Hasil RDP dengan DPRD, Pemkab Inhil Tunda Pelaksanaan Imunisasi MR

RDP Masalah imunisasi MR di DPRD Inhil

Tembilahan, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) menunda pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR).

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil, H Zainal Arifin saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Inhil, Senin (6/8/2018) sore.

“Hari ini, surat edaran dari Kemenkes RI sudah kami terima untuk penundaan vaksin Imunisasi MR, maka mulai hari ini kami tunda,” katanya.

Setelah menerima surat edaran dari Kementerian tersebut, Dinkes Kabupaten Inhil pun segera menerbitkan surat penundaan untuk wilayah Kabupaten Inhil.

“Saya juga sudah minta izin dengan Pak Bupati. Sebenarnya dari kemarin jika minta ditunda kita siap saja menjalankan, asal ada permintaan resmi dari lembaga berwenang yang bisa jadi acuan kami untuk menunda,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Inhil, Hasmawi setuju agar sementara waktu proses imunisasi MR ini ditunda terlebih dahulu hingga keluarnya Fatwa halal dari MUI.

“Kita minta imunisasi ini ditunda dulu. Kami bukan tidak mendukung program pemerintah, tapi ini masalah agama, masalah halal dan haram. Kalau terbukti halal saya siap ikut mengkampanyekan imunisasi ini agar sukses, tapi sekarang ini kan belum jelas, jadi No,” tegasnya./adv

reporter: mirwan




Suara untuk Jokowi vs Prabowo

Elektabilitas Prabowo maupun Jokowi dari berbagai lembaga survei sangat bervariasi.

Perbandingan hasil survei capres Prabowo vs Jokowi.
Foto: republika




Bupati Rencanakan Rombak “Kabinet”. Pesan Masyarakat: Pilih Pejabat yang Utamakan Pengabdian

foto ilustrasi: media indonesia

Tembilahan, detikriau.org – Masyarakat meminta Bupati Inhil HM Wardan untuk benar-benar berkomitmen menempatkan pejabat-pejabat yang serius dan rela bekerja keras demi kemajuan daerah.

Selama ini dinilai masih banyak pejabat hanya mengejar posisi jabatan lebih kepada pertimbangan ekonomi pribadi.

“kita berharap banyak agar Bupati benar-benar mempertimbangkan secara fair, jujur dan terbuka agar diperiode kedua kepemimpinannya nanti, Inhil benar-benar dapat bergerak lebih maju dan maksimal dalam upaya  meningkatkan kesejahtaeraan masyarakatnya,” Sarankan seorang warga Tembilahan, Iwan melalui detikriau.org, senin (6/8/2018)

Menurut penilaian Iwan, selama ini, SKPD dengan tumpukan “uang” relatif besar selalu menjadi rebutan. Banyak pejabat berupaya keras untuk bisa menduduki jabatan empuk itu.

Namun sayangnya setelah berhasil, pejabat-pejabat itu nyatanya lebih sibuk “memanajemen uangnya” untuk mendapatkan keuntungan pribadi bukan mengutamakan tujuan utama, demi kesejahteraan masyarakat.

Sudah menjadi rahasia umum, kata Iwan juga, setiap musim proyek, tidak sedikit tersiar kabar komitmen fee yang harus diserahkan untuk mendapatkan pekerjaan suatu proyek.

Bahkan tidak satu dua kali juga terdengar, komitmen fee itu dijajakan oleh oknum-oknum tertentu yang mengaku orang suruhan si pejabat.

Upaya pemulusan “pengutipan” juga diatur rapi. Bawahan “loyal” diinstansi yang dipimpin-pun bekerja senada. Semua dalam satu komando.

Tidak sanggup memenuhi, “hanya mimpi” untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

“memang relatif sulit mecari bukti pasti. Tapi siapapun yang bermain dilingkaran itu pasti mengetahui praktik ini atau setidaknya pernah mendengar. Saya pastikan ini bukan kabar hoax,” Tegaskan Iwan

Menurut Iwan juga, pejabat-pejabat yang menduduki jabatan di “SKPD gemuk”, terlabelkan lebih bonafit. Sedangkan pejabat di posisi “SKPD kurus” kerap lebih terkesan kurang percaya diri.

“harusnya sebagai seorang PNS, jabatan bukan tujuan utama karena semuanya sama saja, yakni pengabdian,”Imbuhnya

Untuk itu, saat tersiarkan kabar Bupati Inhil akan kembali merombak “kabinet”nya, Iwan berharap usulannya ini menjadi salah satu pertimbangan. Tempatkan pejabat sesuai bidang keahlian dan terpenting tentulah pejabat-pejabat yang benar-benar berniat serius memberikan pengabdian kepada masyarakat bukan semata mengejar materi.

