Laode: Kalau Syahadat Ada Uangnya Mungkin Juga Dikorupsi

Laode Muhammad Syarif . Foto: radarcirebon

Detikriau.org – Praktik korupsi di Indonesia sudah semakin kronis dan merambah pada semua bidang pekerjaan.

“Kalau (pengadaan) Alqur’an saja sudah dikorupsi, gimana coba?” ujar Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Minggu (9/12) dilansir melalui RMOL.co

Laode menyatakan, ada berbagai upaya pencegahan yang sudah dilakukan KPK untuk menyembuhkan penyakit koruptif di Indonesia.

“Pencegahan itu juga termasuk dengan ustadz. Kita bekerja sama dengan Muhammdiyah, NU, Gereja Katolik dan Protestant,” jelasnya.

Menurut dia, korupsi tidak memandang agama apa yang dia diyakini. Tapi tergantung dari perilaku dan seberapa besar pintu rasuah itu terbuka.

“Untung itu syahadat nggak ada uangnya, kalau ada uangnya juga mungkin (dikorupsi),” tukasnya.




Dua Kali Gempa Magnitudo 5 SR Hari Ini Guncang Wilayah Indonesia Bagian Barat

Lapran: Amrul

Detikriau.org – Dua kali gempa bumi hari ini guncang wilayah Indonesia bagian barat. Ahad (9/12)

Gempa pertama terjadi pada pukul 00:45:51 Wib dinihari berkekuatan 5,1 SR dengan pusat gempa berada 57 km Barat Daya Bengkulu Utara atau pada titik koordinat -3.53 LS – 101.54 BT pada kedalaman 10 km.

Gempa kedua terjadi pada pukul 09:50:37 Wib berkekuatan 5.0 SR dengan pusat gempa 160 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat atau pada titik koordinat -9.12 LS – 108.48 BT di kedalaman 10 km.

“kedua gempa ini tidak berpotensi tsunami,” Tulis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya.




Wabup Inhil Resmikan Penggunaan PLTD Bantuan Pemprov Riau di Dusun Sungai Pinang

Laporan: Rul   Editor: Faisal

“Anggaran tahun 2018 kabupaten Indragiri Hilir mendapatkan tiga paket bantuan yang di peruntukan bagi Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Sungai Ambat Kecamatan Enok, dan Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok”

Wabup Inhil H Syamsuddin Uti saat menyampaikan sambutan. Foto: Humas Pemkab Inhil

Tembilahan, detikriau.org  – Wakil Bupati Indragiri Hilir H. Syamsuddin Uti  meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) kapasitas 80 Kw dan Pemasangan Tiang Listrik ,Jaringan serta Travo untuk Dusun Sungai Pinang Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (8/11) Sore.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang tidak terhingga kepada pemerintah provinsi riau melalui dinas energi sumber daya mineral bidang ketenagalistrikan yang telah memberikan bantuan tersebut.

” Atas nama Pemerintah Inhil saya bersama masyarakat mengucapkan terima kasih  yang sebesar besarnya,kehadiran listrik ini sangat dibutuhkan masyarakat desa yang ada di inhil,”ujar wabup.

Wakil Bupati Inhil yang akrab disapa SU ini mengatakan, Kehadiran listrik di Desa Tentunya dapat memberikan manfaat dan pengaruh yang positif bagi kemajuan desa dan masyarakatnya termasuk dalam mendorong roda perekonomian dan pembangunan Desa.

Selain itu,Ia mengharapkan agar semua pihak terutama pemerintah serta masyarakat kecamatan dan desa untuk mendukung percepatan pembangunan listrik hingga ke Desa di kabupaten indragiri hilir agar berjalan dengan baik dan sukses sebagaimana diharapkan.

Sementara itu Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman mengatakan pada anggaran tahun 2018 kabupaten Indragiri Hilir mendapatkan 3 paket yang di peruntukan bagi Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Sungai Ambat Kecamatan Enok, dan Desa Jaya Bhakti Kecamatan Enok.

“Alhamdulillah Tahun 2018 ada 3 paket untuk Inhil yang insyaallah membantu PLN dalam melaksanakan tugasnya. Pengadaan ini upaya Pemprov Riau bersama PLN untuk memberikan penerangan bagi masyarakat Desa,”Ucap Agus.

