Salam Komando UAS-AHY di Pekanbaru

Salam komando UAS-AHY. Foto: Bintang Radityo/Kogasma PD

Pekanbaru – Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) bertemu dengan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono di Pekanbaru. UAS dan AHY menutup pertemuan dengan foto bersama.

“Pertemuan ini hanya silaturahim saja, tidak ada agenda politik,” kata Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, Sayed Abubakar A Assegaf dilansir melalui laman detikcom, Senin (17/12/2018).

Sayed menjelaskan pertemuan pagi tadi diawali dengan sarapan bersama sejumlah fungsionaris PD. Selanjutnya para pengurus PD bersama AHY melakukan perbincangan ringan.

“Pertemuan ini silaturahim karena UAS tokoh agama di Riau. Tidak ada agenda politik dalam pertemuan ini,” tutur Sayed tanpa bersedia menyebutkan lokasi pertemuan.

Sayed mengatakan, di depan AHY dan fungsionaris DPD PD Riau, UAS menceritakan pengalaman dakwahnya, termasuk cerita pernah ditolak bahkan dipersekusi. Ada juga dakwahnya di luar negeri yang ditolak.

Dalam pertemuan itu, lanjut Sayed, UAS juga berkeinginan bila nantinya ke Jakarta akan kembali menjalin silaturahim.

“UAS tadi hanya bilang kalau nanti ke Jakarta akan kembali bersilaturahim. Hanya itu saja, nggak ada agenda politik apapun,” ujar Sayed.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, AHY menyebutkan dia bertemu UAS karena sedang berada di Pekanbaru.

“Selama ini saya hanya mengikuti ceramah UAS melalui Youtube, Alhamdulillah pada kesempatan hari ini Allah SWT mempertemukan saya dengan beliau,” kata AHY.

“Kita berdoa saja kepada Allah SWT semoga UAS selalu diberikan kesehatan serta lindungan Allah SWT,” imbuhnya.

Pertemuan itu kabarnya digelar di kediaman salah seorang elite DPD PD Riau, Achmad, di Jl Ronggo Warsito, Pekanbaru. Pertemuan antara UAS, AHY dan fungsionaris PD Riau berlangsung sekitar satu jam.




Defisit Neraca Dagang November 2018 Terparah Sejak 5 Tahun

Foto: CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara

 

Jakarta  – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan November 2018.
Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, nilai ekspor pada November 2018 tercatat US$ 14,83 miliar. Ekspor turun 3,28% secara year on year.

Sementara nilai impor tercatat US$ 16,88 miliar atau naik 11,68%

Data tersebut disampaikan oleh Suhariyanto di Gedung BPS (17/12/2018).

“Neraca perdagangan November kita alami defisit cukup dalam yakni US$ 2,05 miliar,” kata Suhariyanto seperti dilansir melalui CNBC Indonesia.

Yang menyebabkan defisit terbesar menurut Suhariyanto adalah migas. Sementara non-migas juga mengalami defisit.

Dengan perhitungan impor yang lebih tinggi dari ekspor, maka berdasarkan perhitungan CNBC Indonesia, neraca perdagangan November 2018 mengalami defisit hingga US$ 2,05 miliar.

Defisit ini merupakan yang terparah atau terdalam sejak Juli 2013. Adapun neraca dagang pada periode tersebut tercatat US$ 2,33 miliar.

“Semoga kebijakan kita mengendalikan impor dan meningkatkan ekspor ke depan bisa terlihat sehingga defisit bisa berubah menjadi surplus,” kata Suhariyanto.




Kopdar di Sentul, Ribuan Pengemudi Ojek Online Dukung Prabowo

 

Detikriau.org – Calon Presiden Prabowo Subianto rela turun dari panggung dan ikut berpanas-panasan untuk bisa berdialog lebih dekat dengan ribuan pengemudi ojek online pada acara Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019 yang digelar oleh Forum Gabungan (Forgab) Roda 02 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat, Minggu, 16 Desember 2018.

