Enam Ciri Manusia yang Nantinya Hancurkan Kabbah

Enam Ciri Manusia yang Nantinya Hancurkan KabbahKabbah merupakan kiblat bagi kaum mukmin ketika melaksanakan salat. Nabi Muhammad SAW menyebutkan, pada akhir zaman nanti, bangunan yang menyerupai kubus ini akan mengalami kehancuran.

Peristiwa ini merupakan salah satu pertanda bahwa kiamat besar akan segera terjadi. Dalam haditsnya, Nabi menyebut bahwa penghancur Kabbah bernama Dzus-Suwaiqatain. Orang ini akan menghancurkan Kabbah dengan linggisnya.

Ternyata golongan ini berasal dari Habasyah (Ethiopia). Rasul pun menjelaskan ciri-ciri Dzus-Suwaiqatain yang nantinya akan menghancurkan rumah Allah ini. Penasaran dengan ciri-ciri mereka? Berikut ulasannya.

  1. Memiliki Dua Betis yang Kecil
    Jika Nabi Ibrahim AS dengan susah payah membangun Kabbah, maka golongan ini dengan mudahnya menghancurkannya. Nama Dzus-Suwaiqatain sendiri memiliki arti Si pemilik dua betis yang kecil. Hal ini diungkapkan Rasulullah SAW dalam sabdanya yang artinya:

    “Orang yang akan menghancurkan Kabbah nanti ciri-cirinya memiliki dua betis yang kecil…” (HR Bukhari).

    Tokoh Muslim, Al Halimi menceritakan bahwa pada zaman Nabi Isa As, ada seseorang yang melaporkan kepadanya tentang orang Habasyah berbetis kecil sedang menuju Kabbah untuk menghancurkannya. Nabi Isa As kemudian memerintahkan tujuh sampai delapan orang untuk mencegah orang Habasyah berbetis kecil itu.

    Ternyata tidak hanya akhir zaman saja, kebencian bangsa Habasyah terhadap kaum muslim sudah terjadi sejak sebelum zaman Rasulullah SAW.

    Berkepala Botak
    Ciri lain yang masih dijelaskan Nabi Muhammad SAW tentang manusia yang akan menghancurkan Kabbah adalah berkepala botak. Dzus-Suwaiqatain yang berkepala botak ini akan merampas kabbah menangggalkan kain kiswahnya.

    “Dzussuwaiqatain dari Habasyah akan menghancurkan Ka’bah, pengikutnya akan merampasnya, dan menanggalkan kain kiswahnya. Seakan-akan saya melihatnya botak dan ditinggalkan.” (Imam Ahmad).

    3. Berkulit Hitam
    Penjelasan Rasulullah SAW selanjutnya terkait ciri manusia yang akan menghancurkan Kabbah adalah berkulit hitam. Mereka ini lah yang nantinya akan melepaskan batu kabbah satu persatu. Dari Abdullah bin Abbas Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

    “Seolah-olah aku mengenalnya seperti orang berkulit hitam dan berkaki bengkok yang melepas batu Ka’bah satu persatu.” (Imam Bukhari).

    4. Berkaki Bengkok
    Lanjut Imam Ahmad sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash,  “Seolah-seolah aku menyaksikan Dzus-Suwaiqatain sebagai seorang yang botak lagi berkaki bengkok.” Selain itu, “Ia menghantam Ka’bah dengan sekop dan linggisnya.” (HR Ahmad).

    5. Berasal dari Habasyah (Ethiopia)
    Inilah salah satu ciri yang paling banyak disebut-sebut Rasulullah SAW dalam hadistnya. Bahkan Rasulullah SAW langsung menunjukan satu wilayah orang yang akan mengahancurkan Kabbah kelak.

    Adalah Habasyah, (Kini, Ethiopia) tempat golongan ini bermukim. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa sejak zaman Nabi Isa, orang-orang ini sudah berencana menghancurkan Kabbah. Hadist tentang penghancur Kabbah pada akhir zaman ini banyak diriwayatkan dalam berbagai kitab. Dari Abu Hurairah sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan,

    “Ka’bah akan dihancurkan oleh Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah (Ethiopia).”

