Plt Gubernur Riau Dilantik Secara Definitif 10 Desember Mendatang di Istana Presiden

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo

Jakarta – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim akan dilantik secara definitif di istana Kepresidenan pada tanggal 10 Desember 2018. Pelantikan Plt Gubri ini juga bersamaan dengan pelantikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Sudah (diputuskan, red). Tanggal 10 (Desember 2018),” kata Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/12/2018) dikutip dari detikcom.

“Pelantikan di sini (Istana Kepresidenan Jakarta),” imbuhnya.

Namun Tjahjo belum bisa memastikan jam pelantikan dua kepala daerah tersebut. Dia cuma menegaskan pelantikan tersebut memang harus segera dilakukan.

“Karena kami tidak ingin lama-lama. Termasuk juga kabupaten/wali kota. Lalu tinggal Jatim, Maluku, dan Maluku Utara, yang begitu masa jabatan habis kalau bisa besoknya. Tapi kan menunggu waktu presiden. Kalau wali kota/bupati selesai tidak ada Plt langsung serah-terima,” katanya.

Tjahjo mengatakan pelantikan itu merupakan pelantikan gubernur definitif. Posisi kedua gubernur wilayah tersebut saat ini diisi Plt.
.
Untuk sekedar mengabarkan, Gubernur Riau terpilih Syamsuar baru akan dilantik pada Maret 2019. Hal ini sesuai Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada Februari 2019 mendatang.




KPK Tahan 2 Tersangka Proyek Jalan Bengkalis

Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar (Ahmad Bil Wahid/detikcom)

Jakarta – KPK menahan dua tersangka korupsi proyek jalan di Bengkalis, Riau. Keduanya ditahan di tempat berbeda.

“KPK melalukan penahanan 20 hari pertama terhadap dua tersangka di kasus Bengkalis,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dilasnir melalui detikcom, Rabu (5/12/2018).

Kedua tersangka itu yakni eks Kadis Pekerjaan Umum Bengkalis M Nasir dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. Nasir ditahan di rutan cabang KPK di Guntur sedangkan Hobby ditahan di Rutan Salemba.

Hobby meninggalkan gedung KPK pada Rabu malam sekitar pukul 20.30 WIB. Berselang beberapa menit kemudian, Nasir juga dibawa ke tahanan.

“Saya nggak kenal bupati saya nggak kenal DPRD, makanya saya bingung kok saya yang jadi tersangka,” kata Hobby saat meninggalkan gedung KPK.

Hobby sudah jadi tersangka sejak 2013 silam. Sedangkan Nasir berstatus tersangka sejak Agustus 2017.

Dalam kasus ini keduanya disangka memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015.

Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar.




Cuaca Tembilahan Hari Ini Berawan. Hujan Berpotensi Terjadi Pada Siang dan Malam Hari

Detikriau.org – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca kota Tembilahan hari ini berkabut dengan suhu udara 23°C – 30°C dan kelembapan udara 70% – 95%.

Hujan berpotensi turun pada siang dan malam hari.

Sedangkan hujan lebat disertai petir hari ini berpotensi terjadi di kota Bengkalis pada malam dan dinihari serta kota Dumai dan Pangkalan Kerinci pada siang hari.

Berikut prakiraan cuaca secara lengkap untuk kota-kota di Provinsi Riau;

Kota Prakiraan Cuaca Suhu
( °C )
Kelembaban
( % )
Pagi Siang Malam Dini Hari
Bangkinang Kabut Hujan Lokal Hujan Lokal Hujan Lokal 22 – 30 70 – 100
Bengkalis Berawan Hujan Lokal Hujan Petir Hujan Petir 24 – 30 70 – 95
Dumai Hujan Lokal Hujan Petir Cerah Berawan Udara Kabur 23 – 30 70 – 95
Pangkalan Kerinci Hujan Lokal Hujan Lebat Hujan Lokal Kabut 23 – 30 70 – 95
Pasir Pengarairan Kabut Cerah Berawan Hujan Lokal Kabut 22 – 31 65 – 100
Pekanbaru Hujan Lokal Berawan Hujan Lokal Kabut 23 – 31 65 – 95
Rengat Kabut Hujan Lokal Hujan Lokal Hujan Lokal 23 – 30 70 – 100
Selat panjang Hujan Lokal Hujan Lokal Hujan Lokal Udara Kabur 23 – 30 70 – 95
Siak Sri Indrapura Hujan Lokal Hujan Sedang Hujan Lokal Kabut 23 – 30 70 – 100
Teluk Kuantan Hujan Lokal Hujan Lokal Udara Kabur Kabut 23 – 30 70 – 100
Tembilahan Kabut Hujan Lokal Hujan Lokal Udara Kabur 23 – 30 70 – 95

 

Prakiraan Tinggi Gelombang:

 

 

 

 




Mengapa Seharusnya Anda Tidak Minum Kopi Instan?

