PGRI Dorong Pemda Beri Gaji Layak dan THR buat Guru Honorer

Foto: kampoengngawi.com

JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menyatakan keprihatinannya dengan nasib guru-guru honorer. Di saat guru PNS bersukacita mendapatkan THR (tunjangan hari raya), tenaga pendidik dan kependidikan honorer justru sebaliknya kendati bekerja layaknya PNS.

“Kami ikut prihatin juga harusnya guru honorer juga dapat THR ya karena mereka bekerja dan melaksanakan tugas mengajar maupun administrasi layaknya PNS,” ujar Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi di Jakarta, Kamis (24/5).

Walaupun dalam PP THR dan Gaji 13 tidak mengakomodir guru honorer, Unifah mengimbau pemerintah daerah untuk memerhatikan kesejahteraan mereka. Apalagi yang merekrut dan menggunakan tenaga honorer adalah Pemerintah Daerah (Pemda).

“Tolong pemda ikut memerhatikan guru honorer. Jangan hanya menggunakan tenaganya tapi tidak menghargai jerih payah mereka. Mereka tiap bulan digaji murah tapi tetap mau mengabdi, itu yang harus diingat,” tuturnya.

Unifah menambahkan, guru honorer tidak meminta THR banyak. Paling tidak ada tambahan dari gaji mereka yang diterima tiap bulan. Jangan ketika butuh, tenaganya dipakai. Giliran senang, guru honorer dilupakan.

“PGRI akan terus berjuang agar guru honorer bisa mendapatkan status PNS-nya. Selain itu dalam masa tunggu ini kami mendorong pemda memberikan gaji layak untuk guru honorer, termasuk THR,” tandasnya.

sumber: jpnn




Honorer Digaji Ratusan Ribu, PNS Dimanja dengan THR

Sejumlah pegawai Honorer meliputi Jabotabek, termasuk kota Sukabumi dan Cianjur melakukan melakukan tretikal Demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta (18/3). Dalam orasi mereka meminta kenaikan status pegawai menjadi PNS tetap.Beritaprima.com/Sonny Eko Kusetiawan/bp/Mar/2015.

JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon yakin kenaikan THR PNS, TNI/Polri, dan pensiunan, termasuk juga pemberian gaji ke-13, bermotif politik.

“Ya ini kan tahun politik, pasti motifnya adalah motif politik,” kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/5).

Dia pun heran mengapa kenaikan THR PNS 2018 itu tidak dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Justru kenaikan itu dilakukan sekarang, yang sudah memasuki tahun politik. “Tahun politik, Ramadan dan Idulfitri terakhir sebelum pilpres,” ujarnya.

Dia mengatakan seharusnya pemerintah juga memikirkan persoalan yang sering diadukan ke DPR, yakni masalah honorer. Menurut Fadli, cukup banyak honorer yang nasibnya tidak jelas, status menggantung, dan honornya sangat kecil.

“Saya kira mulai dari buruh honorer, tenaga harian lepas, penyuluh, inseminator tapi status mereka tidak jelas. Honornya Rp 100 ribu, Rp 200 ribu,” katanya.

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menambahkan, kalau pemerintah punya anggaran besar, harusnya diperuntukkan bagi honorer.

“Kalau memang ada anggaran sampai puluhan triliun kenapa tidak diproritaskan untuk honorer supaya ada kejelasan,” ungkap Fadli.

sumber: jpnn




Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran, Ketua PMI Inhil Ingatkan Masyarakat untuk Selalu Waspada

Tembilahan Hulu, detikriau.org – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj. Zulaikhah Wardan sampaikan keprihatinan atas duka yang dialami korban musibah kebakaran di Jalan Merdeka, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Kepada mereka, dipesankan agar tetap tegar dan tabah menghadap cobaan ini dan juga diharapkan tetap dapat menjalankan ibadah puasa bulan ramadhan dengan baik.

“kedepan, kita semua hendaknya tetap selalu waspada terhadap musibah seperti ini,” pesan Zulaikhah saat menyerahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran, Senin (21/5/2018) Kemarin.

Sementara itu, Camat Tembilahan Hulu, M Nazar mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan yang disalurkan ketua PMI.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban yang dialami keluarga korban,” Ucap M. Nazar.

Nazar juga berharap PMI dapat terus bersikap peduli dengan berbagai musibah yang dialami masyarakat, seperti misalnya musibah kebakaran yang dialami warga Desa Pulau Palas saat ini.

“Dengannya, PMI saya yakin akan semakin dekat dan dicintai oleh masyarakat.” Akhiri Nazar./rul




Lawan Aksi Teror, Pjs Bupati P{esankan Hal Ini

Pjs Bupati Inhil Rudyanto

Tembilahan, detikriau.org – Pjs BUpati Inhil Rudyanto meminta peran serta masyrakat untuk memerangi teror. Jika melihat ada sesuatu hal yang mencurigakan, dimintaka untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

“Tetap waspada, seandainya ada hal ataupun gerak – gerik yang mencurigakan dari seseorang atau sekelompok orang maka segeralah melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian,” pesan Pjs Bupati dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah di Kantor Bupati Inhil pekan kemaren

Saat ini, menrut Rudyanto, Kabupaten Inhil masih dalam kondisi aman. Kendati demikian, biasanya aksi teror terjadi secara tiba – tiba sehingga mengharuskan seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada.

“Masyarakat diminta tenang, tidak menimbulkan isu yang bisa memicu ketakutan,” tukas Pjs Bupati.

