April 18, 2024

Dislutkan Propinsi Riau Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana Lingkungan di Inhil

Bagikan..

Tembilaha( www.detikriau.wordpress.com ) –  Dalam rangka untuk meminimalkan dan mengantisipasi dampak negatif bencana yang diperkirakan akan terjadi dimasa yang akan datang khususnya  didaerah pesisir  Inhil, Pada Kamis (17/11) Pihak Dinas Kelautan Dan Perikanan Propinsi Riau  menggelar acara sosialisasi mitigasi bencana lingkungan Kabupaten  Indragiri Hilir di Aula Hotel Arrahman II Tembilahan.

 

Kegiatan  sosislisasi tersebut, Dibuka langsung oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Inhil Ir. Saripek  dan diikuti  oleh sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kades dan tokoh  masyarakat di 9 kecamatan daerah pesisir Inhil dengan 3 narasumber yaitu dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Pusat. Supratmi, dai Loka Kawaasan Konservasi Perairan Nasional Darmawan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kabid kelautan dan pengawasan Ir. Warniati Msi.

 

Menurut Kadis Kelautan dan Perikanan Inhil Ir.Saripek, bahwa kegiatan yang digelar merupakan  salah satu program  penaggulangan untuk mengantisipasi secara dini  terhadap dampak negatif bencana yang diperkirakan  akan terjadi didaerah pesisir Inhil Seperti  bencana damapak  dari pasang besar (ROB), Gelombang pasang surut air laut dan dampak dari penebangan hutan magrove.

 

“ Seperti yang kita ketahui bahwa Inhil ini, merupakan salah satu kabupaten yang berada di wilayah pesisir dengan luas wilayahnya pesisirnya sekitar 5.120 Km2 yang tersebar pada 9 kecamatan serta memiliki 25 pulau-pulau kecil dengan kondisi sebagian besar terkena imbas pasang surut air laut dan memiliki kemiringan lereng dengan kisaran 0-3% menyebabkan gelombang pasang surut yang dapat menimbulkan dampak negatif dan merupakan sumber bencana bagi daerah pesisir dan masyarakat yang berdomisi diwilayah tersebut” Terang Saripek.

 

Untuk itu, salah satu upaya untuk menghindar hal-hal tersebut, Ditambahkan Saripek  perlu dilakukan upaya mitigasi yang komperehensif, yaitu kombinasi upaya struktur seperti pembuatan prasarana dan sarana pengendali serta upaya non struktural seperti pembuatan kebijakan mitigasi lingkungan pesisir dan penyadaran masyarakat diantara dengan melakukan sosialisasi yang dilakukan.

 

“ Kita berharap dengan terlaksananya upaya mitigasi bencana ini, permasalah yang kita diperkirakan  permasalah diwilayah pesisir yang termasuk kedalam bencana wilayah pesisir di Kabupaten Indragiri Hilir dapat diatasi begitu juga dengan peserta yang mengikuti acara sosislisasi ini bisa mengikuti dengan baik sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai” Harap Saripek dalam sambutan dalam acara tersebut.

 

Sementara itu, dilain tempat Ir Warniati narasumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau yang didampingi 2 orang narasumber lainnya, Yaitu Supratmi dan Darmawan kepada wartawan mengungkapkan, Kamis (17/11) bahwa kegiatan sosialisasi dan mitigasi bencana lingkungan di Inhil itu, pada prinsifnya adalah upaya penanggungan yang dilakukan melalui penyadaran kepada masyarakat didaerah pesisir peduli terhadap lingkungannya untuk mengantisipasi bencana yang diperkirakan akan terjadi.(fsl)