(Foto ilustrasi minuman kopi: George Dolgikh/Shutterstock)

Detikriau.org – Kopi instan merupakan pilihan praktis bagi masyarakat karena cenderung lebih murah, cepat dibuat dan tidak meninggalkan ampas. Tak heran, banyak orang memilih konsumsi kopi instan sehari-hari.

Proses pembuatan kopi instan pun cukup unik. Ekstrak kopi dibuat dengan menyeduh biji kopi yang sudah digiling, namun dengan konsentrat lebih. Setelah itu, akan dilakukan proses pengeringan untuk membuang kadar air, sehingga menyisakan bubuk atau granul yang mudah larut jika ditambahkan dalam air.

Kopi instan sendiri terdiri dari beberapa jenis. Terdapat bubuk kopi instan dalam kemasan saset yang sudah ditambahkan gula dan creamer, sehingga cukup diseduh dengan air panas untuk menghasilkan secangkir kopi susu. Namun dikabarkan klikdokter.com, mengkonsumsi kopi instan mengandung beberapa hal yang dapat membahayakan bagi kesehatan

Bahaya zat yang terkandung dalam kopi instan

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, kopi instan sebenarnya merupakan seduhan biji kopi yang lebih pekat kemudian dikeringkan. Walaupun demikian, dapat ditemukan perbedaan pada kandungan keduanya.

Pada kopi instan, ditemukan lebih banyak kadar acrylamide hingga mencapai dua kali lipat jika dibandingkan dengan kopi biasa (358 mcg/kg pada kopi instan, dibandingkan dengan 179 mcg/kg pada kopi biasa).

Zat ini sendiri dihasilkan akibat adanya reaksi antara asam amino dan zat gula pada kopi saat dipanaskan. Proses pembuatan kopi instan yang menggunakan suhu tinggi dapat menyebabkan tingginya kadar acrylamide ini.

Mirisnya, kadar acrylamide yang berlebihan dapat merusak sistem saraf. Selain itu, pada penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tikus, zat ini ditemukan dapat meningkatkan risiko munculnya kanker. Walau demikian, penelitian pada manusia belum terbukti.

Selain itu, kopi instan mengandung lebih sedikit kalium (sejenis mineral dan elektrolit) dibandingkan kopi biasa. Padahal, kalium dimanfaatkan oleh tubuh untuk mengatur tekanan darah, kontraksi otot, ritme jantung, dan sebagainya.

Terakhir, di dalam kopi instan terdapat kadar chlorogenic acid yang cenderung lebih sedikit. Lagi-lagi hal ini mungkin berkaitan dengan proses pembuatannya yang menggunakan suhu tinggi. Padahal, chlorogenic acid bermanfaat bagi tubuh, sebagai pengatur tekanan darah dan kadar gula darah.

Kafein pada kopi instan

Kopi instan mengandung 60-80 mg kafein per cangkir. Pada kopi biasa, kandungannya bisa sebanyak 60-120 mg kafein per cangkir. Efek dari kafein untuk mencegah kantuk dan meningkatkan konsentrasi inilah yang sering kali dicari dari konsumsi kopi.

Karena kandungannya yang lebih sedikit, akibatnya mereka yang mengonsumsi kopi saset bisa meminum bercangkir-cangkir kopi dalam sehari demi mendapatkan efek yang sama dari secangkir kopi biasa.

Di sisi lain, kopi saset sudah mengandung gula dan creamer. Tanpa disadari, konsumsi gula dan creamer Anda pun menjadi banyak. Padahal, hal ini dapat memperburuk kadar gula darah Anda.

Berbeda dengan kopi bubuk biasa, di dalamnya mengandung 100 persen kopi. Kabar baiknya, Anda dapat menambahkan sendiri pemanis atau susu dan creamer sesuai selera, sehingga dianggap lebih sehat.

Walaupun sama-sama merupakan kopi, kandungan kopi instan sedikit lebih berbeda dari kopi biasa. Jadi, pertimbangkan sebelum Anda memilih untuk mengonsumsi kopi instan secara rutin.

Setelah menyimak pemaparan di atas, kini Anda telah mengetahui bahwa kopi instan mengandung zat-zat yang dapat berbahaya bagi tubuh. Oleh sebab itu, mulai saat ini kurangilah mengonsumsi kopi instan, dan akan lebih baik bila Anda beralih mengonsumsi kopi bubuk biasa yang takaran gula dan creamer di dalamnya bisa diatur. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, maupun kanker.

