Tiga Keutamaan Berdzikir yang Jarang Diketahui

Tiga Keutamaan Berdzikir yang Jarang DiketahuiBerdzikir merupakan aktivitas ibadah yang mulia di sisi Allah SWT. Dengan berdzikir, seorang hamba menunjukkan rasa cintanya kepada Sang Pencipta. Selain mudah dilakukan karena tidak membutuhkan tenaga, amalan ini juga bisa dilakukan dimana saja.

Orang yang gemar berdzikir tentu akan menghindari segala perbuatan yang dilarang oleh Allah. Sebab mereka menyadari bahwa Allah senantiasa melihat apa yang dilakukan oleh hamba-Nya. Maka tidak heran apabila orang yang suka rajin berdzikir akan mendapatkan pahala yang besar.

Tidak cukup sampai di situ, ternyata rajin berdzikir kepada Allah SWT juga memiliki keutamaan-keutamaan luar biasa yang jarang diketahui oleh kaum muslimin. Keutamaan apa sajakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Kebahagiaan Setelah Kematian
Keutamaan pertama yang akan diperoleh seseorang yang rajin berdzikir kepada Allah ialah dirinya akan mendapatkan kebahagiaan setelah kematian. Ketika seseorang meninggal dunia, maka istri, anak, harta benda, dan kekuasaan yang ada di dunia akan meninggalkannya pula. Tidak ada yang akan menemaninya di akhirat kelak kecuali dzikir yang ia lakukan kepada Allah SWT. Pada saat tersebutlah amalan dzikir memberikan manfaat yang luar biasa bagi orang yang mengerjakannya.

Imam Ghazali memberikan ilustrasi menarik akan hal ini. “Ada orang bertanya, ‘Ia sudah lenyap, lalu bagaimana perbuatan dzikir kepada Allah masih tetap kekal bersamanya?”

Imam Ghazali pun menjelaskan, “Sebenarnya ia tidak benar-benar lenyap, yang juga melenyapkan amalan dzikir. Ia hanya lenyap dari dunia dan alam syahadah, bukan dari alam malakut. Hal ini tertera dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 169-170.”

2. Senantiasa Diingat Oleh Allah Ta’ala
Selain akan menjadi kebahagiaan setelah kematian, ternyata rajin berdzikir kepada Allah juga akan senantiasa diingat oleh-Nya. Hal ini tentu saja menjadi sebuah keistimewaan bagi seorang makhluk. Di dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman;

“Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.” (QS. Al-Baqarah [2]: 152)

Tsabit Al-Banani berkata, “Saya tahu kapan Allah mengingatku.” Orang-orang pun merasa khawatir dengan ucapannya sehingga mereka pun bertanya, “Bagaimana kamu mengetahuinya?” Tsabit menjawab, “Saat aku mengingat-Nya, maka Dia mengingatku.”

Dalam Hadits Qudsi juga disebutkan, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku akan bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.” (HR. Baihaqi & Hakim).

Pantaslah apabila para sahabat Rasulullah SAW, Muadz bin Jabal berkata, “Tidak ada yang disesali oleh penghuni surga selain waktu yang mereka lewatkan tanpa berdzikir kepada Allah Ta’ala.”

3. Diliputi Kebaikan Demi Kebaikan

Keutamaan luar biasa terakhir yang akan diperoleh orang yang rajin berdzikir kepada Allah adalah kehidupannya akan senantiasa diliputi kebaikan demi kebaikan. Rasulullah bersabda,

“Tiada suatu kaum yang duduk sambil berdzikir kepada Allah melainkan mereka akan dikelilingi oleh malaikat, diselimuti oleh rahmat dan Allah akan mengingat mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Bukhari).

Sementara itu hadits yang lain menyebutkan, “Tiada suatu kaum yang berkumpul sambil mengingat Allah dimana dengan perbuatan itu mereka tidak menginginkan apa pun selain diri-Nya, melainkan penghuni langit akan berseru kepada mereka, ‘Bangkitlah, kalian telah diampuni. Keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan’.” (HR. Ahmad).

