TEMBILAHAN (www.detikriau.wordpress.com) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir, Ir. H,M. Nasir membantah bahwa perkerjaan paket 2 jalan highway mandah – tempuling yang menghubungkan Desa Belantaraya dan Desa Tokolan yang dikerjakan PT. Waskita Karya progressnya baru mencapai tiga persen.
“Pelaksanaan dilapngan sudah diatas angka yang dewan sebutkan. Kalau nantinya pekerjaan jembatan sudah terselesaikan nilai pekerjaan sudah sesuai dengan pengambilan uang muka,” Tegas Nasir ketika dikomfirmasikan melalui sambungan telepon selularnya.
Pihaknya, Kata Nasir, sangat berkeyakinan PT. Waskita akan mampu menyelesaikan kedua paket pekerjaan tersebut sesuai ketentuan.”Dengan sisa waktu pekerjaan yang masih ada, kita yakin rekanan akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan yang telah ditentukan. Sesuai laporan yang saya terima dari rekanan, saat ini mereka fokus pada pembangunan fasilitas jembatannya dengan tujuan apabila pekerjaan jembatan bisa terselesaikan terlebih dahulu tentunya akan lebih mempermudah memobilisasi material kelokasi pengerjaan proyek.”
Bahkan menurut keterangan yang diterima Nasir, saat ini matrial untuk pembangunan jembatan penghubung seperti untuk jembatan sungai belantaraya yang ukurannya relative panjang sudah masuk. Kalu nanti pekerjaan pembangunan jembatan ini sudah terselesaikan, maka progress pekerjaan sudah sesuai dengan pekerjaan. (fsl)



BERITA TERHANGAT
Tim Volli PT Agrinas Palma Nusantara Melalui Mitra PT CMBR Melaju ke Semi Final Turnamen Bola Volly Karang Taruna Cup 1 Desa Bayas Jaya
Semangat Jum’at Berkah di Tembilahan! Kajari Inhil Bersama Anggota DPR RI dan DPRD Riau Gandeng Tangan Tebar Kebaikan
Mengukir Generasi Emas dari Sudut Pasar Tembilahan!Kisah Inspiratif Berdirinya PAUD Adhyaksa yang Digagas Kajari Inhil