    Dari Abdullah bin ‘Amr Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, bersabda, “Biarkan orang-orang Habasyah selagi mereka membiarkan kamu (tidak mengganggu kamu). Sesungguhnya tidak akan ada orang yang (berani) membongkar barang-barang simpanan dalam Ka’bah selain Dzussuwaiqatain dari Habasyah”. (HR. Abu Daud)

    6. Menggunakan sekop dan Linggis
    Penghancuran Kabbah nantinya menggunakan peralatan seperti sekop dan linggis. Dengan alat-alat ini Dzus-Suwaiqatain menanggalkan kiswah Kabbah, menurunkan batu demi batu kemudian menghancurkannya.

    “Ka’bah akan dirusak oleh Dzus-Suwaiqatain dari Habasyah; dicopotnya perhiasan Ka’bah, dan dilepas kiswahnya.”

    Lanjut Imam Ahmad sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash,

    “Seolah-seolah aku menyaksikan Dzus-Suwaiqatain sebagai seorang yang botak lagi berkaki bengkok.” Selain itu, “Ia menghantam Ka’bah dengan sekop dan linggisnya.”.

    Lantas, mungkin akan timbul pertanyaan dalam benak sahabat I-Yunik semua. Bagaimana bisa Kabbah di hancurkan sementara Allah berjanji akan menjaga Kabbah ini? Jawabannya: Dia terjaga sampai menjelang hari kiamat dan kehancuran dunia. Begitu yang dikatakan oleh an-Nawawi. Artinya, jika pada akhirnya Kabbah hancur, berarti kehancuran semesta akan segera terjadi.  Wallahu a’lam

 

Sumber infoyunik

 




Inilah Orang yang Selalu Dikejar Rezeki

Inilah Orang yang Selalu Dikejar RezekiSetiap manusia pasti diberi rezeki dengan kadar yang berbeda-beda. Setiap hari orang-orang berjuang untuk mendapatkan rezekinya dengan bekerja. Ada yang sudah bekerja dengan begitu keras, tapi mendapatkan hasil yang pas-pasan.

Ada pula yang usahanya biasa saja, namun diberi rezeki yang begitu berlimpah. Semua adalah ketetapan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Tapi tahukah anda ternyata ada golongan yang selalu dikejar rezeki?

Amalan yang dilakukan membuat Allah SWT menjamin rezeki untuk mereke. Tidak hanya itu, rezeki yang diberikan juga mendapat keberkahan sehingga membawa kebaikan di sisi-Nya. Siapa kah golongan itu? Berikut ulasannya.

Keterangan tentang golongan yang mendapat jaminan rezeki dari Allah sudah dipaparkan dalam Alquran dan hadist. Mereka tidak dijamin rezeki berupa materi saja. Namun juga rezeki lain seperti kebahagiaan keluarga, kesehatan, rezeki iman dan lainnya.

Adalah golongan orang-orang yang bertakwa, yang mendapat jaminan rezeki dari Allah SWT hingga berlimpah. Bahkan rezeki tersebut datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Hal ini dijelaskan Allah SWT dalam surat Ath-Thalaq 2-3 yang artinya.

”Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, Dia akan memberikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, Dia akan memberikan kecukupan baginya …” (QS. Ath Thalaaq:2-3). (QS. Ath-Thalaq [65] : 2-3).

Tawakal adalah berserah diri dan menyandarkan hati hanya kepada Allah ’Azza wa Jalla. Golongan ini yakin seyakin-yakinnya bahwa hanya Allah SWT saja yang dapat memberi mencegah dan memberikan  memberikan keburukan dan manfaat. Selain Alquran, Nabi Muhammad SAW juga banyak menjelaskan hal ini dalam hadist-hadistnya. Salah satunya diriwayatkan oleh Imam Ahmad berikut.

