Hari ke- 22, Sekda Inhil Safari Ramdhan di Kecamatan Batang Tuaka

Batang Tuaka, detikriau.org – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin lakukan Safari Ramadhan di Mesjid Raya Al – Mukhlisin Kelurahan Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (7/06).

Safari ramadhan Sekda Inhil kali ini juga disejalankan dengan kegiatan buka bersama Pemuda Bersama Ninggalin Narkoba (Pemuda BNN) dan Muslimat Nahdatul Ulama (NU).

Dalam sambutannya, Sekda sampaikan ungkapan rasa bangganya dengan masyarakat serta jemaah mesjid raya Al Mukhlisin yang sangat antusias meramaikan mesjid.

“Saya sangat bangga dan senang melihat ramainya jemaah mesjid raya Al Mukhlisin ini, bangunan mesjid yang sangat besar ini ternyata mampu terisi penuh oleh masyarakat dan jamaah mesjid, “Puji Sekda.

Selain itu, Sekda juga menyampaikan bahwa, terkait kegiatan safari Ramadhan Pemkab Inhil yang juga turut menghadirkan pemuda BNN, diharapkan kehadiran pemuda BNN ini bisa memacu dan memotivasi remaja dan pemuda di Batang Tuaka untuk menjauhi narkoba dan lebih meningkatkan prestasi daripada melakukan hal hal yang merugikan diri sendiri, keluarga maupun bangsa.

“Di kabupaten Inhil ini, sudah cukup terbukti prestasi para remaja maupun pemudanya, seperti salahsatunya, mampu meraih peringkat kedua se provinsi Riau atas hasil Ujian Nasional,” ujar Sekda bangga.

Untuk itu, Sekda juga sangat meminta kepada masyarakat Kecamatan Batang Tuaka untuk lebih memajukan dan mendukung program remaja dan pemuda  terlebih kegiatan keagamaan.

Dalam agenda Safari Ramadhan ke Kecamatan Batang Tuaka ini, Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin didampingi sejumlah pimpinan OPD, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Zainal Arifin,  SKM, M. Kes, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yulizal, S. Sos, MM, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir HM Arifin,S.Sos, serta Camat Batang Tuaka Marfoyanto, S.Kom, M. Si.

Turut hadir, Ketua DPC Muslimat NU Kab. Inhil Hj. Zulaikhah Wardan,S.Sos,M.E
beserta Pengurus, Pimpinan Kepengurusan Pemuda BNN Inhil  serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kab. Inhil HM. Yunus Hasby./rul/adv




Now Or Never

Detikriau.org — Tentunya kita tidak memungkiri bahwa Megabintang Barcelona, Lionel Messi, adalah salah satu pemain terbaik dunia. Berbagai rekor dan prestasi sudah diukir oleh pemain berusia 30 tahun tersebut.

Berkat kehebatannya, Messi juga sukses meraih lima trofi Ballon d’or. Pemain yang disebut oleh banyak orang sebagai titisan Diego Maradona itu, telah mempersembahkan berbagai gelar pada level klub. Sejak memulai debutnya bersama Barcelona pada tahun 2014, sepak terjang Messi semakin sulit dibendung dan ia kerap tampil gemilang.

Messi tercatat telah mempersembahkan empat trofi Liga Champions, delapan trofi Liga Spanyol, lima gelar juara Copa del Rey, tiga Piala Super Eropa, serta tiga gelar juara Piala Dunia Antarklub.

Kesempurnaan Lionel Messi dirasa sampai sekarang masih belum lengkap. Meski tak terbendung dan berjaya di level klub, Messi tidak pernah sekalipun membawa Tim nasional Argentina berjaya di kompetisi tertinggi Piala Dunia. Ia telah bermain untuk Argentina di Piala Dunia 2006, 2010 dan 2014. Namun tidak sekalipun ia memberikan gelar juara bagi timnas. Prestasi terbaik Messi di piala dunia adalah menjadi finalis pada piala dunia 2014 lalu.

