Hingga Oktober 2018, KPK Jaring 34 Kepala Daerah. Kasus Terbanyak Terkait Penerimaan Fee Proyek

Jubir KPK Febri Diansyah (Foto: Net)

Detikriau.org – Terhitung sejak 2012 hingga oktober 2018, sebanyak 34 Kepala Daerah telah terjaring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasusnya mulai dari suap perizinan, jual beli jabatan hingga penerimaan fee proyek.

“Mulai dari fee proyek, suap perizinan, sampai jual beli jabatan. Didominasi fee proyek,” beber Jubir KPK Febri Diansyah dilansir melalui kumparan.com

Febri menjelaskan, aneka macam proyek menjadi bancakan. Pelaksana proyek sudah diatur, dan fee pun didapat sang kepala daerah.

Ada sejumlah sebab yang membuat kepala daerah tergoda menerima suap. Selain tentu untuk memperkaya diri, uang suap juga digunakan untuk biaya politik kampanye.

“Biaya politik mahal,” terang dia.

Febri juga mengingatkan agar para kepala daerah jangan bermain suap. Jangan tergiur uang panas. KPK masih melakukan pengawasan dan pemantauan di daerah.

Daftar kepala daerah yang kena OTT KPK. (Foto: Dok. KPK)




Ikan Patin, Makanan Lezat yang direkomendasikan Bagi Penderita Kolesterol Tinggi

Foto: Internet

Detikriau.org – Siapa yang tidak kenal ikan patin? Ikan air tawar ini cukup banyak digemari, apalagi dengan mudahnya dibudidaya, ikan patin menjadi makanan lezat dan bisa didapat dengan harga yang relatif murah. Hanya saja banyak orang yang khawatir saat mengonsumsinya karena diduga memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. 

Dibandingkan dengan jenis ikan lainnya, kandungan lemak ikan patin justru lebih rendah. Sementara itu, kandungan asam lemak esensial DHA pada ikan patin mencapai 4,74 persen dan kandungan EPAnya mencapai 0,31 persen. Keberadaan asam lemak omega-3 di dalam ikan patin juga membuatnya memiliki kelebihan tersendiri mengingat biasanya kandungan ini ditemukan dalam daging ikan air laut dalam seperti ikan salmon, tuna, dan sarden.

Kandungan lemak total di dalam ikan patin sekitar 2,55 hingga 3,42 persen. Sementara itu, asam lemak tak jenuhnya mencapai lebih dari 50 persen. Salah satu dari kandungan asam lemak tak jenuh tunggal ini adalah asam oleat. Berbagai kandungan ini sangatlah baik dalam menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Lemak tak jenuh juga dianggap sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat yang ada di dalam tubuh sehingga mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner dengan signifikan.

Di dalam daging ikan patin juga cenderung rendah kandungan kolesterol, yakni hanya 21-30 mg untuk setiap 100 gram. Hal ini berarti, mengonsumsi ikan patin sangat direkomendasikan bagi penderita kolesterol tinggi yang memang ingin menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhnya.

Hanya saja, kita juga harus pandai-pandai mengolah ikan patin ini jika ingin mendapatkan manfaatnya dengan maksimal. Sebagai contoh, akan jauh lebih baik jika ikan patin tidak dijadikan makanan bersantan atau digoreng sehingga memiliki kandungan lemak jahat yang tinggi. Ikan patin sebaiknya diolah dengan cara dipanggang atau direbus.

Agar proses penurunan kadar kolesterol dalam tubuh bisa berjalan dengan maksimal, ada baiknya kita tidak hanya mengandalkan ikan patin saja. Pastikan untuk mengubah pola makan secara keseluruhan, khususnya dalam hal memperbanyak asupan serat yang bisa membantu menurunkan kolesterol dan menurunkan asupan makanan yang kaya akan lemak. Selain itu, pastikan untuk rajin-rajin berolahraga demi menjaga kesehatan pembuluh darah.

Artikel ini sudah terbit di laman doktersehat.com dengan judul “Tak Hanya Enak, Ikan Patin Juga Bisa Turunkan Kolesterol” https://doktersehat.com/ikan-patin-turunkan-kolesterol/




Korban Meninggal Gempa Palu Capai 1.571 Orang

Sutopo/RMOL

Detikriau.org — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan korban meninggal bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga kamis pukul 21.00 Wib terdata sebanyak 1.571 jiwa.

Korban bencana alam berasal dari beberapa daerah yakni Donggala, Palu dan daerah terdampak lainnya yang mayoritas meninggal disebabkan ditimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami.

