Pemkab Rohul Undang KPKNL Pekanbaru Berikan Penilaian Kerjasama Pengembangan Wisata Hapanasan

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor pariwisata, salah satunya melalui proyek Objek Wisata Hapanasan yang bekerja sama dengan pihak ketiga, PT Hutahean. 

Dalam rangka memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah, Bupati Rohul Anton, ST, MM menerima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru di Rumah Dinas Bupati, Rabu (16/7/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KPKNL Pekanbaru Maulina Fahmilita, didampingi Kasi Penilaian Din Nurdin dan Kasi Hukum dan Informasi Zulfa Asria Nafiati. Mereka disambut oleh Bupati Anton yang didampingi Sekda Rohul serta sejumlah Kepala OPD.

Dalam pertemuan itu, Bupati Anton memaparkan berbagai bentuk kerja sama yang telah disepakati dengan PT Hutahean, khususnya dalam pengembangan kawasan wisata Hapanasan. Ia juga meminta arahan dari pihak KPKNL terkait langkah-langkah strategis dalam pemanfaatan dan penataan barang milik daerah yang mendukung kelanjutan program tersebut.

“Kunjungan ini sangat penting karena kami ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil sesuai aturan yang berlaku serta dapat memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Bupati Anton.

Bupati menjelaskan, audiensi ini sekaligus menjadi forum diskusi dalam memberikan pemahaman mengenai skema kerja sama pemanfaatan aset milik daerah, termasuk potensi optimalisasi aset-aset yang belum termanfaatkan di berbagai OPD.

Sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP No. 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, pemerintah daerah memiliki ruang lebih luas dalam memanfaatkan aset yang idle atau tidak digunakan, dengan melibatkan pihak ketiga berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Tujuan utama dari regulasi ini adalah:

• Menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan daerah, termasuk dalam pengelolaan aset secara profesional.

• Mendorong pengelolaan yang optimal, efektif, dan efisien, sehingga dapat mendongkrak PAD melalui skema retribusi atau kontribusi lainnya.

Dengan optimalisasi aset melalui kerja sama yang terukur dan sah secara hukum, Pemkab Rohul berharap pengembangan wisata Hapanasan menjadi salah satu ikon baru daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 

( Kri )




Ketua TP PKK Rohul Launching Imunisasi Zero Dose Tahun 2025

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pelaksanaan imunisasi nasional untuk menurunkan angka anak dengan Zero Dose di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2025 dilaksanakan serentak di puskesmas di 15 kecamatan se Rokan Hulu yang di pusatkan di Desa Rambah Tengah Utara kecamatan Rambah, Rabu (16/07/2025)

Imunisasi Zero Dose (IZD) ditargetkan untuk anak berumur 12-59 Bulan yang belum pernah mendapatkan imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT) – Hib 1 ( Dosis pertama)  atau belum melengkapi imunisasi Rutin lainnya.

Plt Kadis kesehatan drg. Septien Asmarwiati, M.Kes, Camat Rambah Sulfan Alwi, SP bersama ketua PKK kecamatan Rambah Yanti Dewi, S.Pd, Kepala desa Rambah Tengah Utara Zakir, ketua PKK desa se Rambah, kader posyandu.

Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri mengatakan Zero Dose ini adalah program pemerintah dimana data Rokan Hulu ada 1579 anak yang berusia 12 bulan sampai 59 bulan yang belum diimunisasi.

“jadi kita menargetkan anak anak mendapat imunisasi segera” ujarnya. 

Yeni menambahkan bahwa Imunisasi ini gunanya untuk meningkatkan imun anak anak, Jika anak tidak di imunisasi kemungkinan anak terkena penyakit menular itu lebih besar, namun dengan imunisasi resiko nya bisa terkena penyakit tersebut menurun sampai 15 persen.

Kemudian Yeni menghimbau kepada para orang tua yang masih khawatir anak nya di imunisasi, tidak perlu takut segera imunisasi kan anak nya untuk mengurangi resiko anak anak kita terkena penyakit penyakit berbahaya.

“Jangan takut mengenai resiko dan efek samping, silahkan konsultasi kepada dokter dan bidan yang ada di puskesmas, dan bawa anak anak kita untuk di imunisasi ke posyandu terdekat” pungkasnya mengakhiri. 

