BSSN Deteksi Serangan Siber Jelang Pemilu

Djoko Setiadi/Net

Jakarta, detikriau.org — Badan dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi mengingatkan serangan siber menjelang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 sudah mulai terdeteksi.

Lembaga pemerintah bertugas mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber ini mengajak semua pihak berkontribusi untuk pencegahan dan penanggulangan ancaman dan serangan siber.

“Jenis ancaman yang sudah terdeteksi itu sangat teknis, yang pasti ancaman sudah mulai banyak bertaburan, berdatangan,” ujar Kepala BSSN, Djoko Setiadi dalam konferensi pers di Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (24/11) dilansir dari rmol.co

“Kita harapkan dengan kesadaran seluruh bangsa ini kita bersama-sama menciptakan situasi yang aman. Kalau kita melarang itu juga kan ada aturannya, jadi mari kita sharing hal-hal yang baik saja,” imbuhnya.

rmol juga mengabarkan, Direktur Deteksi Ancaman BSSN, Sulistyo menjelaskan, ancaman serangan siber menjelang Pemilihan Umum 2019 datang dari dalam dan luar negeri. Salah satu yang paling berbahaya adalah upaya menargetkan institusi penyelenggara seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Yang utama itu hack, leak, and amplify. Yang pertama itu melakukan proses hacking. Banyak cara teknik yang digunakan untuk ganggu infrastruktur siber Pemilu. Misalnya sistem IT-nya diganggu, lalu ada serangan DDOS,” ujar pejabat di lingkungan BSSN tersebut.

Kemudian leak, yaitu berkaitan dengan pembocoran informasi. Ini biasanya micro targeting, misalnya data peserta (konstituen Pemilu).

“Ada informasi pribadi yang sifatnya private dicuri dan diambil,” kata Sulistyo.

Salah satu serangan siber yang pernah mencuat adalah peretasan menggunakan Distributed Denial of Service, atau populer dikenal dengan DDoS, yang pernah melumpuhkan situs KPU. Teknik serangan ini membanjiri situs dengan permintaan tinggi pada saat bersamaan, sehingga mengakibatkan server menjadi down.

Selain berkoordinasi dengan KPU RI terkait pengamanan Pemilu, BSSN juga telah menggandeng penyelenggara internet dan platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.




Pengantar Tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil. Netizen Sebut Bukan Pesta Rakyat Tapi Pesta Pejabat

Laporan: Faisal

Tembilahan, detikriau.org — “Kenduri Rakyat” yang diselaraskan dengan Pengantar Tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil Periode 2018-2023 ternyata menuai kritikan. Dunia maya diramaikan dengan perbincangan ini. Netizen menyebut kegiatan ini dengan sebutan, bukan “pesta rakyat” tetapi “pesta pejabat”.

“Warga netizen sebut Pesta Rakyat pada Acara pengantar tugas BUPATI & WAKIL BUPATI KAB INHIL Terpilih, masa jabatan 2018-2023 yg diadakan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan, Minggu (25/11/2018) bukanlah Pesta Rakyat, melainkan adalah pesta Para Pejabat. Pasalnya banyak warga yang datang pada acara tersebut tidak mendapatkan makanan. Ironisnya lg untuk mendapatkan makan saja warga menyebut harus meminta seperti mengemis, sungguh miris sekali.” Unggah Akun Loly Andriwan.

Akun Clara Slafa mempertanyakan undangan atasnama Bupati dan Wakil Bupati namun makanan yang disajikan dibebankan kepada Dinas.

“pada undangan tertera bupati dan wakil bupati mengndang semua lapisan n masyarakat utk dapat hadir dalam acara pengantar tugas, tapi …. kenapa untuk makanan yang disajikan dibebankan pada tiap dinas2 dan bukan murni uang bupati dan wabup? tolong dijawab wahai para pendukung Wardan SU”

sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Drs H Afrizal mengatakan, acara kenduri rakyat ini di sejalankan dengan acara pengantar tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2018 – 2023.

“Jadi ini merupakan syukuran dari rakyat untuk rakyat dan merayakan kemenangan seluruh rakyat. Kita bersama – sama mengantarkan dan mendoakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar lancar dan sukses menjalankan tugasnya kedepan,” ujar Afrizal.

Acara yang mengusung konsep lesehan dsebut untuk menjalin keintiman antara masyarakat dengan Bupati dan Wakil Bupati dan diagendakan pelaksanaannya untuk sehari penuh.

