Kapan Formasi CPNS 2018 Ditetapkan?

JAKARTA – Rencana pemerintah menetapkan formasi CPNS 2018 pada bulan Mei meleset. Hingga pekan ketiga Juni, formasinya belum juga ditetapkan.

Meski begitu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menyiapkan infrastruktur pengadaan CPNS 2018. Ketika formasi ditetapkan dan seleksi CPNS dibuka, prosesnya bisa langsung jalan.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi kapan formasi CPNS 2018 ditetapkan.

“Saya masih menunggu penetapan formasi CPNS dari MenPAN-RB. Mungkin dalam waktu dekat ini,” ujar Bima kepada JPNN, Jumat (22/6).

Dia kembali menyebutkan, pengadaan CPNS 2018 semuanya melalui seleksi computer assisted test (CAT) BKN. Baik untuk tes kompetensi dasar (TKD) maupun tes kompetensi bidang (TKB). “Semuanya harus melalui tes, enggak ada jalur tanpa tes,” tegasnya.

Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengungkapkan, rencananya penetapan formasi dan pengumuman seleksi CPNS 2018 akan dilakukan serentak. Harusnya dilakukan akhir Mei sampai Juni. Mengingat banyaknya liburan membuat waktu penetapan molor.

“Sabar saja, penetapan formasi pasti diumumkan habis Pilkada atau Juli,” tandasnya.

MenPAN-RB Asman Abnur sebelumnya sudah menyebutkan akan membuka pengadaan CPNS 2018. Kuotanya sekitar 220 ribu bila anggaran memadai. Bila anggaran kurang, kuotanya 70 persen dari 220 ribu PNS yang pensiun.

sumber: jpnn.com




Pulang Kampung, Sekda Inhil Hadiri Milad Ke 44 dan Reuni Akbar SMPN 1 Kecamatan Gaung

GAUNG, detikriau.org – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Said Syarifuddin meminta kepada segenap generasi penerus di Kecamatan Gaung untuk terus berprestasi dan tetap bersemangat dalam menimba ilmu, terlebih diingatkan juga untuk menghindarkan diri dari penggunaan narkoba.

Permintaan ini disampaikan Sekda dalam sambutanya saat menghadiri acara Milad Ke-44 sekaligus reuni akbar Alumni angkatan pertama SMPN 01 di jalan Pendidikan Kelurahan Kuala Lahang Kecamatan Gaung, Senin (18/6/2018) kemaren.

Dikisahkan Sekda, dimasa dirinya mengenyam pendidikan di SMPN 01 Gaung kondisinya jauh berbeda dengan saat sekarang. Dulu menurut Sekda, SMPN 01 Gaung hanya memiliki tiga orang tenaga pengajar, dan bangunan sekolah juga masih menumpang di Gedung Sekolah Dasar Inpres 06 Kuala Gaung dengan jam belajar pada siang hari. Baru pada tahun ke dua, melalui swadaya masyarakat, dibangun dua ruang belajar untuk SMPN 01 Gaung, sedangkan untuk kegiatan praktek laboratorium mata pelajaran Biologi, setiap minggu mereka masih harus menumpang di SMPN 01 Kecamatan GAS. Namun diyakini Sekda, semua suka maupun duka selama mengenyam pendidikan di SMPN 01 Gaung telah membuahkan hasil terbaik, baik bagi dirinya maupun bagi seluruh alumni.

Reuni Akbar dan Milad Ke 44 SMPN 1 Gaung kali ini dinilai Sekda cukup antusias dihadiri alumni yang datang dari berbagai daerah. Sekda mengaku merasa bangga sebagai alumi SMPN 1 GAUNG. Di Usia ke 44 ini, alumni angakatan pertama sudah banyak yang sukses, baik di pemerintahan maupun di swasta.

“setidaknya keberhasilan para alumni ini harus menjadi contoh dan motifasi bagi seluruh peserta didik SMPN 01 Gaung. Apalagi fasilitas pendidikan hari ini pastinya sudah sangat memadai,” motifasi Sekda

Diakhir amarannya Sekda berpesan kepada perserta didik SMPN 1, termasuk seluruh generasi penerus di Kecamatan Gaung untuk terus berupaya meningkatkan pretasi dan kualiats diri, dan jangan sampai terlibat dengan masalah narkoba, karena narkoba pasti akan merusak generasi penerus.

” Terus tingkatkan prestasi dan kualitas untuk menjadi generasi penerus yang membanggakan.” Akhiri Sekda./rul/Adv




Kalah 0-3 dari Kroasia, posisi Argentina di Piala Dunia 2018 terancam

Kapten Lionel Messi gagal antarkan kemenangan Argentina saat menghadapi Kroasia di pertandingan Grup D.: GETTY IMAGES

Peluang Argentina untuk bertahan di Piala Dunia 2018 nyaris tertutup setelah kalah 0-3 dari Kroasia di babak penyisihan Grup D, Kamis (21/06) malam atau Jumat dini hari WIB.

Di laga pertama, Argentina hanya bisa bermain imbang 1-1 saat menghadapi Islandia.

