Pakde Soeparto Menyerahkan Bantuan 25 Ton Beras,5000 Eksemplar Al-Qur’an Kepada Anak Yatim Piatu, Tempat Tahfidz, Dan Mesjid Di Dumai.

ARBindonesia.Com. Dumai-Dalam aksi kemanusiaan yang menjadi rutinitas setiap bulannya, Soeparto Wiguno atau yang akrab disapa Pak De Parto menyerahkan bantuan sebanyak 25 ton beras dan 5.000 eksemplar Al-Qur’an kepada anak-anak yatim piatu, tempat tahfidz mesjid dan masyarakat yang membutuhkan di seluruh Kota Dumai.

28/11/2024 Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pak De Parto dalam membantu masyarakat, meskipun secara quick count ia tidak terpilih menjadi Wakil Walikota Dumai.

“Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari hidup saya. Terpilih atau tidak sebagai Wakil Walikota, saya akan terus berbuat untuk masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujar Pak De Parto saat ditemui.

Dalam kesempatan tersebut, Pak De Parto menjelaskan bahwa bantuan akan disalurkan oleh tim yang telah ditunjuk dan disebar ke seluruh kecamatan di Kota Dumai.

“Kami sudah membentuk tim khusus yang akan memastikan bantuan ini sampai kepada anak-anak yatim piatu di setiap kecamatan. Ini penting agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasnya.

Pak De Parto juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi materi, tetapi juga nilai-nilai spiritual.

“Beras untuk kebutuhan fisik, dan Al-Qur’an untuk kebutuhan rohani. Saya berharap ini bisa menjadi bekal yang bermanfaat bagi anak-anak kita ke depannya,” tambahnya.

Ketika ditanya tentang motivasinya untuk terus melakukan kegiatan ini, Pak De Parto dengan rendah hati menjawab bahwa ini adalah bagian dari rasa syukurnya.

“Saya merasa ini adalah tanggung jawab moral saya kepada masyarakat. Rezeki yang saya miliki sebagian adalah hak mereka yang membutuhkan, dan saya ingin terus berbagi selama saya mampu,” katanya.

Pak De Parto juga mengajak masyarakat yang mampu secara finansial untuk ikut berperan dalam kegiatan sosial semacam ini.

“Kita semua bisa membantu sesuai kemampuan kita masing-masing. Jika banyak yang peduli, maka dampaknya akan jauh lebih besar bagi mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.




Bersama Ibu Kandung Dan Istri, Ferdiansyah Melakukan Pencoblosan Di TPS 04 Laksamana.

ARBindonesia.Com.DUMAI – Calon Wali Kota Dumai 2025 – 2030 nomor urut 2, Ferdianyah menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai 2024 di TPS 04 Kelurahan Laksamana, Rabu (27/11/2024). Ia datang bersama ibu kandungnya, Hj. Marhenny dan Susiliana.

Sebelum ke menuju TPS, sekira pukul 07.00 WIB, Ferdiansyah sarapan di salah satu kedai kopi. Kemudian menemui ibu kandungnya, Hj. Marhenny di Jalan Cendrawasih untuk kembali meminta restu.

Dibawah rintik hujan, dari kediaman ibunya, Ferdiansyah bersama hj Marheny dan istrinya Susiliana jalan kaki ke TPS 04 yang berjarak sekitar 250 meter.

Ferdiansyah tiba di TPS 04 yang memanfaatkan gedung TPA Almisak sekira pukul 08.50 WIB. Ia disambut oleh Babinkamtibmas Kelurahan Laksamana Bripka Anwar Dedi dan petugas KPPS.

Setelah menyerahkan undangan model C dan KTP, Ferdiansyah bersama ibu dan istrinya dipersilahkan antri sesuai undangan yang sudah datang.

Sekira pukul 09.00 WIB atau setelah menunggu sekitar 10 menit, Ferdiansyah bersama ibu dan istrinya menggunakan hak suaranya setelah sebelumnya menerima dua surat suara. Masing-masing berwarna hijau untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Dumai dan warga coklat untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau.

