Curiga Sistem Perangkingan Buka Peluang Mafia CPNS
Foto: tirto.id
JAKARTA – Koordinator Wilayah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Maluku Utara Said Amir curiga bakal ada mafia dalam perekrutan CPNS 2018.
Mafia CPNS menurut Said, akan muncul setelah nantinya pemerintah menerbitkan aturan baru untuk mengisi formasi CPNS yang kosong. Sistem perangkingan berpeluang disisipi nama yang dimainkan mafia percaloan.
“Sesuai PermenPAN-RB 37 sudah jelas bahwa kelulusan ditentukan oleh passing grade. Kalau sekarang MenPAN-RB dan BKN mau buat kelulusan dengan perangkingan, ini membuka celah bagi mafia CPNS,” kata Said kepada JPNN, Kamis (15/11).
Dia menyebutkan, kejadian tersebut pernah terjadi pada tes honorer K2 pada 2013, di mana penentuan kelulusannya sarat kepentingan. Aksi mafia CPNS pun menyebar ke seluruh daerah.
Honorer yang tidak memenuhi persyaratan, bisa lulus dan diangkat menjadi CPNS. Karena itu, saat itu marak istilah honorer bodong.
Said menilai, kalau regulasi diubah ini sangat berbahaya dan membuka ruangan kepada mafia-mafia CPNS bergentayangan. (jpnn)
Survei LSI: Habib Rizieq Makin Tak di Gubris. Jubir FPI: Survei Bayaran Itu
Habib Rizieq Shihab. Foto: ist/jpnn
Detikriau.org — Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA publikasikan bahwa banyak pengikut Habib Rizieq yang tidak lagi mengubris imbauannya.
Diterangkan, merujuk survei LSI pada pada Desember 2016, popularitas Habib Rizieq masih di angka 67,3 persen. Tapi berdasar survei LSI pada 10-19 Oktober 2018, popularitasnya anjlok menjadi 52,9 persen.
Menurut peneliti LSI Ikrama Masloman, dilansir melalui jpnn.com, turunnya popularitas Rizieq sejalan dengan anjloknya tingkat pengikutnya yang masih mematuhinya.
“Terjadi kemerosotan tingkat kesukaan dari sosok ulama Habib Rizieq Shihab. Begitu juga mereka yang ingin mengikuti imbauanya,” kata Ikrama saat paparan hasil survei LSI bertajuk Ulama dan Efek Elektoralnya di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11).
Sebelumnya, sebanyak 31,4 pengikut Rizieq masih mengikuti imbauannya. Sedangkan kini, tinggal 17 persen pengikut Rizieq saja yang masih menaatinya.
Ikrama menduga hal itu tak terlepas dari kasus hukum yang menjerat Rizieq. Bahkan, kasus hukum membuat ulama asal Petamburan, Tanah Abang itu memilih tinggal di Arab Saudi.
“Pengaruh Habib Rizieq berkurang semenjak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum,” tutur Ikrama.
sementara itu, dilansir melaluidetikcom, Hasil survei yang dipublikasikan LSI ini, dibantah oleh Front Pembela Islam (FPI)
“LSI (kok) didengerin. Survei berbayar itu, hasil sesuai yang order,” kata kuasa hukum FPI Munarman saat dimintai tanggapan, Rabu (14/11/2018)
Munarman menyebut Habib Rizieq tak mencari-cari peringkat dalam survei LSI. Dia mengatakan Habib Rizieq semata-mata berjuang untuk mendapatkan rida Allah SWT.
“Habib Rizieq mencari ridho Allah SWT, bukan mencari popularitas, apalagi peringkat oleh LSI,” tutur Munarman.
Juru bicara FPI Slamet Ma’arif mengutarakan pendapat senada dengan Munarman terkait survei LSI. Menurutnya, Habib Rizieq tetap ulama berpengaruh di Indonesia. FPI akan tetap solid dan kuat.
“Nggak heran kalau LSI yang survei. Pengaruh menurun kok ditakuti kalau pulang ke Indonesia,” jelasnya.
