Wabup Rohul H. Syafaruddin Poti, S.H, MM Hadiri Kegiatan Peletakan Batu Pertama Jembatan Jurong

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M, lakukan kunjungan kerja peletakan batu pertama, penanaman pohon dan santunan kepada anak yatim dalam rangka pembangunan Jembatan Jurong, kegiatan dilaksanakan di Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Senin (26/05/2025).

Turut hadir perwakilan Dinas PUPR Provinsi Riau Zulfahmi, ST, MT, Pertamina Hulu Rokan, Forkopimcam Bonai Darussalam, Tokoh Adat dan pihak terkait lainnya.

Pembangunan jembatan Jurong ini adalah bentuk nyata komitmen Pemkab Rohul dalam meningkatkan infrastruktur wilayah, memperlancar akses transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Jurong merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah dan memperlancar akses transportasi bagi masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang masih minim infrastruktur.

“Jembatan ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kemajuan dan harapan baru bagi masyarakat kita. Saya harap pembangunan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Syafaruddin Poti.

Wabup Rohul juga menyampaikan pembangunan Jembatan Jurong disebut sebagai langkah penting untuk mempercepat distribusi hasil pertanian, memperluas akses pendidikan, serta memudahkan layanan kesehatan.

“Kita semua tentu menyadari bahwa jembatan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik. Ia adalah penghubung harapan, penggerak roda perekonomian, serta simbol pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Rohul”. terang Poti.

Diakhir sambutan Wabup H. Syafaruddin Poti, S.H, MM mengingatkan bahwa pembangunan ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dan diakhiri dengan kegiatan penanaman pohon dan penyerahan bantuan kepada anak yatim.




Merasa Terancam dengan Aktifitas galian C, masyarakat datangi Mapolres Rohul

ARB INdonesia, Rokan Hulu. Sejumlah Masyarakat Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu mendatangi Mapolres Rohul, Senin (26/5/2025). Kedatangan mereka Mempertanyakan terkait Laporan Pengaduan (Lapdu) Aktifitas galian C yang telah mereka laporkan beberapa bulan lalu.

Sawal Daulay, salah seorang warga mengatakan kedatangan mereka terkait mempertanyakan laporan mereka yang telah mereka masukkan beberapa bulan lalu, karna aktifitas galian C sekarang sangat meresahkan mereka dan menurutnya aktifitasnya sudah diluar dari izin galian c tersebut.

“Kami masyarakat Desa Merasa terancam dengan aktifitas galian C tersebut, karna akfifitas mereka menyebabkan ternak (kerbau) masyarakat susah untuk mendapatkan makan, kami sudah sering kena denda oleh tetangga,” jadi kami mohon pada pihak Kepolisian untuk merespon laporan kami tersebut, kami tidak melarang aktifitas galian C tersebut selagi mereka menggarap sesuai dengan izinnya, janganlah memperluas aktifitas, karna banyak masyarakat peternak yang menggantungkan perekonomiannya dari lahan tersebut juga. Ungkap sawal

Beberapa waktu lalu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau yang memiliki Wewenang terkait galian C di Riau, khususnya izin dan pengawasan, secara umum berada di tingkat provinsi sudah sempat turun meninjau lokasi galian C tersebut, dan Dinas ESDM telah menekankan kepada mereka untuk tetap beroperasi di dalam izin yang telah di tetapkan, serta Dinas ESDM sempat memberikan sangsi kepada mereka untuk menutup seluruh lobang – lobang yang mereka timbulkan diluar izin Operasionalnya.

“Itu sudah sempat turun dari Dinas ESDM Provinsi Riau untuk tinjau lokasi izin mereka, dan Dinas ESDM sudah berikan sangsi untuk menutupi lobang – lobang yang mereka timbulkan, dan Dinas ESDM juga tekankan kepada mereka harus tetap beroperasi di dalam izin yang telah ditetapkan, kalau mereka garap di luar izin, maka yang menangani perkara akan diserahkan kepada pihak kepolisian” tutur sawal.

Maka dari itu, kami masyarakat meminta pihak kepolisian untuk merespon laporan yang sudah kami masukkan, masyarakat juga tekankan apabila laporan kami tidak ditindak lanjuti, maka minggu depan masyarakat menaming dan tokoh masyarakat akan turun untuk melakukan aksi demonstasi. Tutup sawal




H Herman Cabut Laporan Polisi Soal Dugaan Penyebar Video Hoax

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – H Herman tempuh jalur perdamaian dengan mencabut laporan polisi di Polres Inhil atas dugaan penyebaran video hoax pada masa Pilkada 2025 lalu.

