INFOGRAFIS: Palapa Ring, Jalan Panjang Cita-cita 2 Dekade
ARB INdonesia, JAKARTA – Proyek Palapa Ring akhirnya rampung. Proyek yang bercita-cita menghubungkan wilayah Indonesia ini punya cerita panjang sejak 22 tahun yang lalu.
Sumber CNN Indonesia
ARB INdonesia, JAKARTA – Proyek Palapa Ring akhirnya rampung. Proyek yang bercita-cita menghubungkan wilayah Indonesia ini punya cerita panjang sejak 22 tahun yang lalu.
Sumber CNN Indonesia
ARB Indonesia, JAKARTA – Keputusan Anang Hermansyah untuk tak melanjutkan jabatannya di DPR RI membuahkan kebahagiaan di hatinya. Tak hanya itu, istri dan anak-anaknya juga ikut bersukacita.

Anang Hermansyah bahkan mengartikan tamatnya masa jabatan di DPR RI sebagai sebuah kebebasan. Ya, kini ayah empat anak itu sudah menjadi ‘rakyat biasa’.
“Perbedaannya memang, namanya juga orang sudah tidak, istilahnya ini orang sudah bebas. Orang bebas anggota masyarakat biasa,” ujar Anang Hermansyah kepada detikcom di kediamannya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat.
“Sama dengan yang lain mau ke mana saja bebas. Yang penting jangan melanggar hukum, selesai urusan. Mau nongkrong pinggir jalan kek, mau makan pinggir jalan kek, mau naik apa terserah,” sambungnya lagi.
Anak-anak Anang Hermansyah kini tak perlu khawatir dengan status yang melekat dalam diri sang ayah. Maklum, berbagai hujatan hingga tanggapan miring kerap tertuju pada Anang saat munduduki Komisi X DPR RI Periode 2014-2019.
“Ya memang lebih enteng saja. Anak-anak juga nggak ‘Wey, bapakmu anggota DPR’ nggak begitu. Dia kan merasa ada tekanan-tekanan. Mungkin dianggap sama mereka tekanan. Anggota dewan, wakil rakyatlah, ya begitulah,” kata Anang Hermansyah.
Kini, lelaki berusia 50 tahun itu akan kembali berkiprah di habitatnya, yaitu industri musik Tanah Air. Berbagai tawaran pun sudah mulai menghampiri Anang Hermansyah sebagai musisi atau pakar di bidang musik.
Tak hanya itu, Anang Hermansyah juga akan fokus mengurusi bisnisnya yang mulai melebar. Keempat anaknya pun kini bisa diperhatikan perkembangannya dengan sepenuh hati.
“Alhamdulillah. Ya memang kegiatanku di rumah ngurus pekerjaan bareng Ashanty jalan. Kita punya Ayam Asix udah sampai 35 (gerai) dan sebentar lagi sudah siap buka lagi 50,” sambungnya lagi.
“Terus di ranah musik alhamdulillah aku dipercaya lagi jadi juri Indonesian Idol 2019. Terus ada tawaran beberapa lagi untuk aku masuk ke ajang-ajang seperti itu,” ucap Anang Hermansyah.
Kebahagiaan bisa dibilang sudah mendarat di genggaman Anang Hermansyah. Tugas yang selama lima tahun dipikulnya kini bisa dilepaskan dengan tanggung jawab dan bukti nyata.
“Ya.. namanya kembali ke habitat ya merasa nyaman dengan teman-teman. Kita kongkow-kongkow sampai pagi di sini. Kita bikin musik sampai pagi di sini kadang nggak tidur. Udah santailah, enak,” tutup Anang Hermansyah.
Seperti yang dinyatakan Anang Hermansyah sebelumnya, peran sebagai anggota DPR RI membutuhkan fokus penuh. Demi rakyat, ia tak sampai hati mengerjakannya dengan setengah-setengah.
