Video Detik-detik Penghadangan Neno Warisman di Pekanbaru

Pekanbaru — Kendaraan mobil BMW dengan nomor polisi D 1352 AFK yang ditumpangi Neno Warisman dihalangi massa di pintu keluar Gerbang Bandar Sultan Syarif Khasim II Pekanbaru, Sabtu sore (25/8/2019).

Massa aksi dari barisan masayarakat pekanbaru tersebut menolak kehadiran Neno Warisman ke Pekanbaru. “Pulang..pulang.. Pulang,” teriak massa.

Hingga saat ini mobil yang ditumpangi Neno Warisman masih bertahan dilokasi dan tampak dijaga ketat aparat kepolisian dan TNI.

Akibat aksi tersebut arus keluar dari bandara menjadi terganggu karena pintu keluar Bandara Internasional ini harus ditutup.

Dari pantauan tribunpekanbaru.com, massa aksi juga tampak melempar botol minuman mineral ke arah mobil berwarna putih tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Video Detik-detik Penghadangan Neno Warisman di Pekanbaru, http://www.tribunnews.com/regional/2018/08/25/video-detik-detik-penghadangan-neno-warisman-di-pekanbaru




Melihat Hitungan Pokok Utang Versi Sri Mulyani

Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasanmengritik pengelolaan utang pemerintah. Zulkifli memiliki perhitungan jika beban utang RI Rp 634 triliun dan setara dengan 5,71 kali lipat anggaran kesehatan atau 10,56 kali lipat anggaran dana desa.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati memiliki hitungan pokok utang dengan anggaran kesehatan dan anggaran dana desa. Dalam laman Facebook resminya, Sri Mulyani menjelaskan jumlah pembayaran pokok utang Indonesia pada 2009 sebesar Rp 117,1 triliun, sedangkan anggaran kesehatan Rp 25,6 triliun.

“Jadi perbandingan pembayaran pokok utang adalah sebesar Rp 396 triliun dan anggaran kesehatan adalah 4,57 kali lipat,” ujar Sri Mulyani dikutip dari laman facebook resminya, Sabtu (25/8/2018).

Dia menambahkan, tahun ini, pembayaran pokok utang adalah sebesar Rp 396 triliun. Sedangkan untuk anggaran kesehatan Rp 107,4 triliun atau perbandingannya turun 3,68 kali. Ini berarti rasio yang baru terus menurun dalam sembilan tahun sebesar 19,4%.

Sri Mulyani menjelaskan, tahun 2019 anggaran kesehatan meningkat jadi Rp 122 triliun atau naik 4,77 kali dari anggaran 2009. Rasionya mengalami penurunan jauh lebih besar lagi, yakni 26,7%. Di sini anggaran kesehatan tidak hanya yang dialokasikan ke Kementerian Kesehatan, tetapi juga untuk program peningkatan kesehatan masyarakat lainnya, termasuk DAK kesehatan dan keluarga berencana.

“Mengapa pada saat Ketua MPR ada di kabinet dulu tidak pernah menyampaikan kekhawatiran kewajaran perbandingan pembayaran pokok utang dengan anggaran kesehatan, padahal rasionya lebih tinggi dari sekarang? Jadi ukuran kewajaran yang disebut Ketua MPR sebenarnya apa?,” imbuh dia.

Dia menambahkan, kenaikan anggaran kesehatan hingga lebih empat kali lipat dari 2009 ke 2018 menunjukkan pemerintah Presiden Jokowi sangat memperhatikan dan memprioritaskan pada perbaikan kualitas sumber daya manusia.

sumber: finance.detik.com




Hitung-hitungan Zulkifli Hasan soal Utang

Jakarta – Pekan ini diwarnai oleh sahut-sahutan antara ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal pengelolaan utang negara.

Dalam sidang tahunan, Zulkifli memberikan kritik kepada pemerintah soal pengelolaan utang. Hal tersebut ditanggapi oleh Sri Mulyani, ia menyebutkan jika pengelolaan utang negara masih baik dan terkendali.