Dari ‘Umar bin Khathab radhiyallahu’anhu, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda : “Seandainya kalian sungguh-sungguh bertawakal kepada Allah, sungguh Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Allah memberi rezeki kepada seekor burung yang pergi dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang “ (HR. Imam Ahmad, Tirmidzi, Nasaai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban, dan Al Hakim. Imam Tirmidzi berkata : hasan shahih)

Dalam hadist di atas terlihat bahwa sikap tawakal yang benar harus disertai dengan mengambil sebab yang diisyaratkan. Namun mengambil suatu sebab bukan berarti menafikan (meniadakan) tawakal.

Pada saat Rasulullah memasuki Kota Mekah pada saat peristiwa Fathul Mekah, Nabi terakhir ini tetap menggunakan pelindung kepala (ini menunjukkan beliau mengambil sebab untuk melindungi diri beliau). Beliau juga telah memberi petunjuk untuk menggabungkan antara mengambil sebab dan bersandar kepada Allah melalui sabda beliau :

“Semangatlah kalian terhadap hal-hal yang bermanfaat bagi kalian dan mohonlah pertolongan kepada Allah “ (H.R Muslim 2664).

Semoga kita senantiasa menjadi hamba-hamba yang bertawakal kepada Allah, selalu bekerja keras dan mendapatkan rezeki berkah dari berbagai arah yang tidak pernah disangka-sangka.

sumber: infoyunik

 




Semua yang Hidup Pasti Akan Mati. Kapan Waktu Itu Akan Tiba? dan Apa Tandanya?

Detikriau.org – Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup? Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Dikutip dari laman berdzikrul-maut.blogspot.co.id, beberapa proses terjadi menjelang sakaratal maut. Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh.

Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum.

Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol.

Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur.

Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku.

Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh.

Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi. Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti.

Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.

Seseorang yang akan meninggal mempunyai beberapa tanda-tanda yang dirasakan oleh dirinya sendiri dan yang dapat dirasakan oleh orang di sekitarnya.

100 Hari Seseorang Sebelum Meninggal

Pada masa ini, Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberi tanda-tanda akan kembalinya seseorang pertama kali. Tanda ini lazimnya terjadi selepas waktu Ashar (sama seperti Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘Alaiyhi Wassalaam mendapatkan wahyu terakhir ketika 81 hari sebelum beliau wafat). Beberapa orang dapat merasakannya dan (sebagian dari padanya) tidak merasakan dan menyadari tanda-tanda ini secara langsung.

Tanda-tandanya adalah dari ujung rambut ke ujung kaki akan mengalami getaran seperti menggigil.

60 Hari Sebelum Meninggal

Pada masa ini, seseorang yang akan meninggal akan merasakan gerakan pada pusar. Pada masa ini, seseorang yang mengetahuinya akan cenderung tawar-menawar, berpikir bahwa kematian dapat diundur, panik yang teramat sangat dan depresi berlebihan.

40 Hari Sebelum Meninggal

Tanda ini juga akan terjadi pada waktu Ashar, di mana pusar terasa berdenyut-denyut. Pada saat itu daun yang bertuliskan nama kita di pohon akan gugur dan Malaikat Maut akan membawa daun itu. Di masa ini, Malaikat maut selalu mengikuti kita dan bersiap menemani kita sampai tiba 40 hari kemudian saat ia harus memulakan tugasnya untuk memulainya hidup seorang manusia di Alam Kubur.

7 Hari Sebelum Meninggal

Adapun tanda yang lebih signifikan terjadi pada hari ketujuh sebelum seseorang akan meninggal, (yaitu) beberapa orang yang dianugerahi sakit akan bertambah parah sakitnya.

Massa ototnya (dagingnya) berkurang drastis, semakin terlihatnya tulang dan pembuluh-pembuluh darahnya. Di masa ini, seseorang akan merasakan lapar (mengidam), namun dia tidak ingin makan dan seolah berpikiran bahwa dia sudah tidak lagi membutuhkan (dan tidak menginginkan) makanan lagi. Merasakan bahwa kenikmatan dunia sudah tidak terasa nikmat lagi.

