Februari 22, 2024

Kerusakan Lahan Perkebunan di Desa Bekawan Capai 100 Persen

Bagikan..

www.detikriau.wordpress.com (TEMBILAHAN) – Kerusakan perkebunan kelapa warga yang sudah hampir mencapai 60 persen di Kecamatan Mandah, membuat sedih anggota DPRD dapil tersebut. Salah satunya adalah Zulfikar politisi dari Partai Golkar dari Dapil V (Kecamatan Mandah dan Pelangiran)..

“Kerusakan yang terjadi setakat ini pada lahan perkebunan kelapa sudah mencapai 60 persen. Tanggul yang diharapkan warga untuk mencegah intrusi air laut agar keruskan tidak makin meluas, nyatanya tidak juga terealisasi, tentunya membuat kita sedih dan kesal kepada pihak terkait, kata bang Zul biasa ia disapa oleh kalangan wartawan.

Masih menurutnya, kalau anggaran terbatas, maunya melakukan langkah lain dengan melobi pihak provinsi untuk membatu perbaikan kebun warga. Sebab, pembuatan tanggul, harus segera dilakukan, kalau tidak tentunya bisa merusak lahan yang tersisa. “Kalau memang tak mampu meloby, mau tidak mau terpaksa kita yang langsung ke Provinsi,” tukasnya..

Sementara itu H Awandi Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Dapil yang sama mengatakan, khusus untuk desa Bekawan Kecamatan Mandah kerusakannya sudah sangat parah dan mencapai 100 persen. Boleh dikatakannya, sudah tidak ditemukan lagi lahan perkebunan kelapa yang masih produktif

“Kalau lahan perkebunan kelapa rakyat di Desa Bekawan, diatasnya warga sudah bisa mencari lokan dan sebaiknya dibuat tambak ikan saja. Kondisi itu untuk menggambarkan begitu besarnya kerusakan lahan perkebunan kelapa warga, karena intrusi air laut,” tambahnya.

Maih menurut H Awandi, parahnya kerusakan yang terjadi sudah berlangsung kurun waktu tiga tahun belakangan ini. Sayangnya, meski sudah seperti ini, saat diusulkan untuk pembangunan tanggul di Dinas terkait, selalu mentok. “Alasannya, tidak ada duit lagi,” ujarnya menirukan perkataan orang Dinas.

Ia menambahkan, Selain kerusakan yang terjadi di Desa Bekawan, kerusakan juga terjadi di Desa Pelanduk, dan Batang Sari. “Kalau mau dikalkulasikan, panjang tanggul yang dibutuhkan untuk memperbaiki lahan perkebunan di Kecamatan Mandah, mencapai 30 KM,”katanya yang diamini oleh Zulfikar. (drc2)