Sekda Inhil Serahkan Bantuan 15 Unit Perahu Motor dan Alat Tangkap Perikanan untuk Nelayan Dusun Perisai

Sekda Inhil H Said Syarifuddin saat menyerahkan bantuan perahu dan alat tangkap perikanan kepda masyarakat nelayan. (Foto: Diskominfops Inhil)

Mandah, detikriau.org — Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menyalurkan bantuan 15 unit perahu motor 0,5 GT beserta alat tangkap perikanan kepada masyarakat nelayan Dusun Perisai, Desa Batang Tumu, Mandah, Rabu (17/10/2018).

Bantuan yang berasal dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia khusus diperuntukan bagi nelayan – nelayan kecil di wilayah perairan Kecamatan Mandah.

Bantuan tersebut diserahkan melalui perwakilan Direktorat Pendayagunaan Pulau – Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sukaptono kepada Sekda Inhil  yang sekaligus juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil.

Penyerahan bantuan disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Inhil, H Mukhtar T, Camat Mandah, Babinsa dan tokoh masyarakat setempat.

Foto bersama usai penyerahan bantuan

Dalam sambutannya Sekda mengatakan, nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Dusun Perisai, Desa Batang Tumu Kecamatan Mandah ini patut bersyukur dengan didapatkan bantuan ini.

Sekda berharap masyarakat nelayan yang telah menerima bantuan dapat memanfaatkannya secara maksimal. “Yang terpenting bagi nelayan, kita bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sungai kita,” ucap Sekda.

Untuk bisa menjaga kelestarian alam, Sekda mengimbau agar nelayan tidak lagi menangkap ikan, udang dan lain sebagainya dengan menggunakan racun tuba, sentrum listrik dan peralatan lain yang dapat mencemari lingkungan.

Sekda juga berharap, khususnya kepada nelayan yang terhimpun dalam kelompok usaha bersama untuk senantiasa menjaga bantuan yang telah diberikan oleh Pemerintah.

” Ini adalah bantuan pemerintah, jaga baik-baik, jangan sampai hilang dan jangan sampai di jual,” pesan Sekda.

Kepada Camat, Kepala Desa dan Aparatur lainnya Sekda juga mengimbau untuk dapat bersama mengawasi kelestarian lingkungan perairan. Sebab, menurutnya, jika wilayah dan sumber daya perairan telah tercemar, maka hal tersebut merupakan kerugian besar bagi masyarakat.

“Ini (Wilayah dan sumber daya Perairan, red) adalah anugerah dan mudah – mudahan bisa dijaga kelestariannya demi anak cucu kita. Mudah-mudahan berkah dari Allah SWT ini bisa memberikan kesejahteraan bagi kita,” kata Sekda.

Sementara itu, Sukaptono sebagai Staf Kasubdit Pulau-pulau Kecil dan Terluar perwakilan Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI nyatakan dukungan dan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Inhil bisa mendukung pemanfaatan bantuan yang telah disalaurkan.

“Saya datang kesini, tujuannya menyerah-terimakan bantuan ini untuk masyarakat Dusun Perisai. Kami mohon bantuan ini jangan sampai diperjual-belikan dan syukur-syukur dapat dikembangkan untuk hal lainnya,” ujar Sukaptono.

Sukaptono mengaku akan terus memantau perkembangan Kabupaten Inhil, khususnya terhadap Pulau – Pulau Kecil. “Insya Allah kita akan menindaklanjuti usulan-usulan yang masuk. Ini cukup bagus usulan dari Kabupaten Inhil melalui dinas Kelautan dan Perikanan,” ujar Sukaptono./ Am




Ringkus Terduga Pelaku Narkotika, Polisi Sita 19 Paket Shabu dan Puluhan Juta Uang Rupiah

Kedua pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan petugas kepolsian. (Foto: Arsip Polres Inhil)

Tembilahan, detikriau.org – Diduga lakukan tindak pidana Narkotika, Satres Narkoba Polres Inhil amankan dua orang warga Tembilahan. AM dan FM diringkus di Jalan M Boya Gg Palapa Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan Kab Inhil pada rabu (17/10) sekira pukul 19.30 Wib.