Dan karena alasan inilah, Messi menilai bahwa laga piala dunia kali ini di Rusia akan menjadi sangat penting baginya. Ini merupakan laga piala dunia edisi ke empat yang ia mainkan. Tentu saja ia tak ingin gagal lagi untuk mempersembahkan trofi juara pada kesempatan kali ini. “Menjadi Juara sekarang! atau tidak sama sekali,” ucap messi dengan tegas.

“Perhelatan akbar di musim panas ini menjadi kesempatan terakhir untuk mengangkat trofi paling bergengsi di kancah sepakbola,” tambahnya lagi.

Namun Messi sadar, untuk memenuhi ambisinya, Argentina pasti harus melalui perjalanan berat di Rusia nanti. Ia pun menyebutkan tim-tim lain yang siap menjegal langkah Albiceleste. “Ada banyak tim yang lebih baik seperti Spanyol, Jerman, Brasil dan Prancis.”

Menariknya, Messi ingin mengakhiri kariernya di pentas internasional bersama Argentina. Ia mengisyaratkan bakal pensiun usai gelaran Piala Dunia 2018. Messi sebenarnya sempat memutuskan gantung sepatu dari timnas Argentina usai kekalahan di Final Copa America 2015. Namun setelah banyak desakan, Messi memutuskan untuk kembali.

Pelatih anyar Edgardo Bauza berhasil membujuknya untuk membatalkan niat pensiunnya dan kembali berseragam La Albiceleste. Messi pun mengakui dirinya merasa malu jika mengingat momen tersebut.

“Itu adalah keputusan yang saya buat di tengah panasnya suasana. Tetapi saya merasa malu setelah mengatakan bahwa saya ingin kembali ke timnas,” kata Messi.

sumber: pialadunia2018.info




Bela Teman Wanita Dilecehkan, Febri Justru Dihadiahi Sejumlah Sabetan Senjata Tajam

Korban saat mendapatkan perwatan di RSUD Puri Husada Tembilahan akibat luka-luka sabetan senjata tajam disejumlah bagian tubuhnya.

Tembilahan Hulu, detikriau.org – Febri (21), warga Desa Pekan Kamis Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir, menderita luka-luka akibat sabetan benda tajam dari  sekelompok pemuda, saat menonton penganten sahur di Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu (10/6/2018) sekira pukul 01.30 WIB dinihari.

Kejadian Naas yang menyebabkan korban mengalami luka di kepala bagian belakang, leher kiri dan jari kelingking kiri itu menurut Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP A. Raymond Tarigan Girsang, S.Sos. berawal saat korban dan teman wanitanya Li (21), warga Jalan Gerilya Tembilahan Hulu, menonton acara penganten sahur.

Saat itu, korban nongkrong di jembatan Parit 6 Desa Pulau Palas. Tak lama kemudian, lewat serombongan pemuda yang tidak dikenal, dan melontarkan kata – kata melecehkan dalam bahasa Banjar yang ditujukan kepada Li, yang menyebutkan “ganal bangat buritmu”, (besar kali “maaf” pantatmu. Red)

Mendengar kata – kata itu, korban yang bermaksud membela, mendatang kelompok pemuda tadi. Tapi malah terjadi pertengkaran antara korban dengan gerombolan tersebut. Tak lama kemudian, korban kembali ketempat semula dan mengajak teman wanitanya untuk pulang. Saat itulah Li melihat, baju Febri basah, karena cucuran darahnya sendiri.

“Kejadian tersebut  lalu dilaporkan ke Polsek Tembilahan Hulu. petugas kemudian membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.” Ujar Kapolsek.

Dari pemeriksaan medis diketahui korban menderita luka di kepala bagian belakang, leher kiri dan kelingking kiri.

“Saat ini para pelaku yang sudah diketahui identitas sedang dalam pengejaran Unit Opsnal Polsek Tembilahan Hulu.” Akhiri Kapolsek./ Am

 




Piala Dunia 2018: Jerman paling jago adu penalti dan enam hal yang perlu Anda ketahui

Apakah para pemain Jerman memang paling jago dalam urusan tendangan penalti? Seberapa penting posisi tuan rumah untuk memenangi kejuaraan ini? Dan negara mana yang tak pernah absen sejak Piala Dunia digelar di Uruguay pada tahun 1930?