5 Hari Sebelum Meninggal

Seseorang yang lima hari lagi akan menemui ajalnya, dia akan merasakan anak lidahnya bergerak-gerak. Kondisi psikologis seseorang akan merasa tenang

3 Hari Akan Meninggal

Pada saat ini akan terasa denyutan pada dahi tengah (yaitu di antara kanan dan kiri dahi). Jika tanda ini dirasakan, maka dianjurkan berpuasa untuk membersihkan najis dan kotoran yang telah masuk ke dalam perut kita. Pada masa ini, bagian hitam dari mata sudah tidak bersinar kembali. Bagi orang yang sakit, daun telinganya bagian ujungnya akan layu dan bagian hidungnya perlahan akan jatuh. Telapak kakinya yang telunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

2 Hari Sebelum Meninggal

Pada masa ini seluruh bagian dahi akan terasa bergerak-gerak. Saat itu adalah saat di mana seseorang telah mulai merasakan suatu kesiapan untuk menghadap Sang Khalik

1 Hari Sebelum Meninggal

Sehari (pada waktu selepas Ashar) sebelum meninggal seseorang akan merasa ada denyutan di bagian belakang kepala (yaitu ubun-ubun). Hal ini menandakan bahwa seseorang telah merasakan bahwa ia tidak akan merasakan dan menemui waktu Ashar kembali. Di mana waktu Ashar yang selama ini selalu memberikan tanda-tanda akan datangnya ajal baginya.

Akhir Menjelang Maut

Ketika waktu hidupnya tinggal dihitung oleh detikan waktu, seseorang akan merasakan rasa sejuk di bagian pusar, lalu turun ke bagian pinggang dan naik ke bagian Halkum (tenggorokkan). Ketika merasakan ini, hendaklah membaca Syahadat dan berdiam diri menanti kedatangan Malaikat Maut yang menjemput kita untuk menghadap kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang mana Dia telah menghidupkan kita dan yang mematikan kita pula.

Di saat sebelum meninggal, seseorang akan merasa kesepian yang teramat sangat, merasakan di sekitarnya sangat hitam dan suram, merasakan sakit yang teramat sangat dan ingin menangis untuk yang terakhir kalinya di dunia. Di saat sebelum meninggal, akan muncul seperti Flashback (atau kilasan balik) tentang masa-masa hidupnya saat dia dilahirkan di dunia oleh ibunya, saat ia menikmati bahagianya masa kecil bersama kedua orang tuanya, saat bermain-main dengan saudaranya dan teman sepermainannya sewaktu kanak-kanak, saat ia merasakan bahagianya masa sekolah bersama teman-temannya, saat ia menyayangi istri (atau suami) dan keluarga barunya, saat ia merasakan masa senjanya bersama orang terdekat yang masih ada, saat merasakan sakit dan saat hari-hari kemarin.

Ia merasakan bahwa hidup ini cepat sekali ia lalui dan tidak terasa akan tibalah akhir masa baktinya ia di dunia untuk menjalankan perintah Allah.

 

 

 




Inilah Orang yang Paling Jahat di Sisi Allah Saat Kiamat

Ternyata, Inilah Orang yang Paling Jahat di Sisi Allah Saat KiamatPercaya kepada hari kiamat merupakan salah satu rukun iman yang wajib dipercayai seorang Muslim. Ketika Malaikat Israfil meniup  sangkakalanya, maka disitulah akhir dunia dimulai. Setelah peristiwa ini, kita akan dibangkitkan dan berkumpul di Padang Mahsyar.

Dijelaskan dalam Alquran dan hadist bahwa kondisi manusia saat dibangkitkan bermacam-macam. Tidak semua manusia dibangkitkan dalam keadaan baik. Bahkan di antara mereka ada yang menjadi orang paling jahat di sisi Allah.