( Kri )




Kapolri Terima Anugerah Adat dari LAM Riau, Bupati Rohul: Ini Bukti Sinergitas dalam Menjaga Kearifan Lokal

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, menghadiri langsung kegiatan Penganugerahan Adat Ingatan Budi kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang digelar di Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, Sabtu (12/7/2025).

Kedatangan Kapolri yang merupakan sosok nomor satu di jajaran kepolisian nasional ini disambut meriah oleh Gubernur Riau, Datuk Seri Setia Amanah H. Abdul Wahid, M.Si, di depan Gerbang LAM Riau. 

Penyambutan dilakukan secara adat dengan iringan kompang dan Brudah, mencerminkan kehormatan tinggi terhadap tamu besar tersebut.

Dalam acara yang sarat nilai budaya itu, turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, SIK, SH, M.Hum, Ketua Umum MKA LAM Riau Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, serta para kepala daerah dan Kapolres se-Provinsi Riau.

Penganugerahan Gelar Adat “Ingatan Budi” kepada Kapolri menjadi simbol penghargaan atas kepemimpinan yang tidak hanya tegas dalam menegakkan hukum, tetapi juga mengakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Gelar ini menjadi bentuk nyata sinergi antara institusi Polri dan Lembaga Adat dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rohul Anton, ST, MM mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi tinggi terhadap pemberian gelar tersebut.

“Penganugerahan ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada Kapolri, tetapi juga simbol kuatnya hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat adat. Ini menunjukkan bahwa penegakan hukum bisa sejalan dengan pelestarian budaya,” ujar Bupati Anton.

Ia menambahkan, semangat pelestarian adat dan budaya lokal harus menjadi bagian dari kebijakan strategis, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Kami di Kabupaten Rokan Hulu juga terus berupaya memperkuat sinergi dengan Lembaga Adat dan berbagai elemen masyarakat, demi menjaga ketertiban dan menjunjung nilai-nilai luhur warisan nenek moyang kita,” imbuhnya.

Acara ditutup dengan pembacaan naskah penganugerahan gelar oleh pihak LAM Riau dan penyerahan simbolik gelar adat kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus menjaga kehormatan yang telah diberikan serta mempererat hubungan dengan seluruh elemen adat dan masyarakat.

( Kri )




Bupati dan Polres Rohul Bersama Universitas Rokania Kompak Sukseskan Gerakan Nasional Penanaman Jagung Serentak

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama Polres Rohul  dan Universitas Rokania menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional melalui kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal 3 Indonesia, yang digelar di lahan pertanian Universitas Rokania, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, SIK, MH, M.Si, Rektor Universitas Rokania Dr. Desmelati, M.Sc, serta jajaran OPD dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian nyata dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi nasional dengan menggerakkan sektor-sektor strategis domestik, termasuk ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Jagung adalah komoditas strategis yang tak hanya menopang kebutuhan pangan nasional, tetapi juga menjadi bahan baku penting untuk industri pakan ternak, energi, dan berbagai produk turunan lainnya,” tegas Bupati Anton.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya besar dalam:

• Meningkatkan produksi jagung nasional,

• Mengurangi ketergantungan terhadap impor,

• Meningkatkan pendapatan petani lokal,

• Memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Bupati juga menegaskan keyakinannya bahwa Kabupaten Rokan Hulu, dengan potensi lahan pertanian yang luas dan subur serta semangat gotong royong para petaninya, bisa menjadi lumbung jagung di Provinsi Riau, bahkan di tingkat nasional.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah konkret menuju masa depan pertanian yang berdaulat dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Rokania, Dr. Desmelati, M.Sc, menyatakan dukungan penuh dari kalangan akademisi atas gerakan nasional ini. Menurutnya, Universitas Rokania, melalui Fakultas Sains dan Teknologi Pertanian, berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan ketahanan dan kedaulatan pangan melalui riset dan inovasi pertanian.

