Kamabiran 04.02.11 Keritang Irup Hari Pramuka ke 57

Keritang, detikriau.org — Kamabiran 04.02.11 Keritang Hady Rahman, S. Sos, M. Si tampil Selaku Irup Pada Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke 57 Tahun 2018 Sekaligus Membacakan Sambutan Tertulis Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka:

Kegiatan yang sekaligus penyerahan penghargaan kepada Tokoh-Tokoh Pramuka yang mempelopori dan mendedikasikan segenap kemampuannya untuk kemajuan Gerakan Pramuka 04.02.11 Keritang ini juga diserangkaian dengan Penyerahan Hadiah Pesta Siaga yang ditaja Oleh Kwaran 04.02.11 Keritang dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke- 57 Tahun 2018

Usai Upacara, Hady Rahman yang juga menjabar sebagai Camat Keritang ini menyampaikan  bahwa peringatan Hari Pramuka Ke- 57 Tahun 2018 merupakan batu loncatan  bagi kwaran 04.02.11 Keritang dalam upaya menggesa untuk menjadi Kwaran TERGIAT pada masa mendatang, mengingat kegiatan kwaran selama ini dinilai stagnan,

“Tentu ini menjadi cambuk bagi kakak-kakak insan pramuka dalam wilayah kerja 04.02.11 Keritang,” Sampaikan Hadi

Dimintakan Hadi, seluruh anggota pramuka di kec keritang untuk duduk bersama stake holder berdiskusi untuk menghasilkan formula yg tepat sesuai regulasi dalam tubuh kepramukaan untuk berkomitmen bagaimana kedepan kwaran 04.02.11 keritang nanti menjadi lebih besar dan maju

Sementara itu, ketua kwaran 04.02.11 keritang Jaini S.Pd mengatakan bahwa peringatan hari pramuka ini menjadi momentum kwaran 04.02.11 keritang untuk segera berbenah dan bersinergi dalam upaya konsolidasi guna menyusun program kerja kedepan

Hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan dihalaman kantor Camat Keritang ini unsur majelis pembimbing kwartir ranting 04.02.11 keritang, ketua kwaran beserta jajaran pengurus kwaran dan seluruh anggota pramuka dari berbagai jenjang mulai dari siaga, penggalang, penegak dan pendega dari berbagai gugus depan dalam wilayah kerja kwaran 04.02.11 keritang.

Reporter: Rul      Editor : Am




Festival Bakaroh Sungai Intan Diminati, Bupati Pinta Jadikan Iven Tingkat Kabupaten

Bupati Inhil HM Wardan

Tembilahan, detikriau.org – Festival Bakaroh Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, cukup diminati. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan bagi masyarakat setempat.

Camat Tembilahan Hulu, M Nazar, mengatakan, festival bakaroh merupakan budaya masyarakat untuk menangkap ikan di sungai disekitar tempat mereka tinggal.

“Kegiatan semacam ini memang unik dan menarik. Maka itu pesertanya bisa lebih banyak dari sebelumnya,”kata M Nazar, Ahad (12/8).

Sementara itu Bupati Inhil HM Wardan, memberikan apresiasi kepada masyarakat dan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat yang telah bersusah payah dalam melaksanakan kegiatan itu.

“Menangkap ikan dengan cara ini, secara langsung kita sudah mengkampanyekan tentang bagaimana cara menjaga kelangsungkan lingkungan,”kata Bupati.

Dia juga menginturuksikan kepada Satuan Kerja (Satker) terkait agar lebih mengembangkan iven wisata tersebut dan tidak hanya menjadi iven Kecamatan, namun bagaimana menjadi iven Kabupaten.

“Kalau sudah menjadi iven Kabupaten, maka sudah dapat langsung di suport oleh dinas terkait,”papar mantan Kepala Dinas Pendidikan Riau itu./adv




Hasil Penilaian Proper Terkesan Subjektif, Peserta Diklatpim PPSDM Regional Bukit Tinggi Ngaku Kecewa

Bukittinggi, detikriau.org — Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan 3 Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Regional Bukittinggi mengaku kecewa.  Penilaian hasil Proyek Perubahan (Proper) dinilai subjektif.

Sejumlah peserta mengatakan, penilaian yang diberikan oleh tim penilai terkesan asal – asalan dan indikatornya pun tidak sesuai, seperti ada ‘faktor – faktor’ lain di luar kriteria penilaian yang menentukan keberhasilan seorang peserta.

“Kami kan sama – sama peserta jadi tahu persis seperti apa kegiatan yang sudah kawan kawan itu buat,” sampaikan salah seorang sumber dari salah seorang peserta yang enggan dipublikasikan namanya, Senin (13/8/2018).

Peserta yang mengeluh, menyebutkan bahwa mereka telah bekerja maksimal dengan membuat Proper yang inovatif. Tenaga, waktu dan pikiran telah dipersembahkan untuk kesuksesan proyek yang dikerjakan.

