Lepas Keberangkatan 445 JCH Inhil, Bupati Pesankan untuk Jaga Kesehatan dan Fokus Jalankan Ibadah Haji

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melepas keberangkatan 445 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 3 embarkasi Batam di Masjid Agung Al – Huda, Tembilahan, Jum’at (20/7/2018) pagi.

Sejak subuh, ratusan Jemaah Calon Haji beserta keluarga telah memadati Masjid menyaksikan seluruh prosesi pelepasan oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Dalam amarannya, Bupati mengimbau, agar para JCH dapat senantiasa menjaga kesehatan selama menjalani rangkaian ibadah haji. Dia juga berharap, agar perjalanan haji yang tengah dilakukan tidak mengalami hambatan apapun.

“Prioritaskan kesehatan, fokus dalam menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah Al – Mukarramah,” imbau Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mendoakan agar menjadi haji yang mabrur sepulangnya dari tanah suci.

Sebagaimana diketahui, secara keseluruhan terdapat 649 Jemaah Calon Haji asal Inhil yang terbagi atas 3 kloter dan akan berangkat melalui embarkasi Batam.

Diantara ratusan Jemaah Calon Haji tersebut, Jemaah Termuda yang diberangkatkan berusia 21 tahun yamg berasal dari Kecamatan Kempas. Sedangkan, jemaah Tertua berusia 81 tahun berasal dari Kecamatan Tembilahan.

Salah seorang Jemaah Calon Haji yang diwawancarai sebelum keberangkatan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Inhil, HM Wardan yang telah bersedia melepas keberangkatan mereka. Dia mengharapkan doa restu agar dapat menunaikan rukun Islam Ke – 5 itu dengan sebaik – baiknya.

“Selain itu, Saya berharap juga Doanya untuk seluruh Jemaah Calon Haji asal Inhil agar diberi kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci,” tandasnya./adv/rls

Editor: Am




Managemen Marah Ala Rasulullah SAW

Cara Rasulullah mengatasi kemarahan.
Foto: republika




Hasil Survei LIPI: Elektabilitas Jokowi Masih Teratas tapi Belum Aman

JAKARTA – Hasil Survei yang dilakukan Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan elektabilitas Presiden Joko Widodo hingga kini berada di posisi teratas.

Peneliti Senior LIPI, Syamsuddin Haris, menjelaskan meskipun posisi Jokowi berada di urutan pertama–pada kisaran 50 persen– hal tersebut tidak menjamin posisi Jokowi aman dalam Pilpres 2019.

Ia menjelaskan posisi Jokowi akan ditentukan berapa calon presiden yang akan bertarung dalam Pemilu 2019 nanti.

“Kalau face to face cukup aman ya, tapi kalau ada tiga Capres ya enggak aman,” ujar Syamsuddin di Century Park Hotel, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Jika ada tiga calon presiden bertarung, Syamsuddin mengatakan dukungan dari sejumlah partai pasti akan terpecah.

“Kita kan belum tahu dua paslon atau tidak, karena SBY masih menjajaki koalisi untuk mendorong AHY jadi cawapres,” katanya.

Adapun surveinya, LIPI melakukan pertanyaan secara terbuka dan tertutup untuk mengukur elektabilitas calon presiden.

Dalam pertanyaan terbuka (top of mind) Jokowi memeroleh persentase sebesar 45 persen, 28 persen lebih besar dari nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Sementara dalam pertanyaan tertutup, temuan LIPI menunjukkan elektabilitas Jokowi berada pada kisaran angka 50 persen.

Jika ada tiga calon presiden bertarung, Syamsuddin mengatakan dukungan dari sejumlah partai pasti akan terpecah

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Survei LIPI: Elektabilitas Jokowi Masih Teratas tapi Belum Aman, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/20/hasil-survei-lipi-elektabilitas-jokowi-masih-teratas-tapi-belum-aman.

 

 




Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme dan Terorisme tajaan Kejaksaan Negeri Tembilahan sempena peringatan hari Bhakti Adhyaksa Ke – 58 di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Kamis (19/7/2018) pagi.

Dalam kegiatan ini, Kejaksaan hadirkan narasumber Mantan Ketua Jema’ah Islamiyah Asia Tenggara, Nasir Abbas.

Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, Diskusi Panel yang digelar ini merupakan langkah yang baik sebagai upaya antisipasi dini atas masuknya radikalisme dan terorisme.

“Tindakan radikal dan teror di negara kita belakangan ini memang sudah menimbulkan keresahan yang luar biasa. Saya mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif pihak Kejaksaan untuk mengadakan kegiatan Diskusi panel berkaitan dengan pencegahan radikalisme dan terorisme,” Ujar Bupati.

Menurut Bupati, Diskusi panel yang diselenggarakan akan memberikan dampak positif terhadap tingkat kewaspadaan dan kehati – hatian masyarakat Inhil sehingga kegiatan serupa mesti dilaksanakan secara rutin bagi setiap elemen masyarakat.

“Kegiatan seperti ini bagus sekali, semestinya bisa rutin digelar, baik oleh instansi vertikal maupun OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil kedepannya,” saran Bupati.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Susilo menjelaskan bahwa radikalisme dan terorisme tidak hanya dapat disalurkan melalui kontak fisik atau pertemuan langsung semata, melainkan juga dapat ‘ditularkan’ melalui media sosial.

