Buka Bersama, PWI Inhil Beri Santunan Bagi Anak Yatim Piatu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar buka puasa bersama di Pondok Indragiri, Tembilahan, Senin (4/6/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Layanan Informasi dan Kerjasama Media Diskominfops Trio Beni Putra, Anggota DPRD Inhil Herwanissitas, sejumlah perwakilan organisasi kewartawanan dan undangan lainnya.

“Tujuan kita menggelar acara ini untuk mempererat silaturrahmi baik sesama pengurus PWI maupun pengurus organisasi kewartawanan lainnya serta mitra kerja Wartawan,” kata Ketua PWI Inhil, Indra Efendi SH.

Saat itu, pengurus PWI Inhil juga menyempatkan menyantuni sejumlah anak yatim piatu berupa sembako dan uang tunai. Dengan harapan, dapat membantu meringankan kebutuhan dibulan Ramadhan./mirwan




Sekda Inhil Buka Puasa Bersama Kwarcab Gerakan Pramuka

Sekda Inhil H Said Syarifuddin ( lima dari kanan) saat mengikuti buka puasa bersama di venue futsal Tembilahan

Tembilahan, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin mengikuti gelaran buka puasa bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil di Venue Futsal, Tembilahan, Senin (4/6/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Inhil, Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Inhil, Kwartir Ranting dan alumni serta sejumlah Mantan Ketua Kwartir Cabang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin mengapresiasi kegiatan buka bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan buka bersama yang ditaja Kwarcab Pramuka Inhil itu dapat menjadi wadah bersilahturrahmi para pengurus dan mantan pengurus.

“Disini ada pertemuan, silahturrahim para pengurus Kwarcab dan alumni. Tadi juga ada beberapa mantan Ketua Kwarcab, Saya lihat ada 4 atau 5 orang mantan Kak Kwarcab,” jelas Sekda.

Sekda menuturkan, gelaran Buka Puasa bersama juga bermanfaat dalam meningkatkan rasa kebersamaan antar pengurus dan mantan pengurus Gerakan Pramuka Inhil.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Inhil, Junaidi mengaku, kegiatan buka bersama merupakan sebuah rutinitas di setiap bulan Ramadhan.

Menurut Junaidi, hal yang menjadi perbedaan kegiatan buka puasa bersama tahun ini dengan tahun – tahun sebelumnya, adalah kehadiran dari para Pembina Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Tembilahan dan Tembilahan Hulu.

“Tahun – tahun sebelumnya juga kita laksanakan. Namun, tahun ini kita mengundang seluruh komponen kakak Pembina Tembilahan dan Tembilahan Hulu serta anak didiknya. Tujuan kita adalah menjalin silahturrahmi,” pungkas Junaidi.

Sebelum bedug maghrib berbunyi, seluruh pengurus Gerakan Pramuka Inhil yang hadir beserta para tamu undangan disuguhi santapan rohani Ramadhan oleh pihak panitia penyelenggara.

Selanjutnya, pengurus dan tetamu yang hadir itu pun melaksanakan ibadah shalat Maghrib berjama’ah sesaat setelah azan maghrib berkumandang./adv




387 Personil Lintas Intansi ditugasi Sukseskan Operasi Ketupat Muara Takus 2018

Tembilahan, detikriau.org – 387 personil lintas instansi akan diterjunkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Muara Takus 2018. Operasi kemanusiaan untuk pengamanan masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H akan dilaksanakan terhitung sejak tanggal 8 – 25 Juni 2018.

“Selain itu, operasi ini juga untuk mencegah terjadinya tindak pidana curat, curas dan curanmor (C3) dan kecelakaan lalu lintas selama masyarakat merayakan lebaran.” Ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Sik MH saat digelar rapat koordinasi eksternal, di ruang Tri Brata Polres Indragiri Hilir, Senin, (4/6/2018)

Menurut Kapolres pelaksanaan rapat yang juga dihadiri unsur Forkompimda Kabupaten Indragiri Hilir, Dinas dan Instansi terkait serta PJU Polres Indragiri Hilir ini ditujukan untuk menyamakan persepsi diantara stakeholder terkait agar Operasi Ketupat Muara Takus 2018 dapat berjalan dengan aman, sukses dan lancar.

Sebagai penutup, Kapolres berharap agar selama pelaksanaan operasi, semua petugas yang terlibat, dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan masyarakat, dan bisa saling berkerja sama dengan baik dan maksimal.

Dalam rapat tersebut paparan disampaikan oleh Kabag Ops KOMPOL Maison, S.H., tentang Kesiapan Polres Indragiri Hilir dalam melaksanakan Operasi Ketupat Muara Takus Tahun 2018, Kasat Lantas AKP Aninditha Rizal, S.H., S.I.K., tentang Persiapan Kamseltibcar Lantas dalam rangka Operasi Ketupat Muara Takus 2018 dan KBO Sat Intelkam IPTU Agus Sihombing tentang Perkiraan Intelijen pada Operasi Ketupat Tahun 2018 di Wilayah Polres Indragiri Hilir./ Am




Potongan Tubuh Manusia di Perairan Sungai Gaung diyakini Berjenis Kelamin Laki-Laki.

