Merasa Terancam dengan Aktifitas galian C, masyarakat datangi Mapolres Rohul

ARB INdonesia, Rokan Hulu. Sejumlah Masyarakat Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu mendatangi Mapolres Rohul, Senin (26/5/2025). Kedatangan mereka Mempertanyakan terkait Laporan Pengaduan (Lapdu) Aktifitas galian C yang telah mereka laporkan beberapa bulan lalu.

Sawal Daulay, salah seorang warga mengatakan kedatangan mereka terkait mempertanyakan laporan mereka yang telah mereka masukkan beberapa bulan lalu, karna aktifitas galian C sekarang sangat meresahkan mereka dan menurutnya aktifitasnya sudah diluar dari izin galian c tersebut.

“Kami masyarakat Desa Merasa terancam dengan aktifitas galian C tersebut, karna akfifitas mereka menyebabkan ternak (kerbau) masyarakat susah untuk mendapatkan makan, kami sudah sering kena denda oleh tetangga,” jadi kami mohon pada pihak Kepolisian untuk merespon laporan kami tersebut, kami tidak melarang aktifitas galian C tersebut selagi mereka menggarap sesuai dengan izinnya, janganlah memperluas aktifitas, karna banyak masyarakat peternak yang menggantungkan perekonomiannya dari lahan tersebut juga. Ungkap sawal

Beberapa waktu lalu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau yang memiliki Wewenang terkait galian C di Riau, khususnya izin dan pengawasan, secara umum berada di tingkat provinsi sudah sempat turun meninjau lokasi galian C tersebut, dan Dinas ESDM telah menekankan kepada mereka untuk tetap beroperasi di dalam izin yang telah di tetapkan, serta Dinas ESDM sempat memberikan sangsi kepada mereka untuk menutup seluruh lobang – lobang yang mereka timbulkan diluar izin Operasionalnya.

“Itu sudah sempat turun dari Dinas ESDM Provinsi Riau untuk tinjau lokasi izin mereka, dan Dinas ESDM sudah berikan sangsi untuk menutupi lobang – lobang yang mereka timbulkan, dan Dinas ESDM juga tekankan kepada mereka harus tetap beroperasi di dalam izin yang telah ditetapkan, kalau mereka garap di luar izin, maka yang menangani perkara akan diserahkan kepada pihak kepolisian” tutur sawal.

Maka dari itu, kami masyarakat meminta pihak kepolisian untuk merespon laporan yang sudah kami masukkan, masyarakat juga tekankan apabila laporan kami tidak ditindak lanjuti, maka minggu depan masyarakat menaming dan tokoh masyarakat akan turun untuk melakukan aksi demonstasi. Tutup sawal




Kabag Hukum Setda Rohul tegaskan dalam RDP DPRD Rohul bahwa pungutan di jalan Perkebunan PT. GSI merupakan PUNGLI

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Suasana rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Senin, 19 Mei 2025, mendadak memanas saat membahas dugaan pungutan liar (pungli) di jalan perkebunan PT. Gerbang Sawit Indah (GSI), yang berada di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam.

RDP yang berlangsung di Aula Sekretariat DPRD Rohul ini dipimpin oleh Karneng Dimara Lubis, SH, dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain Camat Bonai Darussalam Elfitren, S.Kom., M.Ip., Kepala Desa Kasang Padang, perwakilan manajemen PT. GSI, Kabag Hukum Setda Rohul Erinaldi, SH., MH., serta perwakilan Dinas PUPR.

Ketegangan mulai mencuat ketika terungkap bahwa Pemerintah Desa Kasang Padang mengetahui adanya aktivitas pungutan terhadap pengguna jalan, namun tidak pernah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan. Camat Bonai Darussalam, Elfitren, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka di hadapan forum.

“Selama ini tidak ada koordinasi. Saya merasa terzolimi ketika masalah muncul, barulah saya dilibatkan,” ujar Elfitren dengan nada tinggi, mengundang suasana panas dalam forum.

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Rohul menegaskan bahwa jalan sepanjang 8 kilometer yang menjadi objek permasalahan merupakan aset milik PT. GSI. Pernyataan ini diperkuat oleh Kabag Hukum Setda Rohul, Erinaldi, yang menegaskan bahwa aktivitas pemungutan di luar dasar hukum adalah tindakan ilegal.

“Status jalan harus jelas dulu, milik perusahaan atau desa. Dan pemungutan apapun harus ada dasar hukum, entah itu melalui badan hukum resmi atau peraturan desa. Kalau seperti ini, maka ini jelas merupakan pungli,” tegas Erinaldi.