Pada kesempatan itu ia juga mengharapkan agar nantinya bantuan dari pemerintah ini dirawat dan dijaga dengan baik sehingga bisa terus digunakan.

“Meskipun Bantuan PLTD ini bersifat sementara menjelang sampainya aliran listrik dari PLN namun  harus dijaga dan dirawat,”pungkasnya.

Wakil Bupati Indragiri Hilir tiba di lokasi menggunakan pompong sekitar pukul 14.37 Wib. Ia datang didampingi Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman ,Camat Tembilahan Hulu M. Nazar, S.Sos, Kabag Ekononi dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Wanhar, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indragiri Hilir H. Abbas Hasibuan dan Pjs Kepala Desa Sungai Intan Al’ Akhlussalim.




Agenda Rutin, IKBOT Kembali Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Laporan : Rul   Editor: Faisal

Tembilahan, detikriau.org – Puluhan Seniman Musik yang bergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Orgen Tunggal  (IKBOT) Tembilahan,memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H di Rumah Kediaman Ucok,Jalan Batang Tuaka Simpang 3 Pekan Arba,Tembilahan Jum’at (7/12/2018) malam.

Melalui kegiatan bertemakan “Dengan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Mari Kita Tingkatkan Iman, Taqwa, Kebersamaan dan Kekompakan Dalam Berorganisasi” ini, Ketua panitia pelaksana  Hendri Budi mengajak kepada semua anggota IKBOT untuk menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan sumber inspirasi.

Juga diharapkan hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan sebagai panutan dalam setiap beraktivitas.

“Kehadiran kita pada peringatan Maulid ini adalah untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Besar Muhammad SAW,” katanya.

Dia juga mengucapkan ribuan terimaksih kepada seluruh Kerabat dari Ikatan Keluarga Besar Orgen Tunggal Tembilahan yang telah berupaya memberikan sumbangsih baik itu berupa dukungan moril maupun fikiran sehingga acara ini dapat dilaksanakan.

“Alhamdulilah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sukses berkat kebersamaan anggota Ikatan keluarga besar orgen tunggal tembilahan,”tambahkannya.

Kegiatan ini menurut Hendri merupakan agenda rutin IKBOT baik acara 1 Muharram, maulid nabi saw dan isra miraj Nabi Muhammad SAW.

Mudah-mudahan dengan peringatan Maulid nabi muhammad saw ini mendapatkan berkah dari pada Allah SWT.

” Harapan kami terutama kepada panitia, kepada anggota IKBOT, mudah-mudahan hari besar islam ini kita ambil sisi positifnya , IKBOT  bukan haya saja bergoyang di pentas tapi Ikbot segi ke agamaan bisa menjadikan iman dan taqwa kepada allah swt dan rasa solidaritas kebersamaan kita antara sesama pemain,  penyanyi dan punya alat, “harapnya.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diawali dengan pembacaan ayat suci al qur’an oleh Nurlela Toni juga diisi dengan rangkaian tausyiah oleh Ahmad Rais Anuawar, BA.




Saling Klaim Perbatasan Laut, Hubungan Malaysia-Singapura Memanas

RSS Justice dalam upacara di Pangkalan Angkatan Laut Tuas, Singapura, 26/9/2018. (photo credit: Indranee Rajah)

SINGAPURA – Pemerintah Singapura mendesak Malaysia untuk menghentikan apa yang mereka sebut tindakan provokatif ke wilayah perairan Tuas, yang diklaim oleh Singapura sebagai wilayah mereka.

Pada gilirannya, Malaysia mengajukan dua nota protes dengan Singapura, keberatan dengan prosedur penerbangan baru yang akan dilaksanakan untuk Bandara Seletar bulan depan dan menegaskan bahwa batas pelabuhan baru Johor Baru berada di wilayah perairannya sendiri , klaim yang ditolak Singapura sebelumnya.

“Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan dalam pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah menekankan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk menghindari meningkatnya ketegangan di lapangan dan untuk mematuhi hukum internasional,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura.

Dalam pembicaaran tersebut, seperti dilansir Strait Times pada Kamis (6/12), Vivian mengatakan serangkaian gangguan provokatif oleh kapal pemerintah Malaysia telah terjadi meskipun ada protes diplomatik dari Singapura.