“Tidak hanya itu, dukungan dari berbagai pihak pun telah mengalir. Namun, dengan penilaian yang seperti ini,  kami harus mendapat kekecewaan,” tukasnya bernada sedikit kesal.

Beberapa peserta yang kecewa, mengklaim bahwa mereka siap untuk mengikuti uji ulang oleh penyelenggara guna mendapatkan hasil evaluasi yang benar – benar objektif.

“Kami meragukan kompetensi pihak yang memberikan penilaian. Kami siap mengajukan banding, karena kami merasa apa yang sudah kami buat bukan asal asalan tapi dengan susah payah dan pengorbanan tapi setelah melihat hasil, kami seperti di campakkan,” ungkapnya.

Kekecewaan para peserta Diklatpim tersebut disampaikan sesaat setelah penutupan sekaligus pengumuman hasil evaluasi oleh panitia penyelenggara.

Sementar itu, pada acara penutupan, Kepala PPSDM Regional Bukit Tinggi, Sukriadi Sawai menyatakan, bahwa penilaian yang diberikan telah sesuai dengan rencana aksi proyek perubahan yang dibuat oleh para peserta dan implementasinya.

“Dasar penilaian kami meliputi dukungan stakeholder baik dari sisi manfaat proyek perubahan yang dihasilkan, termasuk penilaian terhadap sikap, kehadiran, kedisiplinan, keaktifan di kelas, prilaku, termasuk cara berkomunikasi selama pelatihan berlangsung,“ ujarnya saat mengumumkan peringkat penilaian.

Sementara itu, Plt. Kepala Pengembangan Kompetensi Kepamongprajaan dan Manajemen Kepemimpinan Pusat, Dra. Hj. Erliani Budi Lestari, M.Si, yang turut hadir, memberikan apresiasi bagi para peserta yang telah melewati seluruh tahapan Diklatpim selama beberapa bulan.

“Saat ini adalah akhir dari berbagai rangkaian kegiatan dalam rangka menciptakan kompetensi para pejabat di wilayah PPSDM Regional Bukittinggi,” ujarnya saat memberi sambutan di acara penutupan tersebut.

Erliani Budi Lestari berharap, proyek perubahan yang dibuat oleh para peserta dapat diimplementasikan dan dapat menjadi program inovatif di masing – masing instansi./*

Editor: Am




IPW Dukung Ketegasan Dirreskrimsus Polda Riau Berantas Praktik “Mafia” Galian C di Kampar

Peneliti merangkap Direktur Eksekutif Indonesia Police Watch (IPW) Riau Larshen Yunus S.Sos.Sc M.Si

Pekanbaru, detikriau.org – Peneliti merangkap Direktur Eksekutif Indonesia Police Watch (IPW) Riau Larshen Yunus S.Sos.Sc M.Si dukung Ketegasan Dirreskrimsus Polda Riau dalam memberantas “mafia” kasus galian C di Kabupaten Kampar.

Dikatakan Larshen dalam diskusi bulanan di salah satu resto di jalan Dahlia Pekanbaru, senin (13/8/2018), Saat ini Polda Riau telah menyita sejumlah barang bukti.

“kita apresiasi keberhasilan Polda Riau menggagalkan Praktek Mafia Kasus Galian C di Kampar. Meski sampai saat ini belum ada penetapan status hukum bagi para pelaku, IPW Riau akan selalu mendukung upaya dan kerja keras Dirreskrimsus Polda beserta jajarannya,” Ujar Larshen

Diterangkan Larshen, penyitaan sejumlah barang bukti berupa tiga unit eksavator dan dua truk di TKP Dusun Tello, Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang – Kabupaten Kampar, Riau dilakukan Dirreskrimsus pada Jum’at (20/7) yang lalu

dari informasi yang diterima tentang alasan Ditreskrimsus Polda Riau yang sampai saat ini belum menetapkan para pelaku itu sebagai tersangka, lanjut Larshen disebabkan masih menunggu tahapan gelar perkara.

“Yang saya ketahui, pihak Ditreskrimsus Polda Riau telah berkomunikasi dengan pihak Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang  dan hasilnya menyetujui dilakukannya gelar perkara atas kasus tersebut”  tutur Yunus.

Lanjutnya lagi, langkah selanjutnya tentu penyidik akan segera menentukan siapa-siapa yang akan bertanggung jawab atas dugaan kejahatan pertambangan tersebut. Sedangkan Barang Bukti (BB) telah disita berdasarkan persetujuan penyitaan BB yang dikeluarkan dari Pengadilan Negeri Bangkinang.

“Informasi yang kami peroleh dari pihak PN Bangkinang, melalui Humas Ferdian Permadi, bahwa Surat Permohonan gelar perkara tertanggal 25 Juli 2018 dan dikirim pada hari Kamis, 26 Juli 2018”  imbuhnya

Dikatakan Larshen, alat berat hasil sitaan Ditreskrimsus itu diketahuinya milik Bos Kontraktor berinisial DS.

