Hadapi Tahun Politik, Bareskrim Berjanji Tetap Netral

Kabareskrim Irjen Arief Sulistyanto. (Dok. Istimewa via Detikcom)

Jakarta, — Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto menjamin institusinya tetap netral menghadapi penyelenggaraan pemilu serentak 2019. Hal itu menjawab kekhawatiran banyaknya laporan yang masuk ke Bareskrim Polri terkait tindak pidana pemilu.

“Kita tetap berpegang pada aturan hukum saja. Semuanya hukum ditegakkan secara objektif dan penegak hukum harus berdiri di tengah tidak bergerak kemana-mana. Kalau semua dilakukan secara objektif ya jalan saja,” kata Arief di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/8).

Arief mengatakan pihaknya juga mengantisipasi dan mencegah upaya suap kepada aparat dalam menjalankan tugasnya. Namun, Arief belum bisa menjabarkan program yang akan dijalankan sebagai Kabareskrim karena baru saja dilantik.

“Sehingga nanti yang saya akan lakukan adalah melakukan audit terlebih dahulu, hal-hal apa saja yang sudah dilaksanakan pak Ari Dono semasa menjadi Kabareskrim dan kemudian akan mengkonsolidasikan semua kekuatan dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap Arief bakal memberikan gebrakan-gebrakan dalam menangani berbagai kasus baik yang bersifat konvensional, kejahatan transnasional maupun membantu penanganan kasus terorisme.

“Sekaligus bisa membantu pemerintah dalam rangka untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam berbagai bidang,” kata Tito terpisah.

Mantan Kapolda Kalimantan Barat ini yakin, dengan pengalaman Arief yang lama di bidang reserse sebelum menjabat sebagai Asisten SSDM Kapolri, tugas-tugas yang ditinggalkan Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto dapat dilaksanakan dengan baik.

Sumber: CNNindonesia




Esok, Seluruh Jemaah Haji Inhil Bergerak Menuju Padang Arafah

petugas TPHD Inhil HM Arifin (tiga dari kanan)

Mekkah, detikriau.org – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Indragiri Hilir dijadwalkan akan berangkat ke menuju Padang Arafah pada Ahad, 8 Zulhijjah 1439 H atau minggu 19 Agustus 2018.

Pada Senin 20 Agustus 2018 atau 9 Zulhijjah 1439 H jemaah akan melaksanakan Ibadah Wukuf dipadang Arafah dan pada Selasa 10 Zulhijjah kembali bergerak ke Mina untuk melaksanakan Ibadah Jumrah.

Suasana saat petugas sedang berikan berikan bimbingan dan arahan kepada Jemaah Haji Inhil

“Minggu tanggal 8 Zulhijjah, seluruh Jemaah sejak ba’da subuh sudah diminta untuk bersiap-siap dengan membawa peralatan/ bekal  Secukupnya, Mengenakan pakaian Ihram serta berniat haji sejak masih di Hotel dan akan  di berangkatkan ke padang Arafah,” Sampaikan petugas TPHD Inhil HM Arifin dari Kota Mekkah

Khusus JCH inhil sebelumnya telah diberikan arahan dan bimbingan oleh petugas serta terus menerus diingatkan agar membersiapkan diri dengan mengikuti panduan dan arahan baik dari pembimbing, petugas, pemandu maupun ketua regu dan ketua rombongan agar tetap berada dalam regu dan kelompok masing-masing.

“Jaga kesehatan dengan makan yang bergizi dan teratur kemudian selalu gunakan pelindung diri, seperti payung, dan banyak minum termasuk membawa masker juga di perlukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem,” ujar Ariffin

Suasana Kota Mekkah Al Mukarramah

Diakhir penyampaian laporannya, Arifin memohonkan do’a dari seluruh sanak keluarga, family dan kerabat  di kampung halaman.

“Semoga kami bersama seluruh Jemaah Inhil senantiasa di berikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksakan ibadah di hari yang mulia tersebut, sehingga semuanya sehat dan semua mampu malaksakannya dengan baik dan sempurna  serta mendapat haji yang Mabrur.

Laporan: HM Arifin  Petugas TPHD inhil
Dari Tanah Suci Mekkah

Editor: Am




250 Warga Binaan Lapas Tembilahan Terima Remisi, 3 Diantaranya Langsung Bebas

Tembilahan, detikriau.org – 250 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas II (Dua) A Tembilahan menerima remisi. Tiga diantaranya langsung menghirup udara bebas.

Dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 3, sebanyak 250 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas II (Dua) A Tembilahan menerima remisi. Setelah memperoleh remisi, 3 warga binaan dinyatakan bebas, Jum’at (17/8/2018) siang.

Penyerahan remisi atau pengurangan hukuman sempena peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke – 3 secara simbolis dilakukan oleh Bupati Inhil, HM Wardan didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Tembilahan, Sudirwan.

Bupati Inhil, HM Wardan yang membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, Yasonna Laoly mengatakan, pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi terhadap warga binaan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik.

“Remisi merupakan hak warga binaan, ini adalah sarana hukum yang penting,” ujar Bupati di halaman Lapas Klas II A Tembilahan.

Selain itu, remisi juga merupakan bentuk pencapaian perbaikan diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari – hari selama menjalani masa hukuman.

Tolak ukur pencapaian perbaikan diri tersebut tidak didasarkan pada bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan, tapi lebih kepada perilaku warga binaan.

