Dilatarbelakangi Sejumlah Faktor Ini, 2019, Disperindag Inhil Prediksi Harga Kelapa Akan Stabil

Bupati Inhil HM Wardan sempatkan berbincang dengan petani kelapa dalam kunjungan kerjanya beberapa waktu yang lalu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan meyakini akan mampu menstabilkan harga kelapa pada tahun 2019 mendatang.

Pasalnya, Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Niaga yang diajukan telah disetujui, begitu juga dengan Sistem Resi Gudang (SRG). Dan itu akan diterapkan pada tahun 2019.

Kemudian, Pemkab Inhil juga sudah mendapat persetujuan dari Kemendagri untuk membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Yang mana, itu salah satu upaya untuk mendongkrak harga kelapa yakni usaha perdagangan dan pengelolaan yang berkaitan dengan kelapa, pengawasannya dan lain sebagainya.

“Untuk jangka panjang, kita sudah membuat Perda-perda yang bertujuan meningkatkan harga komoditas kelapa,” kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Inhil, H Ismed Ahyani, Rabu (11/7/2018).

Khusus untuk Tata Niaga dijelaskannya, bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, baik petani sampai dengan para pelaku usaha perkelapaan.

Untuk saat ini, perlu diketahui bahwa harga kelapa sudah mulai naik. Dimana, bulan sebelumnya harga kelapa berdasarkan data dari Disperindag hanya Rp 1.600, sedangkan untuk data bulan Juli sudah mencapai Rp 1.800./ mirwan




Minggu Malam, PWI dan GGTV Gelar Nobar Final Piala Dunia 2018

Tembilahan, detikriau.org – Dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi, PWI Indragiri Hilir (Inhil) dan GGTV Tembilahan, menggelar nonton bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2018.

Acara nobar tersebut di gelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Inhil Jalan Akasia Tembilahan, pada Ahad 15 Juli 2018 pada pukul 21.00 WIB. Direncanakan hadir pula Bupati Inhil HM Wardan.

Yang lebih menambah serunya nobar adalah, penonton yang dapat menjawab beberapa pertanyaan dengan benar seputar Piala Dunia dari pihak panitia akan langsung mendapatkan doorprize.

“Diselah-selah nobar kami akan adakan kuis. Bagi penontong yang bisa menjawab, maka akan kita berikan hadiah,”ungkap Sekretaris PWI Inhil H Ihsan, Jumat (13/7).

Disamping bertujuan menjalin silaturahmi, nobar juga bertujuan

memberi hiburan bagi masyarakat setempat. Apalagi Piala Dunia hanya dapat disaksikan dalam empat tahun sekali.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Kerja Sama Media Diskominfo Inhil Trio Beni Putra, saat dihubungi melalui sambungan selulernya mengatakan acara nonton bareng sepak bola Piala Dunia dapat mendekatkan hubungan antara pihaknya dengan masyarakat.

“Sekaligus dapat melaunching sebuah aplikasi berbasis android yang diberi nama Sisten Informasi Pemerintah dan Masyarakat (Inpas),”kata Trio Beni.

Hal itu lanjut Trio Beni, dibuat dalam rangka memenuhi amanat UU keterbukaan Informasi publik (KIP). Sebab, Pemerintah selaku badan publik berkewajiban memberikan informasi kepada masyarakat.

“Aplikasi ini mudah dipergunakan oleh masyarakat untuk melihat dan menyampaikan informsasi, ditenggah-tengah keterbatasan jarak geografis Inhil yang cukup luas, “terangnya./rls




Produksi Kelapa Capai 10 Juta Perhari, Dewan Inhil Sebut Melibatkan UMKM adalah Solusi Terbaik

ketua Komisi I DPRD Inhil, H. Yusuf  Said

Tembilahan, detikriau.org — Kabupaten Inhil, Riau dengan hamparan kelapa yang membentang luas membuat Inhil yang dijuluki Negeri hamparan kelapa dunia ini mampu memproduksi buah kelapa jutaan butir perharinya, atau sekitar 10 juta perhari.

Banyaknya ketersedian kelapa setiap harinya ternyata tidak bisa ditampung seluruhnya oleh perusahaan yang ada di Inhil, dimana hanya ada 5 perusahaan yang bergerak dibidang perkelapaan.

Dari 5 perusahaan tersebut, hanya bisa menampung 5 juta kelapa perhari, sehingga ada sekitar 5 juta kelapa yang tidak tertampung.

Hal tersebutlah yang menurut pandangan ketua Komisi I DPRD Inhil, H. Yusuf  Said, yang membuat harga kelapa di Inhil tidak stabil, karena ketersediannya yang melimpah, sementara kebutuhan sedikit.

“Over kapasitas ini terjadi sejak adanya perbaikan kebun selama lima tahun terakhir ini, sehingga produksi kelapa melimpah dan membuat harga tidak stabil, ujar yusuf said

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini, dikatakan Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut adalah dengan memanfaatkan UMKM dan industri rumah tangga berbasis kelapa, yang sebelumnya sudah disarankan oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

“Kita sangat mendukung dengan memanfaatkan UMKM, jadi kelapa yang tidak tertampung oleh perusahaan itu bisa dilarikan ke UMKM dengan cara diolah sendiri untuk minyak goreng dan sebagainya,” lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Inhil ini.

Sebelum memanfaatkan UMKM, dikatakan Yusuf Said bahwa akan dilakukan pelatihan terlebih dahulu terhadap UMKM tersebut, sehingga nantinya apa yang menjadi tujuan dari program ini bisa tercapai.