Demikianlah informasi mengenai tiga keutamaan luar biasa yang akan diperoleh orang yang gemar berdzikir kepada Allah. Itulah bukti kasih sayang Allah SWT kepada umat yang senantiasa berdzikir untuk mengingat-Nya. Manfaat dzikir yang luar biasa bagi kehidupan manusia itu sendiri. Tidak hanya mendapat jaminan kebaikan selama hidup di dunia, akan tetapi Allah juga memastikan kebaikan di akhirat untuk orang yang senantiasa mengingat-Nya.(infoyunik)




Enam Fakta Api Neraka yang Buat Ingin Taubat

Neraka menjadi tempat di akhirat yang dipersiapkan bagi pelaku keburukan selama hidup di dunia. Di dalamnya manusia akan menjalani beragam siksaan pedih sebagai bentuk balasan atas kejahatan yang pernah di lakukan.

Satu hal yang sangat identik dengan neraka adalah keberadaan api. Dengan panasnya yang menyala-nyala, semakin menambah pedih siksaan yang diterima. Dalam hadist dijelaskan jika api yang ada di dunia ini, hanya seperti bunga api akhirat nanti.

Sehingga tidak terbayangkan bagaimana tubuh luluh lantah karena panasnya. Enam fakta tentang api neraka berikut menjadi gambaran bagaimana Allah SWT tidak main-main. Dia memberitakan kabar ini, agar manusia senantiasa takut berbuat dosa sehingga terhindar dari api neraka. Apa saja faktanya? Berikut ulasannya.

1. Panas Api Neraka 70 Kali Api Dunia
Fakta pertama adalah api neraka panasnya 70 kali lipat dari api yang ada di dunia. Tidak terbayangkan bagaimana pedihnya siksaan ketika kita terlempar ke tempat ini. Pasalnya api dunia saja begitu menyiksa tatkala kobarannya menyentuh bagian tubuh. Bagaimana pula dengan tingkat panas yang mencapai 70 kali lipat dari api yang ada saat ini. Tentu sangat menyiksa. Hal ini dijelaskan dalan Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

Abu Hurairah ra. menyatakan bahwa Rasulullah  SAW bersabda yang artinya” Api yang biasa kalian nyalakan merupakan sebagian dari tujuh puluh bagian panasnya neraka jahanam”

“Ya Rasulullah, demi Allah sungguh api dunia ini benar-benar cukup panas,” ungkap para sahabat.

Nabi Muhammad SAW melanjutkan “Tetapi sungguh api neraka jahanam enampuluh sembilan kali lebih panas dibandingkan api dunia, yang masing-masing bagian sama panasnya dengan api di dunia” (Hadist Riwayat Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

2. Panas Api Neraka Akibatkan Hitam dan Gelap
Nabi Muhammad SAW bersabda “Neraka dinyalakan selama seribu tahun hingga tampak merah. Lalu dinyalakan lagi selama seribu tahun sampai kelihatan putih. Kemudian dinyalakan selama seribu tahun sehingga terlihat hitam. Hingga sekarang neraka itu hitam dan gelap” (HR Tirmidzi).

3. Tinggi Gejolak Api Neraka
Api neraka menyala-nyala hingga bunga apinya tinggi mencapai empat puluh tahun perjalanan. Abu Sa’id ra menyatakan, Muhammad SAW bersabda “Sungguh tinggi gejolak api neraka itu empat buah tembok yang tebal-tebal. Tinggi masing-masing tembok seperti perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Tirmidzi).

4. Di Neraka Terdapat Bukit Api
Ternyata di dalam neraka terdapat bukit api. Bukit ini bernama Ash Shu-uud yang akan dinaiki oleh para orang kafir.

Nabi Muhammad SAW bersabda “Ash Shu-uud adalah sebuah bukit api. Orang kafir menaikinya selama tujuh puluh tahun, kemudian ia terjatuh dari atasnya. (Lalu naik lagi  ke atas dan terjatuh lagi) demikian seterusnya” (HR Tirmidzi).

