Sambut HUT RI ke 73, Desa Teluk Jira Gelar Turnamen Sepakbola Antar RT

H. Syamsuddin Uti menendang bola menandai dibuka resminya turnamen sepakbola. Foto: rul

Tempuling, detikriau.org — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 73, Desa Teluk Jira Kecamatan Tempuling menggelar turnamen sepakbola antar RT. Turnamen yang diikuti 15 kesebelasan ini dibuka resmi sabtu (11/8/2018) sore.

Wakil Bupati Inhil tegrpilih, H Syamsuddin Uti sampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan olahraga sempena Milad RI ini.

“Ini saya lihat lapangan sepakbolanya cukup bagus, terbuka dan bersih. mudah-mudahan kedepan bisa menggelar turnamen antar kecamatan,” ujar Syamsuddin

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Jira Awaludin menyebutkan adanya perkembangan pesat dunia olahraga di Desa Teluk Jira, khususnya diajang pertama digelar turnamen ini. Ia berharap kegiatan ini akan didapat atlit-atlit sepakbola yang dapat mengharumkan nama daerah.

“Mudah-mudahan kedepan kami dapat melaksanakan turnamen yang lebih baik. Untuk Bapak H Syamsuddin Uti, terimakasih atas kehadirannya semoga setelah memimpin nanti dapat memperhatikan masyarakat lebih baik terutama masyarakat Desa.” Harapnya.

Reporter: rul   Editor: Am




Pemkab Inhil Sambut Baik Tahlil Akbar Se-Kecamatan Tempuling Tajaan Mahasiswa KKN UIN Suska Riau

Tempuling, detikriau.org – Pemkab Inhil apresiasi kegiatan Tahlil Akbar Se-Kecamatan Tempuling di Masjid Ar-Rahman, Teluk Kiambang tajaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau 2018 Sabtu (11/8/2018), di Masjid Ar-Rahman.

Apresiasi ini disampaikan Bupati Inhil melalui Pelaksana Harian (Plh) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Inhil, RM Sudinoto MM.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan kegamaan ini, tidak hanya dapat meningkatkan iman dan tawqa kita kepada Allah SWT, tetapi juga tidak kalah pentingnya adalah dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan diantara kita semua khususnya umat islam,” harap Sudinoto.

Sudinotot juga mengimbau untuk tetap menjaga ukhuwah islamiyah, saling menghormati dan menghargai, serta menjaga rasa toleransi terhadap perbedaan yang ada. Apabila semua kita bersatu, maka insa allah akan menjadi umat yang kuat, maju dan tidak mudah terpecah belah, tukasnya.

“Pemkab Inhil ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana beserta semua pihak yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan.” Sampaikan Sudinoto

Sementara itu, tokoh Masyarakat Inhil dalam amarannya meminta mahasiswa KKN dapat berpartisipasi dalam segala hal di kampung serta dapat menyesuaikan dengan kehidupan lingkungan masyarakat.

Wakil Bupati Inhil terpilih periode 2018-2023 ini juga berkesempatan sampaikan rasa terimaksihnya kepada masyarakat Teluk Kiambang yang telah memberikan amanah kepada dirinya dan Bupati HM Wardan untuk memimpin Inhil.

Syamsuddin juga nyatakan akan meneruskan pembangunan dan yang telah baik menjadi lebih baik lagi..

“Mudah-mudahan pertemuan hari ini mendapatkan berkah,” Akhiri Syamsuddin.

Reporter: rul Editor: Am




Bencana Tanah Longsor Di Kuala Enok, Lima Unit Rumah Warga Ambruk

Tanah Merah, detikriau.org — Bencana Tanah Longsor kembali menimpa sejumlah perumahan warga di Jalan Jumpai, RT 02, Gang Perigi, Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (11/8/2018) pagi. Kali ini, sebanyak lima unit rumah warga ambruk.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil, Yuspik, pihaknya telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan membantu para korban.

“Laporan masuk ke kita sekitar pukul 8.40 pagi tadi. Jam 9.00, segera kita kerahkan personel sebanyak 12 orang dengan 1 armada laut menuju ke lokasi,” ujar Yuspik kepada awak media melalui sambungan seluler.

Hasil identifikasi sementara pihak BPBD Inhil, diungkapkan Yuspik, terjadinya bencana tanah longsor disebabkan oleh arus sungai yang begitu deras dan mengikis permukaan tanah, sehingga tanah tidak mampu lagi untuk menahan beban berat bangunan diatasnya.

“Saya mengimbau kepada warga, khususnya warga Tanah Merah agar berhati – hati keluar rumah karena saat ini kerap hujan membuat arus sungai semakin deras dan gesekan terhadap permukaan tanah semakin kuat,” jelas Yuspik.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan yang sesaat setelah kejadian menerima laporan, langsung menginstruksikan pihak instansi terkait untuk mempersiapkan bantuan logistik terhadap para korban.

