Wabup Syafaruddin Poti Hadiri Pelantikan PWI dan IKWI Rohul 2024-2027

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H, MM hadiri Pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Cabang Rohul Masa Bakti 2024-2027 bertempat di Aula Lantai II Hotel Sapadia Rohul, Selasa (05/08/2025).

Didampingi Kadis Kominfo H. Syofwan, S.Sos, Kadis DMPTSP H. Munandar, S.E, MM, Sekretaris Kesbangpol Rohul Irvandri, S.Sos, M. IP, Ketua DPRD Hj, Sumiartini, Wakapolres Rohul Kompol Rahmat Hidayat, S.IK, Danramil 02 Rambah Kapten Armed Alza Septendi serta perwakilan Forkopimda lainnya.

Hadir juga Ketua PWI Riau H. Raja Isyam Azwar, Ketua IKWI Riau Patiah Ulfa, S.PT, M.Si, Perwakilan Perbankan dan Pimpinan Organisasi Wartawan se-Rohul.

Kegiatan dibuka dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dan Tari Tepak Sirih sebagai tanda penghormatan dan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu di Negeri Seribu Suluk.

Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti dalam sambutannya menyampaikan selamat atas pelantikan PWI dan IKWI Cabang Rohul, jalankan amanah yang diberikan ini sebaik-baiknya serta jaga marwah organisasi dan hubungan baik kepada semua pihak.

“Dizaman yang serba digital saat ini, kehadiran wartawan sebagai media informasi dan promosi sangat dibutuhkan, untuk itu bantu pemerintah dengan cara berikan informasi yang aktual, terpercaya dan terupdate kepada masyarakat serta kritik dengan komunikasi yang baik demi marwah Kabupaten Rohul.” ucap Syafaruddin.

Wabup juga menyampaikan beberapa waktu yang lalu juga telah dilaksanakan Coffee Morning, sebuah trobosan dimana para Pimpinan, Forkopimda dan Wartawan duduk bersama untuk berbincang dan diskusi bersama sebagai sarana membangun Rohul menjadi lebih baik sesuai dengan moto “Bersama Membangun Negeri”.

“Insya allah pada Tahun 2026 kegiatan Cofee Morning akan rutin dilaksanakan 1 bulan sekali agar suasana keakraban dan kebersamaan dapat terjaga, banyak mendengar masukan tentu ide dan masukan yang fresh akan lebih banyak didapat.” pungkas Syafaruddin.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar dalam sambutannya menyampaikan selain ucapan selamat juga mengingatkan tentang amanah organisasi kedepannya, tantangan zaman yang membutuhkan informasi yang cepat tetapi juga harus akurat.

“PWI Hebat, Wartawan Kompeten merupakan slogan PWI untuk menjawab tantangan zaman pada saat ini, dimana wartawan kompeten dituntut bekerja secara  profesional dan sesuai dengan kode etik yang telah ditetapkan.” terang singkat Raja Isyam.

Usai dilantik, Ketua PWI Rohul Amin Syukri menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah dan pihak terkait lainnya sehingga acara pelantikan PWI dan IKWI 2024/2027 dapat terlaksana.

“PWI siap mendukung pemerintah dan akan selalu menjadi mitra dalam persebaran informasi bagi setiap masyarakat khususnya di Rohul, sebagai organisasi wartawan tertua  dan anggota terbanyak se-Indonesia, Keberadaan PWI Rohul akan ikut andil dalam  Membangun Negeri sesuai dengan slogan Anton-Poti.” pungkas Amin.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pelantikan PWI Rohul Masa Bakti 2024-2027 Dengan Ketua Amin Syukri, S.Kom, Sekretaris Syaiful Rahman, S.Pdi dan Bendahara Eka Syahputra beserta anggota lainnya oleh Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar.

Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan IKWI Rohul dengan Ketua Hany Windarnovy, S.E, Sekretaris Ade Lestari dan Bendahara Wenny Herlina beserta anggota lainnya oleh Patiah Ulfa, S.PT, M.Si.

( Kri )




Wujudkan komitmen dalam peningkatan infrastruktur, pemdes Bangun Jaya semenisasi jalan menuju PT. MAN

ARB INdonesia, Tambusai Utara – Pemerintah Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur desa melalui program semenisasi jalan.

Proyek pembangunan semenisasi jalan tersebut berlokasi di simpang PT MAN, RT 025 RW 007 Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara. Jalan yang disemenisasi memiliki panjang 100 meter lebar 3,5 meter, dan ketebalan 0,2 meter. Sumber anggaran diambil dari sumber anggaran kelebihan fisik tahun 2023, kelebihan fisik tahun 2024, dana PBB – P2, serta swadaya Masyarakat.