Sumber Detik.com
Bengkalis (detikriau.org) – Pasca aksi demo warga kota se sei pakning kabupaten Bengkalis kamis (28/3/2015) lalu, Senin (1/4/2015), sekitar pukul 23.00 WIB, kaca jendela rumah dinas Kepala PLN Sub Rayon Bengkalis, Ismet, di jalan Jendral Sudirman Sei Pakning, pecah terburai dilempar batu oleh oknum tak dikenal (otk).
Menurut ismet, kepada detikriau.org, Senin (2/4/2015) di Sei Pakning, dirinya mengaku kaget akan peristiwa tersebut.
“Malam peristiwa itu kebetulan saya tengah berada di kantor yang juga bersebelahan dengan rumah dinas. Sekitar pukul 23.00 WIB saya pulang, saya melihat pecahan kaca jendela rumah hancur terburai diteras dengan beberapa bongkahan batu dibagian dalam rumah. Nah, saat itu saya baru menyadari dan kaget bahwa ada yang menjahili rumah dinas,” ujar ismet.
Namun, tambah Ismet, pihaknya juga mengakui hingga saat ini belum berniat untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
“Peristiwa ini memang membuat saya kaget dan bertanya-tanya. Tapi saya belum melaporkan kepada pihak yang berwajib,” tambahnya.
Sementara itu, menurut data PLN Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning, hingga hari ini jadwal pemadaman listrik diberlakukan di kota sei pakning yang berkoneksi langsung dari dumai diantaranya wilayah tanjung leban, sepahat, tenggayun, api-api, temiang, parit 1 apiapi, sukajadi, bukitbatu, sei selari, buruk bakul, batang duku, kampung baru, dan kampung jawa.(eko)
Bengkalis (detikriu.org) – Sabtu (28/3/2015) sekitar pukul 21.30 WIB, ratusan warga Kota Sei Pakning, kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Brengkalis, datangi kantor PT PLN Tenaga Diesel Persero Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning, di Jalan Jendral Sudirman, Sei Pakning. Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga akibat pemadaman listrik mendadak Se Kota Sei Pakning sejak pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
“Kami kecewa kepada kinerja dan pelayanan PLN Sei Pakning. Listrik selalu padam mendadak tanpa pemberitahuan sebelum dan sesudahnya. Yang biasanya padam 3 jam kini malah 15 jam. Ini sudah kelewatan,” ujar Emi (50), warga Jalan Bandes, Kelurahan Sei Pakning, kepada detikriau.org di halaman kantor PLN Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning, disela aksi ratusan warga kota yang memadati halaman kantor perusahaan plat merah ini.
Dalam susana bersamaan, Umar, salah seorang warga Jalan Sukajadi, menambahkan, selain menilai semakin menurunnya pelayanan PLN terhadap masyarakat, dan meminta agar pimpinan PLN Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning, untuk turun dari jabatannya.
“Sekarang kami merasa bahwa pelayanan PLN semakin memburuk dengan pimpinan PLN saat ini. Kami minta agar pimpinan PLN Sekarang lebih baik mundur sebelum lebih memburuknya pelayanan PLN kedepannya” ujar Umar.
Saat ini, ditambahkannya, pasokan listrik untuk wilayah Kecamatan bukitbatu, khususnya Kota Sei Pakning memiliki dua koneksi, yakni koneksi dari PLNTD Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning dan koneksi
langsung PLN Wilayah Dumai yang telah tehubung sejak 21 Maret 2015.
“Seharusnya dengan adanya koneksi pasokan listrik dari dumai tersebut dapat meningkatkan layanan, bukan makin memperburuk,” tutur umar, dalam aksi yang juga tampak hadir Sekertaris Camat Bukitbatu, Mulyadi SH MH dan puluhan petugas kepolisin Polsek Bukitbaru.
Sementara itu, Sekcam Bukitbatu, Mulyadi SH MH, menghimbau masyarakat se Kota Sei Pakning untuk dapat bersabar hingga perbaikan gangguan jaringan PLN koneksi wilayah Dumai untuk Kota Sei Pakning normal kembali.