Sebenarnya bagaimana hitung-hitungan utang versi Zulkifli?

Dari keterangan resmi Zulkifli, dia menyebutkan data yang digunakan adalah dokumen Nota Keuangan 2018. Dia menyebutkan, dalam Nota Keuangan tidak terdapat pos pembayaran pokok utang senilai Rp 396 triliun sebagaimana yang dimaksud Menteri Keuangan.

“Kami hanya menemukan pos pembayaran bunga utang sebesar Rp 238 triliun dan pembiayaan utang sebesar Rp 399 triliun ini mendekati Rp 400,” ujar Zulkifli dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (25/8/2018).

Kemudian Zulkifli memiliki perhitungan, jika pembayaran pokok utang sebesar Rp 396 triliun kemudian ditambah pembayaran bunga utang Rp 238 triliun.

“Maka jika ditotal Rp 634 triliun ada ini beban utang yang sebenarnya, karena kita tidak mungkin membayar utang hanya pokoknya, tapi pasti juga membayar bunganya setiap tahun,” imbuh dia.

Selain itu, jumlah Rp 643 triliun ini menurut Zulkifli setara dengan 5,71 kali lipat anggaran kesehatan yang saat ini sebesar Rp 111 triliun. Kemudian setara dengan 10,56 kali lipat anggaran desa Rp 60 triliun.

sumber: finance.detik.com




Saat Menteri ‘Tersengat’ Proyek PLTU: Fakta-Fakta Idrus Jadi Tersangka

Jakarta — Idrus Marham akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menaikan status Idrus menjadi tersangka setelah tiga kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi Wakil Ketua Komisi VII DPR yang juga kader Golkar Eny Maulani Saragih dalam kasus suap PLTU Riau-1. Akibat kasus ini, Idrus pun pada Jumat pagi sudah menyatakan mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial yang baru dijabatnya selama 7 bulan.

– OTT di Ultah Anak Idrus

Kasus bermula saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Eny Saragih pada 13 Juli 2018. Saat itu Eny ditangkap ketika menghadiri acara ulang tahun putri Idrus Marham di Rumah Dinas Kementerian Sosial, Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Dalam OTT ini, penyidik KPK menyita barang bukti sebesar Rp500 juta.

– Kasus PLTU Riau-1 dan Uang Rp4,8 Miliar

KPK kemudian mengurai kasus suap tersebut, Eny diduga menerima Rp500 juta dari pengusaha bernama Johannes Budisutrisno Kotjo yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited. Uang itu merupakan pemberian yang keempat dengan nilai total suap yang mencapai Rp4,8 miliar. KPK pun menetapkan Kotjo sebagai tersangka pemberi suap.

– Idrus Dijanjikan 1,5 Juta Dollar

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan menyatakan Idrus diduga dijanjikan 1,5 juta dollar Amerika Serikat oleh Kotjo. Adapun peran Idrus adalah mendorong terlaksananya kontrak kerja sama serta mendorong terjadinya pemberian suap atas proyek pembangunan PLTU Riau-1.

“IM (Idrus Marham) diduga menerima janji untuk mendapat bagian yang sama besar dari EMS (Eni Maulani Saragih) sebesar 1,5 juta dolar AS yang dijanjikan JBK (Johanes Budisutrisno Kotjo) bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau 1 berhasil dilaksanakan JBK dan kawan-kawan,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta, Jumat malam (24/8/2018).

Selain itu, Idrus diduga mengetahui dan mendorong agar Eny mau menerima suap dari Kotjo, yaitu pada November-Desember 2017 Eni menerima Rp4 miliar sedangkan pada Maret dan Juni 2018 Eni menerima Rp2,25 miliar.