Dalam proses pengerjaannya pada selasa (5/8/2025) tersebut sempat terhambat,  dikarenakan adanya sekelompok masyarakat yang menghadang. Satpol PP dan Kepolisian selaku pihak yang dimintai untuk mengamankan jalannya kegiatan semenisasi tersebut berhasil meredam warga yang menentang, dan proyek  semenisasi berjalan dengan lancar.

Kepala desa Bangun Jaya Yusrianto dalam keterangannya, manyampaikan bahwa pembangunan semenisasi jalan ini merupakan hasil dari musyawarah perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang mengutamakan kebutuhan warga.

“Ini atas permintaan dari Dusun, RT, RW, dan masyarakat yang berada disini. Dan ini sudah melalui Musrenbangdes”.ungkap kades

Terkait adanya penolakan, ia menyampaikan bahwa itu semua perbuatan dari oknum pihak ke tiga, yang memprovokasi dan tak senang dengan dilaksanakannya  pembangunan semenisasi jalan di simpang PT. MAN tersebut. 

“Sebenarnya masyarakat kami tidak menolak semenisasi tersebut, namun ini ada pihak ke tiga. Kalau kami dari pemerintah desa,  Pada prinsipnya dana desa tersebut harus dilaksanakan, kalau kami tidak laksanakan, akan terjerat kami oleh undang-undang yang ada di dana desa”. Ungkap kades

Dengan dilaksanakannya semenisasi jalan, diharapkan kualitas infrastuktur desa lebih baik dan berdampak positif pada kesejahteraan warga. Pemerintah Desa Bangun Jaya juga berkomitmen untuk terus mengawasi penggunaan dana desa yang transparan dan tepat sasaran, agar pembangunan di desa berjalan merata dan berkelanjutan.

( Kri )




Istri Legislator Rohul Datangi DPW PKB Riau, Laporkan Suami: Ultimatum Tempuh Jalur Hukum Jika Tak Ditanggapi

ARB INdonesia, Pekanbaru – Situasi memanas di lingkungan internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau, setelah seorang perempuan bernama DLM, yang merupakan istri dari anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berinisial EC, mendatangi Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Riau di Jalan Parit Indah, Kota Pekanbaru, Senin (4/08/25).

DLM datang dengan membawa surat resmi pengaduan yang ditujukan langsung kepada pimpinan DPW PKB Riau. Dalam surat tersebut, DLM mengungkapkan sejumlah keluhan terkait persoalan rumah tangganya dengan EC, yang diketahui merupakan legislator aktif dari fraksi PKB di DPRD Rohul.

“Saya datang ke DPW PKB ini sebagai bentuk upaya terakhir sebelum saya menempuh jalur hukum. Kalau saya ikuti emosi, laporan ke Polda Riau sudah saya buat sejak lama. Tapi saya masih mencoba sabar dan berharap partai bisa menyikapi ini sebagai lembaga yang menaungi kadernya,” tegas DLM kepada awak media di halaman kantor DPW PKB Riau.

Kehadiran DLM menarik perhatian sejumlah staf dan kader partai yang kebetulan berada di lokasi. Surat aduan tersebut diterima langsung oleh E, salah seorang staf sekretariat partai, yang menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan pengaduan tersebut kepada pimpinan DPW.

“Surat telah kami terima dan akan kami teruskan secepatnya ke pimpinan. Kami di sekretariat tidak punya kewenangan untuk menindaklanjuti langsung. Kami berharap dalam beberapa hari ke depan sudah ada jawaban,” ujar E di hadapan wartawan.

DLM mengultimatum bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada tanggapan resmi dari DPW PKB Riau, ia akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. “Kalau tak ada respon, saya akan melapor ke Polda Riau. Ini bukan ancaman, tapi langkah nyata,” katanya dengan nada tegas.

Walau isi lengkap surat tidak diungkapkan secara terbuka, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa DLM meminta partai ikut turun tangan memediasi persoalan ini, mengingat EC adalah kader aktif PKB yang tengah menjabat sebagai anggota dewan.

Hingga berita ini diturunkan, EC belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi kepada media maupun pihak partai. Sementara itu, masyarakat dan pengamat politik tengah menanti sikap tegas DPW PKB Riau dalam menyikapi laporan internal ini, yang menyentuh batas antara urusan pribadi dan etika publik seorang wakil rakyat.

Kasus ini berpotensi menjadi ujian moral bagi partai dalam menangani persoalan pribadi kadernya yang telah menyeret perhatian publik dan berpotensi berkembang menjadi proses hukum.

