Pembangunan Jalan Antar Kecamatan, H Herman : Jejak Pembangunan yang Telah Dirintis oleh Para Pemimpin Terdahulu Wajib Kita Lanjutkan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka Milad ke-44 Kecamatan Batang Tuaka, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, bertindak selaku Pembina Apel yang dilaksanakan pada Jumat (23/05/2025), di halaman SD Negeri 019 Desa Sungai Raya.

Dalam amanatnya, Bupati Inhil H Herman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan ruas jalan penghubung antar-kecamatan yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian.

“Perbaikan jalan penghubung antar beberapa kecamatan yang cukup lama terabaikan tentu menjadi tanggung jawab kami sebagai kepala daerah untuk membenahi dan melanjutkannya,” ujar Bupati Herman.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal teknis, melainkan menyangkut hajat hidup masyarakat dan sangat strategis bagi pergerakan perekonomian lintas wilayah. Oleh karena itu, menurutnya, kesinambungan pembangunan harus dijaga.

“Jejak pembangunan yang telah dirintis oleh para pemimpin terdahulu wajib kita lanjutkan,” ungkapnya.

“Pekerjaan besar ini tentu memerlukan sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, termasuk partisipasi aktif dari masyarakat,” tambah H Herman.

Bupati Herman juga mengingatkan bahwa pembangunan harus dilakukan secara bertahap dengan konsistensi dan kesinambungan. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan mengawal proses pembangunan tersebut.

“Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh rencana ini dapat kami laksanakan dengan baik. Setidaknya, kita bergerak maju secara bertahap dengan konsistensi dan kesinambungan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya pembangunan di daerah masing-masing.

“Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat dalam melakukan pengawasan sosial sebagai bentuk kontrol dan dukungan terhadap jalannya pembangunan,” tegasnya.




Kunker Bappenas RI ke Inhil, H Herman : Kami Ingin Masyarakat Tidak Lagi Bingung Kemana Menjual Hasil Kelapanya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam memperkuat tata kelola dan hilirisasi komoditas kelapa kembali mendapat dukungan strategis dari Kementerian PPN/Bappenas RI.

Setelah pertemuan langsung Bupati Inhil Haji Herman dengan jajaran Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta beberapa hari lalu, hari ini Jum’at pagi, (23/5/2025), Ketua Satgas Hilirisasi Kelapa Bappenas RI melakukan kunjungan kerja ke Inhil.

Mengawali kunjungan tersebut, Bupati Inhil Haji Herman menjamu tim Kementerian Bappenas RI dalam acara sarapan pagi bersama yang berlangsung hangat dan penuh keakraban di Kediaman Bupati.

Kegiatan ini menjadi ajang diskusi awal yang membangun suasana kolaboratif dalam menyamakan pandangan terhadap masa depan tata kelola kelapa di Inhil.

Pertemuan resmi di Ruang Jamuan, Kediaman Bupati Inhil, menandai keseriusan kedua belah pihak untuk membentuk tata kelola baru industri kelapa .

Tujuannya adalah menciptakan sistem yang lebih terintegrasi dan produktif, guna mengangkat komoditas kelapa lokal sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Inhil.

Dalam sambutannya, Bupati Inhil Haji Herman menyampaikan harapannya agar program hilirisasi ini mampu menghadirkan lebih banyak produk turunan kelapa yang dapat diolah secara lokal.

“Kami ingin masyarakat tidak lagi bingung harus menjual ke mana hasil kelapanya. Kita ingin hasil kelapa dan turunannya bisa terlihat, terasa, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Inhil,” ujarnya.

Ketua Satgas Hilirisasi Kelapa Bappenas RI juga menegaskan pentingnya pembinaan teknis, pendataan menyeluruh, dan keseragaman persepsi dalam membangun sistem tata kelola kelapa yang lebih baik.

“Hari ini kami hadir untuk mendengar dan berdiskusi langsung dengan para pelaku di lapangan. Informasi ini akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang tepat. Kami berharap Indragiri Hilir bisa menjadi pusat produksi kelapa nasional,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Kabupaten Inhil kini semakin optimis dalam membangun ekosistem kelapa yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. *




Pimpin Rakor TJSP khusus OPD, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti : Pentingnya TJSP dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Mendukung Pembangunan Daerah

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Rapat Koordinasi (Rakor) Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Khusus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Rokan Hulu tahun 2025 dipimpin oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, dan dihadiri oleh seluruh tim TJSP Kabupaten Rokan Hulu. Rapat ini dilaksanakan di ruang rapat lantai III kantor Bupati Rokan Hulu, kamis (23/05/2025).

Dalam rapat ini, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti menyampaikan pentingnya TJSP dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. 

“CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan dapat digunakan untuk mendukung program prioritas OPD dengan cara mengalokasikan dana dan sumber daya untuk kegiatan yang selaras dengan tujuan pembangunan daerah” ungkapnya. 

Wabup Syafaruddin Poti mengatakan Rakor ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara OPD dan tim TJSP dalam pelaksanaan program-program Pemerintah dan penyaluran CSR di Kabupaten Rokan Hulu. 

“Sebelum mengundang 138 perusahaan  dan dunia usaha yang ada di wilayah Rokan Hulu untuk membahas terkait hal tersebut, dibutuh kekompakan, kesiapan tim TJSP kabupaten Rokan Hulu terkait regulasi dan aturan teknis terkait pengumpulan CSR” ujarnya. 