Ribuan pengemudi ojol yang tergabung dalam Forgab Roda 02 itu terdiri atas 205 komunitas pengemudi ojek online yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Dikabarkan Viva, awalnya, Prabowo memberikan sambutannya di atas panggung. Namun, ketika melihat cuaca semakin terik dan para ribuan ojol terlihat kepanasan, maka capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu langsung memutuskan untuk turun dari panggung dan ikut berpanas-panasan dengan massa.

Ia menegaskan, sebagai orang yang pernah menjadi pemimpin pada saat dinas kemiliteran, Prabowo selalu memahami dan ikut merasakan apa yang dirasakan pasukannya. Karena itu, ia memutuskan untuk turun dari panggung yang sejuk dari sengatan Matahari untuk ikut merasakan panasnya cuaca yang menyengat bersama ribuan pengemudi ojol tersebut.

“Saudara-saudara kepanasan enggak di situ? Aku enggak enak lihat kalian kepanasan. Kalau saya ini kebiasaan, kalau anak buah saya kepanasan, saya harus kepanasan juga, kalau kehujanan pemimpin juga harus kehujanan,” kata Prabowo dalam siaran pers yang diterima dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Minggu, 16 Desember 2018.

Ketika Prabowo turun dari panggung dan ikut merasakan panasnya sinar Matahari, serentak para pengemudi ojol langsung duduk agar bisa melihat pidato ketua umum DPP Partai Gerindra itu secara langsung.

Namun, tak sedikit para pengemudi ojol meminta kepada pengawal Prabowo untuk ikut duduk agar pandangan mereka tidak terhalang. Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu pun langsung mengaminkan.
 
Eh, ini pengawal-pengawal jangan kebanyakan berdiri, ini temen saya semua. Mereka (para pengawal) juga serba salah, mereka bertugas, mereka harus menjaga saya, tapi saya merasa nyaman dengan kalian semua,” kata Prabowo disambut tepuk tangan dari ribuan pengemudi ojol.

Capres nomor urut 02 itu juga menjelaskan kepada ribuan pengemudi ojol bahwa pengawalnya itu ditugaskan negara untuk menjaga capres-cawapres selama masa kampanye ini. Prabowo menjamin para pengawalnya berhati baik meskipun wajahnya seram dan tidak mudah tersenyum.

“Kadang-kadang petugas mukanya serem-serem karena mereka bertugas, sebetulnya hati mereka tidak serem-serem begitu, hati mereka sama kayak kita, cuman mereka bertugas jadi enggak boleh ketawa,” ucap mantan danjen Kopassus ini.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan kehadirannya ke acara tersebut hanyalah sebagai undangan dan bukan melakukan kampanye. Karena itu, ia menegaskan bahwa pada kesempatan tersebut dirinya tidak akan meminta dukungan dari ribuan pengemudi ojol yang hadir pada kesempatan tersebut.

“Saudara-saudara, ini katanya ada peraturan saya enggak boleh kampanye, jadi saya enggak kampanye nih. saudara-saudara ini direkam nih. Saudara-saudara, saya tidak meminta dukungan kalian, tapi sebagai manusia kalau berharap boleh dong? Ehinget petugas ya, saya berharap dukungan, saya enggak minta,” kata Prabowo.

Mendengar pernyataan Prabowo yang tidak meminta dukungan tersebut, ribuan pengemudi ojol yang hadir di acara itu langsung berteriak keras bahwa mereka akan tetap mendukung dan memilih Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019.

“Meski bapak tidak minta dukungan, tapi kami semua dukung bapak, kita akan pilih nomerdua, hidup Prabowo, takbir, Allahu Akbar,” teriak ribuan pengemudi ojol di hadapan Prabowo.




