Mobil Nomor Plat Sama Laga Kambing di Jalan Lintas Sumatera Ujung Tanjung.

ARBindonesia,com.ROKAN HILIR — Kecelakaan lalu lintas terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (24/8/2026), di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dekat Jembatan Kembar, Desa Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil tangki Pertamina yang dioperasikan PT Elnusa Petrofin, jenis Hino dengan nomor polisi BK 8327 ET dari PT Usaha Giat Transmisu dari Dumai menuju arah Balam, dengan sebuah truk towing jenis Colt Diesel bernomor polisi BM 8327 FE menuju pulang arah Pekanbaru.

Tabrakan secara berhadapan atau laga kambing tersebut mengakibatkan sopir truk towing, Doni, yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun, mengalami luka-luka dan patah tulang. Korban kemudian dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit di Pekanbaru.

Sementara itu, sopir mobil tangki Pertamina dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Hal lain yang menjadi perhatian warga adalah kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan memiliki angka nomor polisi yang sama-sama 8327, meskipun kode wilayah dan huruf belakangnya berbeda.

Pasca kejadian, personel Satlantas Polres Rokan Hilir tampak berada di lokasi untuk mengamankan situasi dan mengatur arus lalu lintas. Pengamanan bahkan berlangsung hingga malam hari karena proses evakuasi BBM dari mobil tangki membutuhkan penanganan khusus.

Proses pemindahan BBM dari truk tangki mulai dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB dan berlangsung lebih dari dua jam. Dalam proses tersebut, tampak sebuah mobil pemadam kebakaran dari pihak Pertamina disiagakan di lokasi sebagai bagian dari langkah pengamanan.

Evakuasi BBM disebut dilakukan oleh pihak Integritas Terminal Dumai guna memastikan proses pemindahan muatan berlangsung aman dan mengantisipasi potensi bahaya mengingat kendaraan tangki membawa bahan bakar minyak.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan belum diketahui. Pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun faktor penyebab tabrakan.

Warga berharap kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius, khususnya bagi perusahaan yang mengoperasikan kendaraan pengangkut BBM.

“Keselamatan harus menjadi yang utama. Jangan sampai karena mengejar target atau kepentingan operasional, keselamatan pengemudi dan pengguna jalan justru terabaikan,” harap warga.

Masyarakat juga meminta pihak Pertamina dan perusahaan transportir BBM terus memperketat pemeriksaan kondisi kendaraan, kompetensi pengemudi, serta penerapan standar keselamatan selama kendaraan beroperasi di jalan raya.

Apalagi kendaraan pengangkut BBM membawa muatan yang memiliki risiko tinggi. Jika terjadi kecelakaan, dampaknya bisa lebih fatal seperti Kebakaran.(dir).




Rutin Senam Pagi, Warga Binaan Rutan Dumai Jaga Kebugaran Dan Kesehatan.

ARBindonesia,com.Dumai-Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai rutin melaksanakan kegiatan senam pagi setiap hari sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran, kesehatan, serta membangun pola hidup yang lebih sehat selama menjalani masa pembinaan, Selasa (18/8).

Kegiatan senam dilaksanakan pada pagi hari dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias. Gerakan senam dilakukan secara bersama-sama, sehingga kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi merupakan bagian penting dari pembinaan warga binaan, khususnya dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Senam pagi ini kita laksanakan secara rutin agar warga binaan tetap sehat dan bugar selama menjalani masa pembinaan. Selain menjaga kondisi fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan, semangat, dan kebersamaan,” ujar Karutan.

Senam pagi menjadi bagian dari rangkaian pembinaan di Rutan Dumai yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, dan mempersiapkan diri mengikuti proses reintegrasi sosial.

Dengan dilaksanakannya senam secara rutin setiap pagi, Rutan Dumai terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aktif, dan positif bagi seluruh warga binaan.***




729 Warga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi HUT Ke-81 RI,5 Orang Langsung Bebas.

ARBindonesia,com.Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).

Usai melaksanakan upacara bendera di Lapangan Serbaguna Rutan Dumai, jajaran pejabat struktural beserta petugas Rutan bergerak menuju Pendopo Pemko Dumai untuk menghadiri acara penyerahan remisi bagi warga binaan.

Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Rutan Dumai menyerahkan Remisi Umum Tahun 2026 kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan, berkelakuan baik, serta aktif mengikuti program pembinaan.

Tercatat sebanyak 729 warga binaan Rutan Dumai menerima Remisi Umum, dengan 5 orang di antaranya langsung memperoleh kebebasan setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Dumai, Paisal, kepada perwakilan warga binaan yang hadir di Pendopo Pemko Dumai. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku dan kesungguhan dalam mengikuti proses pembinaan.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, turut menghadiri rangkaian kegiatan bersama jajaran Forkopimda Kota Dumai.

