Sulbar, detikriau.org – Pagi ini, kamis (15/11) jam 06:01:20 Wib gempa kembali terjadi. Kali ini berkekuatan 5,5 SR.
Pusat gempa berada di 13 km Tenggaran Mamasa Provinsi Sulawesi Barat atau pada titik koordinat 2.96 LS – 119.44 BT pada kedalaman 10 Km
“Tidak berpotensi tsunami” Rilis BMKG melalui laman resminya
Hingga berita ini dirilis , belum didapatkan informasi dampak peristiwa gempa bumi di Mamasa kali ini.
penulis: Amrul
Gempa 5,3 SR Goyang Pulau Bali
Bali, detikriau.org – Gempa bumi bumi berkekuatan 5,3 SR mengguncang pulau Bali.
Keterangan BMKG melalui laman resminya, Aktifitas seismik yang terjadi kamis (15/11) jam 00:23:30 Wib ini berpusat di laut 78 km Barat Daya Kelungkung atau pada titik koordinat 9.42 LS – 115.41 BT pada kedalaman 20 km.
Getaran gempa dirasakan pada skala MMI III-IV di Tabanan, Karangasem, Kuta, Jimbaran, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
“sedangkan untu kawasan Gianyar, Sumbawa, Klungkung, Nusa Dua dan Legian, getaran gempa dirasakan pada skala MMI-III.” Tulis BMKG.
Getaran MMI skala III yaitu Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Sedangkan MMI skala IV yaitu Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Penulis: Amrul
Parkir Kendaraan Angkutan Barang di Depan SD 03 Ganggu Lalu Lintas, Petugas Diminta Lakukan Penertiban
Tembilahan, detikriau.org – Warga mengeluhkan keberadaan sejumlah kendaraan angkutan barang yang parkir seenaknya dan mengganggu kenyaman pengguna jalan di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan bangunan Sekolah Dasar (SD) 003 Tembilahan.
Kesan sembraut dan bahkan menimbulkan kemacetan lalu lintas hampir setiap hari terjadi, terutama saat bersamaan dengan waktu orang tua siswa melakukan aktifitas antar jemput anak bersekolah.
“setiap hari kendaraan angkutan barang parkir seenaknya dan menjadi biang kemacetan,” Ujar salah seorang orang tua siswa yang sedang menunggu kepulangan anaknya dari sekolah, selasa (13/11)
Menurutnya, badan jalan Jendral Sudirman terbilang tidaklah terlalu lebar. Bukan hanya satu, kadang sampai berjejer dua kendaraan angkutan barang parkir, dan hampir memakan setengah badan jalan. Akibatnya masyarakat lainnya yang akan beraktifitas pastinya akan terganggu.
“Kami sudah beberapa kali meminta agar tidak parkir seenaknya. Tapi juga tidak pernah digubris,” Ujarnya kesal.
Pantauan lapangan detikriau.org, rabu (14/11) sekira jam 16.00 Wib. Apa yang menjadi keluhan orang tua siswa tentu sesuatu yang wajar.
Dua kendaraan angkutan barang, saat itu memang tampak parkir dan terkesan tidak mengindahkan aturan. Satu unit kendaraan pick up dan satu unit kendaraan Viar, parkir berjejer, dan benar, hampir menggunakan setengah ruas jalan.
Dengan kondisi ini, aktifitas sejumlah pengguna jalan lainnya menjadi sangat terganggu. Kondisi ini diperparah dengan menumpuknya sejumlah kendaraan roda dua jemputan anak sekolah.
“gimana kami bisa memarkirkan kendaraan kami dengan rapi, lihat aja sendiri pak, mobil parkir seenaknya. Tak ada lagi tempat untuk kami.” Ujar orang tua siswa saat itu.
“Harusnya ada petugas, seperti misalnya polisi lalulintas untuk menertibkan agar kenyamanan pengguna jalan tidak terganggu,” Usulkannya. / Ari Permana
Wahai Honorer K2, Simak nih Penjelasan Pak JK
Foto: Internet
JAKARTA – Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan terobosan untuk mengatasi minimnya pelamar CPNS 2018 yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), baik jalur umum maupun honorer K2.
