Amalan Ini Datangkan Banyak Pahala Saat Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dibanding bulan lainnya. Allah SWT melimpahkan begitu banyak kebaikan, dipenuhi dengan ampunan, serta pahala yang dilipatgandakan.

Tentu bagi muslim beriman ini menjadi momentum untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan untuk mendapatkan pahala yang diridhai oleh-Nya.

Diantara begitu banyak amalan yang mendatangkan pahala, ada satu ibadah yang pahalanya sangat banyak dibanding amalan lainnya. Tidak heran jika dahulu Nabi Muhammad SAW dan sahabat siang dan malan melakukan amalan ini. Lantas apa amalan tersebut?

Ternyata amalan yang mendatangkan banyak pahala saat bulan Ramadhan adalah membaca Alquran. Pasalnya setiap satu huruf yang dibaca, bernilai pahala yang dilipatgandakan. Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya:

“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Tidak heran, jika Nabi Muhammad SAW sangat senang tatkala Ramadhan mengisinya dengan membaca Alquran. Bahkan, sang Nabi juga betah berlama-lama shalat dengan memperpanjang bacaan surahnya.

Nabi juga bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam” ( HR. Ahmad dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6468)

Namun, tidak ada kewajiban bagi muslim untuk mengkhatam Alquran pada bulan Ramadhan. Hanya saja, disarankan untuk melakukannya agar mendapatkan pahala berlipat ganda. Kebaikannya untuk kita sendiri bukan. Syaikh Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

“Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan” (Majmu’ Fatawa wa Rasail 20/516).

Semoga kita semakin dekat dengan Alquran. Setiap hari selama Ramadhan, selalu bergaul dengannya, layaknya kita bermain dengan smarphone yang kita miliki. Begitu pula dengan Alquran. Semoga artikel ini bermanfaat terimakasih sudah membaca.

sumber: infoyunik




Raih Predikat WTP dari BPK RI, DR Ferryandi: Prestasi Itu yang Penting Harus Terus dipertahankan

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017, Kamis (31/5/2018) pagi.

Menanggapi pencapaian Pemerintah Kabupaten Inhil itu, Wakil Ketua  DPRD Kabupaten Inhil, DR Ferryandi menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil, agar kiranya dapat mempertahankan kinerja positif keuangan daerah sebagaimana yang telah dilakukan.

“Prestasi itu yang penting dipertahankan. Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan opini WTP dari BPK. Sebuah prestasi yang patut dibanggakan dan menjadi kebahagian bersama, baik oleh Pemkab Inhil maupun DPRD,” ujar Ferryandi di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Riau.

Meski masih terdapat beberapa catatan oleh BPK yang diterima Pemerintah Kabupaten Inhil, Ferryandi mengklaim hal tersebut bukanlah hal terlalu buruk.

Kedepan, mengantisipasi adanya catatan oleh BPK ini, Ferryandi meminta, pihak Pemerintah Kabupaten Inhil untuk lebih aktif dan intensif melakukan koordinasi dengan DPRD Kabupaten Inhil.

“Atas catatan – catatan yang ditinggalkan, Pemkab Inhil juga harus segera menindaklanjuti, mengoreksi kesalahan yang terjadi,” ujar Ferryandi seraya mengharapkan kerjasama yang baik antara BPK Perwakilan Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Inhil dan DPRD Inhil dapat terus terjalin./adv




Stop! Jangan Lakukan Perkara Penggugur Amalan ini!

Manusia diciptakan oleh Allah Ta’ala supaya beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu, manusia harus memperbanyak amalan-amalan agar lebih dekat kepada-Nya. Bahkan, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menganjurkan manusia untuk melakukan amalan dengan pahala yang berlipat.

Namun, ada hal-hal yang menjadi penggugur amalan yang telah kita lakukan. Kita harus menghindari dan tidak melakukan perkara tersebut agar amalan yang kita lakukan tidak sia-sia. Apa saja itu?