Piala Dunia 2018 di Rusia akan digelar mulai 14 Juni hingga 15 Juli 2018 dan BBC akan menjelaskan tujuh hal penting kejuaraan bergengsi itu yang perlu Anda ketahui:

1. Siapa yang paling sering meraih Piala Dunia?

Brasil berada di puncak, dengan lima kali memenangi tropi Piala Dunia. Terakhir mereka meraihnya pada Piala Dunia 2002 yang digelar di Jepang dan Korea Selatan.

Dimotori legendanya, Pele, Brasil kali pertama meraih juara di Piala Dunia 1958 dan disusul di Piala Dunia 1962 yang digelar di Cile. Delapan tahun kemudian, Pele dkk mengulanginya di Meksiko 1970.

Saat digelar di AS pada 1994, Brasil melalui adu penalti kembali menjadi juara dunia setelah mengalahkan Italia.

Namun ambisi mereka meraih gelar keenam, dengan menjadi tuan rumah kejuaraan itu pada tahun 2014, gagal total setelah dipecundangi Jerman 1-7 di semi final.

Kekalahan menyesakkan itu, yang ditangisi oleh rakyat Brasil, tidak terlepas dari faktor absennya sang bintang, Neymar, akibat cedera.

Tidak ada negara di luar benua Eropa atau Amerika Selatan yang berhasil memenangi kejuaraan yang digelar setiap empat tahun sekali ini.

Dan keberhasilan Jerman, Spanyol dan Italia dalam tiga final terakhir Piala Dunia, membuat benua Eropa memimpin dengan 11 kemenangan, sementara negara-negara Amerika Selatan sembilan kali menjadi juara dunia.

2. Siapa pencetak gol terbanyak?

Mesin gol timnas Jerman, Miroslav Klose, berada di urutan pertama sebagai pencetak gol terbanyak dengan 16 gol di empat ajang Piala Dunia yaitu 2002, 2006, 2010 dan 2014.

Dia gantung sepatu pada tahun 2016, tetapi akan tetap berpartisipasi di Piala Dunia Rusia sebagai anggota staf timnas Jerman.Legenda Brasil, Ronaldo berada di urutan kedua dengan 15 gol, delapan gol di antaranya dia sumbangkan saat Brasil memenangi Piala Dunia 2002 di Korsel dan Jepang.

Adapun pemain Prancis, Just Fontaine memegang rekor untuk gol terbanyak yang dicetaknya dalam satu turnamen. Dia mencetak 13 gol dalam enam pertandingan di Piala Dunia 1958.

3. Siapakah yang berpeluang mencetak gol terbanyak saat ini?

Dari sekian pemain yang telah mencetak 10 atau lebih gol di ajang Piala Dunia, hanya pemain Jerman Thomas Muller yang akan tampil sebagai pemain di Piala Dunia Rusia.

Untuk berada di daftar pencetak gol terbanyak dan menyamai rekor rekannya, Miroslav Klose, Muller harus mengalahkan rekor sebelumnya yaitu lima gol dalam satu turnamen.Ujung tombak timnas Kolombia, James Rodriguez, meraih tropi Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2014 lalu, dan berpeluang mengulanginya dalam kejuaraan di Rusia ini.

Dan Rafael Marquez, satu-satunya pemain belakang dalam daftar itu, akan tampil bersama timnas Meksiko dalam Piala Dunia 2018 dengan rekor yang sama seperti yang dilakukan bintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

4. Tendangan ke arah gawang jauh menurun

Piala Dunia 2014 adalah rekor terendah dalam hal tembakan ke arah gawang per laga semenjak Piala Dunia 1966, demikian menurut Opta, perusahan asal Inggris dengan spesial memasok data terkait olah raga.

Meskipun demikian, setiap pertandingan di Piala Dunia 2014 yang, rata-rata terjadi 2,7 gol, adalah yang tertinggi sejak Piala Dunia 1982 di Spanyol.

Dan agaknya ada penurunan dalam jumlah tembakan dari jarak jauh. Contoh yang baik adalah membandingkan ajang final Piala Dunia 2014, antara Jerman melawan Argentina dengan laga Inggris-Jerman Barat di Piala Dunia 1966, seperti dilansir Opta.