Dari tangan Am, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 (satu) paket narkotika jenis shabu yang dibugkus dengan permen relaxa, satu bungkus kotak rokok yang berisikan 3 (tiga) paket shabu, satu bungkus kotak rokok yang berisikan 1 (satu) paket shabu yang disimpan dalam dompet berwarna hitan dan satu bungkus kotak rokok yang berisikan 14 (empat belas) paket shabu yang juga disimpan dalam dompet warna hitam. Turut disita sebagai barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 217 ribu dan satu unit handphone, 1 (satu) bilah gunting penjepit, 1 (satu) bilah gunting pemotong, 1 (satu) ikat plastik putih bening,  2 (dua) bungkus plastik klip merah, 1 (satu) buah sendok shabu.

Sedangkan dari FM, polisi menyita barang bukti berupa 1 (satu) unit HP Nokia warna biru  dengan nomor sim card 0852-6486-5735, 1 (satu) unit HP Xiomi warna putih dengan nomor sim card 0823-8930-8245 dan Uang tunai sebesar Rp 24.100.000,-(dua puluh empat juta seratus ribu rupiah)

Diterangkan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik MH melalui Kabag Op Satres Narkoba AKP Bachtiar SH, kronologis penangkapan kedua terduga pelaku bermula dari informasi yang diterima dari masyarakat pada selasa (16/10) sekira pukul 21.00 Wib bahwa ada seorang laki-laki bernama AM sering melakukan transaksi narkoba.

Mendapatkan informasi, AKP Bachtiar memerintahkan beberapa orang anggotanya untuk melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi yang akurat Kasat memerintahkan anggota yang dipimpin oleh IPTU Arinal Fajri , SH untuk melakukan penangkapan terhadap terlapor  .

Selanjutnya pada hari Rabu tgl 17 Oktober 2018 sekira pukul 19.30 wib diketahui bahwa terlapor sedang berada Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil – Riau dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam, kemudian terlapor langsung di amankan dan ditangkap dan segera digiring kerumahnya yang beralamat di Jl. Letda M. Boya Gg. Palapa Kel. Tembilahan Kota Kec. Tembilahan Kab. Inhil – Riau untuk dilakukan penggeledahan dengan di saksikan oleh Ketua RT dan warga setempat. Hasil penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti tersebut.

Dari hasil interogasi terlapor mengaku mendapatkan barang bukti yang ditemukan oleh polisi dari sdr. FM. Kemudian beberapa orang anggota Sat Res Narkoba langsung menuju ke rumah sdr. FM serta mengamankan dan melakukan penangkapan. Hasil penggeledahan dengan disaksikan oleh Ketua RT dan seorang warga setempat ditemukan barang bukti tersebut.

“ kedua terlapor  dan barang bukti yang telah ditemukan  langsung di bawa ke Mapolres Inhil guna penyidikan lebih lanjut.” Akhiri AKP Bachtiar./ Am




Bupati Inhil Miliki Tekad Kuat Wujudkan Generasi Muda Menjadi Generasi Qurani

Penabuhan bedug oleh Bupati INhil diiringi pukulan kompang oleh unsur Forkopimda dan pejabat resmi menandai pembukaan pelaksanaan MTQ ke 48 Tingkat Kabupaten Inhil di Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (Foto: Arsip Diskominfops Inhil)

Tembilahan, detikriau.org – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan tampak memiliki tekad yang kuat untuk mewujudkan generasi muda Inhil menjadi generasi qurani. Hal tersebut disampaikannya hampir dalam setiap kesempatan.

Seperti pada Pelantikan Dewan Hakim MTQ Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil tahun 2018, Pelepasan pawai ta’aruf dan pembukaan Bazaar dan kala pembukaan MTQ Ke – 48 tahun 2018 beberapa hari lalu.

Bupati memandang, sumber daya manusia, khususnya kaum muda di Kabupaten Inhil, memiliki potensi dan kualitas yang luar biasa untuk dibentuk menjadi generasi qurani, generasi dengan rasa cinta yang besar terhadap Al – qur’an.

Bupati menuturkan, berbagai langkah telah ditempuh dalam upaya menggapai tujuan tersebut. Salah satunya adalah melalui Gerakan Maghrib Mengaji alias ‘Gemar Mengaji’.