Melalui pemberian remisi ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

Bagi warga binaan yang memperoleh kebebasan, kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memulai kehidupan baru, kembali berkumpul bersama keluarga, serta berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Sebelum penyerahan remisi, Rutan Dumai turut mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama Forkopimda Kota Dumai, termasuk menyaksikan detik-detik Proklamasi di Pendopo Pemko Dumai.(dir).




Memperingati HUT RI Ke 81,Rutan Kelas llB Dumai Bekerja Sama Dengan Puskesmas Bumi Ayu Dan Medang Kampai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gerstis Bagi Petugas Dan Warga Binaan.

ARBindonesia,com.Dumai – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai bekerja sama dengan Puskesmas Bumi Ayu dan Puskesmas Medang Kampai menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas dan warga binaan Rutan Dumai, Jum’at (14/8).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan petugas dan warga binaan sekaligus mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai kondisi kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.

Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS), serta skrining Tuberkulosis (TBC) sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit menular.

Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, mengatakan bahwa kesehatan petugas dan warga binaan menjadi salah satu perhatian penting dalam pelaksanaan tugas dan pembinaan di Rutan Dumai.

“Dengan adanya kegiatan ini, kondisi kesehatan petugas dan warga binaan dapat dipantau dan potensi penyakit dapat diketahui lebih awal,” ujar Karutan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi Rutan Dumai dengan Puskesmas Bumi Ayu dan Puskesmas Medang Kampai dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari pihak puskesmas. Kami berharap kerja sama dalam bidang kesehatan ini dapat terus berjalan dan ditingkatkan ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Puskesmas Bumi Ayu dan Puskesmas Medang Kampai menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatan sekaligus melakukan deteksi dini.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting. Terutama untuk mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular serta melakukan skrining terhadap penyakit menular seperti HIV, IMS, dan TBC,” ungkap perwakilan puskesmas.

Dengan adanya pemeriksaan tersebut, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatan masing-masing dan memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan secara berkala.(dir).




Apel Pagi, Rutan Rumah Tekankan Disiplin Dan Tanggung Jawab.

ARBindonesia,com.Dumai-Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari rutinitas kedinasan sekaligus sarana untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan kesiapan jajaran dalam melaksanakan tugas, Senin (10/8).

Apel pagi diikuti oleh pejabat struktural dan staf Rutan Dumai. Pada kesempatan tersebut, turut hadir untuk pertama kalinya 16 peserta Magang Nasional Kemnaker RI Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026 yang mengikuti apel bersama jajaran Rutan Dumai.

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, dalam amanatnya menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran.

Karutan mengingatkan pentingnya menjaga kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta komunikasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan baik serta tetap menjaga profesionalitas dalam memberikan pelayanan.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jaga disiplin, kekompakan, dan komunikasi. Apa yang menjadi tugas kita masing-masing harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pesan Karutan.

Karutan juga mengingatkan jajaran untuk terus menjaga semangat dalam bekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang tertib dan kondusif.

Selain memberikan arahan kepada jajaran, Karutan turut menyambut kehadiran 16 peserta magang yang untuk pertama kalinya mengikuti apel pagi di Rutan Dumai. Para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan disiplin dan menaati ketentuan yang berlaku selama berada di lingkungan Rutan Dumai.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan tugas dan aktivitas kedinasan masing-masing jajaran Rutan Dumai. ***




Rutan Dumai Jalin Kerja Sama Dengan POSBAKUMADIN Kota Dumai.

ARBindonesia,com.Dumai-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi Tahanan Rutan Dumai. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (POSBAKUMADIN) sebagai upaya memperkuat akses terhadap layanan bantuan hukum bagi Tahanan Rutan Dumai, Kamis (6/8).

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, dan jajaran pejabat struktural Rutan Dumai serta Ketua POSBAKUMADIN Kota Dumai, Pesta Freddy Napitupulu. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memastikan terpenuhinya hak-hak tahanan, khususnya dalam memperoleh pendampingan dan konsultasi hukum secara profesional.

Karutan Dumai menyampaikan bahwa pemenuhan hak memperoleh bantuan hukum merupakan bagian dari pelayanan pemasyarakatan yang harus diberikan kepada setiap Tahanan Rutan Dumai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Melalui kerja sama ini, kami berharap Tahanan Rutan Dumai yang membutuhkan pendampingan maupun konsultasi hukum dapat memperoleh akses layanan yang lebih mudah, cepat, dan profesional. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang berkeadilan serta menghormati hak-hak tahanan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua POSBAKUMADIN Kota Dumai, menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan Rutan Dumai. Menurutnya, sinergi ini merupakan langkah nyata dalam memastikan setiap tahanan memperoleh hak atas bantuan hukum sebagaimana diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.

Kami siap memberikan layanan konsultasi, penyuluhan, maupun pendampingan hukum kepada Tahanan Rutan Dumai sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan pemahaman hukum para tahanan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan akses keadilan bagi semua,” ungkapnya.(dir).