Dia mengaku prihatin atas bencana tanah longsor yang senantiasa terjadi dan menimpa warga Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.

“BPBD dan Dinas Sosial telah kita arahkan untuk mempersiapkan bantuan bagi para korban. Selain itu, juga diinstruksikan bantuan tenaga untuk membantu para korban disana melakukan evakuasi,” tukas Bupati.

Bupati berharap kepada para korban untuk bersabar menghadapi musibah dan menganggap bencana tanah longsor sebagai sebuah cobaan.

“Insya Allah kalau tidak ada halangan Saya akan mengunjungi para warga korban bencana. Saya harap kepada para korban dapat selalu diberi kesabaran dalam menghadapi ujian oleh Allah SWT,” tutup Bupati.

Bencana longsor kali ini dialami 8 KK dengan 28 jiwa. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 200 Juta./Am




Jelang Wukuf di Arafah, Petugas Rutin Pantau Kondisi Kesehatan Jemaah

Mekkah, detikriau.org – Jelang Wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah, petugas haji secara rutin kunjungi jemaah. Kunjungan yang dilakukan bersama petugas kesehatan ini untuk memantau kondisi jemaah, khususnya kepada jemaah yang dalam Buku Catatan kesehatannya beresiko tinggi.

“Baik dikarenakan faktor usia maupun faktor penyakit bawaan yang di dideritanya, seperti hypertensi , gula darah, Paru-Paru dan penyakit lainnya,” Ujar TPHD Inhil HM Arifin dari Mekkah.

Diterangkan Arifin, untuk jemaah catatan khusus ini, petugas mendatangi langsung ke kamar-kamar peristirahatan mereka.

“Kita yang kunjungi. Kasian kalau mereka harus turun-naik llift, harus ngantri apalagi bagi jemaah yang mengenakan kursi roda,” sampaikan Arifin sembari menjelaskan bahwa kunjungannya didampingi oleh petugas kesehatan Dr Bustanul Aswat, Taslim SKM dan NS Murti S.Kep.

Laporan: H M Arifin dari Mekkah Almukarramah / Editor: Rul




Masjid besar di Cina hendak dirubuhkan, jemaah menghadang aparat

Masjid Agung Weizhou menjulang tinggi dengan arsitektur kubah dan menara bergaya Timur Tengah

Ratusan Muslim di provinsi Ningxia, di bagian barat Cina berusaha menghalangi pihak berwenang yang bermaksud merubuhkan masjid mereka.

Para pejabat mengatakan bahwa Masjid Agung Weizhou yang baru selesai dibangun di provinsi itu belum mendapat izin pembangunan yang memadai.

Tetapi para jamaah masjid menolak untuk mundur. Seorang warga mengatakan mereka “tidak akan membiarkan pemerintah menyentuh masjid itu”.

Di Cina terdapat sekitar 23 juta Muslim, dan kehadiran Islam di provinsi Ningxia cukup menonjol sejak berabad-abad.

Namun menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, belakangan ini sikap kecurigaan dan tekanan terhadap Muslim di Cina makin meningkat.

Apa yang terjadi?

Pada tanggal 3 Agustus, otoritas setempat memasang pemberitahuan bahwa masjid akan “dibongkar paksa” karena tidak mendapat izin perencanaan dan konstruksi yang diperlukan.

Pemberitahuan itu disebarkan secara online di antara komunitas etnis Hui yang beragama Islam, lapor kantor berita Reuters.

Banyak yang mempertanyakan mengapa pihak berwenang tidak menghentikan pembangunan masjid yang berlangsung dua tahun itu, jika tidak memberikan izin yang relevan, tulis kabar South China Morning Post yang berbasis di Hong Kong.

Hui adalah salah satu kelompok Islam terbesar di Cina.

Pada hari Kamis (9/8), para jamaah melancarkan protes di luar masjid dan berlanjut hingga Jumat. Gambar-gambar yang beredar di media sosial Cina menunjukkan kerumunan orang berkumpul di luar gedung putih besar, yang memiliki beberapa menara dan kubah yang menjulang.

Seorang warga mengatakan perundingan antara komunitas Hui dan pemerintah mencapai jalan buntu.

“Kami kuat-kuatan saja seakrang,” kata seorang warga yang menyembunyikan namanya, kepada the Post. “Warga tidak akan membiarkan pemerintah menyentuh masjid, tetapi pemerintah tidak mau mundur.”

Masih belum jelas apakah rencana untuk mulai membongkar masjid pada hari Jumat ini tatp berlangsung, atau apakah kompromi telah tercapai.

Seorang pejabat dari lembaga Islam setempat mengatakan bahwa sebetulnya masjid itu tidak akan dibongkar seluruhnya. Dia mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah hanya menginginkan struktur “diubah untuk mengurangi skalanya”.