Bukan menurunkan nilai ambang batas alias passing grade. Tetapi mencari pelamar dengan nilai tertinggi. Meskipun begitu secara resmi rencana ini belum tertuang dalam peraturan.
Gambaran skenario penanggulangan minimnya pelamar CPNS baru yang lolos ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kallah. Dia menegaskan pemerintah tidak menurunkan passing grade dalam tahapan SKD rekrutmen CPNS baru.
Dia mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan upaya supaya tidak ada formasi yang kosong atau tidak terisi. ’’Passing grade tidak diturunkan. Hanya (pelamar) yang terbaik dari 200 (ribuan formasi, Red),’’ kata JK di kantor Wakil Presiden, Selasa (13/11).
Sebagaimana diketahui jumlah pelamar CPNS yang mendaftar secara online mencapai 4,4 jutaan orang. Kemudian pelamar yang lolos seleksi administrasi dan berhak ikut SKD ada 3,6 jutaan orang.
Sementara formasi yang dibuka ada 238.015 kursi atau lowongan yang tersebar di 76 kementerian atau lembaga serta 525 pemerintah daerah.
’’Yang dibutuhkan kira-kira 200 ribu totalnya. Guru saja 120 ribu. Jadi kira-kira 200 (ribu) sekian lah. Itu yang lolos (jadi CPNS) kira-kira 4 persen saja,’’ sambung JK.
Dari awal pemerintah memang ingin menurunkan jumlah PNS. Memang tetap ada rekrutmen tapi jumlahnya lebih sedikit daripada PNS yang pensiun. Salah satu caranya dengan menekan melalui berbagai syarat dalam tes CPNS. ’’Kita ingin turunkan jumlah pegawai negeri dengan cara itu karena kita berlebihan,’’ ujar dia.
Maka, semua warga yang ingin jadi PNS harus berdasarkan dites. Supaya kemampuan mereka untuk menjadi PNS itu betul-betul ada standartnya. “Ini kan sudah melalui beberapa tahap ujian,” tambah JK.
Termasuk, untuk para tenaga honorer K-2 yang ingin menjadi PNS. Mereka yang telah berusia lebih dari 35 tahun tidak bisa mendaftar. Pemerintah sudah menyiapkan skema untuk menerima mereka yang berusia lebih dari 35 tahun.
’’Kalau sudah lebih umurnya 35 tahun dia boleh berdasarkan kontrak, semua bisa berdasarkan kontrak itu solusinya. Sama saja yang dia terima tapi berdasarkan kontrak,’’ ungkap dia. Anggaran untuk membiayai tenaga kontrak itu dari APBN
Aturan Baru Kemenpan RB Antisipasi Kekosongan Formasi CPNS 2018
Peserta mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis computer assisted test (CAT) untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Jumat, 26 Oktober 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat
Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyiapkan kebijakan anyar guna mengantisipasi kekosongan formasi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018. Langkah itu ditempuh berkaitan dengan minimnya peserta seleksi kompetensi dasar yang memenuhi passing grade.
“Saat ini masih dalam penyusunan, dan diharapkan pekan depan PermenPANRB sudah ditandatangani,” ujar Menteri PANRB Syafruddin dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Rabu, 14 November 2018. Bekas Wakil Kepala Kepolisian RI itu berujar kebijakan itu diperlukan agar kebutuhan jumlah aparatur sipil negara terpenuhi, namun kualitasnya tetap terjaga.
Berdasarkan data Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018, dari pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS hingga tanggal 12 November lalu, hanya 128.236 peserta yang memenuhi passing grade. Apabila dipersentasekan, jumlah tersebut kurang dari 10 persen dari 1.724.990 peserta yang mengikuti SKD.