“Berdasarkan informasi yang saya terima langsung dari pak Ismet yang saat ini menuju Dumai untuk memastikan gangguan yang terjadi di sana, dan saat ini pihak wilayah Dumai tengah dalam melakukan perbaikan. Jadi, saya berharap masyarakat dapat bersabar hingga upaya perbaikan tersebut selesai,” pintanya.
Ditempat tepisah, Kepala PLN Sub Rayon Bengkalis Sei Pakning, Ismet, kepada detikriau.org melalui sambungan seluler, mengatakan, pemadaman yang secara mendadak tersebut terjadi akibat adanya gangguan koneksi dari PLN Wilayah Dumai.
“Ya, listrik kita saat ini padam karena ada gangguan koneksi di wilayah dumai. Dan dalam perbaikan. Untuk memastikan, saat ini saya sedang menuju ke Dumai. Mudah-mudahan segera normal kembali,” kata Ismet,
Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyakat untuk dapat bersabar. “kami minta maaf kepada seluruh pelanggan masyarakat atas ketidaknyaman saat ini,”sebutnya. (eko)
Bengkalis(detikriau.org)- Selasa(10/3/2015), lahan perkebunan karet seluas 4 Hektar (Ha) milik warga RT 01 RW 06, Jalan Kampung Jawa, Kelurahan Sei Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, hangus terbakar.
Menurut pantauan dilapangan, api mulai berkobar sejak pukul 11.00 WIB. “Api mulai terlihat dari belakang rumah saya sebelum tengah hari tadi. Awalnya saya mengira kalau api tersebut adalah perunan warga petani karet yang mungkin sedang membersihkan lahan kebunmereka, tapi setelah saya selesai sholat Asar, ternyata api sudah di belakang rumah saya,” tutur Sumiran (55), salah satu warga Jalan Kampung Jawa, yang rumah tinggal berjarak sekitar 10 meter dari kobaran api tersebut.
Pantauan dilapangan, disekitar lokasi terbakarnya lahan perkebun karet milik warga yang juga bersepadan dengan lokasi kilang Pertamina Sei Pakning tersebut, sedikitnya terdapat 30 unit rumah warga dan bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 04 Kelurahan Sei Pakning, Kabupaten bengkalis.
Selain petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis bersama 2 unit mesin robin turbo, pemadaman api juga dibantu oleh puluhan warga setempat.
“Dengan bantuan Damkar, pedaman kita lakukan bersama-sama warga dan pemilik kebun dengan cara memblokir api dengan membuat pagian parit lalu memberi genangan air agar api tidak memluas lagi,” ujar Lurah Sei Pakning, Acil Esyon, dilokasi kebaran lahan tersebut.
Namun, setelah 6 jam berupaya memadamkan api yang melalap perkebunan karet yang berada diatas tanah redang tersebut, seluruh Petugas Damkar tarik selang sekitar pada pukul 18.00 WIB . “Memang api belum padam, tapi kita sudah berupaya maksimal. Kita tekor air, air yang ada tidak mencukupi. Semua sumber air yang kita sedot dari sumur warga dan parit mengering,” ujar Andi, salah satu petugas Pemadam wilayah Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis, kepada detikriau.org, di lokasi kebakaran.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat setempat, Sulaiman, mengatakan, kepada detikriau.org, setelah 6 jam lamanya berupaya melakukan pedaman namun api tidak kunjung padam, pihaknya hanya bisa berharap akan adanya turun hujan.
Menurutnya memang tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tapi diperkirakan seluas 4 Hektar kebun karet warga yang ditaksir ratusan juta ini hangus. Dan sekarang setelah 6 jam memadamkan api bersama petugas pemadam, sampai pukul 22.00 WIB malam ini pun api tak kunjung padam. Pasokan air habis, parit dan sumur-sumur warga kering di musim kemarau ini.
“Sekarang kami hanya bisa melihat, berjaga-jaga agar api tidak menggapai rumah warga. Dan kami berharap turun hujan malam ini,” ungkap Sulaiman, yang berjaga-jaga bersama warga sekitar.(eko)