5. Uap Panas Neraka yang Berhembus ke Dunia
Nabi Muhammad SAW bersabda “Neraka mengadu kepada Tuhannya. Ia berkata, ‘Wahai Tuhanku, sebagian dariku memakan (membakar) sebagian yang lain’. Maka Allah SWT mengizinkan neraka untuk mengeluarkan uapnya sebanyak dua kali lipat. Yakni pada musim dingin dan sekali pada musim panas. Uap tersebut adalah rasa panas yang sangat yang kalian rasakan (pada musim panas) dan rasa dingin yang paling menggigit yang kalian rasakan (pada musim dingin).” (HR Lima Ahli Hadist)

6. Salah Satu Bentuk Api Neraka
Ternyata, api neraka memiliki bentuk. Salah satu bentuknya adalah menyerupai leher yang memiliki mata, telinga dann dapat berbicara.

Nabi Muhammad SAW bersabda “Pada hari kiamat kelak akan muncul dari neraka api yang berbentuk leher. Ia memiliki dua mata yang dapat melihat, dua telinga yang dapat mendengar dan lisan yang dapat berbicara. Ia katakan , “Aku ditugaskan mengambil tiga macam orang, yaitu orang yang berlaku sewenang-wenang dan keras kepala, orang yang menyembah Tuhan lain disamping Allah, dan orang yang membuat patung-patung,” (HR. Tirmidzi)/ infoyunik.

 




Keutamaan Empat Kali Ucap Hamdalah Saat Musibah Menimpa

Keutamaan Empat Kali Ucap Hamdalah Saat Musibah MenimpaMusibah menjadi ujian terhadap keimanan seorang hamba. Ada yang bisa dengan sabar melaluinya, namun ada pula yang justru tidak terima sehingga berpaling dari Pencipta. Berbagai tindakan ini kerap dilakukan manusia ketika Allah mengujinya dengan musibah.

Ekspresi dalam menghadapi musibah yang terjadi sudah selayaknya mengikuti petunjuk Rasulullah SAW. Nabi menyarankan umat agar membaca Hamdalah sebanyak empat kali ketika musibah menimpa.

Hamdalah merupakan salah satu dzikir yang bermakna ungkapan syukur. Namun, bagaimana bisa kita bersyukur saat sedang dirundung kedukaan karena musibah yang menimpa? Ternyata anjuran ini memiliki keutamaan yang jarang kita tahu. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Kita Tidak Marah Apalagi Murka Kepada Allah SWT
Mengucapkan hamdalah sebanyak empat kali saat tertimpa musibah menunjukkan bahwa kita tidak marah apalagi murka kepada Allah SWT. Sebagai musli yang beriman kita tidan boleh marah atas segala pemberian yang telah dikaruniakan oleh Allah SWT.

Marah yang dilampiaskan di dalam hati karena Allah memberikan musibah dalam hidup, sama artinya secara tidak langsung menyatakan bahwa kita merasa dizalimi oleh Allah SWT. Padahal Allah tentu memiliki tujuan memberikan musibah tersebut agar manusia menjadi lebih kuat dan berusaha keras untuk menghadapi tantangan.

Marah dengan ucapan lisan berarti mencela takdir yang telah direncanakan oleh Allah SWT untuk umat-Nya. Apabila marah dengan anggota tubuh seperti membanting sesuatu, artinya kita tidak akan mendapat pahala di akhirat kelak bahkan akan menambah dosa. Oleh karena itu, hindari rasa marah saat tertimpa musibah dan ganti dengan ucapan hamdalah.

2. Kita Bersikap Sabar
Keutamaan mengucapkan hamdalah yang kedua saat tertimpa musibah adalah menunjukkan bahwa kita senantiasa bersabar dalam menghadapi masalah. Sabar dalam menghadapi bencana merupakan salah satu jalan untuk meluruskan akidah. Bukti bahwa seorang umat bersabar adalah ia tidak mengucapkan atau melakukan sesuatu yang mendatangkan murka Allah SWT. Orang yang demikian ini mendapatkan pujian dari Allah SWT.