“Dalam waktu dekat ini juga akan dilakasanakan seminar dengan mengundang Profesor Kelapa oleh mahasiswa, jadi ini bisa jadi ajang untuk menambah wawasan bagi UMKM,” tukas pria yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia itu./adv




Diwakili Asisten II, Bupati Lepas JCH Korpri Pemkab Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Wakili Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Asisten II (Dua), Afrizal melepas Jema’ah Calon Haji (JCH) anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil di Kantor Bupati Inhil, Tembilahan, Kamis (12/7/2018).

Pelepasan 89 JCH anggota Korpri ini dilaksanakan melalui prosesi tepuk tepung tawar yang telah menjadi tradisi bagi masyarakat Melayu Riau, tak terkecuali juga di Kabupaten Inhil. Dalam kegiatan ini, Afrizal didampingi Ketua Dewan Pembina Korpri, Drs Fauzar dan Ketua MUI Kabupaten Inhil.

Dalam sambutannya, Afrizal mengatakan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang ke 5 dan diwajibkan bagi setiap Muslim yang berkemampuan melaksanakannya. Namun demikian, serangkaian ibadah haji yang selalu didamba-dambakan oleh setiap muslim ini hendaknya dilaksanakan tidak hanya untuk menunaikan kewajiban saja, tetapi juga yang terpenting adalah untuk bisa mencapai haji yang mabrur.

“Haji yang mabrur dapat terlihat dari berbagai tanda, salah satu diantaranya yaitu adanya perubahan dan peningkatan pada diri pribadi setelah berhaji, yakni menjadi manusia yang lebih baik dan lebih bertakwa. sebagaimana yang disabdakan oleh rasulullah saw bahwa tidak ada balasan yang setimpal untuk haji mabrur tersebut, kecuali surga,” Ujar Afrizal.

Afrizal juga berpesan agar seluruh JCH, khususnya JCH anggota Korpri senantiasa menjaga kesehatan serta keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan selamat kepada bapak – ibu yang telah diberikan kesempatan oleh allah swt untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Saya berpesan kepada bapak – ibu jama’ah calon haji sekalian, agar selalu menjaga kesehatan, serta keselamatan terutama selama berada di tanah suci nanti,” pesan Afrizal.

“Pergunakanlah waktu yang ada selama di sana dengan baik dan maksimal, untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada allah subhanahu wa ta’ala. jalankanlah ibadah haji tersebut dengan penuh keikhlasan, semata-mata hanya karena allah swt, dan jadikanlah sebagai momentum untuk meningkatkan iman dan takwa, serta memperoleh ridho-nya,” imbuh Afrizal.

Terakhir, Afrizal berharap JCH anggota Korpri dapat mendoakan Kabupaten Inhil di Tanah Suci, Mekkah Al – Mukarromah agar selalu aman, damai, maju serta terhindar dari bencana dan mara bahaya.

Pada kesempatan itu, juga diisi tausyiah sebagai rangkaian dari acara pelepasan JCH anggota Korpri oleh Ustadz Rusli Kurnain yang dalam tausyiahnya mengatakan, Haji yang mabrur tidak ada balasan selain daripada surga.

“Dalam perjalanan haji dan dalam setiap langkah sudah nilai ibadah di mulai dari keluarnya dari rumah. Utamakan yang wajib baru melaksanakan yang sunnah dan Sunnah kalau bisa jangan di tinggalkan,” pungkasnya./ADV




Tergencet Ponton, Satu Nelayan di Gaung Meninggal Dunia, Satu Kritis

Gaung, detikriau.org – Dua orang nelayan di Desa Belantaraya Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir alami nasib naas tergencet ponton, Bintan Masindo III dan Comfor Marino 2102. Akibat kejadian tragis ini, seorang nelayan, syahrul gunawan tewas di TKP dan rekannya Hermanto kritis.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony P Sik MH melalui Kapolsek Gaung Iptu Walsum, peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 11.45 Wib, kamis (12/7/2018).

Saat itu kedua korban sedang sedang mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap sondong menggunakan sampan dayung di Dermaga PT BDL, Desa Belantaraya. Dimana posisi korban berada di antara kedua ponton yang sedang sandar tambat di dermaga. Namun naas, saat air mulai pasang, kedua badan ponton saling merapat dan menyebabkan perahu yang ditumpangi korban tergencet dan seketika hancur berkeping-keping.

“korban syahrul gunawan tewas di TKP sedangkan rekannya Hermanto kritis dan terpaksa dirujuk ke klinik 3M di Tembilahan,” Sampaikan Kapolsek./ Am




Badan Kesbangpol Inhil Taja Sosialisasi Pembentukan Karakter Bangsa dan Budaya Generasi Muda

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar sosialisasi pembentukan karakter bangsa dan budaya generasi muda tahun 2018 tingkat pemuda dan RT/RW, Kamis (12/7/2018).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Telaga Puri yang dibuka resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Inhil, H Aslimudin.

Pagi itu, tampak dihadiri perwakilan Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil, Lurah se-Kota Tembilahan, perwakilan RT/RW dan sejumlah pemuda.

“Kita berharap, generasi muda kita menjadi generasi yang tanggung dan gemilang,” kata Kaban Kesbangpol Inhil, H Aslimudin.

Untuk itu, sebagai warga negara NKRI, ia mengajak kepada para peserta untuk bersama-sama berkomitmen mencintai tanah air Indonesia sebagai langkah menjadi generasi yang peduli terhadap kemajuan daerah.

Ia juga menyampaikan, bahwa generasi muda saat ini sangat membutuhkan arahan-arahan agar terbimbing kepada arah yang lebih positif./mirwan