Menanggapi tudingan tersebut, perwakilan dari Humas PT. GSI membantah keras keterlibatan perusahaan dalam praktik pungutan. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah memberikan izin maupun memerintahkan adanya pungutan kepada pihak mana pun.

“Kami tidak pernah mengutip sepeser pun. Bahkan kami tidak kenal dengan Kepala Desa Kasang Padang. Tanggung jawab jalan ini sebelumnya kami serahkan ke Kepala Desa Sontang, Anto Sontang. Kalau memang ada kutipan, mungkin perlu ditanyakan ke beliau. Kalau ini mau diselesaikan, harusnya Anto Sontang juga dihadirkan,” ungkap perwakilan GSI.

Polemik ini berakar dari surat kesepakatan tertanggal 21 Februari 2025 yang ditandatangani oleh Kepala Desa Kasang Padang, Muliadi SE. Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa pengelolaan Jalan Dusun II Kasang Padang yang berada di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. GSI diserahkan kepada pihak swasta, yaitu H. Indra Wahyu Hidayat alias H. Indra Lubis. Disebutkan pula dalam surat itu bahwa biaya perawatan jalan akan dikutip dengan pungutan sebesar Rp150/kg untuk setiap Tandan Buah Segar (TBS) yang melintas.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa tarif pungutan jauh lebih tinggi. Sejumlah warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa tarif yang dikenakan mencapai Rp200/kg. Hal ini berarti satu truk bermuatan enam ton sawit harus membayar sekitar Rp1,2 juta hanya untuk menggunakan jalan tersebut. Pungutan diberlakukan kepada seluruh petani dan pengepul sawit yang melintas, tanpa terkecuali.

Praktik ini menuai sorotan tajam dari publik. Pungli yang umumnya terjadi di jalan umum, kini merambah ke kawasan swasta dengan dugaan keterlibatan aparat desa, menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Komisi IV DPRD Rohul menyatakan akan menindaklanjuti temuan ini dan berjanji akan melakukan pemanggilan ulang terhadap semua pihak, termasuk Anto Sontang, untuk memperjelas duduk perkara. Publik kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dalam menyikapi persoalan ini, guna mencegah praktik serupa terjadi di masa mendatang dan memastikan perlindungan hak-hak masyarakat, khususnya petani sawit yang menjadi korban.




Bupati Rohul Audiensi ke Kemenhub, Dorong Pengembangan Bandara Tuanku Tambusai

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Dalam upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta, Senin (06/05/2025). Kegiatan ini dilakukan bersama Gubernur dan sejumlah kepala daerah dari Provinsi Riau.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Anton memanfaatkan momentum untuk menyampaikan perkembangan terkait Bandara Tuanku Tambusai di Rokan Hulu.

Ia mengusulkan agar bandara tersebut dapat dijadikan sebagai bandara dengan penerbangan reguler dan siap menyerahkan pengelolaannya kepada Kemenhub.

“Kami dari Pemkab Rokan Hulu siap menyerahkan pengelolaan Bandara Tuanku Tambusai kepada Kementerian Perhubungan. Namun saat ini masih terdapat kendala pada status lahan, karena sebagian berada di kawasan transmigrasi. Untuk itu, kami akan melakukan audiensi lanjutan dengan Kementerian Transmigrasi guna membahas mekanismenya,” ungkap Bupati Anton.

Lebih lanjut, Anton meminta komitmen dari Kemenhub agar setelah proses penyerahan aset selesai, pengembangan bandara dapat segera dilakukan, termasuk pembangunan runway agar dapat dilandasi pesawat berbadan besar seperti Boeing. Ia juga mengusulkan penambahan rute penerbangan perintis dari Pasir Pengaraian menuju Medan.

“Rute Pasir Pengaraian-Medan memiliki potensi besar karena banyak pelaku usaha dan pemilik perusahaan di Rohul berasal dari Medan. Kehadiran rute ini akan mempermudah mobilitas, terutama bagi para pebisnis,” tambahnya.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Rohul dalam meningkatkan konektivitas daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor transportasi udara.




Warga Inhil Tumpah Ruah Menyaksikan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Puluhan ribu warga Indragiri Hilir tumpah ruah memenuhi sepanjang rute pawai dalam rangka menyaksikan Pawai Takbir Idul Fitri 1446H.

Acara yang diadakan pada hari Minggu ini menjadi momen yang ditunggu setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kemeriahan acara semakin terasa ketika 52 rombongan peserta pawai secara bergantian unjuk kreativitas dengan tema “Ketupat Idul Fitri”.

Dari panggung utama yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tampak Bupati Herman didampingi Ketua TP PKK, unsur Forkopimda, dan pimpinan OPD, ikut antusias menyaksikan iring-iringan pawai tersebut.