Tunjangan Naik, Jokowi Minta Babinsa Kawal Dana Desa

 

Detikriau.org – Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) se-Sumatera di Balariung Pinang Masak, Universitas Jambi, Minggu, 16 Desember 2018.

Pengarahan Presiden diikuti oleh 3.286 prajurit TNI yang terdiri atas 3.019 Babinsa, 228 danramil, 31 dandim, 15 perwakilan TNI AL, 15 perwakilan TNI AU, dan 33 personel Polri.

Dikabarkan Viva, dalam acara tersebut, Presiden Jokowi menyebut bahwa tunjangan kinerja untuk TNI dan Polri akan cair pada Januari tahun depan. Proses administrasi mengenai pencairan tunjangan kinerja di Kementerian Keuangan sudah selesai.

“Setiap saya ke daerah ada yang bisikin saya, ‘Pak Presiden tolong tunjangan operasional Babinsa dinaikkan’. Sehingga tunjangan kinerja terhitung bulan Januari ini sudah bisa diterimakan,” kata Jokowi, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 16 Desember 2018.

Dengan tunjangan kinerja yang akan segera cair, ia meminta tanggung jawab para Babinsa untuk mengawal dana desa yang sudah digelontorkan oleh pemerintah yang saat ini mencapai Rp187 triliun untuk 74 ribu desa.

“Sampaikan ke kades untuk realisasi penggunaan dana desa harus di dalam desa, jangan sampai keluar dari desa karena bisa memakmurkan usaha setempat,” ucap Jokowi.

Saat ini, kata Jokowi, sudah ada manfaat dengan adanya dana desa seperti pembangunan jalan, posyandu, sekolah PAUD, pasar, dan lainnya. Dana desa diharapkan untuk pemerataan ekonomi seluruh Indonesia demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada akhir sambutannya, Presiden Jokowi memerintahkan Babinsa untuk membangun persatuan jangan sampai ada konflik antara TNI-Polri.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan ucapan dan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi atas kenaikan tunjangan kinerja. Menurutnya, hal itu dapat meningkatkan kesejahteraan prajurit.

Saat ini, tunjangan Babinsa telah diterima dan dirasakan langsung oleh para Babinsa dengan besaran rata-rata antara Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta.

“Demikian juga atas nama seluruh prajurit TNI, saya mengucapkan terima kasih atas kenaikan tunjangan kinerja remunerasi yang pada tanggal 17 Desember 2018 sudah dapat diterima oleh seluruh prajurit dengan besaran tunjangan kenaikan kinerja ini rata-rata naik dari 51 persen menjadi 70 persen,” katanya.

Hadi menuturkan, para peserta apel merupakan jajaran TNI yang memiliki tugas di bidang teritorial dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Oleh karena itu, fungsi teritorial TNI juga jembatan bagi institusi TNI dengan masyarakat dalam rangka membina kesadaran bela negara,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hadi mengapresiasi kehadiran Babinsa telah mengukir banyak prestasi. Antara lain menemukan formulasi pupuk yang bermanfaat bagi para petani, berhasil mengumpulkan senjata rakitan tanpa adanya kekerasan karena kesadaran masyarakat, membantu mengajar mengaji di sekolah yang berada di pedalaman dan bersama Babinkamtibmas berhasil menggagalkan upaya kriminal pembegalan.

“Harapan kita semua prestasi yang telah diukir tersebut dapat dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan,” ujarnya.

 




Harga Sawit Turun, Jokowi Minta Petani Tanam Jengkol dan Petai

Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah pencapaian dan rencana program kerja di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8).  Presiden juga memaparkan sejumlah permasalahan antara lain bidang ekonomi, sosial, politik, pembangunan, pendidikan, daerah perbatasan hingga kemaritiman. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/Spt/15

Detikriau.org — Presiden Joko Widodo menyarankan kepada masyarakat yang sebelumnya berkebun kelapa sawit agar beralih menanam jengkol dan petai. Harga jual kelapa sawit yang menurun drastis di Indonesia, menjadi alasan Jokowi meminta petani beralih ke komoditas dengan harga terjangkau.