Golongan ini melakukan perbuatan buruk saat menjalani kehidupan di dunia. Ironisnya, dosa ini sering kita lakukan sehari-hari. Untuk menghindarinya, mari mengetahui kesalahan tersebut sedari dini. Apa saja? Berikut ulasannya.
Orang yang paling jahat di sisi Allah pada hari kiamat kelak adalah mereka yang melakukan ghibah. Ghibah sendiri diartikan sebagai perbuatan menggunjingkan atau membicarakan sesuatu yang ada pada orang lain.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tahukah engkau apa itu ghibah?” Mereka menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Ia berkata, “Engkau menyebutkan kejelekan saudaramu yang ia tidak suka untuk didengarkan orang lain.” Beliau ditanya, “Bagaimana jika yang disebutkan sesuai kenyataan?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Jika sesuai kenyataan berarti engkau telah mengghibahnya. Jika tidak sesuai, berarti engkau telah memfitnahnya.” (HR. Muslim no. 2589).

Orang-orang melakukan perbuatan inilah yang menjadi orang paling jahat di sisi Allah SWT saat di hari kiamat kelak. Sebagaimana  diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim.

“Kalian akan menemukan orang yang paling jahat di sisi Allah Ta’ala pada Hari Kiamat. Ialah orang yang bermuka dua; tatkala tiba satu rombongan ia berwajah ini, sedangkan terhadap rombongan lain ia berwajah lain lagi.

Bagi kaum muslim sejati, perbuatan yang satu ini tentu saja harus dijauhi. Sebab ghibah hanya dikerjakan oleh orang-orang yang mengaku muslim, namun hatinya ingkar. Perbuatan ini biasa dilakukan oleh orang-orang yang bermuka dua, berbolak-balik dan tidak konsisten.

Hal ini kerap kali terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Di hadapan saudaranya ia mengatakan kebaikan, pujian dan sanjungan. Namun ketika di belakangnya, ia tidak segan untuk menyampaaikan hinaan dan menuturkan keburukan serta kejelakan yang pernah dilakukan oleh saudaranya.

Bagi orang yang memahami, ghibah itu sama artinya seperti menikmati daging saudaranya sendiri yang telah meninggal. Daging manusia tentu saja sangat menjijikkan saat di makan, apalagi jika telah meninggal dan membusuk serta sudah menjadi santapan binatang penuh bakteri.

Ghibah tentu saja merupakan perbuatan yang sangat tercela dan hal ini disepakati oleh para ulama. Sebagai seorang muslim kita semestinya bisa menjaga lisan dan ucapan dari segala bentuk ghibah. Sebab Rasulullah SAW juga sangat melarang perbuatan yang satu ini karena bisa menyebabkan manusia terjerumus ke dalam neraka.

“Celakalah engkau!” nasihat Nabi Shallallahu ‘Alaiahi wa Sallam dengan nada amat tegas kepada sahabat Muadz bin Jabal, “Apakah ada yang menjerumuskan manusia tersungkur ke dalam siksa neraka, kecuali karena hasil dari lidah mereka?”

Demikianlah informasi mengenai orang yag paling jahat di sisi Allah SWT pada hari kiamat kelak. Sebagai seorang muslim sudah semestinya kita menjauhi perbuatan ghibah karena tidak ada manfaatnya dan justru mendatangkan bahaya. Jagalah lisan dari perbuatan dosa dan maksiat.

sumber; infoyunik

 




Sentuh Titik Ini untuk Deteksi Kesehatan Jantung

Sentuh Titik Ini untuk Deteksi Kesehatan JantungPenyakit yang menyerang jantung terkenal sangat mematikan. Bahkan 30 persen kematian di dunia di sebabkan oleh penyakit ini. Kerusakan terhadap organ pemompa darah ini memang sulit di deteksi. Gejala yang terjadi jarang diketahui oleh masyarakat. 

Pada banyak kasus, seseorang baru diketahui berpenyakit jantung setelah mengalami serangan dan mendapat perawatan. Bahkan beberapa diantaranya baru diketahui berpenyakit jantung setelah meninggal dunia.

Sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kesehatan jantung. Cara tersebut bisa dilakukan  di mana saja dalam kondisi santai dengan menyentuh bagian tubuh ini. Seperti apa caranya? Berikut ulasannya.

Cara ini diteliti oleh tim ilmuan asal University of North Texas dan peneliti Jepang, Hasil penelitiannya kemudian dipublikasikan dalam jurnal yang Heart and Circulatory Physiology.