Usai mencoblos, mereka bertiga mencelupkan hari tengah dan telunjuk ke botol tinta warga ungu yang disiapkan di pintu keluar TPS.

“Alhamdulillah saya bersama emak dan istri sudah menggunakan hak suara kami di TPS 04 Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota. Alhamdulillah juga proses pemungutan suara sampai saat ini. berjalan aman dan lancar,” kata Ferdi.

Ferdiansyah berharap proses pemungutan suara ini berjalan langsung, umum, bebas dan rahasia tanpa ada tekanan dari manapun.

“Semoga menghasilkan pemimpin yang bisa membawa perubahan Kota Dumai ke arah yang lebih baik. Apapun hasilnya nanti, yang sesuai keputusan KPU, mari sama-sama kita hormati,” pungkas Ferdi. (*)




Masyarakat Melayu Bersatu Dumai(MMBD) Menggelar Konferensi Pers Pernyataan Sikap Terkait Berkembangnya Isu Lesbian, Guys, Bisexual Dan Transexual(LGBT), Yang Menerpa Kota Dumai.

ARBindonesia.com.Dumai-Masyarakat Melayu Bersatu Dumai (MMBD), Senin, (25/11), menggelar konferensi pers pernyataan sikap terkait berkembangnya isu Lesbian, Guy, Bisexual dan Transexual (LGBT), yang menerpa Kota Dumai.

Pada konferensi pers ini, turut dihadiri oleh Ahmad Martulius, S.E yang menjabat sebagai Ketua Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KMBD) yang juga merupakan salah satu tokoh Melayu Dumai.

Selain itu, turut juga hadir Andi Mirza Sekretaris MMBD, perwakilan Tokoh Pemuda Melayu Ahmad Khadafi, serta perwakilan tokoh Melayu lainnya seperti, Edi Zulfan dan Ismail bin Abdul Aziz.

Secara tegas, Lius sapaan akrab Ketua KRMD, menjelaskan bahwa konferensi pers yang dilaksanakan ini murni dari panggilan hati, karena maraknya isu ini di Kota Dumai.

Ia juga menjelaskan bahwa, pembacaan sikap ini murni dari inisiatif MMBD tanpa terafiliasi dengan pihak manapun.

“Kami merasa sedih atas isu yang beredar saat ini, kita semua punya kewajiban untuk bersama-sama mencegah terjadinya LGBT berkembang di Kota Dumai,” Jelasnya.




Insiden Di Posko Pemenangan Tim Fatonah, Tim Koalisi Tegaskan Sikap Dan Akan Tempuh Jalur Hukum.


Dumai-Peristiwa dugaan kekerasan dan persekusi yang terjadi di Posko Pemenangan Tim Fatonah di Jalan Cempedak pada Kamis (21/11) memicu reaksi keras dari tim koalisi dan tim advokasi pasangan calon nomor urut 02.

Ketua Tim Pemenangan Fatonah, Hendri Sandra, pada saat konferensi pers yang berlangsung di Posko Cempedak, (22/11), dengan tegas menyatakan kekesalannya atas insiden tersebut.

“Kami dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan, apalagi di tengah Pilkada yang seharusnya berlangsung damai dan demokratis. Ini sangat mencederai proses politik yang sedang berjalan,” ujar Hendri kepada awak media.

Dalam konferensi pers yang sama, Supratman dari tim koalisi menjelaskan kronologi insiden secara ringkas. Menurutnya, kejadian bermula saat JM, yang menjadi korban dalam insiden ini, diduga akan membagikan selebaran yang berisi fakta yang diambil dari sumber berita berbadan hukum.

“Selebaran itu bukan fitnah. Informasi yang disebarkan sudah menjadi konsumsi publik,” jelas Supratman.

Ia menambahkan bahwa dugaan penendangan dan persekusi yang dialami JM diketahui setelah dirinya sudah berada di rumah.