INILAH PERKARA PENGGUGUR AMALAN YANG SEBAIKNYA JANGAN DILAKUKAN:

1. Mengganggu Hak Orang Lain

Ketika seorang muslim mengganggu hak orang lain, maka kebaikan itu akan diberikan kepada orang yang diganggu. Pada Hari Kiamat nanti, ia akan dibangkitkan dalam keadaan bangkrut dari kebaikan.
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Tahukah kamu siapakah orang bangkrut itu?” Para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum menjawab, “Orang bankrut menurut kami adalah orang yang tidak punya uang dan barang.” Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya orang bangkrut di kalangan umatku yaitu orang yang datang pada Hari Kiamat dengan membawa pahala sholat, puasa, dan zakat. Tetapi dia mencaci orang ini, menuduh orang ini, makan harta orang ini, menumpahkan darah orang ini, dan memukul orang ini. Maka orang ini diberi sebagian kebaikan-kebaikannya, dan orang ini diberi sebagian kebaikan-kebaikannya. Jika kebaikan-kebaikannya telah habis sebelum diselesaikan kewajibannya, kesalahan-kesalahan mereka diambil lalu ditimpakan padanya, kemudian dia dilemparkan di dalam neraka.” (HR. Muslim =, no. 2581)

2. Dosa dan Maksiat

Jauhilah dosa dan maksiat dalam bentuk apapun. Agar amalan yang telah kita kumpulkan tidak sia-sia.

Dari sauban, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, bahwa beliau bersabda, “Aku benar-benar mengetahui rombongan-rombongan orang dari umatku, mereka akan datang pada Hari Kiamat dengan membawa kebaikan-kebaikan sebesar gunung Tihamah yang berwarna putih, akan tetapi Allah Ta’ala akan menjadikannya sebagai debu yang berhamburan.” Tsauban Radhiyallahu ‘anhu berkata, “Wahai Rasulullah! Terangkan sifat mereka kepada kami! Terangkan keadaan mereka kepada kami, agar kami tidak termasuk golongan mereka padahal kami tidak mengetahui!” Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya mereka itu adalah saudara-saudara kamu, dan dari kulit kamu, mereka mengisi sebagian malam sebagaimana kamu mengisi, namun mereka adalah rombongan-rombongan orang yang jika menyendiri, mereka melanggar perkara-perkara yang diharamkan oleh Allah.” (HR. Ibnu Majah, no. 4245; dishahihkan oleh syaikh Al Albani; syaikh Salin Al Hilali dan lainnya).

3. Keburukan yang Dosanya Terus Berjalan

Jika ada pahala yang terus mengalir, dosa pun ada yang terus mengalir. Seperti halnya menyebar bid’ah, menyebarkan fatwa tanpa berlandaskan ilmu, melakukan hal buruk yang kemudian diikuti oleh orang lain. Dosa ini akan terus mengalir selama orang lain masih mengikuti.

4. Berbangga Diri dan Terperdaya dengan Amal Sholeh

Orang yang suka membanggakan diri dengan amalan sholehnya akan membatalkan pahala yang telah ia dapatkan. Ia menyangka dapat masuk surga hanya karena amalannya. Padahal, ia dapat melaksanakan amal sholeh itu karena karunia Allah Ta’ala. Hanya Allah Ta’ala lah yang tahu apakah amalan yang telah dilakukan diterima atau tidak.
Sebagai umat muslim, hendaknya kita jauhi dan jangan melakuan perkara penggugur amalan ini, agar pahala yang telah kita miliki tidak sia-sia.



Pemkab Inhil Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

“Rudyanto: raihan opini WTP oleh Pemkab Inhil merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus membahagiakan.”

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau, Kamis (31/5/2018) pagi.

Predikat WTP, berhasil diraih oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017 seusai melalui proses pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa BPK RI beberapa waktu lalu.

Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Inhil, Rudyanto, raihan opini WTP oleh Pemkab Inhil merupakan sebuah prestasi yang membanggakan sekaligus membahagiakan. Lebih lagi, opini WTP tahun ini merupakan opini kedua kalinya setelah tahun sebelumnya prestasi WTP juga diraih oleh Pemkab Inhil.