Syafruddin mengatakan panitia tengah menggodok kebijakan penurunan passing grade dan pemeringkatan peserta SKD berdasarkan ranking agar kuota CPNS bisa tercapai. “Kombinasi keduanya (penurunan passing grade dan pemeringkatan peserta SKD),” kata Syafruddin.
Menurut Syafruddin, jumlah peserta yang diperlukan lolos dari tes SKD ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) minimal tiga kali formasi yang dibuka. Jika jumlah yang lolos kurang, dikhawatirkan formasi CPNS yang dibuka kosong. Padahal banyak instansi yang membutuhkan tambahan pegawai baru untuk menjamin pelayanan publik.
“Pemerintah punya kewajiban untuk melayani publik. Publik juga semakin menggeliat untuk mau berperan dalam roda pemerintahan, terutama untuk tenaga pendidikan seperti guru dan dosen serta tenaga kesehatan,” ujar Syafruddin.
Karena itu, saat ini panselnas tengah mengkaji perkembangan yang ada untuk mengambil langkah-langkah terbaik untuk memenuhi kebutuhan negara. Ia memastikan, langkah yang akan diambil tidak akan merugikan, bahkan akan menguntungkan semua pihak.
“Formulasinya sedang disusun agar dapat memenuhi kebutuhan CPNS yang ada tetapi tetap menghasilkan ASN yang kompetitif dan kredibel,” ujar Syafruddin.
Syafruddin juga memastikan, peraturan yang sedang disusun itu tidak mengganti Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 dan 37 Tahun 2018. “Peraturan baru itu merupakan solusi untuk menopang peraturan yang lama.”
Sekretaris Jenderal Kemenpan RB, Dwi Wahyu Atmaji, mengatakan para peserta yang lolos seleksi SKD ini juga belum tentu lolos menjadi CPNS karena masih ada SKB. Dalam SKB ini, akan ditentukan berapa kebutuhan di setiap formasi. Sehingga, bisa saja, ada kekurangan di satu formasi tapi penumpukan di formasi lain. “Jadi tergantung seleksi SKB,” ujarnya.
Adapun Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyarankan agar sistem passing grade SKD diganti dengan sistem peringkat nilai. “Kita sudah surati untuk meminta peringkat nilainya saja, bukan passing grade yang digunakan,” kata Sutarmidji usai membuka kegiatan validasi kebutuhan instansi pemerintah sebagai dasar dalam penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun anggaran 2019, di Pontianak, Selasa, 13 November 2018.
Menurut Sutarmidji, dengan sistem peringkat yang diusulkan ini, seluruh kuota yang ada bisa terpenuhi dan tidak ada lagi kekosongan. Ia tidak setuju jika pemerintah pusat akan tetap menggunakan sistem passing grade dengan menurunkan angka ambang batas minimal. Sebab, menurunkan passing grade tidak menjamin jumlah kuota CPNS 2018 bisa terpenuhi.
Masuki Pemukiman Penduduk di Pulau Burung, Harimau Sumatra Terjepit disela Bangunan Ruko
Pulau Burung, detikriau.org – Warga Km 00 Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir dihebohkan dengan kehadiran seekor harimau Sumatra. Naasnya, hewan buas bernama latin Panthera tigris sondaica ini terjepit diantara bangunan ruko dan menjadi tontonan warga. Rabu (14/11)
Menurut laporan pejabat Kecamatan setempat kepada Bupati Inhil, harimau sumatra ini terjepit diantara bangunan ruko berdampingan milik warga setempat, Johari, Atek, Aming dan Ayang.
“Upaya yg dilakukan dengan memasang jaring diantara tongkat ruko dan 3 orang anggota polsek bersnjata lengkap disiagakan untuk mengantipasi jika membahayakn msyarakat.” Disampaikan dalam laporan tertulis melalui pesan komunikasi handphone itu
Juga diterangkan kehadiran hewan buas ini sudah disampaikan kepada BKSDA dan segera berangkat dari Pekanbaru menuju Pulau Burung untuk melakukan upaya evakuasi./Ari Permana