“Saya tidak mengerti apa motif tim lawan memasuki wilayah kami dan melakukan tindakan tersebut,” imbuhnya.

Lebih jauh, Supratman menyebut adanya intervensi sepihak yang dilakukan oleh tim lawan, termasuk membawa korban ke salah satu posko mereka untuk diinterogasi. Ia bahkan menyebutkan inisial pihak-pihak yang terlibat dalam interogasi yang dilakukan.

Sekretaris DPD II Partai Golkar, Ir. Yusrizal, turut memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa selebaran yang dibawa oleh JM adalah inisiatif pribadi tanpa instruksi dari tim.

“Tidak ada perintah dari kami untuk menyebarkan selebaran tersebut. Saya bahkan siap disumpah untuk membuktikan hal ini,” tegas Yusrizal.

Yusrizal juga menjelaskan bahwa selebaran yang didapatkan oleh JM berasal dari kediaman orang tua S, namun hal itu sepenuhnya dilakukan atas inisiatif pribadi.

“JM memang bagian dari tim kami, tetapi tindakannya murni dari inisiatif pribadi,” tambahnya.

Sementara itu, Eko Saputra, selaku tim advokasi Paslon Fatonah, mengutuk keras aksi yang ia sebut sebagai premanisme.

“Kami akan mengambil langkah hukum terhadap oknum-oknum yang terlibat, terutama yang menyerang posko relawan. Kami sudah mengantongi nama-nama yang akan dilaporkan,” tegas Eko.

Eko juga meminta para relawan untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia memastikan bahwa mereka yang terekam dalam video insiden tersebut akan segera diproses secara hukum.

“Tidak ada legal standing bagi mereka untuk melakukan hal-hal yang terlihat di video itu,” katanya.

Ketua Tim Koalisi, Edison, turut menyerukan keteguhan para relawan di tengah situasi ini.

“Jangan goyah atas apa yang terjadi. Percayakan sepenuhnya kepada tim advokasi untuk menyelesaikan persoalan ini secara hukum,” ujarnya.

Edison juga berharap insiden ini justru menjadi pemicu semangat bagi relawan untuk terus bekerja keras memenangkan pasangan calon nomor urut 02.

“Kejadian ini harus menjadi bahan bakar perjuangan kita. Lanjutkan sosialisasi dengan semangat yang lebih tinggi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tim Fatonah tetap fokus pada kampanye damai dan menjaga nilai-nilai demokrasi yang sehat.

“Kami tidak ingin kejadian ini mengalihkan perhatian dari tujuan utama kami, yaitu mewujudkan kemenangan di Pilkada dengan cara yang bermartabat,” tegas Edison.

Dengan langkah hukum yang telah direncanakan, tim advokasi optimistis dapat membuktikan kebenaran sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang mencoba mencederai proses Pilkada.

Konferensi pers yang diakhiri dengan seruan damai dari seluruh elemen tim Fatonah ini diharapkan dapat menenangkan situasi sekaligus menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan persoalan melalui jalur yang sah.




Sambutan Ribuan Masyarakat Batak Dan Nias Bukit Batrem Dumai Timur, Suara Pilihan Kami Buat”Suparto Wiguno”(Oppung Parto) No 2.

Dumai,.-Ribuan masyarakat Suku Batak dan Nias Bukit Batrem Kecamatan Dumai timur Kota Dumai, menyambut dengan penuh gembira atas kedatangan Bakal Calon Wakil Walikota Dumai, Soeparto Wiguno yang dikenal dengan Oppung Parto no 2, pada (22/11/2024).

Kehadiran Suparto Wiguno(Pak de Parto) Bacalon(bakal calon) Wakil Walikota Dumai untuk Periode 2025-2030, yang didampingi Ketua Tim Batak BP Siregar ,disambut baik oleh seluruh masyarakat
bukit batrem Kecamatan Dumai timur.