Perdamaian antara H Herman (Bupati Inhil) dengan Edi Gunawan Alias Asun dan Fajar Satria tersebut bertempat di ruangan Kapolres Inhil pada Selasa 27 April 2025 yang dihadiri pelapor Haji Herman dengan terlapor Edi Gunawan Alias Asun dan Fajar Satria.

Surat perdamaian tersebut dibacakan langsung oleh Waka Polres Inhil, Kompol Rizki Hidayat, dihadapan para terlapor dan sepakat menempuh perdamaian secara kekeluargaan.

“Kami pertemukan kedua belah pihak, pelapor Bapak Herman, dengan terlapor Asun dan Fajar untuk menggelar perdamaian,” kata Kompol Rizki Hidayat, Selasa (27/5/2025).

Kompol Rizki Hidayat berharap dengan digelarnya perdamaian tersebut kedua belah pihak bisa saling memanfaatkan dan mengakhiri perkara yang sudah lalu.

“Semoga kedua belah pihak bisa saling memaafkan. Dan pak Haji Herman mencabut laporan,” kata Kompol Rizki Hidayat, Selasa (27/5/2025).

Menanggapi upaya perdamaian tersebut, Haji Herman yang saat ini menjabat sebagai Bupati Inhil sepakat memaafkan Asun yang merupakan Anggota DPRD Inhil dan Fajar yang berprofesi sebagai wartawan.

“Pilkada sudah selesai, hal yang telah lalu tidak perlu diperpanjang, tidak ada lagi permusuhan. Saya sepakat perdamaian ini,” kata Haji Herman dihadapan para terlapor dan Kuasa Hukum Inhil Hebat, Acang.

Haji Herman berharap dengan digelarnya penandatanganan perdamaian tersebut silahturahmi tetap berjalan dengan semestinya, tidak ada permusuhan satu sama yang lain dikemudian hari.

“Silahturahmi tetap berjalan seperti biasa. Kita tetap berjalan dengan koridor,” sambungnya.

Sementara itu, Edi Gunawan Alias Asun dan Fajar Satria mengutarakan ucapan maaf dihadapan Haji Herman dan telah mengakui telah menyebar video bohong mengenai isu korupsi dana Baznas pada waktu lalu.

“Terimakasih kepada Pak Herman telah bersedia memaafkan kami. Kami mengakui kesalahan dan kehilapan kami,” ucap Asun.

Berikut berita sebelumnya mengenai laporan dugaan penyebaran informasi hoax oleh Asun dan Fajar Satria.

Kasus ini bermula ketika Politisi dari Partai PKB berinisial EG yang juga Anggota DPRD Inhil diduga telah menyebarkan informasi hoax di salah satu group Whatsapp pada Pilkada lalu.

Dalam video berdurasi sekitar -/+ 1 menit 47 detik yang di bagikan EG tersebut, memuat narasi terkait persoalan pendirian minimarket yang sempat menjadi kontroversi antara pernyataan mantan Pj Bupati Herman dan Pj Bupati Erisman Yahya pada waktu lalu.

Namun dalam video yang disebar, kutipan gambar audio visual antara pernyataan mantan Pj Bupati Herman itu tampak sengaja dilakukan penggabungan bersama pernyataan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya.

Ironisnya penggabungan video disertai kutipan narasi tersebut memuat informasi seolah mantan Pj Bupati Inhil Herman telah menuding Pj Bupati Inhil Erisman Yahya telah mengeluarkan izin pendirian minimarket yang berlokasi di Sungai Beringin Tembilahan Hilir.

Sementara dalam rekaman saat Haji Herman berkampanye di jalan Haji Sadri kala itu tidak pernah menyebut secara spesifik nama Pj Bupati Erisman Yahya dalam rekaman video yang dirilis oleh akun resmi milik Haji Herman.

Persoalan ini kemudian yang membuat tim kuasa hukum Inhil Hebat melaporkan oknum anggota DPRD tersebut ke Polres Indragiri Hilir.

Selanjutnya video hoax yang disebar oleh Fajar Satria

Dimana FS dengan sengaja mengshare video berdurasi 3 menit 37 detik dengan thumbnail/judul “Diduga Korupsi Dana Umat” yang disertai dengan foto Haji Herman ke salah satu grup WhatsApp.

Narasi-narasi pada video tersebut diduga kuat sarat akan kepentingan politis untuk menjatuhkan elektabilitas Haji Herman yang saat itu sebagai Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 4.

Dalam narasi dalam video provokatif tersebut diduga menuduh Haji Herman melakukan korupsi dana umat pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tentang penyaluran paket premium Ramadhan 2024.

Dimana FS dengan sengaja mengshare video berdurasi 3 menit 37 detik dengan thumbnail/judul “Diduga Korupsi Dana Umat” yang disertai dengan foto Haji Herman ke salah satu grup WhatsApp.