Di final Piala Dunia 1966, tembakan dari luar kotak lebih banyak dua kali dibanding tendangan dari dalam kotak penalti.

Bandungkan dengan partai final Jerman-Argentina di Piala Dunia 2014 yang menghasilkan 20 kali tendangan ke arah gawang yang sebagian besar diambil dari dalam area penalti.

5. Pemain yang merumput di Liga Primer Inggris lebih mendominasi

Sejak meraih gelar juara dunia di Piala Dunia 1966, Inggris dalam perjalanannya hanya sekali berhasil melewati babak perempat final yaitu di Piala Dunia 1990.

Tapi kenyataan ini tidak menghentikan pasokan pemain dari negara-negara lain yang selama ini bermain membela klub-klub di Liga Primer Inggris.

Bahkan pemain-pemain top seperti Leroy Sane, Marcos Alonso dan David Luiz dicoret dari timnasnya yang berlaga di Rusia, Liga Primer masih memasok lebih banyak pemain ketimbang liga profesional negara-negara lainnya.

Ada 130 pemain di Piala Dunia 2018 yang terdaftar di klub-klub dari tiga liga papan atas Inggris. Coba bandingkan dengan Liga Spanyol yang menyumbangkan 81 orang pemain dan Liga Jerman yang memasok 67 pemain.

Uruguay, Panama, Arab Saudi dan Rusia adalah negara-negara belum memanggil pemain yang merumput di Liga Inggris.

Inggris juga merupakan satu-satunya negara di mana 23 pemainnya bermain di liga yang sama. Adapun Swedia dan Senegal berada di ujung spektrum yang lain – mereka tidak diperkuat pemain dari liga lokal mereka masing-masing.

6. Apa keuntungan bagi tim tuan rumah?

Tidak seorang pun di Brasil yang mampu melupakan kekalahan pahit saat dua kali menjadi tuan rumah dan gagal total.

Saat menjadi tuan rumah, mereka kehilangan gelar di Piala Dunia 1950 saat ditaklukkan Uruguay di partai puncak. Dan, terakhir, di Piala Dunia 2014, mereka kalah menyesakkkan dan memalukan 1-7 dari Jerman di semi final.

Namun demikian, sebagian besar negara lain tampil lebih baik ketika menjadi tuan rumah. Rusia berharap dapat mengikuti tren seperti itu, asal saja di penyisihan grup, mereka harus mengungguli Uruguay, Mesir dan Arab Saudi.

Jika mereka berhasil melakukannya, Afrika Selatan akan tetap sebagai satu-satunya negara tuan rumah yang tersingkir di babak pertama yaitu di Piala Dunia 2010.

7. Tendangan adu penalti: Jerman paling jago?

Ajang Piala Dunia rasanya tidak akan lengkap tanpa adanya drama adu penalti.

Hanya seorang pemain Jerman yang gagal menendang dari titik penalti, tapi mereka memenangkan semua empat adu penalti sepanjang sejarah Piala Dunia. Semenjak saat itu mereka mencetak 15 gol berturut-turut dari drama adu penalti sejak Piala Dunia 1982.

Dan tidak mengherankan bagi siapa pun, Inggris adalah tim terburuk dalam sejarah adu penalti Piala Dunia, setelah kalah tiga kali dalam drama itu.

Italia juga kalah dengan cara yang paling kejam, yaitu sebanyak tiga kali, termasuk di partai final Piala Dunia 1994 ketika pemain bintangnya, Roberto Baggio, gagal mengeksekusinya.

Tetapi kemenangan terakhir mereka melalui adu penalti di final Piala Dunia 2006 atas Prancis, justru melalui drama adu penalti.

sumber: bbc.com




TP PKK Inhil Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanjung Harapan

Tembilahan, detikriau.org – Ketua Tim Penggerak PKK Inhil, Zuhenni Sri Dewiani Rudyanto serahkan bantuan kepada korban musibah kebakaran di Jalan Tanjung Harapan, Jumat (8/6) sore.