“Tujuan kita dalam program Maghrib Mengaji adalah menanamkan, menumbuhkan karakter yang agamis pada generasi kita,” ucap Bupati saat melantik Dewan Hakim MTQ Ke – 48 Tingkat Kabupaten Inhil Tahun 2018 belum lama ini di Tembilahan.

Dalam Gerakan Maghrib Mengaji, Pemerintah Kabupaten Inhil mengimbau masyarakat untuk me – nonaktif – kan segala bentuk peralatan elektronik seperti televisi dan lain sebagainya di waktu maghrib.

Langkah tersebut dimaksudkan agar anak – anak di rumah dapat mengikuti aktifitas mengaji yang dilaksanakan ba’da shalat Maghrib hingga menjelang waktu shalat Isya.

5 tahun berjalan, program ini terbilang sukses. Hal ini terlihat disaat menjelang adzan maghrib berkumandang, berbondong – bondong anak – anak yang mengenakan perlengkapan shalat menuju ke tempat ibadah. Mesjid, Mushalla, surau maupun langgar tampak dipenuhi oleh anak – anak untuk mengaji.

Pengeras suara di tempat – tempat ibadah hampir di setiap pelosok daerah Kabupaten Inhil terdengar riuh dengan alunan ayat Al – qur’an oleh anak – anak tersebut.

Dirasa masih belum optimal, Bupati Inhil yang memang dikenal sebagai sosok agamis ini pun mengarahkan jajaran Pemerintah Kabupaten Inhil untuk memanfaatkan keberadaan ‘Islamic Center’ sebagai pusat membaca Al – qur’an.

“Bangunan representatif Islamic Center sudah bisa diselesaikan pembangunannya, sudah diaudit. Semoga kedepan dapat dimanfaatkan untuk pemusatan pengembangan tilawatil qur’an, tilawah,” jelas Bupati./ Am




Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Dimulai, Begini Cara Melihatnya

Detikriau.org – Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan, pengumuman hasil seleksi administrasi pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 telah terlaksana sejak Selasa (16/10/2018) hingga 21 Oktober mendatang. Pelamar CPNS 2018 dapat mengetahui hasil pengumuman melalui beberapa cara.

Berikut ulasannya:

  1. Login ke situs SSCN Pertama, pelamar dapat melakukan login ke situs SSCN secara berkala. Pelamar dapat memantau perkembangan informasi melalui situs resmi dari BKN ini. Sebagai informasi, ketika untuk masuk ke situs SSCN, pelamar harus memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan password yang telah dibuat ketika melakukan pendaftaran. Apabila pelamar dinyatakan memenuhi syarat administrasi, nanti akan ada informasi kelolosan. Kemudian, pelamar diminta untuk mencetak kartu peserta yang digunakan untuk mengikuti seleksi kompetensi CAT (computer assisted test).
  2. Media sosial atau situs resmi Selain dengan login ke situs SSCN, pelamar disarankan untuk memantau informasi pengumuman dari akun media sosial BKN. Tak hanya itu, pelamar juga dapat memantau media sosial dan situs resmi instansi terkait. Menurut salah satu staf BKN, jika pelamar lolos seleksi administrasi, nantinya akan tetap diarahkan ke situs SSCN untuk mencetak kartu peserta tes.
  3. E-mail Pengumuman hasil seleksi administrasi juga disampaikan melalui alamat surat elektronik atau e-mail yang digunakan ketika melakukan pendaftaran di situs SSCN. Pelamar yang dinyatakan lolos juga akan diarahkan untuk mencetak kartu peserta pada situs SSCN.

Seleksi Setelah dinyatakan lolos administrasi, pelamar harus bersiap untuk mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Tes SKD ini terbagi menjadi tiga, yaitu tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensia umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Adapun nilai ambang batasnya yaitu 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK. Sembari menunggu pengumuman, pelamar dapat mempersiapkan tes tersebut sebaik-baiknya. Seperti diketahui, total pelamar CPNS kali ini tembus lebih dari 4 juta pelamar. Di satu sisi, pemerintah hanya mengalokasikan 238.015 formasi untuk CPNS tahun ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS Dimulai, Begini Cara Melihatnya “, https://nasional.kompas.com/read/2018/10/17/11002911/pengumuman-seleksi-administrasi-cpns-dimulai-begini-cara-melihatnya.