Dengan begitu Wabup Rohul berharap CSR dari perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Lebih lanjut Syafaruddin Poti mengatakan Setelah semua nya tersusun, terkoordinasi sesuai aturan baik itu dari Pemerintah daerah maupun dari perusahaan. maka OPD dapat mengajukan Program prioritas OPD yang sudah dirumuskan dalam RPJMD namun  tidak tercover oleh APBD agar bisa di jalankan menggunakan dana CSR perusahaan.




Serahkan SK CPNS Pemkab Rohul Tahun Anggaran 2024, Bupati Anton Tekankan Profesionalisme

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) gelar kegiatan Penyerahan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024, Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Jumat (23/05/2025).

Proses penyerahan SK CPNS diberikan secara langsung oleh Bupati Rohul Anton, ST, MM, didampingi Asisten II Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si beserta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul.

CPNS yang lulus seleksi pada Tahun Anggaran 2024 berjumlah 55 orang yang terdiri dari Golongan III.a 54 orang dan Golongan II.c 1 orang.

Dalam sambutannya Bupati Rohul Anton, ST, MM menyampaikan pengangkatan CPNS ini merupakan bagian dari rekrutmen yg dilakukan secara objektif dan kompetitif sehingga diharapkan bisa berbuat bagi instansi dan Pemkab menjadi lebih baik lagi.

“Yang dilantik pada hari ini merupkan putra putri terbaik untuk bergabung dalam birokrasi pemkab rohul, sk yg diterima hari ini bukan hanya penghargaaan, tapi juga amanah yg harus diselesaikan dengan tanggung jawab”. ujar Anton.

Bupati Rohul juga mengingatkan agar para CPNS selalu rendah hati karena ini semua adalah amanah berat yang harus dijalani dengan tulus untuk pengabdian kepada masyarakat di Rohul.

“Sebagai cpns yang merupakan bagian dari roda pemerintahan, tunjukanlah sikap loyal dan profesional kepada instansi dan juga harus tingkatkan kemampuan diri baik itu dibidang pekerjaan ataupun sosialisasi kepada masyarakat.” terang Anton.

Sebagai penutup Bupati Rohul Anton, ST, MM menegaskan agar para CPNS yang dilantik jangan pindah instansi sebelum 10 tahun pengabdian.

“Jangan karena punya kedekatan emosional dengan pimpinan instansi lain maka ingin pindah, selesaikan tanggung jawab minimal 10 tahun pengabdian sesuai dengan tempat instansi yang telah didaftar dulu”. pungkas Anton.




Pengurus Koperasi Merah Putih di Desa Panglima Raja Terbentuk

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR– Pemerintah Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sukses membentuk kepengurusan Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, Kamis (22/5/2025).

Pembentukan pengurus ini diresmikan dalam sebuah musyawarah yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat desa, serta warga yang antusias menyambut peluang baru dalam sektor usaha bersama.

Dalam sambutannya, PLH Kades Panglima Raja, Rahman menyampaikan bahwa koperasi ini didirikan sebagai wadah bagi warga untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah secara kolektif.

“Kami ingin koperasi ini menjadi solusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat, terutama dalam hal akses pembiayaan dan pemasaran produk lokal,” ujarnya.

Untuk diketahui, pembentukan kepengurusan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat yang memiliki pengalaman di bidang usaha dan manajemen koperasi.

Adapun struktur organisasi yang terbentuk mencakup ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta tim pengawas yang bertugas memastikan operasional berjalan transparan dan akuntabel.

Dari hasil musyawarah, disepakati :
Pengawas :
Ketua : HALIAR
Anggota : JONDRI dan SANDRI

Pengurus Inti :
Ketua : RUMIK
Wakil ketua Bidang Anggota : ZALWI
Wakil ketua Bidang Usaha : M.RAFI
Sekretaris : YESSA SEPTIMIS ANGGRAINI
Bendahara : FERI.

(Galeri Foto)




Bea Cukai Tembilahan Gagalkan Peredaran 15 Ton Mangga Ilegal yang Masuk ke Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan, Bea Cukai Tembilahan berhasil mengagalkan peredaran buah mangga segar ilegal ke wilayah Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (21/05/2025).

Kepala Kantor Bea Cukai Tembilahan, Setiawan Rosyidi mengatakan penindakan tersebut berawal dari diterimanya informasi intelijen akan adanya rencana aktivitas bongkar buah mangga segar ilegal di sebuah dermaga sungai di wilayah Pengalihan, Keritang.

Dari hasil penindakan, petugas mengamankan 15.000 kg (15 ton) buah mangga segar yang tidak melalui prosedur karantina dan dilindungi dokumen yang sah.

“Diperkirakan nilai barang tersebut sebesar Rp300.000.000, dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp100.000.000, belum termasuk aspek jaminan keamanan dan kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Saat ini, petugas telah membawa seluruh barang bukti ke Kantor Bea Cukai Tembilahan yang selanjutnya diserahterimakan kepada Badan Karantina Indonesia UPT Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Riau untuk diproses sesuai ketentutan perundang-undangan yang berlaku.

Upaya penggagalan tersebut, menurut Setiawan merupakan wujud nyata Bea Cukai Tembilahan dalam melaksanakan fungsi community protector, yaitu melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia yang tidak melalui prosedur karantina dan tidak dilengkapi dokumen resmi yang dipersyaratkan.

“Bea Cukai Tembilahan terus berkomitmen menjaga wilayah perairan dan pintu masuk negara dari lalu lintas barang ilegal yang dapat membahayakan keamanan serta kesehatan masyarakat dan lingkungan”, tutup Setiawan. *