“Perinciannya, yaitu 144 di Donggala, 1.352 di Palu, Sigi 62 orang, Parigi Moutoung 12 orang, dan Pasangkayu, Sulawesi Barat 1 orang,,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor Pusat BNPB, kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/10), dilansir RMOL.co.

Sutopo menambahkan bahwa data ini merupakan akumulasi jumlah korban meninggal dunia dari awal terjadinya bencana.




Sandiaga Uno Janji Jadikan Indonesia Pusat Syiar Islam Dunia

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

Jakarta — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno berjanji bakal menjadikan Indonesia sebagai pusat syiar Islam dunia bersama Prabowo Subianto jika terpilih pada Pemilihan Presiden 2019.

“Kami komitmen, jika Prabowo-Sandi mendapat amanah, kami akan pastikan Indonesia menjadi tempat mercusuar syiar Islam di dunia,” ujar Sandi usai bertemu dengan pengurus Sarekat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) di Restoran Al-Jazeerah, Menteng, Jakarta, Kamis (4/10).

Sandi mengatakan bakal berupaya agar mufti (ulama) dari Timur Tengah, Afrika Selatan dan negara lainnya turut berdakwah di Indonesia. Tentunya, kata dia, dakwah-dakwah yang menghadirkan kesejukan.

Selain menjadikan Indonesia sebagai pusat syiar Islam dunia, Sandi juga ingin membantu para pemuda Islam dalam rangka mengembangkan bisnis di dalam negeri.

Menurutnya, konsep itu juga bermanfaat bagi pengembangan industri nasional.

Kata dia, selama ini pemerintah cenderung memanjakan pelaku usaha impor. Sudah saatnya industri dalam negeri lebih diperhatikan agar perekonomian nasional menjadi lebih kuat. Salah satunya dengan memberi ruang dan membantu pemuda Islam mengembangkan bisnisnya di dalam negeri.

“Mendorong kebangkitan pemuda Islam,” kata sandi.

Sandi lalu mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara dengan pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Karenanya, Indonesia mesti memainkan peran yang lebih dominan di kancah internasional.

“Utamanya di bidang ekonomi,” imbuh Sandi.

 

Isu Perempuan

Sandiaga juga berjanji akan memerhatikan isu perempuan, terutama soal kekerasan terhadap perempuan. Sandi mengatakan hal itu setelah melihat reaksi berbagai pihak yang menaruh perhatian terhadap drama penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Meskipun, kenyataannya kasus penganiayaan tersebut merupakan hoaks atau kabar bohong.

“Saya juga mensyukuri bahwa isu kekerasan terhadap perempuan itu sekarang ada di tengah masyarakat,” kata Sandi.

Sandi mengamini bahwa akhirnya Ratna mengaku berbohong pernah dianiaya. Dengan kata lain, isu kekerasan terhadap Ratna bukan kenyataan. Namun, Sandi tetap bersyukur.

Menurutnya, meski kabar penganiayaan Ratna adalah kebohongan, setidaknya sudah menunjukkan bahwa publik tidak abai terhadai isu kekerasan terhadap perempuan.

Dia berharap ke depannya masyarakat semakin menghargai perempuan.

“Paling tidak isu kekerasan terhadap perempuan sekarang jadi mainstream, jadi isu utama dan mudah-mudahan ini juga bisa mengubah pola pikir kita memuliakan perempuan menghormati ibu kita,” kata Sandi.

Menanggapi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Sandi di satu sisi merasa bersyukur. Dia tidak bisa membayangkan wanita dengan kepala tujuh dianiaya tiga orang.

Terlebih, Sandi mengaku ibunya pun berusia 77 tahun. Dia mengaku terbayang bagaimana jika ibunya yang mengalami penganiayaan hingga lebam di wajah.

Tapi, Sandi mengaku ceroboh dan meminta maaf kepada publik tentang hoaks Ratna Sharumpaet. Dia mengaku kurang teliti, sehingga sempat hanyut dalam kebohongan Ratna.

“Menurut saya ini pelajaran buat kami dan pelajaran seluruh bangsa bahwa kita harus betul-betul objektif, verifikasi,” ujar Sandi.

sumber: CNN Indonesia




Air Kelapa Bisa Turunkan Kolesterol?

Foto ilustrasi: Internet

Detikriau.org – Salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat modern adalah kolesterol tinggi. Penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, khususnya makanan berlemak. jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan masalah kolesterol tinggi ini bisa berlanjut menjadi penyakit mematikan seperti stroke, penyakit jantung, dan berbagai penyakit mematikan lainnya.