( Kri )




3 anak dibawah umur terjaring saat razia Satpol PP Rohul bersama ulama

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu gencar lakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Rohul. Razia kali ini dilaksanakan pada minggu (3/8/2025) malam dan melibatkan para ulama.

Ini malam ke dua para ulama ikut terlibat dalam razia yang dilaksanakan Satpol PP. Tujuan para ulama ikut ialah untuk pemberi nasehat kepada para pelaku usaha dan para pelanggar perda agar lebih baik, serta untuk menciptakan Rohul yang bebas dari pekat.

Samsul Kamal selaku Plt Kepala Bidang Perda, bersama Kabid Operasional dan Pengamanan Hamsanah, S.Pd, M.Pd. menyampaikan razia dilakukan dalam rangka penegakan perda no 2 tahun 2019 sebagaimana telah di ubah menjadi perda no 2 tahun 2022 tentang ketentraman dan ketertiban dimuka umum. 

Razia Satpol PP bergerak sekitar pukul 21.00 wib, menyisir sejumlah lokasi dengan menerjunkan personil bersama para ulama dan awak media. Jumlah yang tergabung dalam razia sekitar enam puluhan orang. Adapun lokasi yang menjadi sasaran razia adalah tempat hiburan (karaoke), cafe, penginapan, hotel, wisma, serta kos-kosan yang ada di wilayah Rambah.

Disetiap tempat yang dikunjungi, Satpol PP selalu mengingatkan para pelaku usaha bahwa razia ini bukan untuk menutup usaha mereka, namun untuk menertibkan sesuai perda. Ia juga menegaskan tak perlu takut kalau tidak salah.

“Atas instruksi bupati dan wakil bupati untuk menertibkan para pelaku usaha sesuai perda, razia bukan untuk menutup usaha mereka”. Ungkap samsul

Saat Satpol PP dan para ulama melakukan razia tempat karaoke di jalan lingkar, mendapati ada dua ruangan diisi pengunjung. Satu ruangan diisi oleh pengunjung laki-laki, dan satu lagi diisi oleh pengunjung pasangan yang bukan suami istri. Pihak Satpol PP langsung mengamankan.

Selanjutnya Satpol PP dan para ulama berpindah ketempat karaoke lainnya yang masih disekitaran jalan lingkar, mendapati ada satu tempat karaoke yang tutup, namun mencurigakan. Pihak Satpol PP langsung melakukan pengecekan. Dan mendapati bahwa ada tiga perempuan yang masih dibawah umur, dan ketiganya bukan warga Rokan Hulu. petugas terpaksa mengamankan karna diduga bekerja ditempat karaoke tersebut.

“Ketiga perempuan tersebut masih anak dibawah umur, bukan warga Rohul. Kita akan buatkan surat perjanjian dan memulangkan mereka ke daerahnya”. Ungkap Samsul.

Para ulama yang ikut dalam pelaksanaan razia pekat menyampaikan dalam hidup ada yang namanya “amar ma’ruf nahi munkar” dan memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, dan, itu bisa dilakukan siapa saja. Para ulama juga menyampaikan bahwa pencegahan pekat ini mesti kita lakukan, karna akhlak bisa baik kalau masyarakatnya baik. Dan kelakuan generasi muda bisa bagus kalau selalu kita pantau. Bagaimanapun, ini adalah tanggungjawab kita bersama. Ungkap para ulama.

( Kri )




Polsek Tambusai Utara tetapkan satu tersangka kasus penganiayaan pasca demo warga Bangun Jaya, dugaan perusakan masih tahap pengembangan

ARB INdonesia, Tambusai Utara – Kepolisian Sektor Tambusai Utara telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penganiayaan yang terjadi saat aksi unjuk rasa masyarakat Desa Bangun Jaya di wilayah PT MAN pada Senin, (21/7/2025) lalu. Tersangka berinisial AH saat ini telah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Namun, untuk perkara dugaan perusakan mobil yang juga terjadi dalam aksi tersebut, pihak kepolisian menyebutkan bahwa kasusnya masih dalam tahap penyidikan. “Perkara perusakan mobil sudah masuk tahap sidik. Namun, untuk penetapan tersangka masih dalam pengembangan,” ujar Kapolsek Tambusai Utara, AKP Toni Prawira, S.Tr.K., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sabtu (2/8/2025).

AKP Toni menambahkan bahwa bukti-bukti terkait perusakan kendaraan masih belum kuat. “Bukti masih mengambang dan tidak ada saksi yang menyebutkan secara spesifik siapa pelakunya,” jelasnya.