 




Ali Mochtar Ngabalin dipolisikan Bakomudin. Tuduhannya Manipulasi Dokumen

Ali Mochtar Ngabalin/Net

detikriau.org – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin dilaporkan ke Bareskrim Polri.

dikabarkan Kantor Berita Politik RMOL, laporan dilakukan oleh Ketua Umum Badan Koordinasi Mubaligh Seluruh Indonesia (Bakomubin) Tatang M Natsir. Tatang mempermasalahkan klaim Ali Mochtar sebagai ketua umum Bakomubin.

Ia membawa urusan ini ke polisi lantaran Ali telah melakukan manipulasi beberapa dokumen kepengurusan.

“Dia telah memalsukan SK yang dibuat sendiri sebagai Ketum Bakomubin dan memalsukan tanda tangan Majelis Syuro Nasional,” terang Tatang di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/12).

Kuasa hukum Tatang, Eggi Sudjana menjelaskan bahwa Ngabalin membuat SK sendiri dan membubuhkan tanda tangannya sendiri.

Tidak sampai di situ, lanjut Eggi, surat pernyataan dukungan kepada Ngabalin diduga palsu. Surat pernyataan yang kemudian dibuat agar Kemenkumham mengeluarkan SK.

“Padahal 12 orang itu menyatakan diri menolak Ali sebagai ketum,” tegasnya.

Belum lagi, kata Eggi, Ngabalin memakai nama Bakomubin yang sebelumnya telah didaftarkan hak patennya sebagai merek resmi. Eggi menambahkan, konsekuensi hukumnya sangat serius lantaran beberapa unsur pidana telah terpenuhi.

“Seperti memalsukan pokok surat, dalam pengertian keterangan palsu, ancamanya tujuh tahun penjara, belum menyebarkan berita bohong yang diatur dalam pasal 14 dan 15 UU 1/1946 ancamanya sepuluh tahun, bisa kena pasal berlapis,” urai Eggi.

Laporan mereka diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim dengan Nomor LP/B/1575/XII/2018 tertanggal 4 Desember 2018. Ali disangkakan melanggar UU 1/1946, UU 11/2008 tentang ITE. Pasal 263, 378, 317 jo 242 KUHP Jo pasal 14 UU 1/1946.

 

 




OPM: Kami Tidak Butuh Pembangunan Pemerintah Kolonial

Jurubicara OPM, Sebby Sanbom (paling depan)/Net

detikriau.org – Organisasi Papua Merdeka (OPM) buka suara. Mereka menolak disebut sebagai kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Bahkan OPM menyebut Indonesia sebagai negara kolonial. 

“Kami menyampaikan kepada negara kolonial Indonesia bahwa kami berjuang, bukan KKB, KKSB dan lain-lain. Kami adalah pejuang sejati untuk kebebasan republik West Papua,” kata Jurubicara OPM Sebby Sanbom dalam keterangan tertulis, Rabu (5/12) dilansir melalui Kantor Berita Politik RMOL.

Sebby menyatakan bertanggung jawab atas penembakan 31 pekerja Trans Papua. Dia menyatakan solusi masalah Papua adalah kemerdekaan dan berdaulat sendiri sebagai bangsa. Bukan jalan Trans Papua maupun pembangunan lainnya.

“Kami tidak butuh pembangunan oleh pemerintah kolonial RI; kami hanya ingin kemerdekaan penuh,” imbuhnya.

“Semua pembanguan infrastruktur segera hentikan, dan segera lakukan perundingan antara wakil TPNPB-OPM dan pemerintah RI untuk menentukan masa depan bangsa Papua,” sambung dia.

Sebby, masih dalam siaran pers itu,  menyatakan OPM dan TPNPB bersiap melawan TNI dan Polri, sekaligus menolak pembangunan dalam bentuk apa pun di tanah Papua. Dia menyebut Distrik Mbua sampai Habema adalah medan perang Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Bukan Distrik Dal Yigi dan lainnya.

“Jangan menyerang warga sipil di sembarang tempat di Papua,” ucapnya ditujukkan ke TNI-Polri.

Sebby mengungkap TNI dan Polri melakukan operasi militer di Kenyam, Kabupaten Nduga, Selasa (4/12) kemarin. TNI-Polri, menurut dia, mengerahkan lima helikopter, empat milik TNI Angkatan Udara dan satu milik Polri. Sebby mengatakan dalam serangan itu dijatuhkan bom peledak kapasitas besar. Dua di antaranya tak meledak dan dua lainnya meledak di udara.

“Tak satu pun bom yang dijatuhkan menyentuh tanah, apalagi melukai milisi TPNPB,” imbuh Sebby sekaligus mengatakan, ” Polri juga mengerahkan 24 kendaraan truk pikap untuk memobilisasi pasukan gabungan memburu milisi TPNPB.”