Dikabarkan Viva, Hal itu disampaikan Jokowi yang juga calon presiden petahana, saat memberikan pembekalan kepada seluruh calon anggota legislatif partai politik pengusung dan pendukung di Provinsi Jambi, Minggu, 16 Desember 2018.

Jokowi mengatakan, menurunnya harga sawit disebabkan faktor ekonomi global. Sawit sangat sulit menjangkau harga tinggi disebabkan banyaknya hasil perkebunan itu yang mencapai 13 juta hektare dan produksinya 42 juta ton.

“Kalau ke truk dimasukkan sudah 10 juta truk sawit, jadi permintaan kurang karena adanya problem ekonomi global,” kata Jokowi di Hotel Abadi, Jambi, Minggu, 16 Desember 2018.

Atas dasar itu, Jokowi menyarankan masyarakat agar tidak menanam sawit lagi. Ada baiknya menanam kopi, kulit manis, jengkol, dan petai karena harganya jualnya tinggi. “Jangan permasalahkan jengkol dan petenya, namun harganya dilihat terjangkau,” kata Jokowi.

Sebelumnya, saat menyerahkan sertifikat 91 ribu hektare lahan tanah kepada para petani di Jambi, Jokowi juga sudah berpesan agar masyarakat jangan lagi menanam kelapa sawit.

“Tanam lah kopi, kulit manis, jengkol dan pete, dan lebih bagus manggis, karena permintaan sangat tinggi oleh negara tetangga, seperti Thailand, Jepang, Singapura, Taiwan, Hong Kong dan lainnya, sangat besar permintaan buah manggis,” ujarnya.




Dinilai Bertentangan Dengan Ajaran Islam, Aceh Larang Perayaan Tahun Baru Masehi

 

Detikriau.org — Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman akan mencabut izin jika ada hotel yang menyediakan fasilitas untuk ikut merayakan malam tahun baru di Banda Aceh.

Pihaknya juga telah mengeluarkan imbauan agar warga kota tersebut tidak ikut merayakan malam pergantian tahun. Imbauan itu juga sudah disepakati oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) setempat.

“Kita tidak ada kecuali termasuk hotel. Akan kita cabut izinnya jika kedapatan memfasilitasi perayaan tahun baru,” kata Aminullah Usman saat dikonfirmasi usai membuka festival kopi di Taman Sari, Banda Aceh, Aceh, Sabtu 16 Desember 2018 seperti dilansir melalui laman VIVA

Imbauan itu juga melarang adanya pesta, menghidupkan mercon dan kembang api. Hal itu dinilai tidak sesuai dengan aturan Syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Pihaknya ingin mewujudkan zero perayaan malam tahun baru. “Malam tahun baru tanpa kembang api, mercon, terompet, dan pesta atau hura-hura. Pada malam pergantian tahun baru ini harus tertib tidak ada perayaan,” katanya.

Menurutnya, perayaan malam tahun baru Masehi bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh. Menurut dia, hanya Tahun Baru 1 Muharram yang akan dibesarkan di Aceh. Sementara, pesta pergantian tahun Masehi bukan budaya umat muslim.

“Kami punya tahun baru sendiri yakni 1 Muharam yang harus kami besarkan. Kalau malam tahun baru Masehi bukan budaya kita selaku Muslim dan memang tak ada dalam ajaran Islam,” ucapnya.

Imbauan itu juga sudah mulai diumumkan oleh pemerintah Banda Aceh dan pihak terkait. Tak hanya melalui selebaran namun juga disosialisasikan melalui khatib salat Jumat di setiap masjid.

Pihaknya akan menggelar razia gabungan untuk mengantisipasi peredaran mercon, kembang api, petasan, maupun bentuk perayaan lainnya menjelang malam tahun baru nanti.