Ternyata, cara yang direkomendasikan untuk mendeteksi kesehatan jantung adalah dengan menyentuh ujung-ujung jari kaki. Caranya bisa dilakukan saat anda dalam keadaan santai, duduk selonjor ke depan, dan kemudian memegang unjung jari kaki dengan jemari anda.

Jika tangan anda serta bagian tubuh lain masih fleksibel saat menjangkau ujung jari kaki, maka jantung anda dapat dikatakan dalam kondisi sehat.

Sebaliknya, jika anda kesusahan melakukan ini, serta kesulitan menjangkaunya, maka anda disarankan untuk datang ke dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan jantung anda. Terlebih, jika kesulitan menjangkau ujung jari kaki ini disertai dengan nyeri di bagian dada, dan keluar keringan dingin. Maka anda disarankan secepatnya memeriksakan kondisi kesehatan.

Sementara itu pada penelitiannya, para ilmuan melakukan percobaan terhadap 526 pastisipan yang berusia 20 sampai 83 tahun.  Para partisipan kemudian mengikuti tes sembari diukur tekanan darahnya, pembuluh artiri serta aktivitas jantungnya.

Dari hasil pengukuran tersebut tim peneliti menemukan adanya korelasi antara tubuh yang tidak fleksibel dengan arteri yang tidak fleksibel pula. Ternyata para partispan yang tidak bisa mencapai ujung jari kakinya memiliki pembuluh darah yang kaku. Hal ini berarti jatung mereka tidak bisa bekerja maksimal sehingga kemampuan jantung menjadi kurang baik. Efeknya risiko penyakit antung meningkat.

Dr Yamamoto menjelaskan, kendati teori antara hubungan otot punggung dan kaki dengan otot di dekat jantung masih samar-samar, tapi dengan adanya studi tersebut cukup membantu. Kekakuan otot punggung, kaki dan pembuluh jantung yang saling berhubungan tersebut dikarenakan komposisi kolagennya yang sama.

“Jika Anda bisa menyentuh jari kaki saat duduk lurus, jantung Anda berarti masih cukup baik. Tapi jika tidak bisa, mungkin Anda perlu mendatangi kardiolog,” kata Dr Yamamoto.

Namun demikian, menurut Yamamoto tidak selamanya terjadinya kaku otot adalah pertanda penyakit jantung. Karena bisa saja hal itu diesebabkan jantungnya kurang fit dan sehat saja dari yang seharusnya. Semoga informasi kesehatan ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca.

Sumber: infoyunik

 

 




Awas, ATM Bersama Jadi Ladang Uang Hacker

Jakarta – Perbankan sejatinya adalah sektor yang paling rentan terhadap ancaman hacker. Data terbaru menyebut hacker mulai memanfaatkan jaringan ATM ‘bersama’ untuk menguras uang dari bank yang diincarnya. Bagaimana caranya?

Beberapa waktu lalu dunia perbankan dunia sempat dihebohkan oleh ancaman berbasis malware yang bernama Carbanak. Malware ini mampu memanipulasi sistem perbankan untuk meningkatkan saldo rekening milik nasabah tertentu secara sesaat.

Maksud sesaat adalah, saldo akan bertambah di periode waktu tertentu. Di saat itulah nasabah yang adalah hacker itu sendiri akan menguras uang dari Bank melalui ATM. Setelah saldo yang meningkat tadi diambil, saldo akan kembali ke nilai semula.

“Ilustrasinya begini, misalnya saldo anda sebenarnya hanya Rp 200 ribu. Namun di periode tertentu malware yang menginfeksi sistem perbankan akan meningkatkan saldo tersebut jadi Rp 1 juta. Kelebihan 800 ribu inilah yang diambil oleh hacker (yang menyamar sebagai nasabah),” kata Doni Koesmandarin, Territory Channel Manager Kasperksky Indonesia, di Plaza Indonesia, Jakarta.