“LKPD tahun sebelumnya (2016, red), Pemkab Inhil telah berhasil meraih WTP. Tahun ini, Pemkab berhasil mempertahankan predikat WTP itu,” ujar Pjs Bupati Inhil, Rudyanto dalam sambutannya pada penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017 di Kantor BPK RI Perwakilan Riau, Pekanbaru.

Pjs Bupati menuturkan, perolehan prestasi WTP adalah hasil dari kerja keras bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil dan Bupati Kabupaten Inhil Definitif, HM Wardan.

Meski masih terdapat beberapa persoalan yang dicatatkan oleh BPK, dikatakan Pjs Bupati, hal tersebut akan segera dikoreksi sebagai bentuk tindaklanjut dari Pemerintah Kabupaten Inhil.

“Memang ada beberapa catatan yang kita terima, namun itu tidak lah mempengaruhi opini WTP oleh BPK. Catatan tersebut akan segera kita tindaklanjuti, kita koreksi dalam 60 hari kedepan,” jelas Pjs Bupati.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Harry Purwaka menyebutkan bahwa perolehan opini WTP oleh Pemerintah Kabupaten Inhil dapat dijadikan sebuah momentum transparansi dan akuntabilitas atas laporan keuangan.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, tahun 2017 sudah berhasil mempertahankan pencapaian atas penyusunan laporan keuangan. Jadi, tahun lalu sudah mendapat WTP dan tahun sekarang (berhasil, red) mempertahankan WTP lagi,” ujarnya.

Pencapaian Pemerintah Kabupaten Inhil dengan meraih predikat WTP, diungkapkan Harry Purwaka, menjadi indikator atas penyelesaian permasalahan – permasalah pada laporan keuangannya.

“Di tahun 2015 silam, masih ada catatan kalau tidak salah masalah aset. Tapi, itu sudah diselesaikan di 2016 sehingga bisa WTP. Di 2017, tidak ada permasalahan signifikan, yang berpengaruh terhadap penyajian laporan keuangannya,” ungkap Harry Purwaka.

Selanjutnya, Harry Purwaka berharap, agar jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil dapat memanfaatkan hasil laporan pemeriksaan atas LKPD tahun 2017 sebagai acuan untuk meraih prestasi serupa di tahun – tahun mendatang.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2017 ini turut dihadiri oleh Kepala Sub-auditorat Riau 1, Roes Nelly, Wakil Ketua 1 DPRD Inhil, Dr H Ferryandi, Wakil Ketua 3 DPRD Inhil, Dr H Syahruddin, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah serta beberapa pejabat eselon 3 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil./adv




Polres Inhil Serahterimakan Jabatan Wakapolres dari Kompol Ari Kartika Bhakti, S.I.K kepada Kompol Afrizal Asri, S.I.K

“Serahterima juga dilakukan untuk jabatan Kabag Sumda dan Kasat Intelkam”

Tembilahan, detikriau.org – Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Cristian Rony Sik MH tampil sebagai inspektur upacara pada acara serahterima jabatan Wakapolres Inhil Kompol Ari Kartika Bhakti, S.I.K kepada Kompol Afrizal Asri, S.I.K yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Kepulauan Meranti, bertempat dihalaman Mapolres Inhil, kamis (31/5/2018).

Berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor : Kep/336/V/2018 dan Kep/337/V/2018, tanggal 18 Mei 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di Lingkungan Polda Riau, Kompol Ari Kartika Bhakti, S.I.K menduduki jabatan baru sebagai Kasi Binpuan Subditbinpolmas Dit Binmas Polda Riau.

Selain serahterima jabatan Wakapolres, jabatan sejumlah perwira tinggi di Polres Inhil juga diserahterimakan, yakni, Kabag Sumda dari KOMPOL H. Asmar, yang akan menjabat sebagai Wadir Tahti Polda Riau, kepada KOMPOL James Sibarani, S.H., M.H., yang sebelumnya adalah Kanit 1 Subdit 3 Dit Res Narkoba Polda Riau. Selanjutnya jabatan Kasat Intelkam dari AKP Erol Ronny Risambessy, S.I.K., yang akan menjabat Kasat Intelkam Polres Dumai, kepada AKP Ferdinan Sumardi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Panit 4 Subdit 3 Dit Intelkam Polda Riau.