Survei LSI yang membahas Habib Rizieq merujuk pada pertanyaan ke responden, ‘apakah Ibu/Bapak pernah mendengar atau melihat nama di bawah ini?’, ‘apakah Bapak/Ibu suka atau tidak terhadap tokoh ini?’, ‘apakah Bapak mengikuti imbauan tokoh ini?’.
Survei ini dilakukan pada 10-19 Oktober 2018 menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini kurang-lebih 2,8 persen.
Hasil persentasenya menunjukkan, perbandingan pada 2016 dan 2018, tingkat pengaruh terhadap kesukaan dan imbauan Habib Rizieq semakin merosot.
“Jadi kemerosotan ini karena beberapa hal, yaitu sudah tidak lagi di Indonesia dan mungkin dicitrakan bermasalah secara hukum, kemudian memiliki resistensi kepada beberapa kelompok tertentu,” kata peneliti LSI Ikrama Masloman di kantor LSI, Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2018).
Berikut hasil survei LSI tentang pengaruh Habib Rizieq Syihab:
Tingkat pengenalan Habib Rizieq:
Desember 2016: 48,7%
Oktober 2018: 53,4%
Tingkat kesukaan terhadap Habib Rizieq:
Desember 2016: 67,3%
Oktober 2018: 52,9%
Mengikuti imbauan Habib Rizieq:
Desember 2016: 31,4%
Oktober 2018: 17,0%.
Sumber: jpnn/detikcom
Editor: Faisal
Gempa Lagi. Pagi Ini Berkekuatan 5,5 SR di Mamasa
Sulbar, detikriau.org – Pagi ini, kamis (15/11) jam 06:01:20 Wib gempa kembali terjadi. Kali ini berkekuatan 5,5 SR.
Pusat gempa berada di 13 km Tenggaran Mamasa Provinsi Sulawesi Barat atau pada titik koordinat 2.96 LS – 119.44 BT pada kedalaman 10 Km
“Tidak berpotensi tsunami” Rilis BMKG melalui laman resminya
Hingga berita ini dirilis , belum didapatkan informasi dampak peristiwa gempa bumi di Mamasa kali ini.
penulis: Amrul
Gempa 5,3 SR Goyang Pulau Bali
Bali, detikriau.org – Gempa bumi bumi berkekuatan 5,3 SR mengguncang pulau Bali.
Keterangan BMKG melalui laman resminya, Aktifitas seismik yang terjadi kamis (15/11) jam 00:23:30 Wib ini berpusat di laut 78 km Barat Daya Kelungkung atau pada titik koordinat 9.42 LS – 115.41 BT pada kedalaman 20 km.
Getaran gempa dirasakan pada skala MMI III-IV di Tabanan, Karangasem, Kuta, Jimbaran, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
“sedangkan untu kawasan Gianyar, Sumbawa, Klungkung, Nusa Dua dan Legian, getaran gempa dirasakan pada skala MMI-III.” Tulis BMKG.
Getaran MMI skala III yaitu Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Sedangkan MMI skala IV yaitu Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Penulis: Amrul
Parkir Kendaraan Angkutan Barang di Depan SD 03 Ganggu Lalu Lintas, Petugas Diminta Lakukan Penertiban
Tembilahan, detikriau.org – Warga mengeluhkan keberadaan sejumlah kendaraan angkutan barang yang parkir seenaknya dan mengganggu kenyaman pengguna jalan di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan bangunan Sekolah Dasar (SD) 003 Tembilahan.
Kesan sembraut dan bahkan menimbulkan kemacetan lalu lintas hampir setiap hari terjadi, terutama saat bersamaan dengan waktu orang tua siswa melakukan aktifitas antar jemput anak bersekolah.
“setiap hari kendaraan angkutan barang parkir seenaknya dan menjadi biang kemacetan,” Ujar salah seorang orang tua siswa yang sedang menunggu kepulangan anaknya dari sekolah, selasa (13/11)
Menurutnya, badan jalan Jendral Sudirman terbilang tidaklah terlalu lebar. Bukan hanya satu, kadang sampai berjejer dua kendaraan angkutan barang parkir, dan hampir memakan setengah badan jalan. Akibatnya masyarakat lainnya yang akan beraktifitas pastinya akan terganggu.