Bupati Indragiri Hilir, Haji Herman, mengungkapkan rasa syukur atas kemerahan pawai takbir yang digelar setelah melaksanakan satu bulan puasa Ramadan.

Dia mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi ini dan mempererat tali silaturahmi.

“Acara ini bukan hanya untuk merayakan Idul Fitri, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan kita sebagai masyarakat Inhil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Mari kita terus lestarikan budaya dan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas kita.”Tambahnya

Peserta pawai terdiri dari berbagai instansi, masjid, musholla, organisasi masyarakat (ormas), hingga perguruan tinggi dan sekolah-sekolah.

Warga berbondong-bondong datang dan menyemarakkan suasana, menunjukkan kerinduan mereka terhadap tradisi ini.

Dengan semangat kebersamaan, Pawai Takbir Idul Fitri 1446H di Indragiri Hilir berhasil menyatukan semua elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kegembiraan. (adv)




671 WArga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi Khusus Idul Fitri 1446 H

ARBindonesia.com.Dumai – Rutan Kelas II B Dumai melaksanakan pemberian Remisi Khusus Bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Bagi Anak Binaan Dalam Rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah serentak melalui Virtual Zoom bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jumat (28/3).di Aula Rutan Kelas IIB Dumai.

Kegiatan diikuti Kepala Rutan, Pejabat Struktural, Staf dan Perwakilan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Dumai yang akan mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah. Warga Binaan yang mendapatkan Remisi Khusus Idul Fitri Sebanyak 671 Orang dengan rincian RK I sebanyak 665 Orang dan RK II sebanyak 6 Orang dengan jenis Kelamin Laki-Laki sebanyak 657 Orang dan Perempuan sebanyak 6 Orang.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan penampilan Marawis oleh Warga Binaan Lapas Cibinong, Laporan Kegiatan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Pembacaan SK Remisi oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, dan Sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pada kesempatan ini, dalam sambutannya Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan selamat memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Remisi merupakan penghormatan bagi Warga Binaan dan Anak Binaan yang berprilaku baik dab penghormatan bagi Hak-Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kanwil Pemasyarakatan dan KA.UPT Pemasyarakatan yang telah menyukseskan Ketahanan Pangan yang diharapkan mampu menyerap 5% produk UPT Pemasyarakatan dan menjadi tabungan bekal bagi Narapidana yang bekerja saat kembali kemasyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan SK Remisi Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah kepada Perwakilan Narapidana oleh Kepala Rutan Kelas IIB Dumai. ***




Baru Beroperasi PKS PT SBL Sudah Memberikan Kontribusi Terhadap Masyarakat Setempat.

ARBindoneisa. Com.Luar Biasa..! PKS PT SBL Baru Beroperasi Sudah Berikan Kontribusi Terhadap Masyarakat Setempat, Seiring Waktu Akan Ditingkatkan.

Kuantan Singingi,- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT.Subur Berkah Lestari (PT SBL) Kamis (20/3/2025) menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan pabrik, tepatnya di Desa Jalur Patah, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan yang dikemas dalam tema “Berbagi di Bulan Ramadhan” ini ditujukan untuk anak yatim dan piatu, janda, serta kaum dhuafa di desa tersebut. Bantuan sembako merupakan bentuk kepedulian sosial pabrik PT SBL terhadap masyarakat sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan di bulan suci Ramadhan.

Kepala Desa Jalur Patah, Fahrizal, mengapresiasi langkah manajemen PT SBL yang rutin berbagi dengan masyarakat sekitar. Pemdes berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan jumlah penerima manfaat semakin bertambah di tahun-tahun mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian PT SBL terhadap warga Desa Jalur Patah, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Semoga ke depan, bantuan ini bisa terus ditingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar Fahrizal.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Manager Pabrik PT SBL Hendra Setiadi yang didampingi Humas PT SBL Yoserizal. Selain itu, hadir pula Babinsa Desa Jalur Patah Parman Edi, Bhabinkamtibmas Auzar, perangkat desa setempat, serta 50 keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Manager Pabrik PT SBL, Hendra Setiadi, menyampaikan bahwa bantuan aembako merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar tapak pabrik.

“Sebagai bagian dari masyarakat, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini. Desa lokasi tapak pabrik merupakan fokus perhatian kami, dan kami berharap di masa mendatang bantuan seperti ini dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.

“Seiring waktu, dari pihak perusahaan akan berusaha menyesuaikan diri dengan masyarakat, akan memberikan kontribusi yang baik terhadap masyarakat, hadirnya PKS PT SBL akan membantu kegiatan-kegiatan pemuda Desa nantiknya”

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari warga, yang berharap PT SBL dapat terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, baik melalui bantuan sosial maupun program pemberdayaan lainnya.(SG).