Sandiaga Uno Siap Undang Jokowi Adu Data Harga Pangan

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno (kanan). Photo :
ANTARA FOTO/Seno

detikriau.org – Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara terkait perbedaan harga bahan pangan versinya dan Presiden Joko Widodo. Seperti diketahui, Sandi kerap mengucapkan harga pangan cukup mahal, sedangkan menurut Jokowi, harga pangan stabil.
Sandiaga mengatakan, apa yang disampaikan olehnya merupakan realitas yang terjadi di wilayah.

“Ini kan menjadi kenyataan realitas, Presiden Jokowi tentunya punya data yang disampaikan, dan sebagai Kepala pemerintahan presiden kan memiliki data-data makro. Saya mengumpulkan data-data mikro, saya bertemu dengan ibu-ibu, kemarin ada ibu Sumitra di Bogor, tinggalnya deket sekali sama tempat Pak Jokowi berbelanja, tapi dia menyatakan harga-harga mahal,” kata Sandiaga Jumat 30 November 2018 seperti dilansir via.co.id

Sandiaga mengumpulkan data secara teliti. Bahkan timnya mencatat di daerah mana terjadi pelonjakan dan didata secara detail identitas warga yang mengatakan harga bahan pokok itu mahal “Ini datanya kami by name by address kami catat,” ujarnya

Sandiaga menjamin bahwa warga yang menjadi menyatakan harga pangan mahal bukanlah simpatisannya. Bahkan, mantan Wagub DKI ini meminta sejumlah pihak yang tidak percaya untuk datang langsung ke lokasi untuk mengecek kebenaran tersebut.
“Ini yang kami kumpulkan, cerita-cerita seperti ini yang menjadi bahan masukan untuk kita memastikan harga-harga tidak meningkat tajam,” ujarnya

Sandiaga yang saat ini juga menjadi Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) berniat mengundang Jokowi, karena akan menggelar Musyawarah Nasional. Pada kesempatan tersebut, Ia akan menyampaikan data-data pangan di lapangan.

“Kami akan mengundang bapak Presiden, nanti data-data temuan itu disampaikan dan menjadi diskursus yang sangat menarik, diskursus yang berorientasi mempersatukan pandangan pandangan kebijakan yang terbaik untuk hal yg paling ditanyakan oleh emak-emak, ibu-ibu, harga bahan pokok. Ini yang harus kita solusikan selama 138 hari ke depan,” ujarnya




Napi Lambaro Aceh Kabur, Polda Sumut Jaga Ketat Perbatasan

Razia di perbatasan Aceh-Sumut/Net

detikriau.org – Polda Sumatera Utara memperketat pengamanan di wilayah perbatasan Sumut dengan Aceh. Langkah ini dilakukan pasca kaburnya ratusan narapidana dari Lapas Lambaro, Aceh Besar, Kamis (29/11) malam. 

Selain memperketat pengamanan perbatasan, Polda juga  memperketat pengamanan di lapas-lapas yang ada di wilayah Sumut.
“Bapak Kapolda memerintahkan seluruh jajaran di Polres untuk memperketat keamanan Lapas di daerah masing-masing. Kita tidak mau kejadian Lambaro terulang disini,” kata Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja, seperti dilansir RMOL Sumut, Jumat (30/11).

Seperti diberitakan, 113 napi melarikan diri dari Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, insiden terjadi pada saat napi hendak melaksanakan salat Magrib. Ketika itu, ada warga binaan yang melakukan provokasi kepada napi lain untuk kabur.

“Mereka kemudian terpengaruh. Napi membobol tembok lapas. Masalah motifnya sedang kita dalami,” ujarnya.

Ade mengungkapkan, pihaknya sudah menangkap 23 orang napi yang kabur. Jumlah ini sendiri masih diperkirakan bertambah karena upaya pencarian masih dilakukan.




Jalan Rusak, Dua Truk Terperosok Kubangan Lumpur

Laporan: Ari Perman

Tembilahan, detikriau.org – Dua buah Truk angkutan barang terperosok diruas jalan Provinsi di Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, jum’at (30/11/2018) dan menyebabkan aktifitas lalu lintas terganggu.