Narasi-narasi pada video tersebut diduga kuat sarat akan kepentingan politis untuk menjatuhkan elektabilitas Haji Herman yang saat ini merupakan Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil) nomor urut 4.*




Kabupaten Inhil Keluar dari Zona Defisit APBD 2025

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2025 seimbang dan efisien.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Inhil, Haji Herman, saat apel gabungan di halaman Kantor Bupati, pada Senin, 26 Mei 2025.

“Struktur APBD Inhil tahun 2025 telah berada dalam kondisi seimbang antara pendapatan dan belanja,” kata Haji Herman.

Beberapa tahun terakhir APBD Inhil mengalami defisit antara pendapatan dan belanja. Akibat terjadi tunda bayar dan penyelenggaraan kegiatan tidak maksimal.

“Tapi hari ini alhamdulillah sudah kita seimbang kan antara pendapatan dengan belanja, sehingga tidak ada alasan untuk tunda bayar dan sebagainya,” ungkap Bupati.

Bupati juga menegaskan pentingnya percepatan realisasi program kerja oleh seluruh perangkat daerah.

Ia meminta agar kegiatan segera dilaksanakan sesuai dengan target yang telah ditetapkan demi mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Untuk diketahui, apel gabungan tersebut dihadiri seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. *




Koperasi Merah Putih Desa Sungai Berapit Resmi Terbentuk

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga Desa Sungai Berapit kini memiliki wadah ekonomi baru dengan terbentuknya Koperasi Merah Putih, yang diresmikan dalam sebuah acara musyawarah desa, Minggu (25/05/2025).

Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui usaha kolektif yang berfokus pada perdagangan dan sektor agribisnis.

Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini adalah hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kecamatan tokoh masyarakat dan aparat desa.

“Kami berharap koperasi ini mampu mengoptimalkan potensi lokal dan memberikan dampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Selain itu, M Ihsah juga menjelaskan bahwa koperasi ini akan memfasilitasi akses modal dan pendampingan usaha bagi anggota.

“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, semoga kita bisa menciptakan ekonomi desa yang lebih mandiri dan sejahtera,” katanya.

Terakhir, Kades Sungai Berapit berharap dengan terbentuknya Koperasi Merah Putih, warga desa semakin optimis menghadapi tantangan ekonomi dan membuka peluang usaha yang lebih luas.

Untuk diketahui, Musdes khusus pembentukan koperasi merah putih Desa Sungai Berapit ini di hadiri oleh Camat concong dan staf, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pendamping program P3MD. (Galeri Foto)




Tinjau Tambak Udang Vaname di Tanah Merah, H Herman : Potensi Baru yang Sangat Menjanjikan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tanah Merah.

Di sela-sela agenda tersebut, Bupati meninjau langsung lokasi tambak udang Vaname yang berada di Tanjung Apek, Kelurahan Kuala Enok.

Tambak udang tersebut terletak di atas lahan seluas 3 hektare dan dikelola oleh Koperasi Harmoni Berkah Mandiri di bawah bimbingan Muzammil. Direktur M.M Institut, yang berpengalaman dalam pengelolaan koperasi di bidang perikanan.

“Kita saat ini berada di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah. Di sini terdapat dua kolam tambak udang Vaname yang bisa dipanen dalam waktu sekitar empat bulan,” kata Haji Herman, Sabtu (24/05/2025).

Haji Herman mengatakan, tambak tersebut merupakan potensi yang sangat menjanjikan di Inhil. Apalagi pesisir Inhil sangat strategis melakukan budidaya udang segar yang siap ekspor.

“Ini potensi baru yang saya lihat sangat menjanjikan di Inhil,” ujar Bupati Herman.

Ia menambahkan bahwa program budidaya ini merupakan bagian dari pendampingan dengan mitra manajemen bersama.

Pemerintah Kabupaten Inhil, menurutnya, akan terus memberikan dukungan kepada kelompok tani maupun koperasi yang serius mengembangkan usaha budidaya udang Vaname.

“Kita akan bantu jika ada kelompok atau koperasi yang ingin mengembangkan usaha ini,”

“Ini peluang yang sangat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pesisir,” ucapnya.

Bupati Herman juga berharap agar inisiatif Koperasi Harmoni Berkah Mandiri dapat menjadi contoh bagi koperasi lain di Inhil.

“Saya berharap apa yang telah dilaksanakan oleh Koperasi Harmoni Berkah Mandiri ini bisa menjadi percontohan,”

“Kita tidak hanya berharap dari hasil ikan saja, tapi juga bisa mengembangkan budidaya udang Vaname,” tutupnya.

Budidaya udang Vaname dinilai memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan. *