Vivian, dalam pembicaraan itu juga mengatakan kepada Saifudin bahwa batas pelabuhan Johor Baru sekarang bahkan melampaui batas-batas klaim laut teritorial Malaysia di daerah itu, sebagaimana ditetapkan dalam peta 1979 Malaysia sendiri, yang belum pernah diterima Singapura.

Berdasarkan peta tahun 1979, menunjukkan bahwa wilayah Pedra Branca jatuh di bawah wilayah Malaysia, yang diprotes Singapura. Dalam putusan 2008, Mahkamah Internasional menghadiahkan pulau itu ke Singapura.

Pembicaran ini sendiri terjadi tidak setelah terus memanasnya perselisihan antara Singapura dan Malaysia mengenai pengelolaan perairan dan wilayah udara.

Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke kemarin mengatakan klaim Singapura bahwa batas baru pelabuhan Johor Baru yang masuk ke perairan Singapura tidak akurat. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad juga mengatakan bahwa Malaysia masih berada di perairannya sendiri dengan perpanjangan itu.

Menyanggah ini, Kementerian Transportasi Singapura mengatakan bahwa perairan teritorial Singapura membentang ke barat batas pelabuhan Johor Baru saat ini, yang berada di sekitar wilayah Tuas.

“Oleh karena itu, perpanjangan pelabuhan Johor Baru akan melanggar batas wilayah perairan Singapura di wilayah tersebut dan merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Singapura dan hukum internasional,” kata Kementerian Transportasi Singapura.

sumber; sindonews.com




Siapa Presiden Pilihan Etnis Tionghoa Pada Pilpres 2019

Foto ilustrasi: kompasiana.com

SEBUAH pepatah kuno Cina menyatakan : “Saya mendengar itu baik. Saya melihat itu lebih baik.” Jumat (7/12) malam lebih dari seribu orang pengusaha Tionghoa bertemu dengan capres Prabowo Subianto di kawasan Sun City, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta.

Grand Ballroom Sun City  penuh sesak, meluber bahkan sampai ke luar ruangan. Dilihat dari penampilannya, mereka rata-rata adalah kelas menengah dan pengusaha mapan. Bukan hanya orang tua, tapi juga anak-anak muda yang hadir nampak antusias mendengar Prabowo memaparkan visi misinya, bila terpilih menjadi presiden.

Sejumlah muda-mudi dengan dandanan yang cukup menor, ikut nimbrung dan berebut selfi dengan Prabowo usai acara. Mereka nampaknya baru dari diskotek, tak jauh dari tempat itu.

Malam itu mereka tidak hanya mendengar, dan melihat, tapi sekaligus bisa  berkomunikasi dengan Prabowo. Uniknya Prabowo malam itu juga mengajak para pengusaha itu nontan bareng, saat dia pidato pada Reuni 212 di Monas.

Hasilnya? Ketika acara selesai,  dukungan, doa dan sumbangan mengalir untuk Prabowo. Seorang pengusaha bernama Kasidi atau biasa dipanggil dengan nama Ahok menjadi penyumbang terbesar,  Rp  250 juta.
“Kami mendoakan dan mendukung Pak Prabowo menjadi Presiden Indonesia,” ujar Harti Hartijah  dari Tim 9 pengusaha Tionghoa  koordinator acara tersebut.

Secara politik,  peristiwa yang dikemas dalam gala dinner  di kawasan Pecinan Jakarta itu sangat menarik dan memiliki tafsir khusus. Komunitas Tionghoa di Indonesia dikenal cenderung tidak mau terbuka soal aspirasi politiknya. Mereka sangat berhati-hati, dan wait and see.

Pada saat Pilkada DKI 2017, saat Ahok maju menjadi Gubernur DKI, komunitas Tionghoa sempat sangat antusias dan lebih terbuka menunjukkan preferensi politiknya. Namun setelah Ahok kalah,  sebagian besar mulai kembali menarik diri. Sementara yang tetap aktif, hampir semua menjatuhkan pilihannya kepada Jokowi.

Prabowo selama ini digambarkan sebagai sosok anti Cina dan lebih dekat dengan kelompok Islam radikal. Dia  banyak dikait-kaitkan dengan peristiwa kerusuhan Mei 1998. Pasca kerusuhan itu banyak warga Tionghoa yang mengungsi dan hijrah ke luar negeri.