Pjs Bupati mengaku juga telah menginstruksikan seluruh komponen aparatur negara untuk senantiasa mengawasi lingkungannya. Bahkan, instruksi tersebut telah disampaikan hingga pada tingkat RT dan RW.

Selanjutnya, atas serangkaian serangan teror yang memakan banyak korban jiwa belakangan ini, Pjs Bupati yang mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Inhil mengucapkan belasungkawa dan mendoakan para korban yang tidak berdosa dapat diterima di sisi Allah SWT.

Sebagaimana diketahui, manifestasi pernyataan sikap bersama Pemerintah Kabupaten Inhil dan Forkopimda yang menolak aksi teror juga dituangkan secara tertulis dan ditandatangani secara serentak dalam rapat kali itu yakni;

  1. Pemerintah Kabupaten Inhil, Forkopimda, OPD terkait serta masyarakat Inhil turut berduka cita dan berbelasungkawa atas korban yang meninggal dunia dan korban yang luka – luka.
  2. Mengutuk tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan yang terjadi di Mako Brimob, bom bunuh diri di Gereja – Gereja Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur.
  3. Mengimbau kepada masyarakat Inhil untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya aksi terorisme di wilayah Inhil dan dapat menahan diri dari provokasi atas peristiwa yang telah terjadi.
  4. Memberikan dukungan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas kejadian ini dan mengambil tindakan tegas kepada para pelaku sesuai peraturan yang berlaku.
  5. Memberikan dukungan sepenuhnya kepada sikap pemerintah untuk memberantas terorisme dengan menggunakan seluruh instrumen, baik hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dan menggunakan seluruh kekuatannya, baik TNI, Polri maupun birokrasi serta dukungan masyarakat secara luas.
  6. Meminta DPR RI agar segera mengesahkan Undang – Undang Anti Terorisme.
  7. Mengimbau kepada media massa, baik elektronik, cetak dan sosial media lainnya untuk menyajikan berita mengenai kejadian ini secara proporsional dan tidak provokatif serta tidak menyebarkan berita hoax.

8. Meminta kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan seluruh masyarakat Inhil agar tidak menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian dan menyebarkan foto maupun video korban bom kepada pihak lain dan tetap menjaga suasana aman, damai dan kondusif di Kabupaten Inhil./adv




Tanpa Efek Samping, Cara Ini Ampuh Usir Nyamuk

Nyamuk menjadi salah satu serangga ang mengganggu, terutama di malam hari. Apalagi, serangga yang memiliki ukuran kecil ini bisa mengakibatkan beragam penyakit berbahaya, seperti demam berdarah dan yang terbaru adalah penyebar virus Zika.

Tentunya kita semua tidak ingin terserang penyakit akibat nyamuk, bukan. Dan salah satu cara untuk mengusirnya adalah dengan menggunakan obat semprot atau bakar, yang justru menimbulkan efek samping lain.

Namun bagi Anda ang peduli dengan kesehatan, satu cara ini bisa Anda terapkan. Bahkan hanya dengan jeruk nipis dan cengkeh, yang telah lama digunakan, bisa mengusir nyamuk seketika.

Salah satu warga di Malaysia telah menggunakan metode sederhana ini, selama lebih dari lima puluh tahun, untuk mengusir beragam nyamuk.

Dikutip dari My News Hub, Noraini Jamsit mengatakan, jika dengan cengkeh dan jeruk nipis, keluarganya terbebas dari serangan nyamuk setiap malamnya.

Selain itu, cara ini juga bisa menjadi aroma terapi, karena kesegarannya. Caranya juga cukup mudah, cukup ambil buah cengkeh dan sesuaikan dengan kebutuhan dan luas ruangan di dalam rumah, serta beberapa buah jeruk nipis.

Potong jeruk nipis, dan tancapkan cengkeh di dalamnya. Sesuaikan dengan luasnya jeruk nipis. Anda bisa melihat seperti yang ada di dalam gambar di atas. Dan tempatkan di lokasi nyamuk kerap berada.

Berbeda dengan Rukiah Rahmat, yang mengusir nyamuk dengan cara membakar sabut kelapa pada waktu sore hari.

“Pukul 6.00 petang, saya sudah mengumpulkan sabut kelapa dan membakarnya di rumah. Asap dari bara sabut kelapa yang dibakar akan mengusir nyamuk,” kata Rahmat dikutip dari My News Hub. Namun kelemahannya, pembakaran sabut kepala bisa membuat nafas sesak. Jadi, Anda bisa menerapkan salah satu cara di atas agar nyamuk menghilang dari rumah.

berita ini sudah diterbitkan di beritauaja.com

 




Duh, Ada Viral Pemuda Berkacamata Mau Tembak Jokowi

JAKARTA – Sebuah video tentang seorang lelaki muda berkacamata yang mengancam membunuh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah viral di media sosial. Lelaki bermata sipit itu memegang foto Presiden Jokowi sembari meneriakkan kata untuk menembak mantan gubernur DKI itu.

“Gua tembak orang ini, gua pasung kepalanya,” teriak pemuda tanpa baju itu. “Ini kacung gua.”

Tak hanya itu, pemuda tersebut juga mengaku akan membakar rumah Jokowi. “Presiden gua tantang lu, cari gua 24 jam” katanya.

https://youtu.be/uWHaavrqNFM

Video yang diunggah akun jojo_ismyname di Instagram itu pun sudah menjadi perhatian Polri. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan.

“Kami lakukan penyelidikan,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (23/5).

Mantan Kapolres Nunukan itu menambahkan, penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa rekaman video tersebut. “Akan dicek dulu,” imbuh dia.

sumber: jpnn