Bagi Kroasia, kemenangan kedua yang mereka raih ini memastikan satu tiket ke babak 16 besar, setelah di pertandingan pertama mereka menang 2-0 atas Nigeria.

Laga Argentina-Kroasia berakhir tanpa gol di babak pertama. Memasuki babak kedua, Kroasia tampil lebih dominan, sementara Argentina terlihat tidak memiliki strategi untuk menekan lawan.

Gol pertama Kroasia dicetak di menit ke-53 oleh Ante Rebic dengan memanfaatkan kesalahan fatal kiper Argentina, Willy Caballero. ‘Umpan’ dari Caballero ia lesakkan ke gawang melalui tendangan voli.

Pemain veteran Luka Modric mencetak gol kedua di menit ke-80 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti dan gol ketiga, di akhir babak kedua -yang di atas kertas mengubur peluang Argentina untuk lolos ke babak 16 besar- dicetak oleh Ivan Rakitic, lagi-lagi dengan memanfaatkan lemahnya pertahanan Argentina.

Lionel Messi turun di laga ini, namun buruknya kerja sama tim membuat Argentina, yang dua kali menjuarai Piala Dunia, tak berdaya menghadapi Kroasia.

“Argentina bermain sangat buruk. Bahkan ketika mereka tertinggal 0-2, sepertinya tak ada semangat kebersamaan tim untuk bangkit,” kata mantan pemain timnas Inggris, Alan Shearer, yang kini menjadi analis di BBC.

“Mereka seperti tak tahu apa yang harus dilakukan di lapangan.”

Mantan pemain timnas Argentina, Pablo Zabaleta, mengatakan Kroasia layak menang karena bermain jauh lebih baik.

“Terutama di babak kedua. Di sisi lain, permainan Argentina sangat mudah dibaca,” kata Zabaleta.

Dengan hasil ini, Kroasia kokoh di puncak klasemen Grup D dengan nilai enam dari dua pertandingan.

Jika Islandia menang atas Nigeria, tim ini hanya perlu satu poin saat melawan Kroasia untuk lolos ke babak 16 besar.

Hasil lain Piala Dunia hari Kamis (21/06), di Grup C, Prancis menang 1-0 atas Peru, sekaligus maju ke babak 16 besar, sementara Peru tersingkir.

Masih di Grup C, Denmark bermain imbang 1-1 saat menghadapi Australia.

Denmark perlu satu poin saat melawan Prancis untuk maju ke babak 16 besar, sedangkan Australia harus menang melawan Peru untuk membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.

sumber: bbc.com




Milad Ke – 53 Inhil, Pjs Bupati Sebut Tahun 2018 Sebagai ‘Ladang’ Prestasi

Tembilahan, detikriau.org – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, Rudyanto sampaikan bahwa tahun 2018 menjadi tahun “ladang” prestasi bagi Negri hamparan kelapa. Beberapa diantara prestasi yang paling membanggakan diraih pada bidang pendidikan dan pengelolaan keuangan daerah. Di bidang pendidikan, perolehan nilai kelulusan tingkat SMP dan SMA/SMK pada tahun ajaran 2017/2018 dianggap cukup memuaskan sedangkan dibidang pengelolaan keuangan adalah kembali diraihnya opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2017 dari BPK perwakilan Riau.

“Belum lagi, di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terus dikembangkan melalui langkah Paudisasi,” kata Pjs Bupati dalam sambutannya yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa Milad ke – 53 Kabupaten Inhil di gedung DPRD Inhil, jalan HR Subrantas Tembilahan, Kamis (21/6/2018).

Dari segi kuantitas, menurut Pjs Bupati jumlah lembaga PAUD juga diestimasikan telah mampu mengakomodir anak – anak usia dini di Inhil untuk mengenyam pendidikan.

“Artinya, lembaga PAUD di Kabupaten Inhil sudah tumbuh hingga ke pelosok Desa dan dapat melayani kebutuhan pendidikan bagi anak usia dini sebagai generasi penerus,” Ungkap Pjs Bupati.

Disisi pengelolaan keuangan daerah, tahun 2016 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Inhil berhasil meraih opini WTP, dan prestasi itu kembali berhasil dituai untuk laporan keuangan tahun 2017.

Pjs Bupati mengatakan, masih ada sederet prestasi daerah Kabupaten Inhil yang diraih selama kurun waktu 1 tahun belakangan, seperti di bidang perkebunan, pertanian dan perikanan.

Atas prestasi – prestasi tersebut, Pjs Bupati mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil yang telah bekerja keras melakukan yang terbaik bagi daerah.

“Terima kasih juga Saya sampaikan kepada segenap masyarakat Kabupaten Inhil yang senantiasa mendukung Pemerintah Kabupaten Inhil dalam menjalankan program – program pembangunan daerah,” tandas Pjs Bupati.

