HUT ke-80, BNI Tembilahan Mantapkan Transformasi Ekonomi dan Digital di Inhil
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR — Memasuki usia ke-80, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk meneguhkan diri sebagai salah satu pilar perbankan nasional yang terus berinovasi. Momentum delapan dekade ini dirayakan penuh optimisme oleh BNI Kantor Cabang (KC) Tembilahan dengan komitmen mempercepat transformasi ekonomi dan digital di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Selama 80 tahun perjalanan, BNI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi saksi sekaligus penggerak roda ekonomi bangsa. Di Inhil, BNI telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah, korporasi, UMKM, hingga masyarakat dalam memperluas akses inklusi keuangan.
Pemimpin Cabang BNI Tembilahan, Indra Wahyu, menegaskan bahwa usia ke-80 ini menjadi tonggak penting untuk melakukan lompatan menuju era perbankan masa depan yang serba digital, cepat, aman, dan terintegrasi global.
“Delapan dekade ini bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan bukti kokohnya kepercayaan masyarakat kepada BNI. Kemeriahan HUT ke-80 menjadi simbol semangat kebersamaan, inovasi tiada henti, serta dedikasi seluruh insan BNI dalam memberikan layanan terbaik bagi negeri,” ujarnya.
Komitmen Transformasi Digital
Indra Wahyu menekankan, BNI berkomitmen tumbuh sebagai lembaga perbankan yang tangguh, adaptif secara digital, dan semakin dekat di hati nasabah. Tantangan zaman yang terus berubah, menurutnya, akan dijawab dengan semangat kolaborasi, integritas, dan konsistensi berinovasi.
BNI Tembilahan juga memperkuat layanan digital banking dengan menghadirkan fitur-fitur canggih melalui aplikasi wondr by BNI. Inovasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih mulus, solutif, dan relevan dengan gaya hidup modern.
Apresiasi dan Harapan
Manajemen BNI Tembilahan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Inhil, Forkopimda, mitra bisnis, serta seluruh nasabah setia yang telah menaruh kepercayaan tinggi kepada BNI sebagai bank pilihan utama.
Menutup sambutannya, Indra Wahyu mengajak seluruh jajaran BNI untuk memandang usia emas ini sebagai awal dari lompatan besar menuju masa depan.
“Mari kita jadikan usia ke-80 ini bukan sebagai puncak akhir perjalanan, melainkan momentum awal dari sebuah lompatan yang jauh lebih besar untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (Arb)