar.

“Pelaku tewas empat orang. Kemudian pelaku yang diduga sopir masih dalam pengejaran,” kata Sunarto, Rabu (16/5).

Sunarto menjelaskan, pelaku menerobos gerbang Mapolda Riau dan menurunkan empat penumpangnya. Selanjutnya, empat penumpang turun dari mobil dan menyerang anggota Polda Riau menggunakan samurai.

“Dua angota kami mengalami luka bacok, satu atas nama Brigadir Suhendrik anggota propam (profesi dan pengamanan, red) luka ibu jari tangan kena ayunan samurai. Kemudian Kompol Farid Abdullah, anggota bidang hukum, luka di belakang kepala,” kata dia.

Nahas, Ipda Auzar tewas dalam insiden itu. Pengemudi Avanza yang berupaya kabur menabrak Ipda Auzar.

“Sopir melarikan diri menggunakan kendaraan itu dan mengakibatkan satu orang anggota kami tertabrak dan meninggal dunia atas nama Ipda Auzar,” kata Sunarto.

Selain itu, ada juga dua wartawan yang mengalami luka-luka. Yakni Ryan Rahmat dan Ahmadi yang kini dirawat di RS Bhayangkara Riau.

sumber: jpnn




Kotak dan Kabel Ditemukan di Mobil Penyerang Mapolda Riau

Mobil Avanza yang digunakan terduga teroris saat menyerang Mapolda Riau. Foto: liputan6

PEKANBARU — Tim Jihandak Gegana Satuan Brimob Polda Riau memeriksa mobil Avanza yang digunakan para terduga pelaku teroris saat berupaya menyerang Markas Polda Riau, Rabu pagi tadi. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati serta mendapat pengawalan ketat dari personel Polda Riau bersenjata lengkap laras panjang.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Sunarto mengatakan, bahwa tim Jihandak masih menyelidiki isi dari mobil tersebut. Polisi juga sempat menemukan kabel berikut sebuah kotak. Namun, Sunarto mengatakan belum dapat dipastikan apakah benda itu sebagai bahan peledak.

“Dari pemeriksaan ada rangkaian kabel, ada kotak kosong. Masih didalami,” ujarnya.

Begitu juga terkait informasi adanya seorang terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh, dia mengatakan masih didalami petugas. Terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh tersebut merupakan satu dari empat terduga teroris yang tewas ditembak polisi. Bedanya, jasad terduga teroris itu masih berada di halaman Mapolda Riau, sementara tiga teroris yang tewas telah dibawa ke RS Bhayangara.

Areal sekitar jasad terduga teroris yang mengenakan pelindung tubuh yang diduga membawa bahan peledak itu telah dipasang garis polisi. Begitu juga dengan areal mobil jenis Avanza putih yang ringsek pada bagian depan itu dipasangi garis polisi.

Personel Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyerangan yang dilakukan empat terduga teroris. Keempatnya dilumpuhkan di tempat “Bahwa Polda Riau telah berhasil mematahkan upaya penyerangan terhadap anggota pukul 09.00 WIB pagi tadi. Kita dalam kondisi siaga memberikan tindakan tegas, empat pelaku tewas ditempat,” katanya.

Polda Riau menyebut seorang anggotanya meninggal dalam serangan teroris yang terjadi pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB tadi. “Anggota kita satu orang tertabrak dan akhirnya meninggal dunia atas nama Ipda Auzar,” kata Sunarto.

Selain seorang polisi meninggal dunia, dua personel polisi lainnya Brigadir John Hendrik dan Kompol Farid Abdullah mengalami luka akibat tebasan senjata tajam pada bagian jari tangan dan bagian kepala. John Hendrik merupakan anggota Propam Polda Riau sementara Kompol Farid merupakan personel Bidkum Polda Riau. Keduanya masih dalam proses penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Sumber : Antara/republika

 




Pjs Bupati Ajak Masyarakat Antisipasi Terorisme

Pjs Bupati Inhil, Rudyanto. Foto: detikriau.org/mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pjs Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Rudyanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya terorisme.

Hal tersebut diutarakannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait penyelenggaraan pemerintahan umum dan koordinasi stabilitas Kamtibmas menyambut puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H serta persiapan pelaksanaan Pilkada serentak di Balai Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, Rabu (16/5/2018).

“Kita sama-sama mewaspadai dari kejadian yang terjadi di luar daerah kita. Untuk hari ini, jangan merasa aman, kita harus antisipasi,” kata Rudyanto.

Dan ia juga mengingatkan, jikalau ada hal-hal yang mencurigakan maka untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib agar daerah Kabupaten Inhil ini dalam kondisi aman.

“Kita berduka cita dan mendoakan untuk kembali aman bagi daerah yang diserang teroris. Dan ini pelajaran bagi kita untuk lebih waspada,” tuturnya./adv/mirwan