“siapa orangnya, bukan kapasitas saya untuk memberikan penilaian. Bupati pasti mempunyai penilaian yang lebih baik. Saya yakin HM Wardan sosok yang baik. Tidak hanya jabatan Bupati, jabatan yang lebih tinggipun insyaallah mampu diamanahkan, asalkan didukung oleh bawahan-bawahan yang memiliki satu komitmen untuk kesejahteraan masyarakat.” Akhirinya./red




Galeri Foto Penyerahan Perahu dan Alat Tangkap Kepada Nelayan di Tanah Merah




Bupati Inhil Buka Kegiatan Bakti Sosial VES Community Chapter Bumi Lancang Kuning

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan membuka kegiatan bakti sosial yang ditaja Vitara Escudo Community atau VES Community Chapter Bumi Lancang Kuning, Sabtu (4/8/2018) pagi, di halaman Kantor Kodim 0314/Inhil, Tembilahan Hulu.

Bakti sosial secara rolling city dalam rangka memperingati anniversary VES Community dilaksanakan dengan bentuk membagikan perlengkapan sekolah di beberapa sekolah, seperti SDN 014 Parit Jamrah, Desa Sungai Dusun dan SDN 024 Kuala Getek, Kelurahan Sungai Beringin.

Pembukaan bakti sosial oleh Bupati Inhil, HM Wardan ditandai dengan pemotongan tumpeng yang disaksikan oleh segenap anggota VES Community dan komunitas mobil lainnya yang turut menyemarakkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil dan selaku Bupati Inhil, Saya sangat mensupport kegiatan seperti yang dilaksanakan VES Community,” ucap Bupati dalam sambutannya saat akan membuka kegiatan.

Bupati berharap, baik VES Community maupun komunitas mobil lainnya untuk bisa mempromosikan potensi daerah Kabupaten Inhil dalam setiap kegiatan, seperti touring serta rolling city.

“Kita punya potensi di sektor perkebunan kelapa, sektor pariwisata, seperti air terjun 86, Pantai Solop dan lain sebagainya. Kita perlu memperkenalkan keunggulan kita ininm secara luas,” tandas Bupati.

Bupati Inhil dan segenap anggota VES Community serta komunitas mobil lainnya juga menggelar coffee morning sebelum melaksanakan kegiatan inti bakti sosial pembagian perlengkapan sekolah dan rangkaian kegiatan lain, yakni rolling city./ADV




HUT Pramuka, Kwaran Keritang Laksanakan Kegiatan Peduli dan Bhakti Sosial

Keritang, detikriau.org – Sempena peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka Ke – 57 tahun 2018, Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Keritang, bekerjasama dengan PT Riau Agri Pengalihan dan PT BSS Petalongan Kecamatan Keritang melaksanakan kegiatan peduli dan bhakti sosial bertempat di Kantor Camat Keritang, Minggu (5/8/2018),.

Kegiatan peduli sosial yang diketuai langsung oleh Camat Keritang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting, Hady Rahman ini dilakukan dalam bentuk penyerahan secara simbolis sejumlah bantuan paket sembako premium dengan sasaran masyarakat berstatus tidak mampu, janda dan anak yatim di Desa Lintas Utara, Nusantara Jaya, Kotabaru Siberida, Kotabaru Reteh dan Pasar Kembang oleh Camat Keritang

Paket sembako premium yang dibagikan berisikan, beras 10 Kg, minyak goreng 2 Kg, gula, teh dan 1 kotak Indomie.

“Sedangkan, untuk kegiatan bhakti sosial, akan dilakukan renovasi ringan toilet dan tempat wudhu Masjid Raya Al – Ikhlas Desa Kuala Keritang,” Sampaikan Hady Rahman disela kegiatan.

Selain kegiatan sosial, Gerakan Pramuka Keritang juga akan menyelenggarakan kegiatan Persari atau Perkemahan Satu Hari bagi Pramuka tingkat siaga yang disemarakkan dengan berbagai lomba, baik guna menumbuh-kembangkan keterampilan, karakter maupun kerjasama dan kekompakan.

“Puncak dari rangkaian peringatan hari pramuka ini nantinya akan diselenggarakan upacara ulang janji dan upacara peringatan hari pramuka di halaman kantor Camat Keritang,” tukasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pemberian penghargaan bagi tokoh Pramuka di lingkungan Kwartir Ranting Keritang atas dedikasi mempelopori dan memberikan kontribusi, baik moril maupun materil demi kemajuan Gerakan Pramuka di Kecamatan Keritang serta dilaksanakan juga kegiatan donor darah./Am