 

 

 

 




Mendagri: Kepala Daerah Boleh Dukung Capres Tapi Jangan Libatkan ASN dan Gunakan Fasilitas Negara

Mentri Dalam Negri (Mendagri) Tjahyo Kumolo (Foto: IDN Times)

Jakarta, detikriau.org – Kepala Daerah adalah jabatan politis karena untuk menjadi Kepala Daerah harus diusung oleh satu parpol atau gabungan parpol. Jika pada posisi sebagai anggota koalisasi parpol, sah-sah saja KD menyatakan dukungan pada salah satu pasangan calon . Tapi dalam me­nyampaikan dukungannya tidak boleh melibatkan pegawainya, tidak boleh menggunakan dana atau aset daerah.

Pernyataan ini disampaikan oleh Mentri Dalam Negri (Mendagri) Tjahyo Kumolo saat ditanyai tanggapannya mengenai pemberian dukungan oleh 11 Kepala Daerah di Riau kepada salah satu pasangan pada Pilres 2019 mendatang, dikutip melalui wawancara yang dilakukan oleh kumparan.com

pi­sahkan, pada catatan dia sebagai anggota partai politik, maupun jabatan kepala daerah. Kalau dia sebagai anggota koalisi par­tai yang mendukung salah satu pasangan calon, sah-sah saja menurut saya. Tapi dalam me­nyampaikan dukungannya tidak boleh melibatkan pegawainya, tidak boleh menggunakan dana atau aset daerah.” Ujar Tjahyo

Dilanjutkan Tjahyo, Kalau dia mau rapat di Jakarta ya pakai dana pribadi. Dia (kepala daerah) mau deklarasi di Jakarta ya harus pakai uang pribadi. Kalau dia mau deklarasi di daerah ya jangan pakai uang pemda, dan juga jangan me­libatkan pegawai pemdanya. Netralitas ASN itu harus sama dengan yang diemban oleh TNI-Polri.

“Jadi tolong pisahkan posisi kepala daerah tersebut. Meski dia beda partai tetapi mendu­kung capres yang beda partai, saya kira sah-sah saja. Kalau kemudian dia dipanggil oleh Bawaslu ya jelaskan. Saya kira aturan-aturan sudah jelas, jadi tidak ada masalah.”

Lantas bagaiman kalau dia bawa-bawa jabatannya misalnya bupati atau walikota itu bagaimana?

“Ya silakan datang saja dulu ke Bawaslu. Kemudian sam­paikan alasannya, dan dengar apa yang menjadi masukan dari Bawaslu.”

Editor: Am




10 Nasehat Imam Al Ghazali Bagi Seorang Pemimpin

Foto: UrduWire.com

Imam al Ghazali memperingatkan para pemimpin secara spesifik bahwa pada hati manusia (dan pemimpin juga adalah manusia) terdapat ma’rifah dan ‘itiqad yang merupakan pokok keimanan, dan bersamaan pula pada anggota badan manusia dalam ketaatan dan keadilan yang disebut dengan cabang dari keimanan.

Yang dimaksud dengan perbuatan tersebut adalah menjauhi keharaman dan menunaikan kewajiban baik berkaitan dengan kewajiban antara manusia dan Allah swt serta kewajiban sesama manusia.

Dalam pembahasan ini, al Ghazaliy memulainya dengan masalah keimanan dan ketaatan. Hal ini merupakan suatu hal yang tidak asing dalam pembahasan para ulama dalam bebeberapa kitabnya.

Ini adalah bukti yang nyata bahwa dalam segala perkara, termasuk di dalamnya adalah kekuasaan dan kepemimpinan tidaklah terlepas dari worldview Islam sebagai aturan hidup.

Filosofi seorang muslim dalam membangun keimanan dan ketaatan menjadi suatu keharusan dalam setiap pembahasan agar seorang muslim tahu siapa sebenarnya dia.

Kemudian setelah membahas keimanan dan ketaatan, Al-Ghazali baru memberikan 10 nasihat lebih spesifik kepada para pemimpin. Kesepuluh nasihat itu didasari oleh berbagai dalil al quran dan al hadits, juga atsar para shahabat.