Milad Kabupaten Inhil ke – 53 yang seyogyanya diperingati pada tanggal 14 Juni, mengangkat tema ‘Ciptakan Pilkada yang Kondusif Menuju Inhil yang Berjaya, Gemilang dan Terbilang’./ADV




Pjs Bupati Inhil Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran

Tembilahan, detikriau.org — Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Rudyanto memimpin apel pada hari pertama masuk kerja pasca cuti panjang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah di lapangan Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Kamis (21/6/2018) pagi.

Turut serta dalam apel Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin serta pejabat eselon 2, 3 dan 4 juga seluruh staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Dalam amanatnya, Pjs Bupati Inhil meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil untuk mempertahankan kinerja positif dan semangat kerja serta memacu pelaksanaan program – program yang sudah dicanangkan sejak awal tahun.

“Mulai hari ini, kita laksanakan rutinitas, tugas – tugas yang kita tinggalkan selama libur lebaran. Penting sekali untuk kita menggesa program yang telah dicanangkan, mengingat bulan Juni ini merupakan waktu yang singkat bagi kita,” tegas Pjs Bupati.

Pjs Bupati Inhil H Rudyanto menjabat erat tangan Kepala Diskominfops Inhil, HM Thaher

Kepada para Pimpinan Satuan Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Pjs Bupati meminta agar dapat mengkoordinasikan seluruh staf guna memaksimalkan kinerja.

“Pastikan seluruh staf tidak ada lagi yang menambah libur. Jalankan absen di masing – masing OPD. Lakukan koordinasi dengan para staf demi realisasi program yang telah dicanangkan,” tukas Pjs Bupati.

Pjs Bupati memberitahukan, bahwa apel pada hari pertama pasca libur lebaran yang dilaksanakan, juga akan dilaporkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara – Reformasi Birokrasi melalui Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Inhil.

Usai pelaksanaan apel, Pjs Bupati Inhil, Rudyanto menyempatkan diri untuk bersalam – salaman dan saling bermaaf – maafan dalam bingkai silahturrahmi dengan seluruh pegawai dan para honorer yang hadir kala itu./adv




Menyusul Terjadinya Longsor, Pemkab Inhil Imbau Warga Jalan Gerilya, Parit 6 Mengungsi

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengimbau warga Jalan Gerilya, Parit 6, Tembilahan Hulu mengungsi untuk sementara waktu menyusul terjadinya rentetan bencana tanah longsor.

Setidaknya, terjadi 2 kali bencana tanah longsor di Jalan Gerilya, Parit 6, Tembilahan Hulu dalam waktu yang tidak berjauhan, yakni pada Minggu, 3 Juni 2018 dan Minggu 17 Juni 2018. 2 kali bencana longsor yang terjadi secara beruntun telah meluluhlantakkan sedikitnya 5 rumah warga.

Keresahan tidak hanya muncul dibenak warga sekitar kawasan tersebut. Melainkan juga di kalangan Pemerintah Kabupaten Inhil. Untuk itu, melalui BPBD, Pemerintah Kabupaten Inhil melayangkan imbauan agar warga sekitar dapat mengungsi menjelang kondisi di kawasan tersebut dinyatakan aman.

“Pihak RT dan RW di sekitar Parit 6, tepatnya di kawasan terjadinya longsor telah kita imbau untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ini untuk memastikan keamanan warga itu sendiri karena kita belum tahu kapan akan terjadinya longsor susulan,” tukas Kepala BPBD Kabupaten Inhil, Yuspik, Rabu (20/6/2018).

Antisipasi terjadinya longsor dalam jangka panjang, menurut Yuspik juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhil. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pemerintah Kabupaten Inhil telah mengajukan pembangunan turap kepada Pemerintah Kabupaten Inhil yang bertujuan untuk menahan abrasi air sungai di sekitar kawasan Parit 6, Tembilahan Hulu.

“Sedangkan, untuk sementara, kami telah membuat tanggul darurat dari karung berisikan pasir sebanyak 1500 karung untuk menahan abrasi di sekitar lokasi longsor,” ungkap Yuspik.

Yuspik mengatakan, kekhawatiran muncul, manakala bencana longsor kali ini juga mengancam keberadaan jalan lintas disana. Jalan yang berstatus sebagai jalan Nasional tersebut merupakan satu – satunya akses menuju Kota Tembilahan dan beberapa daerah lainnya.

“Seandainya terjadi longsor susulan dan tanggul darurat tidak mampu menahannya. Maka besar kemungkinan ruas jalan lintas juga akan hanyut ke sungai dan akses menuju Tembilahan akan terputus. 2 kali longsor yang terjadi ini saja, sudah membuat sedikit retak pinggiran ruas jalan,” jelasnya.

Yuspik menuturkan, sebenarnya bencana tanah longsor di kawasan Parit 6 memang kerap kali terjadi sejak beberapa tahun silam. Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan tersebut merupakan kawasan rawan bencana longsor sehingga warga setempat wajib untuk senantiasa waspada.

“Memang sudah sering terjadi, bahkan sejak beberapa tahun lalu. Langkah demi langkah perbaikan dan antisipasi juga telah dilakukan. Kendati tetap terjadi, namun, frekuensi terjadinya bencana tanah longsor diasumsikan telah berkurang,” tandas Yuspik./adv