DPR Menilai Daftar Mubaligh tidak Perlu

JAKARTA — Ketua Komisi VIII, Ali Taher Parasong,  menilai daftar rekomendasi mubaligh yang dikumpulkan Kementerian Agama tidak perlu dibuat. Untuk itu  sikap DPR secara umum adalah menolak.

“Sikap DPR pada umumnya menolak, dan minta agar menteri mencabut, supaya menarik kembali. Ini karena sensitif. DPR menilai tidak perlu,” kata Ali Taher, di Jakarta, (23/5).

Menurut Ali, para pimpinan Komisi VIII telah melakukan rapat pada Senin lalu dan memutuskan untuk menggelar rapat kerja dengan Kementerian Agama. Rapat akan dilaksanakan pada Kamis (24/5) besok, pukul 13.00 siang.

”Jadi yang diperlukan adalah bukan jumlah nama yang dilist, tapi kementeriaan agama harus membuat pedoman mubligh. Ini supaya ada acauan bagi para pendakwah. Ini jauh lebih penting dari pada membuat nama-nama. Tinggal aparat di lapangan yang mengawasi, ini bisa dilakukan para penyuluh agama yang ada di beberapa level di daerah. Merekalah yang harus diberi wewenang pengawasan,” kata Ali Taher.

Ali menyampaikan rapat kerja akan membahas persiapan haji 2018 serta isu-isu aktual lainnya, termasuk rekomendasi mubaligh. DPR akan meminta pandangan dan klarifikasinya tentang rekomendasi tersebut.

Sejauh ini, tegas Ali, DPR memantau bahwa rekomendasi telah menuai banyak kritik, ketidakpuasan, bahkan menolak. Menteri diminta meminta maaf karena

dinilai telah mendikotomikan antara satu dan lainnya.

“Itu kan tidak sehat dalam kehidupan beragama, itu bukan ranahnya kementerian agama, dikhawatirkan bersifat politis,” kata dia.

Ali memastikan DPR akan mendengar, mencermati, mengikuti dan menyerap pandangan dari Kemenang juga perkembangan isunya. Dalam kesempatan rapat, DPR akan menyampaikan alasan penolakan.

Seperti kenapa tidak terlebih dulu melakukan penentuan nilai atau kriteria. Meski secara umum sudah baik, namun tetap ada yang beranggapan bahwa daftar ini mengangkat satu pihak dan menjatuhkan yang lain. “Sehingga perlu ada klarifikasi terkait hal ini,” kata Ali.

Sebanyak 200 daftar rekomendasi Kementerian Agama mendapat reaksi prodan kontra. Banyak dai kondang tidak masuk dalam daftar. Selain ituada nama yang sebenarnya telah meninggal.

Kemenag mengatakan daftar berisi 200 mubaligh rekomendasi bersifat dinamis dan akan terus diperbarui. Nama-nama yang ada di dalamnya berdasarkan rekomendasi dari berbagai pihak. Mulai dari ulama, organisasi masyarakat, pengurus masjid dan masyarakat secara umum.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Mastuki, mengatakan daftar ini merupakan awalan. Ini karena wilayah di Indonesia sangat luas sehingga kebutuhannya pun sebanding.

“Daftar ini dibuat berdasarkan rekomendasi dari ormas, ulama, pengurus masjid, jadi ini nama-nama usulan, kita coba buat daftarnya lalu ketemu 200 inilah,” kata Mastuki pada Republika, Sabtu (19/5). Tujuannya, lanjutnya, untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang butuh rekomendasi mubaligh dalam acara-acara keagamaannya.

sumber: republika




Borong Dagangan Kue untuk Takjil, Marlis didoakan Selalu Rendah Hati dan Panjang Umur

Tembilahan, detikriau.org – Kabag Humas dan Protokol Setdakab Indragiri Hilir (Inhil) Marlis Syarif memborong habis sebanyak 350 jenis kue dilapak salah seorang pedagang di Kota Tembilahan.

Jajanan tradisional yang didagangkan Ibu Via ini diperuntukkan sebagai takjil yang dibagi-bagikan kepada para tetangga dan masyarakat yang melintas di jalan Budiman Tembilahan, rabu (23/5/2018)

“Syukur alhamdulilah, saya tak menyangka hari ini dagangan saya diborong habis untuk masyarakat yang berpuasa,” kata Bu Via sumringah.

Tak dapat berkata banyak, Bu Via lantas mendoakan agar Marlis selalu diberi kesehatan dan dilapangkan rezeki.

“semoga beliau selalu rendah hati dan diberikan umur yang panjang.” Doa Bu Via

Pembagian takjil oleh Kabag Humas dan Protokol Setdakab Inhil ini dilakukan sekira pukul 16.00 Wib sore.

“350 macam kue ini kami bagi-bagikankan kepada para tetangga dan masyarakat,” Ucap Marlis Syarif singkat./ Rul




Safari Ramadhan, Pjs Bupati Inhil Kunjungi Masjid di Dua Kecamatan

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat Sementara (Pjs) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto mengunjungi Masjid  di dua Kecamatan berbeda, yakni Sungai Batang dan Reteh dalam rangka melaksanakan safari Ramadhan, Selasa (22/5/2018).

Ke-dua Masjid tersebut ialah, Masjid Besar An – Nur di Kecamatan Sungai Batang dan Masjid Al – Istiqomah di Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

Dalam sambutannya, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto menyatakan, kunjungannya dalam rangka melaksanakan safari Ramadhan merupakan yang perdana dilakukan.

“Selain itu, tujuan dari kunjungan ini adalah juga untuk menjalin silahturrahmi dengan masyarakat, baik masyarakat Kecamatan Sungai Batang maupun Kecamatan Reteh,” ungkap Pjs Bupati.

