Konflik Panjang Kepala Desa Sei Kandis, BPD Kembali Kirim Surat Usulan Pemberhentian Kades Suprapto

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Perayaan HUT RI ke-80 yang seharusnya berlangsung meriah dan penuh semangat nasionalisme, justru diselimuti kabut konflik serius di Desa Sei Kandis, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara terbuka mengungkap berbagai dugaan pelanggaran serius oleh Kepala Desa (Kades) Suprapto, yang telah berlangsung sejak tahun 2023.Senin (18/08/2025).

Ketua BPD M. Ripai mengungkap bahwa persoalan ini bukan hal baru. Bahkan, pada 13 Januari 2024, BPD telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Pengadilan Negeri Pasir Pangaraian. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran tahun 2023 dan awal indikasi penyimpangan administratif oleh Kades Suprapto.

“Sudah Dilaporkan ke Pengadilan Sejak Awal 2024”. Ungkap M Ripai

Namun, meskipun sudah ditempuh jalur hukum, penyelesaian belum juga menemui titik terang. Proses-proses administratif dan komunikasi yang diharapkan melalui jalur pemerintah kecamatan maupun dinas terkait justru menemui jalan buntu.

Konflik semakin memanas ketika BPD menerima surat himbauan dari LBH Rokan Darussalam pada 10 Juni 2024 yang mengusulkan pemberhentian kepala desa. Upaya koordinasi oleh BPD ditolak mentah-mentah oleh Suprapto, bahkan disampaikan secara terbuka bahwa Kades tidak akan mengizinkan BPD mengawasi kinerjanya.

Sejumlah dokumen APBDes 2024 juga ditemukan mengalami pemalsuan tanda tangan dan penghilangan nama Ketua serta anggota BPD. Hal ini kemudian memunculkan eskalasi konflik, termasuk tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh Sekretaris BPD saat rapat pada Januari 2025.

Kendati surat usulan pemberhentian sudah beberapa kali diajukan ke Bupati dan bahkan didukung dengan lebih dari 100 tanda tangan warga, proses tersebut berulang kali tertahan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), tanpa alasan yang jelas. Camat Pendalian IV Koto juga dinilai tidak memberikan respons tegas, bahkan cenderung mengintimidasi saat musyawarah desa.

Ketua BPD juga menegaskan bahwa berbagai draft penting seperti LPJ 2024, PADesa, dan APBDes 2025 tidak pernah sampai ke tangan BPD secara resmi sebelum pembahasan, yang seharusnya menjadi dasar sahnya pengesahan anggaran.

Terakhir, pada 18 Maret 2025, Ketua BPD kembali mengantarkan langsung surat usulan pemberhentian Kades Suprapto ke kantor Bupati sebagai langkah final atas berbagai kebuntuan birokrasi yang terjadi.

“Semua proses sudah kami lalui. Kami pernah melapor ke pengadilan, ke kejaksaan, ke dinas, bahkan ke Bupati langsung. Tapi sampai hari ini, semua masih berputar-putar. Kami hanya ingin transparansi dan keadilan,” tegas M Ripai dalam keterangannya.

Kasus di Desa Sei Kandis menjadi sorotan nasional bukan hanya karena bobot permasalahannya, tapi juga karena mencerminkan lemahnya sistem pengawasan desa dan ketidakberdayaan perangkat BPD menghadapi kepala desa yang tidak taat aturan.

BPD Sei Kandis berharap momentum HUT RI ke-80 ini dapat membuka mata pemerintah kabupaten dan provinsi, bahwa demokrasi dan transparansi harus ditegakkan mulai dari desa.

( Kri )




H Herman Pimpin Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman pimpin Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Gajahmada Tembilahan, pada Minggu (17/8) pagi.

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Yuliantini, Unsur Forkopimda, Sekda Tantawi Jauhari, Ketua TP. Katerina Susanti Herman, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan OPD dan pejabat Pemkab Inhil lainnya.

Rangkaian demi rangkaian acara dilangsungkan, mulai dari pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Iwan Taruna kemudian dilanjutkan mengheningkan cipta. Hingga saat yang dinantikan, prosesi khidmat pengibaran Sang Merah Putih oleh 32 anggota Paskibraka Inhil bersinergi dengan TNI/Polri.

Dihari jadi Indonesia yang memasuki usia 80 tahun ini, bagi Bupati Herman menjadi momen refleksi diri tentang tanggungjawabnya terhadap Inhil.

“Terkait masih adanya infrastuktur yang belum rampung dan merata di seluruh daerah, ini menjadi tugas besar bagi kami. Momen HUT RI ini menjadi penyemangat untuk kami bergerak, bekerja dan turun langsung ke daerah-daerah demi kemajuan Inhil dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati saat diwawancarai awak media.

Dalam menjalankan tanggungjawab tersebut, Orang Nomor Satu di Inhil ini mengharapkan dukungan semua pihak dan doa masyarakat Inhil.

“Insyaallah tahun depan kita mulai melangkah, karena itu kami mengharapkan dukungan stakeholder dan doa seluruh masyarakat Inhil, agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai harapan,” imbuh Bupati Herman.

Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, juga menjadi kesempatan bagi Pemkab Inhil untuk berterimakasih kepada pahlawan yang telah berjuang melawan penjajah. Oleh sebab itu, di penghujung upacara, dilaksanakan penyerahan Tali Asih dari Pemkab Inhil untuk Veteran, Janda Veteran dan Ahli Waris pahlawan, sebagai wujud terimakasih atas pengorbanan yang dilakukan.

Beragam pertunjukan kesenianpun turut memeriahkan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun di Inhil. Ada tari kolosal, silat, barongsai dan tentunya paduan suara. (Galeri Foto)




Kobarkan Nasionalisme, Pemkab Inhil Gelar Upacara HUT RI Ke-80

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025, yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Inhil.

Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H. Tantawi Jauhari, diikuti oleh jajaran pejabat serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil. Jalannya upacara berlangsung khidmat dengan penuh semangat kebangsaan.

Pada sesi akhir rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan piagam gelar tanda jasa dan kehormatan dari Presiden Republik Indonesia. Penyerahan ini menjadi simbol penghargaan atas dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Peringatan HUT RI ke-80 ini diharapkan semakin memperkokoh semangat persatuan serta menguatkan tekad seluruh elemen masyarakat untuk terus melanjutkan pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir. (Adv)




Wakil Bupati Inhil Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI KE-80

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Indragiri Hilir ditutup dengan upacara penurunan bendera Merah Putih yang berlangsung khidmat di Lapangan Gajah Mada, Minggu sore (17/8/2025).

Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Ia memimpin jalannya prosesi yang diikuti oleh peserta dari unsur TNI, Polri, ASN, pelajar, dan organisasi masyarakat.

Dalam keterangannya,Wakil Bupati Yuliantini menyampaikan apresiasi atas suksesnya rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Indragiri Hilir.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama membangun daerah,” ujarnya.

Penurunan bendera dilakukan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Indragiri Hilir yang sebelumnya sukses melaksanakan tugas pada upacara pengibaran di pagi hari. Gerakan pasukan berlangsung rapi dan penuh kehormatan, menjadi simbol penutup rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di daerah ini.

Turut hadir dalam upacara sore tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta masyarakat yang menyaksikan langsung jalannya prosesi dengan penuh khidmat. (Adv)




Upacara Kemerdekaan di Desa Sungai Berapit, Kades : Kemerdekaan Bukan Hanya Tentang Sejarah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala Desa Sungai Berapit, M Ihsah memimpin langsung upacara bendera yang digelar di halaman Sekolah Dasar Negeri 003, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti oleh ratusan peserta, terdiri dari siswa-siswi SDN 003, guru, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Karang Taruna dan PKK desa.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kades M Ihsah menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya tentang sejarah, tapi tentang bagaimana kita meneruskan perjuangan dengan membangun desa, mencerdaskan anak-anak, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Majelis Guru dan masyarakat menyambut baik pemerintah desa yang selalu melibatkan sekolah dalam perayaan nasional.

“Kegiatan ini sangat positif untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak jadi lebih memahami makna kemerdekaan secara langsung,” ungkapnya.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan serta harapan agar Desa Sungai Berapit semakin maju dan sejahtera. (Galeri Foto)




Bupati Inhil Sampaikan Pesan Kebangsaan dan Harapan bagi Warga Binaan pada HUT RI ke-80

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman menyampaikan sambutan pada acara pemberian remisi umum dan pengurangan masa pidana bagi narapidana serta anak binaan, yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, Minggu (17/8/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan para pahlawan bangsa. Semangat kebersamaan dan pengorbanan yang diwariskan pendiri bangsa harus terus dijaga untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah dari kegigihan seluruh rakyat Indonesia dalam merebut kedaulatan penuh dari penjajah. Semangat persatuan dan kebersamaan inilah yang harus kita teruskan untuk menjaga kedaulatan dan memperjuangkan kesejahteraan bersama,” ujar Bupati Herman.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-80 RI mengusung makna Dimiliki Bersama, Dirayakan Bersama, sebagai bentuk energi penggerak bagi bangsa Indonesia menuju masa depan yang berdaulat, sejahtera, dan maju.

Pada kesempatan itu, Bupati Herman juga memberikan apresiasi kepada jajaran pemasyarakatan yang telah bekerja keras dalam melaksanakan pembinaan bagi narapidana dan anak binaan. Ia berharap, pemberian remisi dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

“Jadikan remisi ini sebagai momentum untuk berperilaku lebih baik, menaati aturan, serta mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Semua demi kebaikan diri sendiri dan masa depan yang lebih cerah,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar jajaran pemasyarakatan senantiasa menjaga integritas, menghindari praktik penyimpangan, serta memperkuat program pembinaan yang mendukung kemandirian ekonomi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif.

Acara pemberian remisi umum ini turut dihadiri Wakil Bupati Inhil, Ketua DPRD beserta unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, serta jajaran Lapas Kelas IIA Tembilahan. (Galeri Foto)