“Acara hiburan akan difokuskan malam harinya. Kami mengajak semua masyarakat untuk hadir meramaikan dan menikmati kenduri rakyat ini,” kata Afrizal.

Panitia penyelenggara juga menghadirkan artis Ibu kota menambah kemeriahan Kenduri Rakyat.




Kenduri Rakyat Pasca Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati, Masyarakat Larut Dalam Euforia

Foto: Arsip Diskominfops Inhil

Tembilahan, detikriau.org — Masyarakat Kabupaten Inhil terlihat larut dalam euforia acara kenduri rakyat pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018 – 2023. Masyarakat silih berganti mendatangi lokasi kenduri rakyat yang dipusatkan di Lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Minggu (25/11/2018) pagi.

Kenduri rakyat diadakan dalam rangka Pengantar Tugas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil periode 2018 – 2023, H Muhammad Wardan dan H Syamsuddin Uti.

Sekitar 60 stand yang menyajikan aneka jenis makanan disediakan di lokasi acara. Penampilan grup band lokal binaan H Muhammad Wardan, PDPW22 turut menghangatkan dinginnya pagi itu.

Stand – stand kuliner ini disiapkan oleh OPD di lingkungan Pemkab Inhil dan memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) serta pedagang kaki lima yang ada di Tembilahan dan sekitarnya.

Bupati Kabupaten Inhil periode 2018 – 2023, HM Wardan menyambut gembira masyarakat yang berbondong-bondong hadir pada kenduri rakyat dengan membawa sanak saudara.

Dia mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan pilkada pada waktu lalu merupakan cerminan kecerdasan masyarakat dalam politik di masa kini.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada dua pasangan calon lainnya karena telah mampu menjaga dan mengawal penyelenggaraan Pilkada yang bersih.

“Selanjutnya, Saya bersama Bapak Syamsuddin Uti akan berupaya menjalankan tugas yang diamanahkan oleh masyarakat Inhil sebaik mungkin,” pungkasnya.

Dalam upaya merealisasikan program kedepan, Bupati mengharapkan dukungan penuh dari segenap masyarakat. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan ‘Negeri Seribu Parit’.

“Saran dan kritikan masyarakat sangat diharapkan dalam berjalannya roda pemerintahan. Lebih lagi, kritikan bersifat membangun yang disertai solusi, itu yang paling kita tunggu,” tutur Bupati.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Drs H Afrizal mengatakan, acara kenduri rakyat ini akan di sejalankan dengan acara pengantar tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2018 – 2023.

“Jadi ini merupakan syukuran dari rakyat untuk rakyat dan merayakan kemenangan seluruh rakyat. Kita bersama – sama mengantarkan dan mendoakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih agar lancar dan sukses menjalankan tugasnya kedepan,” ujar Afrizal.

Seusai acara formil, rangkaian acara hiburan dalam Kenduri Rakyat pun dilangsungkan. Bergantian, Wakil Bupati dan tamu undangan berdendang ria dengan musik kesayangan masing – masing.

Acara yang mengusung konsep lesehan guna menjalin keintiman antara masyarakat dengan Bupati dan Wakil Bupati ini diagendakan pelaksanaannya untuk sehari penuh.

“Acara hiburan akan difokuskan malam harinya. Kami mengajak semua masyarakat untuk hadir meramaikan dan menikmati kenduri rakyat ini,” imbau Afrizal.

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, di malam hari pihak panitia penyelenggara akan menghadirkan artis Ibu kota demi menambah kemeriahan Kenduri Rakyat./rls




SekdaProv Riau: Wardan Kembali Terpilih, Inhil Termasuk Kabupaten yang Beruntung

Laporan: Amrul

Tembilahan, detikriau.org — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi menilai Kabupaten Inhil termasuk salah satu Kabupaten yang beruntung. Dengan kembali dilantiknya HM Wardan sebagai Bupati Inhil pada periode kedua kalinya maka program kerja yang sudah dilaksanakan selama lima tahun sebelumnya akan dapat terus berlanjut.

“Selamat atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir, khusus bagi bapak H. M. Wardan karena melanjutkan tugas sebagai Bupati sebelumnya. Dan selamat kepada bapak H. Syamsudin Uti sebagai Wakil Bupati Inhil.” Sampaikan Ahmad Hijazi dalam sambutannya pada gelar acara ” Kenduri Rakyat” yang disejalankan dengan pengantar tugas Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2018-2023 bertempat dilapangan Gadjah Mada Tembilahan, Ahad (25/11) pagi

Ahmad Hijazi juga menyampaikan harapan kerjasama yang baik dari Pemkab Inhil untuk terus bersama-sama membangun Riau lebih baik kedepannya.