Pertama, pemimpin harus mengetahui kedudukan dan pentingnya kekuasaan.

Sesungguhnya kekuasaan adalah sebagian nikmat dari Allah. Siapa saja yang menjalankan kekuasaan dengan benar, ia akan memperoleh kebahagiaan yang tidak ada bandingannya.

Siapa yang lalai dan tidak menegakkan kekuasaan dengan benar, ia akan mendapat siksa karena kufur kepada Allah.

”Keadilan pemimpin satu hari lebih dicintai Allah daripada beribadah tujuh puluh tahun,” sabda Rasulullah.

Kedua, senantiasa merindukan petuah ulama dan gemar mendengarkan nasihat mereka.

Hati-hati dengan ulama yang menyukai dunia. Mereka akan memperdayaimu, mencari kerelaanmu untuk mendapatkan apa-apa yang ada di tanganmu berupa hal-hal yang buruk dan haram agar mereka mendapatkan sesuatu dengan mereka dan tipu daya. Orang yang berilmu adalah orang yang tidak menginginkan hartamu, dan orang yang senantiasa memberimu wejangan serta petuah.

Ketiga, janganlah merasa puas dengan keadaanmu yang tidak pernah melakukan kezaliman.

Lebih dari itu, didiklah pembantu, sahabat, pegawai dan para wakilmu. Janganlah engkau tinggal diam melihat kezaliman mereka, karena sesungguhnya engkau akan ditanya tentang perbuatan zalim mereka sebagaimana akan ditanya tentang perbuatan zalimmu.

Umar bin Kaththab menulis surat kepada bawahannya, yaitu Abu Musa al-Asy’ary:

”Sesungguhnya wakil yang paling berbahagia adalah wakil yang rakyatnya merasa bahagia Sesungguhnya wakil yang paling celaka adalah wakil yang rakyatnya dalam keadaan paling sengsara. Oleh karena itu, mudahkanlah karena sesungguhnya bawahanmu akan mengikuti perilakumu. Perumpamaanmu adalah seperti binatang melihat rumput hijau, kemudian memakannya dalam jumlah banyak hingga gemuk. Ternyata kegemukannya membawa kemalangan karena hal itu membuat dia disembelih dan dimakan manusia.”

Keempat, kebanyakan wakil memiliki sifat sombong.

Salah satu bentuk kesombongannya adalah bila marah, ia akan menjatuhkan hukuman. Kemarahan adalah perkara yang membinasakan akal, musuh dan penyakit akal. Kemarahan merupakan Seperempat Kebinasaan. Jika amarah mendominasimu, maka engkau harus ondong kepada sifat pemaaf dan kembali kepada sifat mulia. Jika hal itu menjadi kebiasaanmu, maka engkau sudah meneladani para nabi dan para aulia. Jika engkau menjadikan kemarahan sebagai kebiasaan, maka engkau serupa dengan binatang buas.

Dari Abu Darda’ ra berkata: ”Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang akanmemasukkan aku ke dalam surga. Rasullah bersabda: ”Jangan marah, kamu akan masuk surga.”

Kelima, sesungguhnya pada setiap kejadian yang menimpa dirimu, engkau mesti membayangkan bahwa engkau adalah salah seorang rakyat, sementara selain dirimu adalah pemimpin.

Dengan itu, apa yang tidak engkau ridha bagi dirimu sendiri, tidak pula akan diridhai oleh salah seorang Muslim. Jika engkau meridhai mereka dalam apa yang tidak engkau ridhai untuk dirimu sendiri, berarti engkau mengkhianati dan menipu bawahanmu.

”Siapa yang ingin selamat dari panas api neraka dan masuk surga, ia mesti –ketika datang kepadanya kematian– menemukan kesaksian dengan lisannya. Setiap yang dia tidak ridhai bagi dirinya sendiri, maka tidak seorangpun dari kaum Muslim meridhainya.”

Keenam, Janganlah engkau memandang rendah orang-orang yang memiliki kebutuhan yang menunggu di depan pintumu.

