Rutan Dumai Berbagi Dengan Warga Binaan Melalui Kegiatan Juma’t Berkah.

ARBibdonesia,com.Dumai-Berbagi terhadap sesama terus ditunjukkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melalui kegiatan Jumat Berkah pada Jumat (04/09/26).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Rutan Dumai untuk berbagi dengan warga binaan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.

Jumat Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar sesama. Melalui aksi sederhana tersebut, petugas berupaya menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi penerima.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran Rutan Dumai terhadap lingkungan warga binaan.

Semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kepedulian sesama.” ujarnya.

Kegiatan Jum’at berkah ini merupakan sumbangan dari seluruh pegawai Rutan Dumai.**Team




Sulap Lahan Kosong Jadi Area Ketahanan Pangan Rutan Dumai Panen Kangkung.

ARBindonesia,com.Dumai-Memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah dinas, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai berhasil mengembangkan area tersebut menjadi lahan produktif untuk mendukung program ketahanan pangan, Kamis (3/9/26).

‎Salah satu hasilnya terlihat dari kegiatan panen sayur kangkung yang dilakukan jajaran Rutan Dumai.
‎Tanaman kangkung yang ditanam dan dirawat secara rutin tumbuh dengan baik hingga menghasilkan panen yang dapat dimanfaatkan.

‎Pemanfaatan lahan kosong ini menjadi bagian dari komitmen Rutan Dumai dalam mengembangkan program ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan lingkungan sekitar agar lebih produktif dan bermanfaat.

‎Kepala Rutan Kelas IIB Dumai Enang Iskandi, menyampaikan bahwa lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal kini dapat memberikan hasil melalui kegiatan budidaya tanaman pangan.

‎Lahan yang ada di sekitar rumah dinas kita manfaatkan untuk kegiatan produktif.
‎Selain menghasilkan sayuran, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” ujar Karutan.

‎Dalam pelaksanaannya, kegiatan budidaya tanaman dilakukan melalui tahapan pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta semangat kemandirian. * team




Kepala Rutan Dumai Apresiasi Fenggy Aristyanto Staff Teladan Dan Batu Pangestu Petugas PAM Teladan Triwulan I ll 2026.

ARBindonesia,com.Dumai-Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai memberikan piagam penghargaan kepada pegawai teladan periode Triwulan III Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, kinerja, serta kontribusi positif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi mengatakan bahwa pemberian piagam penghargaan dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi dan semangat kerja seluruh jajaran Rutan Dumai.

Melalui penghargaan ini, diharapkan setiap pegawai dapat terus menunjukkan kinerja terbaik serta menjadi teladan dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Enang menyampaikan bahwa penghargaan pegawai teladan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap pegawai yang telah menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam melaksanakan tugas.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi, tidak hanya bagi pegawai yang menerimanya, tetapi juga bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas kinerja,” ujarnya.

Pada periode triwulan III ini pegawai yang terpilih adalah atas nama Feggy Aristyanto sebagai Kategori Staf Teladan dan Bayu Jaya Pangestu sebagai Kategori Petugas Pengamanan Teladan Triwulan III Tahun 2026.(dir).




Perkuat Program Ketahanan Pangan Rutan Dumai Kembali Panen Kacang Panjang.

ARBindonesia,com.Dumai-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai kembali melaksanakan panen kacang panjang sebagai bagian dari upaya memperkuat program ketahanan pangan.

Panen tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan dalam kegiatan pertanian. Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen, warga binaan turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut.

Program ketahanan pangan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif yang terus dikembangkan Rutan Dumai. Selain memberikan hasil pertanian, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membekali warga binaan dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat.

Kegiatan pertanian yang dilakukan juga menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan yang tersedia secara produktif. Keberhasilan panen kacang panjang ini menunjukkan bahwa program pembinaan di Rutan Dumai tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pengembangan keterampilan dan kemandirian warga binaan.

Ke depan, Rutan Dumai akan terus mengoptimalkan program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan pertanian dan perikanan. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan produktif sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.

Panen kacang panjang kali ini menjadi salah satu bukti keberlanjutan komitmen Rutan Dumai dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif bagi warga binaan.(dir).




Survei Lapangan Izin Sewa BMN, Rutan Dumai Terima Kunjungan KPKNL Dumai.