Pada gala dinner kali ini kasusnya justru berbeda. Mereka yang aktif mengambil inisiatif. Sejumlah pengusaha etnis Tionghoa sebelumnya mendatangi dan bertemu Prabowo di Hambalang, Bogor.  Mereka  menanyakan, apa yang mereka bisa bantu. Setelah mengetahui salah satu persoalan adalah pendanaan, mereka kemudian berinisiatif membuat penggalangan dana.

Jangan hanya dilihat berapa jumlah dana yang terkumpul. Munculnya aksi penggalangan dana  ini menunjukkan adanya arus angin perubahan politik menjelang Pilpres 2019. Sebagai pengusaha, etnis Cina sangat sensitif  dengan perubahan arah angin kekuasaan. Indra penciuman dan _sense of politic-nya sangat tajam.

Informasi mereka tentang sirkulasi elit kekuasaan baik di tingkat lokal, maupun nasional sangat akurat. Sebagai pengusaha,   sangat wajar mereka harus berada dekat dalam orbit kekuasaan. Jangan sampai salah pilih.

Prabowo Di Atas Angin

Dukungan para pengusaha Tionghoa secara terbuka terhadap Prabowo ini menunjukkan sebuah indikasi, Prabowo tengah berada di atas angin dalam kompetisinya melawan Jokowi.

Peristiwa ini tentu saja tidak bisa dilepaskan dengan momen pertemuan Prabowo dengan PM Singapura Lee Hsien Loong akhir pekan lalu.  Prabowo Jumat (7/12) lalu kabarnya juga baru bertemu duta besar sebuah negara besar yang sangat dekat dengan Singapura. Namun pertemuan tersebut  tidak dipublikasikan.

Survei internal kubu Prabowo-Sandi  menunjukkan elektabilitas mereka sudah mulai mendekati pasangan Jokowi-Ma’ruf. Saat ini selisih mereka tinggal 4%, dan Prabowo-Sandi sudah menyentuh 40%. Dengan trend elektabilitas Jokowi-Ma’ruf yang cenderung turun, pada bulan Januari diperkirakan elektabilitas dua kandidat sudah akan sama (crossing), atau bahkan Prabowo-Sandi bisa melampaui.

Sebaliknya ada tanda-tanda Jokowi  mulai kehilangan pesonanya. Sejumlah media, termasuk Kompas, dan Tempo Jumat (7/12) menurunkan berita menarik sepinya acara yang akan dihadiri Jokowi.  Ketika Jokowi meresmikan pembukaan BTN Digital Start-up 2018 di Balai Kartini, Jakarta Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) terpaksa menyingkirkan bangku-bangku yang kosong.

Ruangan berkapasitas 2.000 orang itu hanya terisi kurang dari setengahnya. Padahal panitia sudah mengerahkan pengunjung dan para penjaga stand pameran untuk mengisi tempat duduk.

Ketika Jokowi berkunjung ke Lampung dan berkampanye pada hari Sabtu (24/11) yang dibungkus dalam acara gerak jalan, massa yang hadir memang cukup ramai. Belakangan seperti diungkap Bawaslu Lampung, para Kepala Dinas mengakui mengerahkan para pegawai pemerintah (ASN) untuk meramaikan acara.

Para camat dan lurah diminta mengerahkan para ibu-ibu PKK, kelompok pengajian, masyarakat, bahkan marbot masjid, untuk hadir. Sebuah edaran dari seorang lurah terungkap,  setiap ketua RT diwajibkan mengerahkan 25 orang warganya. Mereka juga diwajibkan membuat daftar hadir.

Besar dugaan pola serupa juga dilakukan oleh tim kampanye Jokowi ketika melakukan kunjungan, maupun kampanye di sejumlah daerah.

Perubahan arus angin, dan signal-signal politik itulah yang mungkin ditangkap secara jeli oleh para pengusaha Tionghoa itu. Mereka mengambil langkah yang berani dan terukur dengan bertemu dan melakukan penggalangan dana untuk Prabowo.

Sebagai pedagang yang penuh kalkulasi, paham perhitungan  untung dan rugi (cost and benefit)   mereka pasti paham dengan pepatah Cina lainnya “Kesalahan pada satu waktu menjadi kesedihan selama hidup.” [***]

Sumber: RMOL.co