Juni 15, 2024

DPW FPI INHIL, RESMI DILANTIK

Bagikan..

TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) — Dewan Pengurus Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kabupaten Indragiri Hilir periode 2011-2014, Sabtu (8/10/11) malam resmi dilantik DPP FPI. Prosesi pelantikan yang juga disejalankan dengan Tabliq Akbar tersebut digelar di Masjid Agung Al Huda Tembilahan ini dihadiri para pengurus DPP FPI, DPD FPI Riau dan jajaran pengurus dan aktifis DPW FPI Inhil.


Mereka yang hadir dari DPP FPI yakni KH Awid Masyhuri (Wakil Sekjen
DPP FPI), KH Ja’far Shiddiq (Pengawas Dewan Syuro DPP FPI) dan Ustad
Jordan Al Fattah (Wakil Panglima Laskar DPP FPI). Sedangkan dari DPD
FPI Riau hadir langsung Ketua DPD FPI Riau, Ustad Zulhusni Domo,
Sukemi (Sekretaris), Azwir (Bendahara), Kholik Al Fattah (Laskar DPD
FPI Riau).

Juga hadiri Ketua DPW FPI Pekanbaru, Felly Riziq, Beni Dasoka (Bidang
Nahi Munkar), Bram Agung Anugrah (Badan Anti Teror), Syawaluddin
(LBH), Syahril (Bendahara) dan David (Wakil Sekretaris), juga pengurus
DPW FPI Kampar.

Tampak pula hadir tokoh ulama, cendikiawan muslim, pengurus organisasi
dan pemuda Islam dan jamaah masjid/ mushalla di Inhil. Walaupun pada
malam itu kota Tembilahan diguyur hujan cukup deras.

Pengurus DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar, S.Sos, MA (Ketua Dewan Syuro) dan Asmadi Dubli (Ketua Dewan Tanfiz) dilantik oleh Wakil Sekjen DPP FPI, KH Habib Awid Masyhuri didampingi KH. Habib Ja’far Shiddiq dan Jordan Al Fattah.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Syuro DPW FPI Inhil, Ustad HM Ali Azhar
menyampaikan bahwa FPI Inhil tetap istiqomah dalam menegakkan amar
ma’ruf dan mencegah nahi munkar di Inhil.

“Selain itu program kedepan FPI Inhil akan menjadi mitra terhadap MUI
Inhil, untuk mengantisipasi dan menjaga umat di Inhil dari
ajaran-ajaran menyeleweng dan ekstrem serta sesat,” tegasnya.

Sedangkan Ketua DPD FPI Riau, Ustad Zulhusni Domo dalam amanatnya
kepada para pengurus baru FPI Inhil mengharapkan mereka tetap berjuang
di jalan Allah dalam menegakkan syari’at sesuai dengan tuntunan Al
Qur’an dan Hadits.

“Kita berharap para pengurus FPI Inhil yang baru dilantik ini menjadi
kader-kader FPI yang siap menegakkan amar ma’ruf dan mencegah nahi
munkar. Walaupun harus mengorban materi, pemikiran bahkan tetesan
darah untuk berjuang di jalan Allah SWT,” pesannya.

Bupati Inhil dalam sambutannya yang disampaikan Staf Ahli, Syofyan
Sulaiman menyatakan pemerintah Kabupaten Inhil menyambut baik
kehadiran FPI di Inhil dan diharapkan dapat bersinergi dalam
memberantas penyakit masyarakat dan program pembangunan di Inhil.

Dalam penyampaian tausiyahnya, KH Habib Awid Mashuri dan KH Habib
Ja’far Shiddiq menyoroti secara tajam perkembangan masalah perbedaan
dan penistaan agama di Indonesia, serta ajaran Sipilis (Sekularisme,
Pluralisme dan Liberalisme).

“Dalam masalah perbedaan agama kita masih dapat toleransi, tapi dalam
masalah ajaran yang menyimpang dan ajaran sesat kita tidak ada
toleransi dan FPI menyatakan perang terhadap paham-paham yang
menyesatkan umat Islam ini,” tegas Habib Awid Masyhuri dan disambut
takbir pengurus dan anggota FPI serta jamaah yang hadir.

Demikian juga dengan Habib Ja’far Shiddiq yang keras menyatakan bahwa
terhadap penistaan dan penodaan agama Islam, FPI mengikrarkan tidak
ada toleransi dan siap mengorbankan jiwa dan raga bagi tegaknya
kesucian nilai-nilai ajaran Islam.

“Sampaikan kapan pun kita tetap meminta Ahmadiyah dibubarkan, karena
kalau tidak makin banyak umat yang murtad. Kita mendorong Presiden SBY
menerbitkan Keppres (pembubaran Ahmadiyah, red),” pekik Habib Ja’far
Shiddiq.

Ditambahkan, saat ini juga umat harus mewaspadai banyak peredaran
paham dan buku yang bermuatan ajaran Sepilis tersebut. Lanjutnya, umat
harus diselamatkan dengan diberikan pemahaman tentang ajaran-ajaran
yang menyesatkan ini.

Sesuai dengan agenda pengurus DPW FPI Inhil, Sabtu (8/10/11) sekitar
pukul 16.00 WIB rombongan DPP, DPD FPI Riau dan DPW FPI Inhil
mengadakan ziarah ke makam Syekh Abdurrahman Shiddiq di Hidayat, Kuala
Indragiri.(nto)