Pada kunjungannya itu, Rudyanto mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama menjaga Kamtibmas, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak.

Disela kunjungan, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Inhil untuk pembangunan Masjid Besar An – nur, Kecamatan Sungai batang dan Nasjjd Al – Istiqomah, Pulau Kijang, Kecamatan Reteh masing – masing sebesar Rp.190 juta dan Rp. 142.500 ribu

Sebelum beranjak pulang, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto melakukan peninjauan ke Pasar Selasa, Pulau kijang, Kecamatan Reteh seraya menyapa dan berbincang ringan dengan para pedagang disana.

Terpantau hadir kala itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Inhil, HM Thaher, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil dan Kabag Kesra Setda Kabupaten Inhil, H Arifin./Adv




Sembari Tatap Muka dengan Masyarakat, Pjs Bupati Inhil juga Bagikan Takjil Gratis

Pjs Bupati Inhil, Rudyanto saat menyerahkan takjil gratis kepada sejumlah masyarakat pengguna jalan di jalan Jendral Sudirman Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rudyanto membagikan takjil kepada masyarakat, Tembilahan, Senin (21/5/2018) sore.

Pembagian takjil yang digagas bersama Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony SIK, MH ini dilakukan disekitar kawasan Jalan Jenderal Sudirman Tembilahan sembari menunggu waktu berbuka puasa.

“Bagus kegiatan ini dilaksanakan rutin, apalagi dalam hal berbagi. Ini juga patut dicontoh oleh Organisasi Perangkat Daerah serta masyarakat yang mempunyai rezeki lebih,” Ujar Rudyanto.

Dimulai pada pukul 17.00 WIB, takjil yang dibagikan dalam sekejap ludes karena langsung dikerumuni oleh masyarakat yang melintas di kawasan tersebut untuk mendapatkan pemberian takjil dari Pjs Bupati Inhil.

“Alhamdulillah, saya turun langsung kelapangan karena saya suka akan hal ini. Apalagi melihat raut wajah masyarakat yang senang mendapatkat takjil gratis,” ungkap Pjs Bupati.

Kegiatan ini juga dilakukan sebagai ajang silahturahmi dan tatap muka Pjs Bupati Inhil bersama masyarakat. Pjs Bupati berharap agar kegiatan seperti pembagian takjil dapat tepat sasaran.

“Artinya, tidak hanya sekedar berdiri dijalanan membagikan takjil, Akan tetapi langsung survei kelokasi-lokasi siapa saja yang berhak mendapatkan takjil gratis ini,” ujar Pjs Bupati menyarankan.

Dalam kesempatan itu, sesuai dengan surat edaran, Pjs Bupati Inhil juga mengimbau agar tempat hiburan malam seperti tempat karaoke dan permainan ketangkasan untuk ditutup selama Ramadhan.

“Untuk tempat warung makan sendiri agar bisa menyesuaikan waktu bukanya kemudian harus bisa menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” tandas Pjs Bupati./adv/Ikhwan




Makan 1 Telur Tiap Hari Cegah Penyakit Stroke dan Jantung

Foto: bbc

detikriau.org – Ada kabar gembira untuk Anda pecinta telur. Penelitian terhadap 416.213 orang di China menemukan, orang yang mengonsumsi telur setiap hari memiliki tingkat stroke dan penyakit jantung yang lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan telur.

Dikutip dari laman Metro, peserta dalam penelitian ini dipantau selama sembilan tahun. Hasilnya, 13,1 persen dari responden melaporkan konsumsi harian telur, sementara 9,1 persen mengatakan mereka tidak pernah atau jarang makan telur.Ditemukan bahwa mereka yang makan telur sehari memiliki risiko 26 persen lebih rendah dari terkena stroke, 28 persen lebih rendah risiko kematian terkait stroke, dan 18 persen lebih rendah risiko kematian penyakit kardiovaskular.Mereka yang makan rata-rata 5,32 telur seminggu, juga 12 persen lebih kecil mengalami penyakit jantung koroner, daripada orang yang makan sekitar dua telur seminggu.

Meski begitu, ini tidak berarti Anda harus menyantap telur setiap kali makan. Para peneliti mengatakan manfaat yang mereka catat diterapkan pada mereka yang memiliki ‘tingkat konsumsi telur moderat’, yang berarti mereka makan hingga satu telur per hari.

Menurut laporan penulis, penelitian ini menemukan bahwa ada hubungan antara tingkat konsumsi telur sedang (hingga satu telur per hari) dan tingkat kejadian serangan jantung yang lebih rendah. “Temuan kami menyumbangkan bukti ilmiah untuk pedoman diet yang berkaitan dengan konsumsi telur untuk orang dewasa Tionghoa yang sehat,” tulisnya.

tulisan ini sudah dipublikasikan oleh viva.co.id

 




Menteri Asman: Usut Tuntas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Birokrasi mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap informasi hoaks terkait penerimaan CPNS Tahun 2018.

Hal ini menyusul ditemukannya surat bodong berisi informasi penerimaan tenaga honorer, terutama yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menegaskan hal itu saat membuka rapat konsultasi dan validasi kebutuhan PNS di lingkungan Kementerian dan Lembaga, di Jakarta.

“Surat yang beredar di masyarakat melalui media sosial tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, atau hoaks. kasus ini agar diusut tuntas agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujarnya.

Menteri Asman mengimbau untuk lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya.

Saat ini tahapan penerimaan CPNS masih dalam proses validasi data usulan formasi dari skementerian/lembaga serta pemda.

“Ini aja masih kita rapatkan, masih kita validasi, masa sudah keluar. Itu sama sekali tidak benar,” tegasnya.

sumber: jpnn