3. Kita Memiliki Sikap Ridha
Keutamaan yang mengucapkan hamdalah yang ketiga adalah menunjukkan bahwa kita ridha atau menerima segala musibah yang menimpa dengan lapang dada. Dengan memiliki sikap ridha ini akan menuntun kita untuk belajar menyikapi musibah yang diberikan dengan baik.

Keridhaan akan musibah yang sudah ditakdirkan akan membuat kita tidak menyalahkan siapapun, keadaan dan waktu. Hati yang menerima musibah dengan ikhlas akan mendapatkan hasil terbaik dari apa yang telah dikerjakannya.

4. Kita Menunjukkan Bahwa Kita Bersyukur

Keutamaan mengucapkan empat hamdalah yang terakhir adalah menunjukkan bajwa kita adalah makhluk Allah yang bersyukur. Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu, dan Dia memberikan masalah agar kita bisa menyelesaikannya.

Demikianlah informasi mengenai keutamaan mengucapkan hamdalah sebanyak empat kali ketika tertimpa musibah. Meskipun terlihat mudah, namun masih banyak orang yang tidak bisa melakukannya. Oleh karena itu, mulailah untuk mengucapkan hamdalah saat tertimpa musibah yang diberikan Allah SWT. (infoyunik.com)




Tahukah Kamu Tujuh Golongan Manusia yang Diberikan Allah Naungan dihari yang Tiada Lagi Perlindungan

Mahsyar (Arab: محشر) dalam Islam adalah tanah berpasir putih yang sangat luas dan datar, dimana tidak terlihat dataran rendah maupun tinggi di akhirat.. Mahsyar adalah dataran raksasa yang tidak bertepi, tidak ada lembah, sungai maupun laut.

Di padang Mahsyar Allah mengumpulkan seluruh golongan manusia tanpa ada pengecualian
Allah menghimpun semua manusia di Mahsyar tanpa kecuali.
اللَّهُ لآ إِلَهَ إِلا هُوَ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لا رَيْبَ فِيهِ وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ حَدِيثًا (87)

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari Kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah? (Q.S An-Nisa’ (4) : 87)

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا (47)

Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka. (Q.S. Al-Kahfi (18) : 47)

يَوْمَ هُمْ بَارِزُونَ لا يَخْفَى عَلَى اللَّهِ مِنْهُمْ شَيْءٌ لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ (16)

(yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur); tiada suatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman): “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.
(Q.S. Ghafir / AL-Mu’min (40) : 16)

وَعُرِضُوا عَلَى رَبِّكَ صَفًّا لَقَدْ جِئْتُمُونَا كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ بَلْ زَعَمْتُمْ أَلَّنْ نَجْعَلَ لَكُمْ مَوْعِدًا (48)

Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu menduga bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (janji) (untuk menerima balasan)” (48). (Q.S. Al-kahfi (18) : 48)

Setiap orang memikirkan nasibnya sendiri. Saking dahsyatnya suasana, mereka tidak bisa berbicara, apalagi berargumentasi. Suasananya sangat mencekam. Semua hamba tunduk, diam seribu bahasa.

Pada hari itu, manusia tidak sempat lagi memikirkan harta, anak, pangkat, kedudukan dan semua fasilitas hidup yang diperoleh ketika mereka melewati fase kehidupan di dunia. Mereka terfokus memikirkan diri sendiri, tanpa peduli dengan orang-orang yang ketika hidup di dunia menjadi teman dekat atau karib kerabat. Pada hari itu, wajah manusia hanya terbagi dua, yang berseri-seri mukanya dan yang bermuka masam, pucat pasi dan hina.

لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ (37) وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُسْفِرَةٌ (38) ضَاحِكَةٌ مُسْتَبْشِرَةٌ (39) وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ (40) تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ (41) أُولَئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ (42)

“Setiap orang dari mereka pada hari itu sibuk dengan urusannya masing-masing (37) Banyak muka pada hari itu berseri-seri,(38) tertawa dan gembira ria,(39) dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,(40) dan ditutup lagi oleh kegelapan (karena merasa hina) (41) Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.(42)” (Q.S. ‘Abasa (80) : 37 – 42)

betapa sulitnya dan panasnya hari itu. Mereka nyaris tenggelam dan berenang dalam lautan keringat, karena matahari amatlah dekat jaraknya dari kepala mereka. Mereka lemah, tak berdaya, tertunduk dan dalam keadaan putus asa serta hina.

خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُنْتَشِرٌ (7) مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِي يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَذَا يَوْمٌ عَسِرٌ (8)

“Sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan (menuju Mahsyar) seakan-akan mereka belalang yang berterbangan, (7) mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: “Ini adalah hari yang amat berat”.(Q.S. Al-Qomar (54) : 7 – 8)

خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ذَلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ (44)

“Dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diingatkan (diancamkan) kepada mereka.” (Q.S. Al-Ma’arij (70) : 44)

Namun pada hari itu ada tujuh golongan istimewa dari kalangan orang-orang beiriman yang mendapatkan naungan Allah, yang kriteria mereka dijelaskan dalam Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim berikut ini :

“عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل الا ظله : إمام عادل وشاب نشأ في عبادة الله عز وجل ورجل قلبه معلق بالمساجد ورجلان تحابا فى الله اجتمعا عليه وتفرقا عليه و رجل دعته امرأة ذات حسن وجمال فقال : إني أخاف الله ورجل تصدق بصدقة فأخفاها حتى لا تعلم شماله ماتنفق يمينه ورجل ذكر الله خاليا ففاضت عينانه” (متفق عليه)

‘Dari Abu Hurairah r.a, dari Nabi Saw ia berkata : “Ada tujuh golongan yang Allah beri naungan dengan naungan-Nya, pada hari tiada lagi naungan kecuali naungan-Nya.

  1. Pemimpin yang adil,
  2. Pemuda yang tumbuh dan berkembang dalam ketaatan pada Allah,
  3. Seseorang yang hatinya terpaut pada masjid,
  4. Dua orang yang saling mencintai di jalan Allah dan karena Allah, mereka berkumpul dan berpisah di atas dasar itu,
  5. Seorang lelaki yang digoda wanita yang memiliki jabatan dan kecantikan, lalu dia (menolaknya) sambil berkata : aku takut pada Allah,
  6. Seseorang yang bersedekah maka ia sembunyikan sehingga apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya tidak diketahui oleh tangan kirinya, dan
  7. Seseorang yang berzikir (mengingat) kepada Allah di tempat yang sunyi sepi, maka ia bergelimang air mata”. (Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

 




Inilah Dosa yang 1000 Kali Lebih Besar dari Berzina

Inilah Dosa yang 1000 Kali Lebih Besar dari BerzinaPerilaku zina merupakan salah satu perbuatan dosa besar yang sangat dibenci Allah. Begitu banyak ayat dalam Alquran menjelaskan tentang hukuman yang akan diterima para pelakunya  baik saat di dunia maupun ketika di akhirat.

Jika dilakukan oleh orang yang belum menikah, maka pelaku zina harus dirajam di hadapan penduduk sebanyak seratus kali. Sementara bagi yang sudah menikah namun melakukan zina dengan yang bukan muhrimnya, maka hukumannya dirajam sampai mati.

Bahkan dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa Nabi Musa as tidak memaafkan pelaku zina karena dianggap sangat hina. Ia mengusir wanita pelaku zina yang ingin bertaubat dan  meminta petunjuk darinya. Hal ini membuktikan bahwa zina merupakan dosa besar yang sulit diampuni.

Meski demikian besar ancaman dosa yang akan diterima oleh pelaku zina, namun ternyata ada dosa yang besarnya 1000 kali lebih besar dari dosa ini. Ancaman bagi pelaku dosa tersebut adalah hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat. Apakah dosa yang 1000 kali lebih besar dibanding zina? Berikut ulasannya.