Dilansir melalui laman doktersehat.com, biasanya, penderita kolesterol tinggi yang sudah memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter akan diminta untuk rutin mengonsumsi obat penurun kolesterol. Selain itu, mereka juga diminta untuk memperbaiki pola makan agar menjadi lebih sehat. Pola makan ini bisa berupa memperbanyak asupan sayur dan buah yang kaya serat dan menurunkan konsumsi makanan berlemak. Sebagai informasi, serat bisa secara efektif membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain mengonsumsi makanan sehat, pakar kesehatan juga menyarankan penderita kolesterol tinggi untuk memperbanyak konsumsi buah yang diklaim mampu menurunkan kolesterol seperti apel dan jeruk, dan kelapa muda. Khusus untuk kelapa muda, air dari buah ini disebut-sebut bisa membantu menyeimbangkan kadar kolesterol tubuh dengan efektif.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2008 lalu oleh tim dari Food and Chemical Technology, disebutkan bahwa kebiasaan mengonsumsi air kelapa muda memang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Dalam penelitian yang dilakukan selama 45 hari ini, disebutkan bahwa kadar kolesterol jahat bisa ditekan dan kadar kolesterol baik bisa ditingkatkan pada tubuh pasien yang rajin minum air kelapa.

Air kelapa muda kaya akan kandungan asam amino, anti oksidan, kalium, magnesium, mangan, serta berbagai vitamin. Kandungan mikronutrien yang ada di dalam minuman ini akan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, memberikan efek anti kanker, dan mencegah penuaan dini.

Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi air kelapa muda yang segar, bukannya air kelapa yang sudah dikemas dan banyak disediakan di supermarket. Meski sama-sama menyegarkan, air kelapa kemasan ini sudah kaya akan kandungan gula dan kalori yang tentu kurang baik bagi kesehatan.




Bank Dunia: Indonesia akan Kesulitan Terbitkan Surat Utang

Foto: Reuters

“laporan World Bank East Asia and Pacific Economic disebutkan risiko pembiayaan utang berpotensi jadi akut untuk Indonesia dan Thailand. Sebab, nilai utang jangka pendek kedua negara mencapai US$50 miliar (Rp 758,3 triliun) dan $63 miliar.”

Jakarta – Bank Dunia atau World Bank (WB) memprediksi penurunan nilai portfolio dapat di pasar keuangan global mengurangi kapasitas negara dan swasta dalam menerbitkan dan membiayai utang berdenominasi mata uang asing.

Dampaknya, operasional bisnis dan kesanggupan melunasi utang dari sektor korporasi akan terganggu. Sementara dari segi pemerintah, hal itu bisa menyebabkan defisit pendanaan dan keberlanjutan utang.

Dalam laporan World Bank East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2018 berjudul Menjelajahi Ketidakpastian, disebutkan risiko pembiayaan utang berpotensi jadi akut untuk Indonesia dan Thailand. Sebab, nilai utang jangka pendek kedua negara mencapai US$50 miliar (Rp 758,3 triliun) dan $63 miliar.

“Meskipun begitu, risiko likuiditas tidak akan diterjemahkan sebagai risiko kesanggupan membayar utang di negara-negara tersebut karena tingkat utang luar negeri yang relatif rendah, kecukupan dan likuiditas modal sektor keuangan yang kuat, serta bantalan moneter dan fiskal yang cukup,” tulis Bank Dunia dalam laporannya.

Meningkatnya ongkos pembiayaan bisa menunda rencana investasi publik dan swasta. WB menyampaikan peningkatan itu juga bisa mengurangi ruang fiskal untuk menerapkan kebijakan fiskal balasan, serta pembiayaan kesehatan masyarakat, pendidikan dan layanan lainnya.

Premi risiko yang biasanya di gambarkan dalam bentuk yield surat utang negara (SBN), menurut WB, kemungkinan akan sangat tinggi untuk negara-negara yang lebih banyak meminjam di sektor publik maupun swasta. “Misalnya negara-negara yang mengalami defisit fiskal dan neraca transaksi berjalan” seperti Indonesia dan Filipina, tulis WB.

Alasannya, sektor publik dan swasta akan memperebutkan modal yang langka demi memenuhi rencana konsumsi dan investasi mereka, menawar suku bunga yang ditentukan pasar.

Berita ini dikutip dari laman CNBC Indonesia / https://www.cnbcindonesia.com/market/20181004193240-17-36130/bank-dunia-indonesia-akan-kesulitan-terbitkan-surat-utang