– Memanfaatkan Pengaruh Jabatan Plt Ketum

Basaria mengatakan jika Idrus juga diduga memanfaatkan pengaruhnya sebagai Sekjen dan Plt Ketua Umum Partai Golkar dalam memuluskan proyek ini. Untuk diketahui, setelah Novanto resmi ditahan KPK dalam kasus korupsi e-KTP, posisi Ketum kemudian dimandatkan kepada Idrus selaku Sekjen.

Atas arahan Idrus, Eny selaku wakil ketua komisi yang membidangi energi di DPR itu kemudian mempengaruhi manajemen PLN agar menggunakan Blackgold Natural Resources supaya bisa ikut sebagai anggota konsorium dalam proyek PLTU Riau-1.

sumber: wartaeknomi

 




Masjid Al-Huda Sebarkan 1.200 Kupon Qurban

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masjid Agung Al-Huda Tembilahan menyelenggarakan Qurban Hari Raya Idul Adha 1439 H, Sabtu (25/8/2018).

Pelaksanaan Kurban tersebut berlangsung di halaman belakang Masjid Al-Huda Jalan Jendral Sudirman yang dihadiri sejumlah ulama dan pengurus Masjid Al-Huda serta para panitia Qurban.

Ketua Umum Pelaksana Harian Yayasan Mesjid Al-Huda Tembilahan, H Nawawi Mahmud mengatakan, jumlah Qurban hewan tahun ini berjumlah 15 yakni 14 Sapi dan 1 ekor Kambing.

“98 jiwa peserta Qurban Hewan Sapi dan 1 jiwa peserta Qurban Hewan Kambing,” kata H Nawawi Mahmud.

Untuk kupon, panitia pelaksana menyebarkan sebanyak 1.200 Kupon.

Sekedar untuk diketahui, penyelenggaraan Qurban ini dipandu oleh Panitia Pelaksana. Ketua Panitia adalah HM Baihaki, Sekretaris Ardi SE dan Bendahara M Hendra SE.

FOTO: Penyerahan Hewan Qurban secara simbolis dari perwakilan peserta H Kursanie kepada Ketua Panitia Pelaksana Qurban HM Baihaki.

Reporter: Mirwan




Bupati Inhil: Idul Adha, Hari Bersejarah Bagi Umat Manusia

Tembilahan, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyebut hari raya Idul Adha merupakan hari yang bersejarah bagi umat manusia.

Hal ini dikemukakan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha 1439 Hijriyah di lapangan upacara Gajah Mada, Tembilahan, Rabu (22/8/2018) pagi.

Nilai historis yang terkandung dalam peringatan Idul Adha dikarenakan adanya kisah keteladanan fundamental Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail serta Siti Hajar.

“Peristiwa kurban di masa lalu telah menuntun kita untuk mengikuti contoh tauladan yang diwariskan Nabi Ibrahim AS. Bila Allah meminta, jiwa dan raga pun siap dikorbankan,” tukas Bupati yang juga turut melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha berjamaah.

Ketaatan kepada Allah SWT, dikatakan Bupati, juga tercermin dari sikap Nabi Ismail AS menunjukkan semangat keikhlasan untuk berkorban. Peristiwa itu, diharapkan, menjadikan tauladan bagi kita untuk mampu meningkatkan keimanan.

Selanjutnya, Bupati mengatakan, menyembelih hewan kurban dalam perayaan Idul Adha, tidak hanya dilakukan tidak hanua dilakukan oleh orang – orang yang menunaikan ibadah haji, melainkan juga dilakukan oleh seluruh umat Muslim.

“Kemudian, daging kurban itu dibagi – bagikan kepada para fakir miskin dan sebagian boleh dimakan sendiri. Inilah salah satu esensi berbagi yang diajarkan Islam kepada umatnya,” tukas Bupati.

Pelaksanaan shalat Idul Adha 1439 Hijriyah diikuti oleh ribuan masyarakat Inhil dari berbagai komponen. Shalat Idul Adha berjamaah tahun ini berlangsung khusyuk dan lancar hingga akhir./**