Ternyata dosa yang sedemikian besar tersebut adalah dosa orang yang sengaja meninggalkan salat lima waktu. Salat merupakan kewajiban utama umat Islam yang menjadi pondasi dasar agama Allah ini. Meninggalkannya sama dengan meruntuhkan tiang agama dan membuat Allah SWT menjadi murka. Tidak hanya saat di dunia, hukuman bagi orang yang meninggalkan salat, di akhirat juga sangat pedih.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah –rahimahullah- mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah, hal. 7)

“Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Sholat fardhu”. (Riwayat Tabrani).

Dalam riwayat yang lain juga dijelaskan bagaiamana kejamnya siksaan bagi mereka yang meninggalkan shalat. Ibnu Abbas r.a. berkata Jika langit sudah terbuka, maka malaikat akan datang dengan membawa rantai sepanjang 7 hasta. Rantai ini akan digantungkan kepada orang yang tidak melaksanakan shalat. Kemudian dimasukkan dalam mulutnya dan akan keluar dari duburnya. Kemudian malaikat mengumumkan, “ini adalah balasan orang yang menyepelekan perintah Allah.” (Ibnu Abbas r.a).

Nisbah dosa yang diterima oleh orang yang meninggalkan shalat adalah antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Jika satu kali meninggalkan shalat subuh, maka hukumannya adalah masuk neraka selama 30 tahun, sedangkan satu hari di neraka sama dengan  60.000 tahun di dunia. Artinya satu kali tidak melaksanakan salat subuh, maka kita akan mendekam 60 ribu tahun di neraka.
  2. Meninggalkan satu kali salat zuhur, sama dosanya dengan dosa membunuh  1.000 umat Islam
  3. Dosa satu kali meninggalkan shalat ashar sama dengan dosa meruntuhkan Ka’bah
  4. Dosa satu kali meninggalkan shalat maghrib sama dengan dosa berzina dengan ibunya (jika laki-laki) atau berzina dengan ayahnya (jika perempuan)
  5. Satu kali meninggalkan shalat isya, tidak akan di-ridhoi oleh Allah untuk tinggal di Bumi dan akan didesak mencari bumi atau tempat hidup yang lain.

Semoga kita menjadi orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, melaksanakannya tepat waktu, serta mampu mengajak keluarga lainnya untuk salat tepat waktu. Semoga saja tulisan ini bermanfaat dan terimakasih sudah membaca. (infoyunik.com)




8 Berita Kesehatan yang Beredar di Media Sosial Ternyata Hoax

 

ikanSering mendapatkan berita kesehatan tak jelas di sosial media. Hati-hati jangan percaya sepenuhnya karena banyak juga yang tidak jelas sumber dan referensinya alias HOAX.

Berikut sejumlah berita kesehatan HOAX yang dilansir tribunnews.com disadur melalui peduli nutrisi/Tabloid Nakita yang banyak bertebaran di sosial media.

  1. Makan Mi Instan dan Cokelat Bersamaan Bikin Keracunan

    Keracunan akibat makanan memang bisa terjadi.

Tapi benarkah makan mi instan dan cokelat bersamaan bisa memicu keracunan?

Apalagi sampai lima panca indranya mengeluarkan darah.

Konon mi mengandung arsenic pentoxide dan reaksi kimia dari cokelat menyebabkan berubah jadi arsenik trioxide.

Mi instan yang dijual di pasaran tidak ada yang ditemukan mengandung racun arsenik.

“Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, disimpulkan bahwa produk mi instan yang terdaftar dan beredar di Indonesia memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku, serta dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” tegas Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc yang saat itu Kepala BPOM RI.

  1. Minum Air Dingin Seusai Makan Picu Kanker

Disebutkan dalam pesan yang beredar, minum air dingin usai makan bisa memicu kanker.

Karena air dingin bisa memadatkan minyak dalam makanan sehingga lama-kelamaan akan melapisi usus dan menyebabkan kanker.