“Berasal dari ras mongoloid dan memiliki tinggi badan 155-160 cm.”

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau masyarakat yang mengetahui adanya orang hilang, diharapkan bisa menghubungi pihak Kepolisian”

Tembilahan, detikriau.org – Hasil autopsi dokter spesialis forensik RS Bhanyakara Polda Riau, potongan tubuh manusia, diduga korban mutilasi yang ditemukan mengambang di perairan sungai Gaung Desa Belantaraya Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Hasil autopsi juga memperkirakan potongan tubuh manusia yang hanya ditemukan pada bagian pinggang kebawah itu diperkiraan memiliki tinggi badan 155 – 160 cm yang berasal dari ras mongoloid.

“sebab kematian korban belum bisa dipastikan karena sebagian besar organ dalam serta potongan tubuh yang lain belum berhasil ditemukan.” Ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Indragiri Hilir AKP M. Adhi Makayasa, S.H., S.I.K. senin (4/6/2018)

Ditambahakn AKP Adhi, pada tubuh korban juga ditemukan zat amphetamin dan metamphetamin yang tidak lazim pada tubuh orang normal.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya atau masyarakat yang mengetahui adanya orang hilang, diharapkan bisa menghubungi pihak Kepolisian”, pungkas AKP Adhi.

Sebelumnya, sabtu (3/6/2018), warga sekitar Desa Belantaraya Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil menemukan potongan tubuh manusia mengapung di perairan Sungai Desa setempat. Potongan tubuh manusia itu hanya ditemukan pada bagian pinggang ke bawah./ Am




Kisah Nabi Kenapa Datangnya Lailatul Qadar Dirahasiakan

Malam lailatul qadar menjadi malam yang dicari-cari umat Muslim. Kedatanganya yang dirahasiakan menjadikan umat Muslim berlomba-lomba mendapatkannya.

Dai Ambassador Cordofa Korea Selatan, Ustaz Alnofiandri Dinar mengatakan, banyak hadits yang diriwayatkan Rasulullah SAW. Menurutnya, dalam satu riwayat Rasulullah SAW mengatakan malam lailatul qadar terjadi setiap malam Ramadhan. Kemudian Rasulullah juga mengatakan malam lailatul adar terjadi pada malam-malam ganjil di bulan Ramadhan, dan malam lailatul qadar terjadi pada 10 hari terakhir Ramadhan.

“Beliau i’tikaf di masjid selama 10 hari terakhir, tidak keluar sampai di antaranya mendapatkan lailatul qadar sehingga besar kemungkinan terjadinya malam lailatul adar yaitu pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan,” ujar Ustaz Alnofriadi melalui sambungan telepon, Ahad (3/6).

Namun, tidak ada tanggal yang pasti kapan sebenarnya lailatul qadar akan muncul. Suatu ketika, ujar Alnofriadi, Rasulullah SAW ingin memberi tahukan kepada para sahabatnya tentang waktu datangnya lailatul qadar. Akan tetapi pada saat itu, Nabi SAW mendapati sahabatnya sedang bertengkar hebat sehingga membuatnya lupa dengan apa yang akan disampaikan.

“Saat rasul keluar menemui sahabat dan akan mengabarkan kapan lailatul qadar, tapi para sahabat di hadapan beliau sedang bertengkar sampai Nabi terlupa apa yang hendak disampaikannya,” kata Alnofriadi.

Namun hikmah atas peristiwa itu, tambahnya, membuat umat Muslim giat  mendapatkan lailatul qadar dengan sepanjang harinya diisi dengan ibadah puasa serta tahajud di malam hari.

sumber: republika




Digerus Abrasi, Tiga Bangunan di Parit Enam Tembilahan Hulu Ambruk ke Sungai Indragiri

Tembilahan Hulu, detikriau.org – Digerus abrasi, satu unit rumah milik salim (40) berikut dua unit bangunan yang difungsikan sebagai gudang milik mulidi (50) dan Anto (55) di jalan Gerilya, Parit Enam Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir terjun ke aliran sungai Indragiri, minggu (3/6/2018) sekira pukul 14.10 Wib.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A. Raymond Tarigan Girsang, S.Sos., menerangkan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

“Diduga longsornya tanah di kawasan tersebut akibat abrasi.” Sampaikan Kapolsek.

Pantauan lapangan detikriau.org, disepanjang kawasan bantaran sungai disekitar parit 6 kecamatan Tembilahan Hulu sudah cukup lama termasuk kawasan rawan longsor. Derasnya aliran sungai Indragiri selama bertahun-tahun menyebabkan daratan secara berangsur-angsur terus tergerus. Bahkan disebagaian tempat, daratan yang menjadi pemisah aliran sungai dan badan jalan hanya tersisa beberapa meter.

Tidak hanya disepanjang bantaran sungai di parit 6, kawasan bibir pantai mulai parit 8, dan parit 7 juga selalu menjadi langganan longsor./ Am