“Kami sangat mengenal Kombes Gidion. Beliau itu adalah Prajurit Polri yang sangat Tegas dan Mengedepankan Profesionalitas. Pak Gidion itu Promoter, Humanis dan Bersahabat. Percayalah, kasus galian C itu akan segera diproses menurut aturan dan ketentuan hukum yang berlaku”  yakinkan Yunus./*

Editor: red




Ini yang Bikin Dolar AS Tembus Rp 14.600 Hari Ini

Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kian menunjukkan penguatan. Pada hari ini rupiah anjlok ke posisi terdalamnya tahun ini di angka Rp 14.600-an.

Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartaty mengatakan, nilai tukar rupiah ditentukan lewat permintaan dan penawarannya oleh para investor. Kondisi neraca perdagangan yang defisit membuat rupiah terus menjauh dari kata stabil.

Tekanan terhadap current account deficit (CAD) dinilai masih tinggi, apalagi menjelang akhir tahun Indonesia membutuhkan banyak sekali transfer devisa seperti pembayaran upah tenaga kerja asing dan impor.

“Sehingga tekanan ini yang dikalkulasi oleh pasar apakah ketersediaan valas yang kita hasilkan dari ekspor itu cukup nggak memenuhi valas untuk kepentingan-kepentingan tersebut. Apalagi kalau kita lihat memang tren harga minyak dunia ini masih belum berhenti sehingga itu berpotensi untuk terjadinya defisit neraca perdagangan dari sektor migas,” katanya saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Hal ini menurut Enny membuat dolar kian perkasa terhadap rupiah tak hanya faktor kenaikan bunga acuan the Fed. Faktor peristiwa politik di dalam negeri juga dianggap menyumbang sentimen negatif terhadap rupiah.

“Tetapi peristiwa politik ini hanya trigger, jangka temporrary. Sehingga kuncinya adalah faktor fundamental tadi. Dan sekali lagi itu bukan kebijakan fed fund rate, karena kebijakan itu sudah diketahui seluruh dunia sejak dua tahun lalu. Sehingga yang harus benar-benar dievaluasi adalah kinerja dalam negeri kita dan paling langsung adalah kinerja neraca perdagangan dan pembayaran,” ujar Enny.

sumber: detikcom




Pemerintah Lelang 6 Blok Migas, Ini Daftarnya

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melelang enam blok minyak dan gas (migas) yang sudah siap diproduksi dan eksplorasi.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan enam blok yang akan dilelang ini masing-masing ada tiga blok produksi dan tiga blok eksplorasi.

“Pemerintah umumkan penawaran wilayah kerja (WK) migas, ada 3 WK eksplorasi yang diumumkan dan 3 WK produksi total ada 6 WK,” kata Djoko di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Dia menyebutkan, tiga WK eksplorasi yang akan dilelang adalah Blok Banyumas, Blok Andika Bumi Kita, dan Blok South East Mahakam.

Blok Banyumas memiliki luas 3.611,98 km2 yang berada di wilayah antara Jawa Tengah-Jawa Barat dengan minimum signature bonus US$ 500.000. Blok Andika Bumi Kita memiliki luas 8.340 km2 yang berada di wilayah offshore Jawa Timur dengan minimum signature bonus US$ 500.000. Blok South East memiliki luas 1.525,89 km2 berada di wilayah offshoreKalimantan Timur dengan minimum signature bonus US$ 500.000.

“Ini kemarin lelang tahap pertama yang banyak peminat. Kita lelang karena badan usaha butuh waktu,” jelas dia.

Sedangkan untuk WK produksi, yakni Blok Makassar Strait, Blok South Jambi B, dan Blok Selat Panjang. Seluruh blok yang dilelang ini minimum signature bonus-nya sebesar US$ 5 juta.

Blok Selat Panjang memiliki luas 1.316,6 km2 di wilayah onshore Riau. Blok South East Mahakam memiliki luas 1.539,30 km2 berada di onshore Jambi dan Blok Makassar Strait memiliki luas 1.555 km2 yang berada di offshoreSelat Makassar.

Djoko menjelaskan waktu lelang untuk WK produksi baru dibuka pada 14 Agustus sampai 20 September 2018 untuk memasukkan dokumen. Tahapan kualifikasi dokumen dilakukan ada 21-28 September 2018, dan tahapan terakhirnya pada 12 Oktober 2018.

Sedangkan untuk WK eksplorasi dimulai pada 14 Agustus-10 Desember 2018, kualifikasi dokumen pada 16 Agustus-29 November, dan tahapan terakhirnya pada 10 Desember 2018.

“Kita umumkan lelang besok 14 Agustus bisa di download online untuk peserta lelang,” tutup dia.

sumber: detikcom