“Remisi dikatakan juga sebagai instrumen yang penting guna memberikan stimulus bagi warga binaan agar berkelakuan baik. Remisi juga sebagaibalat modifikasi diri warga binaan,” kata Bupati.

Pengajuan remisi, dijelaskan Bupati dilakukan melalui mekanisne yang transparan dengan menggunakan teknologi informasi yang sistematis.

“Pemberian remisi adalah terobosan yang berani untuk permasalahan yang hampir laten terjadi di lingkunggan Lapas,” pungkas Bupati.

Penyerahan remisi kepada para warga binaan turut pula dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, seperti Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Ketua Pengadilan Negeri Inhil, Ketua Pengadilan Agama Inhil, Kepala Kejaksaan Inhil, Kodim 0314/Inhil dan Polres Inhil.

Seusai menyerahkan remisi dan memberikan sambutan, didampingi Kalapas Klas II A Tembilahan, Sudirwan, Bupati Inhil, HM Wardan pun berkeliling di lingkungan Lapas untuk sekadar menyapa dan bersalaman sekaligus berbincang ringan dengan sejumlah warga binaan.

Tak jarang juga terdengar Bupati Inhil, HM Wardan bertanya kepada Kalapas Klas II A Tembilahan, Sudirwan tentang kondisi dan kapasitas Lapas./*




Ketua DPRD Inhil Ajak Masyarakat Pahami Cita – Cita Kemerdekaan

Ketua DPRD Inhil Dani M Nursalam

Tembilahan, detikriau.org – Ketua DPRD Kabupaten Inhil, H Dani M Nursalam mengajak seluruh masyarakat untuk memahami cita – cita kemerdekaan. Menurutnya, salah satu cita – cita kemerdekaan, Keadilan Sosial , dalam lingkup lebih kecil bagi masyarakat Inhil harus segera dicapai.

“Hal yang paling riil untuk mencapai cita – cita keadilan sosial adalah melalui pelaksanaan pembangunan,” ujar Ketua DPRD Inhil sesaat setelah Upacara Bendera Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke – 73 di Lapangan Gajah Mada, Tembilahan, Jum’at (17/8/2018) pagi.

Pembangunan sebagai sarana untuk menghantarkan masyarakat Inhil menuju keadilan sosial yang hakiki, dituturkan Ketua DPRD Inhil, konkretnya ialah dengan pelaksanaan pembangunan yang merata di segala lini kehidupan dan menjadi kebutuhan masyarakat secara umum.

“Dalam konteks pembangunan di Inhil, banyak capaian keberhasilan, namun tidak sedikit pula yang perlu dievaluasi karena ditemukannya kelemahan,” pungkasnya.

Atas kelemahan tersebut, Ketua DPRD menyebut, Pemerintah Kabupaten Inhil harus memperbaikinya. Perbaikan yang dilakukan tentu juga harus dengan melibatkan dan kerja sama dengan segenap elemen masyarakat.

“Di usia yang ke – 73 ini dan dengan semangat kemerdekaan, kita perlu menyatukan persepsi kita bahwa Kabupaten Inhil ini perlu dibangun bersama – sama,” akhiri Ketua DPRD Inhil./adv




Kemerdekaan RI Ke – 73, Bupati Inhil Minta Generasi Bangsa Kenang Jasa Pahlawan

Bupati Inhil HM Wardan

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil meminta generasi Bangsa mengenang jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Para pahlawan, dikatakan Bupati telah mengorbankan jiwa dan raga serta segala yang dimilikinya demi memperjuangkan kemerdekaan yang saat ini dinikmati oleh generasi penerus.

“Selaku generasi penerus, mari kita bersama – sama memaknai dan mengisi kemerdekaan ini,” ujar Bupati seusai memimpin Upacara Bendera Detik – Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke – 73 di lapangan Gadjah Mada, Tembilahan, Jum’at (17/8/2018) pagi.

Bupati menuturkan, pelaksanaan pembangunan merupakan salah satu upaya dari generasi penerus untuk memaknai dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia 73 tahun silam.

“Untuk melaksanakan kegiatan pembangunan, dibutuhkan sinergitas dari seluruh komponen masyarakat. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya diserahkan kepada satu pihak saja, seperti Pemerintah Daerah,” jelas Bupati.

Lebih lanjut, dengan semangat proklamasi kemerdekaan, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat Inhil bersatu – padu, bergerak membangun daerah, ‘Negeri Seribu Parit Hamparan Kelapa Dunia’.

*Berlangsung Hikmat*

Upacara Bendera detik – detik proklamasi Kemerdekaan RI Ke – 73 tampak berlangsung hikmat sedari awal pelaksanaan. Peserta upacara yang terdiri dari berbagai unsur, baik Pemerintah, Pelajar maupun Non – Pemerintah berbaris rapi.

Forkopimda, tokoh masyarakat dan jajaran Aparatur Pemerintah Kabupaten Inhil pun mengikuti peringatan momen bersejarah itu dengan seksama. Rangkaian demi rangkaian acara Upacara Bendera dilaksanakan dengan lancar tanpa gangguan.

Pasukan Pengibar Bendera terlihat apik dalam prosesi pengibaran. Berbalut seragam merah dan putih, Paskibra memperlihatkan kegagahan mereka sebagai salah satu unsur terpenting dalam Upacara Bendera dan berhasil dengan sempurna menjalankan amanah pengibaran bendera Merah Putih./ADV




Galeri Foto Rangkaian Kegiatan Bupati Sepekan