Hati-hatilah terhadap mereka. Manakala salah seorang Muslim memiliki kebutuhan terhadapmu, janganlah engkau malah tidak memperdulikan mereka karena sibuk dengan ibadah-ibadah sunnah. Sebab,memenuhi berbagai kebutuhan kaum Muslim adalah lebih utama daripada menunaikan ibadah-ibadah sunnah.

Suatu hari, Umar bin Abdul Aziz memenuhi berbagai kebutuhan rakyatnya. Ia kemudian duduk menyandar karena kelelahan Setelah itu ia masuk ke rumahnya untuk beristirahat menghilangkan kepenatan.

Anaknya kemudian berkata kepadanya: “Apa yang telah membuat ayah merasa aman sementara kematian bisa saja datang saat ini, sedangkan pada saat yang sama di depan pintu ayah ada orang membutuhkan yang sedang menunggu sementara Ayah malah mengabaikan haknya?”. Umar bin Abdul Aziz berkata: “Engkau benar!” Maka, saat itu juga Umar bangkit dan pergi ke majelisnya.

Ketujuh, janganlah engkau membiasakan dirimu sibuk mengurusi berbagai keinginan seperti ingin pakaian kebesaran atau memakan makanan yang lezat.

Akan tetapi, hendaklah engkau bersikap qana’ah (keseimbangan dalam harta, tidak boros dan tidak kikir) terhadap seluruh perkara. Sebab, tidak akan ada keadilan tanpa sifat qana’ah.

Umar bin Kaththab bertanya kepada seorang shalih: “Apakah engkau melihat sesuatu pada diriku yang engkau benci?”. Orang itu berkata: “Aku mendengar bahwa engkau pernah meletakkan roti di atas meja makanmu, dan engkau punya dua baju, satu dipakai untuk malam hari dan satu lagi untuk siang hari. Apakah selain itu ada sesuatu?” Umar menjawab: “Tidak.” Orang itu berkata: “Demi Allah, kedua perkara ini tidak akan selamanya.”

Kedelapan, sesungguhnya engkau, jika memang mampu melakukan setiap urusan dengan penuh kasih sayang dan kelemah lembutan, maka janganlah melakukan dengan kekerasan dan sikap kasar.

Ahli surga ada tiga: Pertama, orang yang mempunyai kekuasaan hukum yang adil dan bersodaqoh kepada kaum fakir, selalu taat kepada Allah. Kedua, seorang yang hatinya lemah lembut dan penuh kasih sayang terhadap sanak saudara. Ketiga, orang sholeh yang menahan dirinya dari hal-hal yang haram, mempunyai keluarga, tapi cintanya terhadap keluarga tidak mendorong untuk berbuat yang haram.

Kesembilan, hendaklah engkau berupaya dengan sungguh-sungguh untuk meraih keridhaan rakyatmu melalui cara-cara yang sesuai dengan syariah.

“Sebaik-baik umatku adalah orang-orang yang mencintai kalian, dan kalian mencintai mereka. Dan seburuk-buruk umatku adalah orang-orang melaknat kalian, dan kalian melaknat mereka,” sabda Rasulullah.

Kesepuluh, janganlah engkau mencari keridhaan seorang manusia melalui cara-cara yang bertentangan dengan syariah.

Siapa saja yang marah karena adanya pelanggaran syariah, maka marahnya tidak membawa bahaya. Mu’awiyah menulis surat kepada Aisyah ra agar memberikan nasihat dengan nasihat yang singkat. Maka,Aisyah menulisnya: “Aku mendengar Rasulullah bersabda: Siapa saja yang mencari keridhaan Allah walaupun manusia marah kepadanya, maka Allah akan ridha kepadanya, demikian pula manusia akan ridha kepadanya. Siapa saja mencari keridhaan manusia dengan cara dimurkai Allah, maka Allah akan murka kepadanya, demikian pula seluruh makhluk akan marah kepadanya.” []

Sumber: Al tibr Al masbuk fi al Nashihah al Muluk, Mutiara dalam Nasihat-nasihat untuk Para Penguasa-Imam al-Ghazaly.

Artikel ini sudah terbit di laman Islampos.com dengan judul “10 Nasehat Imam Al Ghazaly Dalam Memilih Pemimpin”/ https://www.islampos.com/10-nasihat-imam-al-ghazaly-dalam-memilih-pemimpin-20342/