“Diskusi panel ini diadakan memang dilatarbelakangi oleh tindakan radikalisme dan terorisme yang terjadi, terutama yang terjadi beberapa waktu lalu di Provinsi Riau,” ungkap Susilo.

Sementara itu, Nasir Abbas dalam paparannya bercerita singkat tentang awal mula Dirinya terperangkap ke dalam jaringan terorisme saat masih berumur 16 tahun.

Selain pemaparan, Diskusi panel juga membuka sesi tanya – jawab antara peserta dengan narasumber yang membuat kegiatan diskusi lebih interaktif. Kegiatan Diskusi Panel ini juga dimoderasi oleh Titin Triana.

Diskusi panel melibatkan ratusan peserta yang mencakup hampir seluruh elemen masyarakat Inhil, seperti siswa, mahasiswa, PNS, sejumlah organisasi dan lainnya./adv




Pileg 2019, Hingga Batas Akhir Pendaftaran, 639 Bacaleg Daftarkan Diri Rebutan 45 Kursi DPRD Inhil

Komisioner KPU Inhil, M Dong

Tembilahan, detikriau.org — Sebanyak 639 bakal calon legislatif dari 16 Partai Politik mendaftar ke KPU Inhil . Dari total jumlah ini, bacaleg laki-laki terdata sebanyak 399 orang dan Perempuan sebanyak 240 orang.

“Benar, hingga batas akhir pendaftaran, dari 16 parpol terdata sebanyak 639 bacaleg mendaftar,” Ujar Komisioner KPU Inhil M Dong dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan selular, kamis (19/7/2018)

Diterangkan M Dong, dari 16 parpol, 11 Parpol memenuhi 100% kuota yakni PKB, Gerindra, PDIP-P, Golkar, Nasdem, Berkarya, PKS, PAN, PPP, Demokrat dan PBB, masing-masing mendaftarkan 45 orang bacaleg dengan porsi 29 orang bacaleg laki-laki dan 16 bacaleg perempuan.

Sedangkan partai sisanya, yakni partai Garuda mendaftarkan sebanyak 33 orang bacaleg dengan 15 laki-laki dan 18 perempuan. Perindo, 19 bacaleg dengan 12 laki-laki dan 7 perempuan. PSI, 26 Bacaleg dengan 16 laki-laki dan 10 perempuan. Hanura, 42 bacaleg dengan 24 laki-laki dan 18 perempuan serta PKPI, 24 bacaleg dengan 13 laki-laki dan 11 perempuan.

Untuk diketahui, terkait jadwal dan tahapan, secara umum tertulis dalam PKPU No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam lampirannya tertulis bahwa pendaftaran calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota berakhir pada 17 juli 2018 dan dilanjutkan dengan verifikasi kelengkapan administrasi hingga 18 juli 2018.

Tahapan berikutnya adalah pengumuman hasil verifikasi administrasi hingga 21 Juli 2018, kemudian KPU memberi waktu mulai 22 – 31 Juli 2018 untuk proses perbaikan daftar calon dan syarat calon serta pengajuan bakal calon pengganti anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota./ red




Silaturahmi dengan Masyarakat Desa Tanjung Simpang. SU Ajak Untuk Kembali Bersatu Bangun Inhil Lebih Baik

H Syamsuddin Uti (tengah), didampingi Sekda Inhil, H Said Syarifuddin (kiri) dan Camat Kecamatan Pelangiran, Abdul Pani (kanan) saat menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang

Pelangiran, detikriau.org – Usai dilaksanakannya Pilkada Serentak 2018, Wakil Bupati Inhil terpilih, H Syamsuddin Uti ajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu membangun Kabupaten Inhil. Iapun mengaku, bersama pasangannya HM Wardan, tentu masih banyak kelemahan dan kekurangan. Dengan bersatu, membangun Inhil lebih baik menurutnya akan terasa semakin ringan.

“Mari kita bersatu lagi, dukung kami, kami banyak kelemahan dan kekurangan. Tetapi dengan bersatu, kami yakin membangun Inhil lebih baik akan semakin ringan untuk digapai,” Ujar Syamsuddin menyampaikan permintaan saat ikut menghadiri pelantikan kepengurusan kerukunan nelayan di Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran, rabu (18/7/2018)

Kedatangan dirinya secara langsung dalam kesempatan ini, disamping bersilaturahmi, menurut Syamsuddin juga merupakan bentuk terimakasihnya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan HM Wardan dan Syamsuddin Uti dalam Pilkada serentak yang baru saja usai.

Permasalahan pembangunan di Desa Tanjung Simpang, dijanjikannya akan menjadi perhatian dimasa kepemimpinannya nanti.

“Mudah-Mudahan, apa aspirasi masyarakat yang telah kami kumpulkan dan apa yang kami lihat, akan kami jadikan satu hutang kami kepada masyarakat desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran. Insyaallah ketika kami sudah dilantik,  kami akan bekerja maksmimal,” Ikrar pria yang akrab disapa SU ini.

Harapan masyarakat desa tanjung simpang diantara persoalan harga kelapa menurut SU, juga akan menjadi prioritas. Dengan berlatarbelakang seorang pengusaha, SU berkeyakinan akan mampu lebih berbuat banyak untuk mencari solusi terbaik persoalan komodity kelapa.

“Nanti kita akan upayakan agar masyarakat tidak hanya fokus kelapa bulat. Harus ada pengolahan produk turunan. Kita akan ajarkan masyarakat disini bagaiman cara mengolah hasil panen kelapa lebih baik.” Akhiri SU./ rul