“Terpilihnya kembali HM Wardan pada periode ke dua menjadikan Inhil sebagai salah satu Kabupaten yang beruntung karena program lima tahun sebelumnya dapat terus berlanjut,” Ungkap Ahmad Hijazi

Sementara itu, HM Wardan dalam sambutannya menyatakan bhawa Pilkada hari ini sudah usai, ia mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama membangun Inhil yang damai, aman dan agamis.

“Insyaalah tahun ini kita akan dirikan 1 Desa 1 Bumdes. Inhil negri hamparan kelapa, kami akan perjuangkan komoditi kelapa ini agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ucap HM Wardan.

Wakil Bupati Inhil H Syamsudin Uti nyatakan komitmennya untuk mendukung dan bekerjasama dengan baik guna melanjutkan program kerja periode pertama Bupati Inhil HM Wardan.

Pada kegiatan kenduri rakyat ini juga diserangkai dengan pemberian piagam penghargaan kepada sejumlah partai pengusung pasangan HM Wardan – H Syamsudin Uti. penghargaan juga diberikan kepada Sahabat Wardan, Laskar Pelangi, Tim Pengusung, Tim Pemenangan dan Relawan

Acara yang berakhir sekira pukul 10.45 Wib ini ini juga tampak dihadiri oleh Sekretaris DPRD Provinsi Riau, Unsur Forkopimda Inhil, Ketua DPRD Inhil, Sekda Kabupaten Inhil, serta sejumlah tamu undangan dan masyarakat.




Penganiaya Iskandar dibekuk Polisi di Kawasan Pelabuhan Saat Asyik “Ngelem”

Laporan: Ari Permana

Tembilahan, detikriau.org – Polisi ringkus HM (27) dikawasan pelabuhan jalan Yos Sudarso Tembilahan pada sabtu (24/11) malam.

Warga perumahan parit 19 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan ini diburu akibat tindak penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban Iskandar di TKP jalan Veteran Tembilahan pada sabtu (17/11) yang lalu.

Keterangan Kapolres Indragiri Hilir AKBP CHRISTIAN RONY P, SIK,.M.H. melalui Kasat Reskrim AKP INDRA L. SIHOMBING, sebelum ditangkap, pelaku sempat menghilang beberapa saat setelah melakukan penganiayaan terhadap korban.

“Kami sedikit kesulitan melacak jejak pelaku.” Akui AKP Indra

Namun berkat kejelian dan usaha keras Kasat Reskrim beserta Tim, sambung AKP Indra, akhirnya keberadaan pelaku terciumdan berhasil diciduk saat tengah mengkonsumsi Lem dipelabuhan Jalan Yos Sudarso Tembilahan, selanjutnya digelandang ke Mapolres Inhil.

“Pelaku saat ini sudah kami amankan di Mako Polres Inhil dan tinggal menunggu proses Penyidikan selanjutnya” Akhirinya.




Ditemukan Tak Bernyawa di Hutan Danau Sekarim. Polisi Duga Ulik Tewas Akibat Mesin Chainsaw

Laporan: Faisal

Foto: Arsip Polres Inhil

Pelangiran, detikriau.org — Israjuli Als Ulik ditemukan tewas di kawasan hutan danau Sekarim Dusun Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang Kec amatan Pelangiran Kabupaten Inhil pada sabtu 24 November 2018 sore.

Sebelum ditemukan tewas,selepas istirahat tengah hari, korban besama dua orang rekannya, M Saleh dan Indra membawa mesin chainsaw berangkat ke kawasan hutan, diduga untuk menebang dan mengambil kayu.

Sejumlah luka yang ditemukan di tubuh korban. Foto: Arsip Polres Inhil

Sekira pukul 16.30 Wib saat kedua rekan korban telah kembali ke camp peristirahatan mereka, korban belum kembali.

Setelah menunggu beberapa saat, kedua rekan korban memutuskan untuk masuk kembali kedalam hutan dan berusaha menemukan korban.

Saat itulah ditemukan korban sudah dalam keadaan tergeletak bersimbah darah dengan luka dibeberapa bagian tubuhnya.

“Diduga kuat luka yang menyebabkan korban tewas disebabkan mesin Chainsaw yang digunakan saat bekerja mencari kayu.” Ujar Kapolres Indragiri Hilir AKBP CHRISTIAN RONY P, SIK,.M.H. melalui Kapolsek Pelangiran IPTU SABARUDIN.