ARBindonesia,com.Dumai-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menerima kunjungan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai dalam rangka pelaksanaan survei lapangan terkait permohonan izin sewa Barang Milik Negara (BMN), Selasa (1/9).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses peninjauan dan verifikasi langsung terhadap objek BMN yang direncanakan untuk disewakan. Tim dari KPKNL Dumai melakukan survei guna memastikan kondisi, lokasi, serta kesesuaian objek dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Rutan Dumai mendampingi tim KPKNL Dumai untuk meninjau langsung lokasi objek BMN. Survei lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif sebagai bahan pertimbangan dalam proses penerbitan izin pemanfaatan BMN melalui mekanisme sewa.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyambut baik kunjungan dan survei yang dilaksanakan oleh KPKNL Dumai. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam mewujudkan pengelolaan Barang Milik Negara yang tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Melalui survei lapangan tersebut, Rutan Dumai berharap proses permohonan izin sewa BMN dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Rutan Dumai dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan Barang Milik Negara secara profesional, akuntabel, serta memberikan nilai manfaat yang optimal.(dir).




Kodim 0321/Rohil Bersama TPID Sidak Pasar Di Bagan siapiapi.

ARBindonesia,com.BAGANSIAPIAPI — Kodim 0321/Rokan Hilir bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Rokan Hilir melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pasar di Kota Bagansiapiapi, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pemantauan sekaligus pengendalian harga dan ketersediaan komoditas pangan, khususnya ayam ras yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Sidak dilaksanakan mulai pukul 09.25 WIB di Pasar Datuk Rubiah, Jalan Sumatera, dan Pasar Bintang, Jalan Bintang, Kota Bagansiapiapi.

Kegiatan tersebut diikuti Sekda Kabupaten Rokan Hilir H. Fauzi Efrizal, S.Sos., M.Si., Dandim 0321/Rohil yang diwakili Wadanramil 01/Bangko Kapten CBA (K) Karnilawati, Kajari Rohil yang diwakili Kasi Intel Alfriwan Putra, S.H., Kapolsek Bangko Kompol Asian Sihombing, S.I.K., M.I.K., serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga ayam ras saat ini berada pada kisaran Rp56.000 hingga Rp60.000 per kilogram, sementara harga normal berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut antara lain dipengaruhi berkurangnya stok pada tingkat distributor akibat meningkatnya permintaan untuk memenuhi kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, peningkatan biaya distribusi juga turut memberikan pengaruh terhadap harga ayam ras yang sampai ke tingkat pedagang dan konsumen.

Pemkab Rohil bersama Forkopimda dan stakeholder terkait selanjutnya akan melakukan langkah pengendalian, di antaranya melalui pelaksanaan operasi pasar serta meminta distributor menambah pasokan atau kuota ayam ras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat dikonfirmasi awak media terkait pelaksanaan Sidak tersebut, Dandim 0321/Rohil menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kenaikan harga ayam ras perlu mendapat perhatian serius karena ayam merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat.

«“Kami dari Kodim 0321/Rohil mendukung langkah Pemda bersama Forkopimda dan TPID dalam melakukan pemantauan serta pengendalian harga. Kondisi kenaikan harga ayam ras ini perlu kita lihat secara menyeluruh, terutama dari sisi ketersediaan stok dan kelancaran distribusinya,” ujar Dandim.»

Dandim menambahkan, keterbatasan pasokan di tingkat distributor yang beriringan dengan meningkatnya kebutuhan dapat menyebabkan harga semakin sulit dikendalikan apabila tidak segera diantisipasi.

«“Yang terpenting adalah bagaimana memastikan pasokan tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar. Kita berharap distributor dapat menambah pasokan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan harga secara bertahap kembali stabil,” katanya.»

Dandim juga mengingatkan agar upaya pengendalian harga dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat sekaligus keberlangsungan aktivitas para pedagang.

«“Kita ingin masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar, tetapi di sisi lain pedagang juga harus tetap bisa menjalankan usahanya. Karena itu, diperlukan koordinasi semua pihak agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya.»

Selain persoalan harga ayam, dalam Sidak tersebut sejumlah pedagang yang berjualan di dalam area pasar juga menyampaikan keluhan terkait keberadaan pedagang di luar area pasar, khususnya di sekitar pintu masuk.

Keberadaan pedagang di luar pasar dinilai berdampak terhadap omzet pedagang yang telah menempati tempat di dalam pasar. Menanggapi hal tersebut, Pemda Rohil bersama Forkopimda dan stakeholder terkait akan melakukan rapat koordinasi untuk mencari solusi serta melakukan penataan dan penertiban secara persuasif.

Dandim menegaskan bahwa penataan pasar juga perlu dilakukan secara bersama-sama agar tidak menimbulkan persoalan baru.

«“Terkait pedagang di luar pasar, tentunya perlu dicarikan solusi yang baik. Penertiban harus dilakukan secara persuasif, dengan mengedepankan komunikasi dan kepentingan bersama. Jangan sampai persoalan penataan pasar justru menimbulkan konflik di antara para pedagang,” jelasnya.»

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

«“Kami mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Kodim 0321/Rohil siap mendukung pemerintah daerah dan Forkopimda dalam upaya menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat,” pungkasnya.»

Sidak Pasar selesai dilaksanakan pada pukul 10.25 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(dir).