14 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Inhil Resmi Dilantik

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi melantik 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan fungsional pada Jumat (16/5/2025) di Aula Kantor Bappeda Inhil, Jalan Akasia No. 1, Tembilahan.

Pelantikan ini dilakukan oleh Inspektur Inspektorat Kabupaten Inhil, Budi Pamungkas, mewakili Bupati Inhil, Herman, yang dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya menyangkut pengangkatan jabatan fungsional melalui perpindahan jabatan dan perjanjian kerja.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Inspektur, Bupati Inhil menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme ASN.

“Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jabatan fungsional menuntut kualitas kerja tinggi, profesionalisme, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan yang terus berlangsung,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan pentingnya integritas dan nilai-nilai dasar ASN (core values) dalam pelaksanaan tugas, serta harapan agar seluruh pejabat yang dilantik dapat meningkatkan etos kerja dan semangat berkarya demi kemajuan Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan pelantikan ini juga didasarkan pada amanah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta ketentuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), yang menekankan bahwa setiap ASN yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji menurut agama atau kepercayaannya masing-masing.

Bupati Inhil juga berpesan agar para pejabat fungsional yang dilantik senantiasa mengedepankan kreativitas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mampu mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing secara bertanggung jawab dan berintegritas. (Adv)




Progres Pelabuhan Roro Parit 21, H Herman : Tinggal Nunggu Proses Hibah Kapal

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, terus mengupayakan pengembangan dan pengoperasian trayek kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro) dari Tembilahan menuju Batam.

Sebelumnya, Haji Herman telah bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia serta menyampaikan surat resmi kepada Gubernur Riau, Abdul Wahid, terkait rencana trayek tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan, pada Kamis, (15/05/2025), Bupati Inhil mengajak Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau untuk meninjau langsung Pelabuhan Parit 21.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, secara umum sarana Pelabuhan Parit 21 sudah memadai.

“Pelabuhan Parit 21 ini secara fasilitas sudah cukup siap. Tinggal penambahan pelengsengan atau tempat bersandar kapal Ro-Ro. Sekarang kita hanya menunggu kesiapan untuk proses selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Inhil, Haji Herman menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah melakukan berbagai langkah koordinasi ke tingkat pusat dan provinsi.

“Pembukaan trayek Ro-Ro ini sudah kami sampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan, dan juga telah kami ajukan secara resmi kepada Gubernur Riau,” terangnya.

“Saat ini kita tinggal menunggu proses hibah dari pemerintah provinsi untuk pengoperasian kapal Ro-Ro Berembang yang melayani rute Tembilahan–Batam,” jelasnya.

Ia juga optimis bahwa program ini akan segera terealisasi dalam waktu dekat. Pelabuhan parit 21 akan menjadi fasilitas pendukung utama dalam pengoperasian trayek Ro-Ro tersebut.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini akan terlaksana. Ini merupakan langkah besar dalam membuka isolasi akses pemasaran potensi daerah kita, terutama komoditas unggulan seperti kelapa dan hasil perkebunan lainnya,” ungkapnya.

Bupati menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program ini demi kepentingan masyarakat.

“Kita ingin semuanya bisa segera terealisasi. Ini adalah terobosan penting untuk memperluas pasar hasil perkebunan masyarakat,’

“Dengan adanya trayek Ro-Ro ini, masyarakat akan lebih mudah menjual hasil kebunnya ke mana saja,” tambahnya.

Turut mendampingi Bupati Inhil dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala Dinas PUTR Inhil, Kepala Dinas Perhubungan Inhil, serta beberapa pejabat eselon III. (Adv)




Bupati Inhil Tinjau Ruas Jalan dan Akses Jembatan Penghubung Menuju Batalyon Ketahanan Pangan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir, Haji Herman, tinjau ruas jalan simpang sungai luar dan akses Jembatan menuju Sungai Piring, Kecamatan Batang Tuaka.

Peninjauan tersebut Bupati Inhil didampingi oleh UPT Dinas PUPR dan UPT Dinas Perhubungan Provinsi Riau serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Inhil mengatakan, akses jalan tersebut sangat penting menjadi jalur utama menuju lokasi pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan TNI-AD di Kecamatan GAS.

“Akses jalan ini sangat penting, jalur utama menuju lokasi pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan TNI-AD,” kata Haji Herman, Kamis (15/05/2025).

Lebih lanjut Haji Herman mengatakan, lokasi Batalyon Ketahanan Pangan TNI AD memerlukan infrastruktur yang memadai untuk mendukung program nasional.

“Selain jalan, tentu juga diperlukan beberapa jembatan yang mampu dilalui kendaraan berat, karena akan ada banyak truk dan kendaraan yang keluar masuk menuju lokasi tersebut,” terangnu.

Dari jalan simpang Sungai Luar menuju Batalyon ini ada beberapa ruas jalan yang harus diperbaiki dan jembatan yang akan lakukan penguatan.