Belum ada komentar sejauh ini di media pemerintah Cina tentang kasus ini.

Berbeda dengan suku Uighur di Xinjiang, suku Hui adalah etnik CIna dan berbicara bahasa Mandarin.

Konstitusi CIna di atas kertas menjamin kebebasan beragama, tetapi dalam praktiknya kegiatan keagamaan masih tetap dikontrol ketat.

Gereja-gereja Kristen misalnya, pernah dipaksa untuk mencabut salib dari atap-atap gereja, karena pemerintah menganggap simbol itu melanggar aturan perencanaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, para pejabat jadi lebih waspada terhadap pengaruh agama asing, dan “gereja-gereja rumahan” tidak resmi yang terhubung dengan misi luar negeri, menjadi sasaran khusus.

Sementara Muslim Hui umumnya telah terintegrasi dengan baik dan dibiarkan bebas mempraktekkan agama mereka, Muslim Uighur di provinsi Xinjiang barat menghadapi tekanan pemerintah yang terus meningkat.

sumber: bbcindonesia




Dari Wagub Menuju Wapres, Ini Biografi Sandiaga Uno

Jakarta – Sandiaga Salahuddin Uno membuat kejutan setelah 10 bulan menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Ia maju mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden 2019. Ia pun memilih untuk menanggalkan posisinya sebagai Wakil Gubernur.

“Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada, beliau juga berkorban. Beliau bersedia mengundurkan diri dari jabatan wakil gubernur,” kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

Sandiaga lahir di Pekanbaru, Riau pada 28 Juni 1969. Dia menamatkan studi di Wichita State University pada 1990 dan George Washington University pada 1992.

Dia menikah dengan Nur Asia. Pasangan ini kemudian dikaruniai 3 anak yakni Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.

Sandiaga dilantik menjadi Wagub DKI Jakarta pada Oktober 2017 sehingga dirinya baru menjabat sekitar 10 bulan. Dia mendampingi Anies Baswedan memenangkan Pilgub DKI 2017 pada putaran kedua mengalahkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Sebelum mendampingi Anies, Sandiaga lebih dahulu bergerilya sendiri. Dia mulanya berniat jadi calon gubernur. Kemudian setelah Anies tidak lagi menjabat sebagai Mendikbud di Kabinet Kerja, Sandiaga akhirnya jadi cawagub.

Boleh jadi namanya bisa dibilang belum terlalu lama di panggung politik. Dia bergabung dengan Gerindra pada 8 April 2015 setelah ikut dalam tim sukses Prabowo Subianto di Pilpres 2014.

“Saya sebetulnya komtemplasinya cukup dalam, bicara hati ke hati dengan Mas Prabowo. Untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, (saya) diajak partisipasi anak muda dan pegiat kewirausahaan,” kata Sandi saat berbincang dengan detikcom, Rabu (8/4/2015).

Kepada detikcom, mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia itu mengaku melakukan perenungan yang dalam sebelum akhirnya bergabung dengan Gerindra. Dia mengaku sudah melakukan perenungan sejak tahun 2012.

Sebelum merambah panggung politik, Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha yang lahir saat Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998. Dia mendirikan sejumlah perusahaan di bawah naungan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Kecemerlangannya mengelola bisnis mengantarkan Sandiaga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Salah satu fokus dia saat di Hipmi adalah memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sandiaga Uno pernah menduduki posisi direktur keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995 – 1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Saat Sandi pulang ke Indonesia, ia mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan bernama Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya Rosan P Roeslani yang saat ini menjabat sebaga ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya yakni William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer dan produk kehutanan.

Dia pernah menjabat sebagai anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari, 2011. Pada 2016 namanya pernah masuk di daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha hingga pengusaha dunia.

Pada tahun 2016 ketika pemerintahan Presiden Jokowi membuat kebijakan tax amnesty, Sandi mengikutinya. Kemudian pada 2017, namanya masuk dalam Paradise Paper yakni sebuah dokumen yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalist (IJIC). Dalam dokumen Sandi disebut sebagai salah satu petinggi NTI Resources yang terdaftar di negara surga pajak, yakni bermuda. Namun soal NTI, Sandi telah mengundurkan diri pada 1996.

Malang melintang di dunia usaha membuat Sandiaga masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan ‘Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara’ yang diterbitkan KPK, diunduh dari situs resmi KPU periode 2016, pendiri PT Saratoga Investama ini punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun plus US$ 10.347.381.

Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke 37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia, Sandi menduduki posisi ke 85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 500 juta.

Sandiaga juga sosok yang gemar berolahraga. Tak jarang dia mengikuti marathon, bahkan dia juga sering ngantor dengan diawali lari pagi.

sumber: detikcom