“Kami sudah beberapa kali meminta agar tidak parkir seenaknya. Tapi juga tidak pernah digubris,” Ujarnya kesal.
Pantauan lapangan detikriau.org, rabu (14/11) sekira jam 16.00 Wib. Apa yang menjadi keluhan orang tua siswa tentu sesuatu yang wajar.
Dua kendaraan angkutan barang, saat itu memang tampak parkir dan terkesan tidak mengindahkan aturan. Satu unit kendaraan pick up dan satu unit kendaraan Viar, parkir berjejer, dan benar, hampir menggunakan setengah ruas jalan.
Dengan kondisi ini, aktifitas sejumlah pengguna jalan lainnya menjadi sangat terganggu. Kondisi ini diperparah dengan menumpuknya sejumlah kendaraan roda dua jemputan anak sekolah.
“gimana kami bisa memarkirkan kendaraan kami dengan rapi, lihat aja sendiri pak, mobil parkir seenaknya. Tak ada lagi tempat untuk kami.” Ujar orang tua siswa saat itu.
“Harusnya ada petugas, seperti misalnya polisi lalulintas untuk menertibkan agar kenyamanan pengguna jalan tidak terganggu,” Usulkannya. / Ari Permana
Wahai Honorer K2, Simak nih Penjelasan Pak JK
Foto: Internet
JAKARTA – Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan terobosan untuk mengatasi minimnya pelamar CPNS 2018 yang lulus seleksi kompetensi dasar (SKD), baik jalur umum maupun honorer K2.
Bukan menurunkan nilai ambang batas alias passing grade. Tetapi mencari pelamar dengan nilai tertinggi. Meskipun begitu secara resmi rencana ini belum tertuang dalam peraturan.
Gambaran skenario penanggulangan minimnya pelamar CPNS baru yang lolos ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) itu diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kallah. Dia menegaskan pemerintah tidak menurunkan passing grade dalam tahapan SKD rekrutmen CPNS baru.
Dia mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan upaya supaya tidak ada formasi yang kosong atau tidak terisi. ’’Passing grade tidak diturunkan. Hanya (pelamar) yang terbaik dari 200 (ribuan formasi, Red),’’ kata JK di kantor Wakil Presiden, Selasa (13/11).
Sebagaimana diketahui jumlah pelamar CPNS yang mendaftar secara online mencapai 4,4 jutaan orang. Kemudian pelamar yang lolos seleksi administrasi dan berhak ikut SKD ada 3,6 jutaan orang.
Sementara formasi yang dibuka ada 238.015 kursi atau lowongan yang tersebar di 76 kementerian atau lembaga serta 525 pemerintah daerah.
’’Yang dibutuhkan kira-kira 200 ribu totalnya. Guru saja 120 ribu. Jadi kira-kira 200 (ribu) sekian lah. Itu yang lolos (jadi CPNS) kira-kira 4 persen saja,’’ sambung JK.
Dari awal pemerintah memang ingin menurunkan jumlah PNS. Memang tetap ada rekrutmen tapi jumlahnya lebih sedikit daripada PNS yang pensiun. Salah satu caranya dengan menekan melalui berbagai syarat dalam tes CPNS. ’’Kita ingin turunkan jumlah pegawai negeri dengan cara itu karena kita berlebihan,’’ ujar dia.
Maka, semua warga yang ingin jadi PNS harus berdasarkan dites. Supaya kemampuan mereka untuk menjadi PNS itu betul-betul ada standartnya. “Ini kan sudah melalui beberapa tahap ujian,” tambah JK.
Termasuk, untuk para tenaga honorer K-2 yang ingin menjadi PNS. Mereka yang telah berusia lebih dari 35 tahun tidak bisa mendaftar. Pemerintah sudah menyiapkan skema untuk menerima mereka yang berusia lebih dari 35 tahun.
’’Kalau sudah lebih umurnya 35 tahun dia boleh berdasarkan kontrak, semua bisa berdasarkan kontrak itu solusinya. Sama saja yang dia terima tapi berdasarkan kontrak,’’ ungkap dia. Anggaran untuk membiayai tenaga kontrak itu dari APBN