Kerusakan badan jalan penghubung dari Ibukota Kab Inhil, Tembilahan menuju Kecamatan Batang Tuaka ini sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat dan kini kondisinya semakin memprihatinkan.

dilokasi ruas jalan yang sama tepatnya didepan lokasi tempat penampungan sampah di sungai beringin. Foto: arsip detikriau.org/kanik

Kini kemacetan akibat terperosoknya kendaraan yang melintas hampir setiap hari terjadi dan mengganggu kenyaman pengguna jalan.




Catat! 4 Uang Kertas Ini Tak Berlaku Lagi Akhir Desember

detikFinance

Jakarta – Bank Indonesia (BI) akan mencabut empat pecahan rupiah pada 31 Desember 2018. Adapun uang yang dicabut peredarannya adalah pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1998, Rp 20.000 tahun emisi 1998, Rp 50.000 tahun emisi 1999 dan Rp 100.000 tahun emisi 1999.

 




Cuaca Kota Tembilahan Hari Ini Berawan dengan Potensi Terjadinya Hujan Lokal

Jalan M Boya, Tembilahan. Foto: arsip detikriau.org

Tembilahan, detikriau.org – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) keluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang dan lebat yang disertai angin kencang dan petir disejumlah wilayah kabupaten Pelalawan, Kab Inhil, Kab. Rohil dan Kab Rohul.

di Ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan diprediksi sejak pagi hingga malam cuaca berawan dengan potensi terjadinya hujan lokal dengan suhu berada pada kisaran 23C – 32C dengan kelembapan udara 70% – 100%.

Berikut prediksi cuaca menurut BMKG disejumlah kota besar di Provinsi Riau;

Kota Prakiraan Cuaca Suhu
( °C )
Kelembaban
( % )
Siang Malam Dini Hari
Bangkinang Cerah Berawan Hujan Lokal Udara Kabur 22 – 33 65 – 100
Bengkalis Berawan Berawan Hujan Lokal 24 – 32 70 – 95
Dumai Hujan Lokal Hujan Lokal Hujan Lokal 24 – 33 65 – 100
Pangkalan Kerinci Hujan Lokal Hujan Lokal Berawan 23 – 32 65 – 100
Pasir Pengarairan Hujan Lokal Berawan Kabut 22 – 32 65 – 100
Pekanbaru Hujan Lokal Hujan Lokal Cerah Berawan 23 – 32 70 – 100
Rengat Hujan Lokal Berawan Kabut 23 – 33 65 – 100
Selat panjang Hujan Lokal Hujan Lokal Berawan Tebal 23 – 32 70 – 95
Siak Sri Indrapura Hujan Lokal Hujan Lokal Kabut 23 – 33 65 – 100
Teluk Kuantan Hujan Lokal Hujan Lokal Kabut 23 – 32 70 – 100
Tembilahan Hujan Lokal Berawan Udara Kabur 23 – 32 70 – 100

 




Dinihari, Gempa Bumi Berkekutan 5,9 SR Guncang Nias, disusul 5,1 SR di Kulonprogo

Laporan: Amrul

detikriau.org – Dua gempa bumi berkekuatan diatas 5,0 SR menghantam dua kawasan di Indonesia.

Gempa yang terjadi pada pukul 03:21:42 Wib berkekuatan 5,9 SR dengan pusat gempa berada di Barat Daya Nias Barat Sumatra Utara atau pada titik koordinat 0.13 LS – 96.85 BT pada kedalaman 10 km.

berselang sekira 21 menit kemudian, tepatnya pukul 03:42:04 Wib gempa kembali terjadi. kali ini berpusat di Barat Daya Kulonprogo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarya atau pada titik koordinat 8.84 LS – 109.74 BT yang berada pada kedalaman 18 km dengan kekuatan gempa 5,1 SR

belum didapatkan kabar terkait dampak terjadinya gempa bumi di dua daerah ini.