Penyerahan bantuan berupa uang tunai, sembako, dan nasi kotak untuk berbuka puasa saat itu, Istri Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Inhil Rudyanto itu juga tampak didampingi Wakil Ketua III TP-PKK Inhil Hj Retnowati Fikri, Wakil Ketua IV TP-PKK Inhil dr Hj Raihana Ara, pengurus TP-PKK Inhil, dan Ketua TP-PKK Kecamatan Tembilahan Hj Eva Mayawati SPi beserta pengurus, Zuhenni merasa terharu saat menyerahkan bantuan tersebut. Dengan berderai air mata, ia turut prihatin atas musibah yang menimpa warga Kelurahan Tembilahan Kota menjelang hari raya Idul Fitri ini.

Wanita yang akrab disapa Heni ini mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban dan kesedihan para korban kebakaran. “Ibu-ibu PKK Inhil memiliki rasa simpati dan empati yang tinggi terhadap korban kebakaran di sini. Atas rasa kepedulian sesama saudara dan manusia maka mereka tergerak hatinya menggalang bantuan dengan dana pribadi mereka sendiri,” paparnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan sosial seperti ini akan terus dilanjutkan agar para korban musibah dapat bangkit dari keterpurukannya.

“Karena tujuan PKK ialah membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di Inhil ini sendiri. Jadi apa yang bisa kita bantu, ya kita bantu semampunya,” ujar Ibu dua anak ini.

Sementara itu, salah satu korban kebakaran, Nelawati merasa bersyukur atas bantuan yang telah diberikan. “Alhamdulillah, saya berterimakasih kepada Ibu-ibu PKK Inhil dan Istri Pjs Bupati. Semoga kami tabah menghadapi ujian dari Allah ini. Dan mudah-mudahan Ibu-ibu yang memberi bantuan ini semakin berlimpah lagi rezekinya,” harap Nelawati.

Usai menyerahkan bantuan di Tanjung Harapan, rombongan Heni bertolak ke Lorong Kapuas Jalan H Sadri Tembilahan untuk menyerahkan bantuan kepada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Belaras.

Disambut oleh Lurah Tembilahan Kota, Umarullah Missasi beserta para warga, Heni tampak bahagia dan bersyukur dapat hadir serta bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota Tersebut./adv




Mudik Lebaran 2018, Dishub Inhil Berlakukan Pembatasan Operasional Bagi Sejumlah Kendaraan Angkutan Berikut Ini

“Diberlakukan mulai tanggal 08 – 23 Juni 2018”

Kepala Dinas Perhubungan Inhil, Wiryadi. Foto: arsip detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org — Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir membatasi operasional bagi angkutan barang saat arus mudik Lebaran 2018. Pembatasan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 34 tahun 2018 dan Surat Edaran Gubernur Riau perihal Pengaturan Lalu Lintas pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2018 di Provinsi Riau.

“Pembatasan operasional mobil barang diberlakukan mulai tanggal 08 Juni 2018 (H-7) pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 23 Juni 2018 (H+7) pukul 24.00 WIB,” sampaikan Kepala Dinas Perhubungan Inhil, Wiryadi melalui Surat Edaran bernomor: 550/DISHUB/LLA/2018/319 Tentang Penertiban dan Pengawasan Kendaraan Angkutan Penumpang Umum dan Barang di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam Surat Edaran tersebut diatur bahwa pemberlakuan pembatasan operasional bagi kendaraan bermotor yang meliputi;

  1. Pembatasan operasional bagi mobil barang yang digunakan untuk mengangkut barang khusus seperti kayu log dan CPO, dan barang galian/barang tambang seperti pasir, tanah, batu dan batubara.
  2. Pembatasan operasional bagi mobil barang dengan jumlah berat yang diijinkan (JBI) lebih dari 10.000 (sepuluh ribu) kilogram dan mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng.

Surat Edaran ini dituliskan mulai berlaku sejak tanggal 08 Juni 2018, dan memberikan sanksi bahwa bagi Angkutan Barang yang melanggar ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang belaku maka akan ditindak tegas oleh Tim Operasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018./Am/adv