Dalam sambutannya, Kapolres menjelaskan bahwa mutasi adalah hal yang biasa, guna untuk penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karir personel. Kepada Pejabat Lama, Kapolres mengucapkan terima kasih atas kinerja dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Indragiri Hilir. Kepada para Bhayangkari, yang telah setia mendampingi sang suami dalam menjalankan tugas negara, Kapolres juga mengungkapkan penghargaannya.

“Dukungan istri adalah penyemangat suami dalam menjalankan tugas dan kewajibannya kepada Negara dalam ini adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia.” Ujar Kapolres.

Disamping hal itu, lanjut Kapolres, saat ini ada beberapa agenda besar yang akan jadi tugas Polres Indragiri Hilir ke depan, diantaranya adalah Operasi Ketupat Muara Takus 2018, dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Selain itu juga sedang berjalan Operasi Mantap Praja Muara Takus 2018, yang akan masuk dalam tahap minggu tenang, pergeseran pasukan dan pengamanan pendistribusian logistik pilkada.

“Semua itu membutuhkan kehadiran anggota Polri. Untuk itu diharapkan pejabat baru di Polres Indragiri Hilir, dapat segera menyesuaikan diri dan memperkuat Polres Indragiri Hilir dalam menghadapi tugas berat tersebut.” Pesankan Kapolres.

Upacara serahterimajabatan ini juga diikuti oleh PJU Polres Indragiri Hilir, Para Kasat, Kapolsek di Jajaran Polres Indragiri Hilir, serta juga dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir Ny. Adelya Christian Rony, dan pengurus Bhayangkari lainnya./ Am




Pjs Bupati Inhil Hadiri HUT BPKP Ke 35 di Pekanbaru

“Sekaligus Menerima Penyerahan Penghargaan APIP”

Tembilahan, detikriau.org – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rudyanto SH MSi hadiri ulang tahun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke-35 sekaligus penerimaan penghargaan Aparatur Pengawasan Intenal Pemerintah (APIP) di kantor BPKP Riau Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, Rabu (30/5/2018) pagi.

Penghargaan Kapabilitas APIP Level 2 bagi Inspektorat Kabupaten Inhil diterima langsung oleh Pjs bupati Inhil H Rudyanto SH MSi yang diserahkan oleh Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau Dikdik Sadikin disaksikan Plt Gubernur Riau Drs H Wan Thamrin Hasyim.

“Mudah-mudahan untuk ke depan kita mampu untuk bekerja lebih baik lagi. Kita berkomitmen untuk membuat Inhil bisa lebih baik, dan tentunya kita juga memohon dukungan dari semua pihak agar niat baik ini bisa terwujud,” Ujar Pjs Bupati.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Inhil Hj Irianti menerangkan bahwa Kapabilitas APIP level 2 mempunyai makna bahwa Inspektorat telah mampu memenuhi semua elemen kapabilitas APIP level 2 pada Peran dan Layanan, Pengelolaan SDM, Praktik Profesional, Akuntabilitas dan Manajemen Kinerja, Budaya dan Hubungan Organisasi, serta Struktur Tata Kelola dinilai dengan menggunakan pemenuhan pernyataan yang dikembangkan untuk seluruh KPA. Berdasarkan hasil penilaian tersebut diperoleh kapabilitas APIP, maka dikelompokkan ke dalam Level 2 (Infrastructure).

Adapun proses pemenuhan pernyataan kapabilitas APIP level 2 sudah dimulai sejak Bulan Desember 2016 melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh Fasilitator BPKP kepada seluruh Pegawai Inspektorat Kabupaten Indragiri Hilir, selanjutnya pada bulan Januari 2017 dibuatkan Rencana Aksi (action plan)./adv