Pengurus dan anggota 6 Parsahutaon masyarakat Bukit Batrem hadir pada pertemuan kampanye Dialogis ini.
Setiap Parsahutaon mempunyai anggota 250 KK.

BP Siregar Mantan Wakil Ketua IKMBD(Ikatan Masyarakat Batak Dumai) dan juga sebagai Penasehat dari Punguan Marga Siregar Dumai ,mengajak agar seluruh bangso Batak dan Nias agar memilih Ferdiansyah Sebagai Walikota yang berpasangan dengan Pak De Parto sebagai Wakil Walikota Periode 2025-2030.

Inilah saat nya kita menunjukkan kekompakan dalam memilih kepemimpinan yang benar benar Pro Masyarakat tanpa pamrih.
Untuk Pekuburan Masyarakat Batak dan Nias yang Kristiani sudah diwakafkan Pak De Parto seluas 1, 5 ha di Bukit korma yang jalan nya masuk dari Bumi ayu.Tanah nya tidak banjir dan cocok untuk tanah pekuburan.
Begitu juga dengan mobil ambulan yang setiap saat, apabila ada kebutuhan masyarakat Batak dan Nias,silahkan datang kerumah dan pakailah ,untuk minyak jangan dipikirkan itulah yang terucap dari Oppung Parto ini ungkap BP Siregar.

Mari kita bersama sama Satahi Saoloan untuk Pilkada Kota Dumai ,
Pilihan Kita adalah Nomor 2 Oppung Parto .Kapan lagi kita membalas yang terbaik buat Pakde Parto.
Ada janji Pak De Parto ini yang pasti diwujudkan beliau ini.
Yaitu Seragam gratis untuk anak anak sekolah,santunan kepada anak anak yatim piatu,anak anak disabilitas dan para lansia.
Jawabnya hanya pada tanggal 27 November 2024 ,Mari Kita bersama sama untuk datang ke TPS ,Coblos Nomor 2 ucap BP Siregar.
Aplus tepuk tangan bergema dari seluruh masyarakat yang hadir dengan diiringi musik Simatupang group.(**)




Komitmen Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, Rutan Dumai Jalin Kerjasama Dengan Kementrian Agama Kota Dumai.

Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan terhadap warga binaan. Sebagai langkah konkret, Rutan Dumai menjalin perjanjian kerjasama dengan Kementerian Agama Kota Dumai untuk memperkuat program pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan, khususnya dalam aspek keagamaan.

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan di Aula Rutan Dumai, yang dihadiri oleh Kepala Rutan Dumai, Yudhi Khairudin dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Alfian, serta pejabat sturuktural dan staf, Senin (19/11).

Dalam perjanjian ini, pihak Kementerian Agama Kota Dumai berkomitmen untuk memberikan pembinaan agama secara intensif melalui kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajaran kitab suci, pembinaan tata cara beribadah, serta kajian-kajian agama yang akan dilakukan secara rutin di dalam Rutan.

Karutan Dumai dalam sambutannya mengatakan kerjasama ini merupakan bagian dari upaya Rutan Dumai untuk memberikan pembinaan kepribadian kepada warga binaan. Kami percaya bahwa pembinaan agama yang baik akan menjadi salah satu kunci penting sehingga setelah keluar dari Rutan, warga binaan dapat lebih siap untuk kembali ke masyarakat dengan jiwa yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Alfian menyambut baik kerjasama ini dan menegaskan pentingnya pembinaan agama terhadap warga binaan.

“Kementerian Agama siap mendukung sepenuhnya program pembinaan keagamaan ini. Kami ingin bahwa warga binaan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ajaran agama, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat dan penuh kesadaran,” ujar Alfian.

Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih positif di dalam Rutan Dumai, sekaligus memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas keimanan warga binaan setelah menjalani masa hukuman.

Melalui kolaborasi ini, Rutan Dumai berharap dapat memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dalam memberikan pembinaan yang lebih baik bagi warga binaan.