“Kami memiliki program studi Ilmu Pertanian dan Peternakan yang siap melahirkan peneliti-peneliti andal. Kami tengah melakukan kajian terhadap tanaman lokal seperti padi lokal, pakis, genjer, hingga jagung lokal yang potensial untuk dikembangkan,” jelasnya.

Dr. Desmelati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk memperkuat SDM serta mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Rokan Hulu.

Acara ini juga ditandai dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Bupati Anton dan Kapolres AKBP Emil Eka Putra bersama para undangan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan gerakan nasional ini.

Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi tonggak penting dalam perjalanan Rokan Hulu menuju ketahanan pangan daerah dan nasional yang berkelanjutan. 

( Kri )




Bupati dan Ketua Tp Pkk Inhil Buka Resmi Pameran Bazar mtq Ke-46 Kecamatan Tempuling

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE., MT., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, secara resmi membuka pameran stand bazar dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat Kecamatan Tempuling, yang dipusatkan di Lapangan Tuah Negeri, Desa Mumpa, Sabtu (19/07/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan pentingnya sinergi antara kegiatan keagamaan dan pengembangan ekonomi masyarakat. “Pameran bazar ini bukan hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga menunjukkan semangat masyarakat dalam mendukung syiar Islam melalui kegiatan yang produktif,” ujar Bupati Herman.

Pameran bazar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MTQ yang tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat. Berbagai produk lokal seperti kerajinan tangan, olahan makanan khas daerah, dan hasil UMKM dipamerkan secara tertata rapi di area sekitar lokasi kegiatan.

Ketua TP PKK Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman, menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku UMKM dan masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami dari TP PKK mendorong agar potensi lokal terus dikembangkan dan diberdayakan. Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan karena membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan pembukaan bazar turut dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta pengunjung dari berbagai desa yang memadati lokasi. (Galeri Foto)




Nekat! PT RSUP Tetap Beraktivitas di Lahan yang Tengah Berkonflik dengan Satgas PKH

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Di tengah konflik yang belum terselesaikan dengan Satuan Tugas Penanganan Kawasan Hutan (Satgas PKH), PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap melanjutkan aktivitas operasionalnya di lahan perkebunan yang diduga berada dalam kawasan hutan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa PT RSUP tampak masih melakukan aktivitas seperti biasa dari lahan yang tengah disengketakan. Meski sebelumnya Satgas PKH telah memasang plang tentang larangan yang berbunyi “Dilarang Meperjual Belikan dan Mengusai Tanpa Izin Satgas Penertiban Kawasan Hutan”.

Mengenai hal itu, Public Relation Head PT Sambu Group, Arief Aria saat di konfirmasi menyatakan bahwa area bertanda tersebut memang milik mereka (PT RSUP). Bahkan Ia menilai perlu ada klarifikasi dari pihak Satgas PKH terkait dasar dan alasan pemasangan plang.

“Untuk yang ditempel plang itu valid milik kami (perusahaan). yang perlu dikonfirmasi sepertinya dari Satgas PKH, mengapa ada plang ditempel di sana,” kata Arief melalui pesan WhatsApp, beberapa waktu lalu.

Arief juga mengungkap bahwa kejadian serupa terjadi di sejumlah perusahaan sawit lain di Riau. Menurutnya, ada kemungkinan terjadi kekeliruan titik koordinat dalam pemasangan plang.

Namun, pernyataan tersebut ditepis oleh Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, yang bertugas mengeksekusi perintah dari Kejati Riau terkait penertiban kawasan hutan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Inhil, Erik Rusnandar, SH menyatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai peta dan arahan pimpinan.

“Masalah salah titik atau apapun itu, bukan urusan saya. Kalau saya bukan mengikuti Sambu Group. Saya ngikutin arah pimpinan saya,” tegas Erik saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).

Erik juga menegaskan bahwa plang yang dipasang telah sesuai dengan data dan koordinat resmi yang diterima dari Kejaksaan Tinggi Riau selaku pimpinannya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media saat ini berupaya mengkonfirmasi Kejaksaan Tinggi (Kejati Riau) terkait adanya klaim yang dilayangkan oleh pihak Perusahaan PT RSUP Pulau Burung yang menyatakan adanya kekeliruan titik koordinat dalam pemasangan plan tersebut. (Tim)