Biasanya waktu yang dipilih hacker untuk melakukan penarikan tersebut dilakukan menjelang tengah malam hingga dini hari. Karena di waktu tersebut sistem perbankan sedang melakukan kalkulasi transaksi harian, yang mana merupakan saat-saat paling rentan bagi sistem bank.

Ancaman Lintas Bank

Tapi kata Doni, saat ini malware Carbanak sudah bisa ditangani. Meski begitu bukan berarti ancaman untuk sektor perbankan berakhir, karena malware penggantinya disebut sudah mulai bertebaran lagi. Dalam laporannya Kaspersky menyebutnya sebagai Metel dan GCMAN. Selain itu ada juga Carbanak 2.0 yang disebut-sebut sebagai penerus malware Carbanak sebelumnya.

Metel dan GCMAN, juga Carbanak 2.0 diklaim punya kemampuan yang jauh lebih baik. Kalau dulunya ancaman di perbankan hanya terfokus pada bank yang diincar, malware-malware baru tersebut bisa memanfaatkan jaringan lintas bank.

Seperti diketahui, hampir sebagian besar Bank di dunia sudah memanfaatkan kerjasama ATM ‘bersama’. Nasabah bisa mengambil uang dari ATM manapun asal punya kerjasama dengan bank tempatnya menabung. Namun kemudahan ini dipandang berbeda oleh hacker.

Malware Metel dan GCMAN, setelah berhasil menginfeksi sistem perbankan bisa melakukan hal yang sama dengan Carbanak, yakni meningkatkan saldo nasabah tertentu. Yang membuatnya lebih baik adalah, hacker bisa mengambil uang hasil manipulasinya lewat rekening Bank lain.

“Jadi hacker meningkatkan saldo di Bank A, tapi mengambilnya menggunakan kartu ATM dari Bank B. Kalau begini bukan Bank A yang dirugikan meski uangnya yang diambil, tapi Bank B. Karena Bank A akan meminta pertanggungjawaban dari Bank B,” jelas Doni.

Metel dan GCMAN pertama kali ditemukan di Rusia, namun terbuka peluang malware tersebut akan meluas jamahannya ke Amerika Serikat hingga Taiwan.

Menginfeksi Lewat Staf Bank yang ceroboh.

Sebenarnya bukan perkara mudah untuk Metel dan GCMAN menginfeksi sebuah Bank. Tahap awal yang dilakukan hacker adalah menyebar ribuan email spam yang berisi malware ke sejumlah staf bank. Sampai sini yang bisa dilakukan hacker adalah menunggu hingga ada staf bank yang cukup ceroboh untuk membuka salah satu email spam tersebut.

Menurut Doni, kemungkinan staf bank membuka email spam sangatlah kecil. Tapi setinggi apapun kewaspadaan staf-staf bank tersebut, terbuka peluang ada satu atau dua staf yang cukup ceroboh untuk membuka isi email spam karena penasaran.

“Kalau ada staf bank yang membuka email spam itu, malware akan langsung ter-download untuk kemudian menginfeksi sistem Bank. Selanjutnya malware tersebut akan dimanfaatkan oleh hacker untuk mencari celah guna melancarkan aksinya,” ujar Doni.

Beberapa malware yang terafiliasi dengan Metel, GCMAN, dan Carbanak 2.0 sudah berhasil dideteksi oleh Kaspersky. Tapi ini masih awalnya, karena ke depannya jumlah malware tersebut masih bisa bertambah.

Selain itu malware-malware tersebut juga sudah tak pandang platform alias bisa jalan di semua sistem operasi populer, yakni Windows, Mac OS, dan Linux.

Berikut daftar malware-malware Metel, GCMAN, dan Carbanak 2.0 yang sudah berhasil dideteksi.

– Trojan-Dropper. .Win32.Metel
– Backdoor.Win32.Metel
– Trojan-Banker. Win32.Metel
– Backdoor.Win32.GCMan
– Backdoor.Win64.GCMan
– Trojan-Downloader. Win32.GCMan
– Trojan-Downloader. Win32.Carbanak
– Backdoor.Win32.Carbanak

sumber: detik.com