Diketahui, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Desa Bangun Jaya menuju pabrik PT MAN sempat diwarnai ketegangan. Saat massa bergerak menuju lokasi, mereka dihadang oleh sekelompok warga lain yang menolak aksi tersebut di simpang menuju PT MAN. Akibatnya, bentrok antar dua kelompok tak terhindarkan, yang mengakibatkan kerusakan kendaraan serta penganiayaan terhadap beberapa peserta aksi.

Ditempat terpisah Andus Dabutar warga Bangun Jaya menyampaikan melihat dan mengetahui secara langsung perusakan yang terjadi saat berlangsungnya demonstrasi pada 21/7/2025 tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa ia salah satu saksi yang sudah dipanggil oleh polsek tambusai utara untuk dimintai keterangan. Dalam pengakuan andus dabutar, ia telah lima kali diperiksa sebagai saksi.

“Sudah lima kali saya dipanggil oleh pihak Polsek Tambusai Utara untuk dimintai keterangan sebagai saksi perusakan saat demo.  Saya berada di dekat kejadian perusakan, saya sudah sampaikan ke kepolisian apa yang saya lihat dan saya ketahui” ungkap Andus

Senada dengan beberapa warga Bangun Jaya lainnya, seperti  Marinta Boru Silaban, Tamian panjaitan, Ratimah sihombing yang mengaku melihat kejadian perusakan saat aksi unjuk rasa tersebut.

Mereka juga merupakan saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dalam pengakuan mereka, kejadian perusakan tersebut saat massa aksi yang hendak masuk ke PT. MAN dihadang oleh sekelompok orang di simpang PT MAN. Para penghadang ribut dengan massa aksi, terjadilah dorong mendorong antara massa aksi dan penghadang. Dalam situasi memanas tersebut, terjadilah perusakan.

“Kami saksi yang melihat perusakan tersebut, kami di sekitar lokasi mobil aksi, jadi kami melihat pelaku perusak. Kami juga sudah sampaikan keterangan tersebut ke pihak kepolisian, sudah dua kali kami dimintai keterangan oleh pihak kepolisian sebagai saksi. Semoga dengan kesaksian kami, dapat membantu proses hukum untuk menindak para pelaku perusak”. Harap mereka.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus mendalami kasus ini, dan berkomitmen untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam tindakan kriminal saat aksi berlangsung. Kalau terbukti melanggar, kita akan proses sesuai ketentuan hukum. Tegas AKP Toni.

( Kri )




Razia pekat satpol PP Rohul, situasi aman tanpa pelanggaran

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rokan Hulu kembali melaksanakan razia penyakit masyarakat (Pekat). Razia yang dilaksanakan pada Rabu (30/7/2025) malam bertujuan untuk cipta kondisi di wilayah Rokan Hulu.

Razia yang dimulai sejak pukul 21.00 Wib dikomandoi oleh Plt Kepala Bidang Perda Samsul Kamal, SH, bersama Kabid Operasional dan Pengamanan Hamsanah, S.Pd, M.Pd.

Samsul kamal menyampapaikan razia dilakukan dalam rangka penegakan perda. Tujuannya merupakan bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam menciptakan lingkungan yang aman,tertib, dan bermoral. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai instruksi langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Rohul.

Kali ini sasaran razia Satpol PP seputaran wilayah Rambah. mulai dari wisma, tempat karaoke, warung tuak, kos-kosan serta dugaan tempat esek-esek berkedok warung kopi.

“Alhamdulillah operasi razia malam ini, kita tidak menemukan adanya pelanggar perda, kita sudah sisir tempat – tempat yang rentan pelanggaran” ungkap samsul

Ditempat yang sama Hamsanah selaku kabid Operasional dan Pengamanan menyampaikan rasa sukurnya karna razia kali ini tidak menemukan adanya pelanggaran. Ia berharap, situasi aman seperti ini bukan hanya di Rambah, tetapi mencakup lebih luas se Rohul. Situasi aman seperti ini bukan hanya malam ini saja, melainkan seterunya.

Hamsanah menambahkan, selama 13 malam operasi razia pekat secara maraton yang kita lakukan, selalu mengutamakan pendekatan humanis. Para pemilik usaha dan pelanggar tidak henti-hentinya kita ingatkan. Ia juga menambahkan, menjaga Rohul ini bukan hanya Satpol PP, tetapi seluruh elemen, baik itu pemerintah, lembaga, serta seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak akan berhenti sampai disini, razia akan selalu kita laksanakan. Siang dan malam kita akan bergerak demi mewujudkan situasi yang aman, tentram dan bermorah di wilayah kita” sebut Hamsanah.

( Kri )