Diduga Tak Sesuai Spek, 10 Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan TA 2025 di Inhil Terancam Rusak Dini

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Belasan proyek peningkatan jalan lingkungan di bawah lingkup Dinas PUTRPKP Inhil Tahun Anggaran 2025 disinyalir terdapat kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi.

Dari data yang di himpun awak media, dari 17 pekerjaan peningkatan jalan lingkungan yang diduga bermasalah, terdapat 10 paket yang rawan terjadi kerusakan dini akibat ketidak sesuaian spesifikasi (spek).

Total kerugian dari 10 paket peningkatan jalan lingkungan itu
diperkirakan bernilai pantastis yakni mencapai setengah miliar rupiah lebih.

Meskipun mekanisme pengembalian kerugian negara menjadi prosedur yang lazim ditempuh oleh pihak penyedia jasa (kontraktor), persoalan mendasar mengenai mutu fisik dan ancaman terhadap masa umur pembangunan infrastruktur jalan tersebut tetap menyisakan kekhawatiran serius bagi publik.

Melalui PPK Bidang PKP Dinas PUTRPKP Inhil, Ade WiDodo
tak membantah terkait adanya ketidak sesuaian spesifikasi terhadap beberapa paket pekerjaan jalan lingkungan tahun anggaran 2025.

Menurut Ade, ketidak sesuaian spesifikasi itu terletak pada komposisi campuran Cor Beton Mutu Fc 10 Mpa (Concrete Mixer). Ia juga menyatakan telah mengingatkan kepada pihak pelaksana agar komposisi campuran Cor Beton harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

“Kita sudah ingatkan! namun masih terdapat kelemahan pada pelaksana lapangan yang belum sepenuhnya menerapkan campuran maupun bahan Cor Beton Mutu Fc 10 Mpa sesuai komposisi spesifikasi teknis sehingga mengakibatkan mutu Cor Beton Mutu Fc 10 Mpa tidak mencapai kualitas yang ditetapkan dalam kontrak,” tutur Ade, Selasa 29/9/2026). (Arbain-red)