“Alhamdulillah dengan hadirnya rekan-rekan Dinas PU dari Provinsi ini merupakan bukti dari komitmen bapak Gubernur Riau untuk pembangunan jalan Provinsi dan tahun ini Insya Allah akan kita kerjakan,” ungkapnya. (Galeri Foto)




Kades Sungai Berapit Hadiri Kegiatan Kader Posyandu dan Pencegahan Stunting di Desa

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah menghadiri kegiatan kader Posyandu yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mencegah stunting di wilayah desa.

Acara ini berlangsung di aula TP PKK Desa Sungai Berapit dengan dihadiri oleh para kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta warga yang memiliki balita.

Dalam arahannya, Kades Sungai Berapit menyampaikan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan stunting.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program kesehatan ini demi masa depan anak-anak yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan balita, pemberian makanan tambahan bergizi, serta edukasi bagi ibu-ibu mengenai pola asuh dan gizi seimbang.

Para peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Salah satu kader Posyandu mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu para orang tua dalam memahami cara terbaik menjaga kesehatan anak.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi dan kesehatan anak,” katanya.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Desa Sungai Berapit berharap dapat menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kesehatan berbasis komunitas. (Galeri Foto)




Nyawa Pekerja dan Ijazah Anak Rakyat Bukan Tumbal Industri, HMI Kota Pekanbaru Desak Gubernur Evaluasi Disnakertrans Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Pekanbaru mengecam keras atas lemahnya kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau dalam menangani persoalan keselamatan kerja dan perlindungan hak-hak tenaga kerja di daerah Riau.

Dalam pernyataan sikapnya, HMI menyebut bahwa serangkaian kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa di wilayah Provinsi Riau Tahun 2025 menjadi bukti nyata gagalnya sistem pengawasan ketenagakerjaan di Provinsi Riau.

Tragedi demi tragedi terjadi tanpa ada langkah progresif yang terlihat. Pekerja tewas akibat ledakan dan terbakar di lingkungan PT Wilmar Dumai, pekerja tersengat listrik di PT PAA, serta pekerja rekanan Pertamina Hulu Rokan yang juga meninggal dunia tanpa adanya kejelasan hasil investigasi.

Bahkan kata Ketua Umum HMI Kota Pekanbaru, Ragil Erlangga, kasus penahanan ijazah tenaga kerja oleh PT Sanel menambah daftar pelanggaran serius terhadap hak dasar pekerja. Ironisnya, oknum pejabat Disnakertrans Riau justru menyarankan korban untuk membayar uang kepada perusahaan agar ijazahnya dikembalikan.

“Lebih parah lagi, ucapan oknum tersebut yang menyebut ‘kalau tak penuh ke atas, ya penuh ke bawah’, ini merupakan bentuk penghinaan terhadap nalar keadilan dan cerminan pembiaran terhadap praktik pemerasan,” kecam Ragil.

Ketua Umum HMI Kota Pekanbaru juga menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya langkah konkret dari pemerintah daerah meskipun Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia telah dua kali turun langsung ke Riau dan bahkan didampingi oleh Gubernur.

Menurutnya, jika Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Riau benar-benar bekerja secara maksimal dan bertanggung jawab, maka persoalan-persoalan tersebut seharusnya dapat ditangani dan diselesaikan dengan baik.

“HMI Kota Pekanbaru secara tegas meminta kepada Gubernur Riau untuk segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Disnakertrans Provinsi Riau, khususnya pada sektor pengawasan dan pengaduan,” pinta Ragil.

“Apabila tuntutan ini tidak direspons dengan langkah nyata, HMI Kota Pekanbaru menyatakan siap turun aksi bersama rakyat dan buruh sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan struktural dan kelalaian pemerintah terhadap keselamatan rakyatnya sendiri,” tambanya.

Terakhir, HMI Kota Pekanbaru menegaskan bahwa buruh bukan budak, dan ijazah bukan alat tekanan industri kepada anak bangsa yang telah berjuang menempuh pendidikan. Keselamatan dan hak pekerja adalah hal yang fundamental dan tidak bisa dikompromikan demi keuntungan kapital semata.

“Kami berkomitmen untuk terus bersuara dan bergerak bersama rakyat kecil demi Riau yang adil, manusiawi, dan beradab,” tutup Ragil. (Arb)




Kades Sungai Berapit Salurkan BLT DD Januari-Mei kepada 24 KPM

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Desa Sungai Berapit kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode Januari hingga Mei 2025.

Sebanyak 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut dalam acara yang berlangsung di Kantor Desa Sungai Berapit, Kamis (15/5/2025).

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kami berharap BLT DD ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan mendorong perekonomian lokal,” ujar M Ihsah

Proses penyaluran dilakukan secara transparan dengan melibatkan perangkat desa serta pendamping dan undangan lainnya untuk memastikan dana tersebut diterima langsung oleh para KPM.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. “BLT ini sangat membantu kami, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Desa Sungai Berapit berharap dapat terus memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan serta menjalankan pengelolaan dana desa yang tepat sasaran. (Galeri Foto)