Tidak ada bukti yang mendukung pesan tersebut.

Apalagi menurut BBC Science and Nature, panas alami di perut akan membuat semua makanan yang masuk memiliki temperatur yang sama.

Meskipun seseorang minum es, dinginnya es tidak akan bertahan lama di lambung.

  1. Makan Sayap dan Ceker Ayam Bisa Picu Kanker

Konon salah satu pemicu munculnya kanker payudara dan kanker seviks adalah karena konsumsi ceker dan sayap ayam.

Sebab sayap ayam merupakan bagian paling sering disuntik, sedangkan ceker ayam tempat menimbun ‘end product’ antibiotik dan turunan ‘second hormonal’.

“Belum ada buktinya, itu kan baru asumsi. Umur ayam itu kan pendek sampai dia dipotong, kalau dipotong obat hormonnya itu masih ada atau belum habis lalu dimakan menyebabkan kanker, sampai sekarang belum ada buktinya,” kata dr Ramadhan, SpBOnk.

  1. Makan Bayam dan Tahu Bersamaan Bisa Picu Kista

Beredar informasi yang mengatakan bahwa mengonsumsi keduanya secara bersamaan bisa memicu kista pada organ reproduksi perempuan.

Kabar ini ditampik ahli kandungan. “Bayam dan tahu? Enggak ah, setahu saya nggak ada hubungannya tuh (dengan kista),” kata dr Damar Prasmusinto, SpOG.

Umumnya ada 2 penyebab kista yang sering dijumpai dan keduanya jarang berhubungan dengan makanan.

Pertama adalah bawaan lahir, sedangkan yang kedua adalah endometriosis atau pertumbuhan yang tidak normal di lapisan endometrium.

  1. Cek Kesehatan Ginjal dengan Jengkol

Pesan terkait cara mengecek kesehatan ginjal menyebar.

Cara yang dianjurkan dalam pesan itu adalah dengan makan jengkol, setelah itu cium aroma kencingnya.

Jika tidak bau berarti ginjal bermasalah.

Cara ini tidak dianjurkan.

Karena terlalu banyak makan jengkol tidak baik lantaran makanan ini mengandung asam jengkolat atau jengkolic acid.

Di ginjal, asam ini bisa mengkristal dan membentuk batu ginjal.

  1. Udang + Vitamin C = Meninggal

Kabar konsumsi udang berbarengan dengan vitamin C bisa berujung kematian pernah menyebar.

Padahal meski ada indikasi kontaminasi logam berat dan zat kimia pada produk perikanan, seperti pada udang, tidak akan langsung sebabkan keracunan.

Proses kimiawi udang dengan vitamin C tidak memiliki dasar yang jelas.

Sementara itu, konsumsi vitamin C yang dianjurkan setiap harinya adalah sekitar 100 mg/hari. Jika berlebihan maka dampaknya malah bisa menyebabkan batu pada ginjal.

  1. Peringatan Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi

Imbauan untuk berhati-hati memilih pasta gigi sering beredar di jejaring sosial.

Disebutkan, Green : Natural. Blue : Natural + Medicine. Red : Natural + Chemical composition. Black : Pure Chemical. Bahkan ada yang secara gamblang menyebut kode hijau adalah yang terbaik.

Namun sebenarnya kandungan dalam pasta gigi, terutama bahan aktif, seharusnya sudah tercantum dalam kemasan.

Fluoride dan berbagai jenis bahan aktif lain sering ditambahkan sesuai kebutuhan pasien.

Contohnya HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate untuk gigi sensitif, serta zinc citrate untuk kesehatan gusi.

  1. Bumbu Mi Instan yang Dimasak Picu Kanker

Broadcast message menyebut mi instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya.

Sebab monosodium glutamat (MSG) berpotensi jadi karsinogen pencetus kanker jika dimasak dengan suhu di atas 120 derajat Celcius.

Ini merupakan kabar yang tidak jelas asalnya.

Selama konsumsinya masih dalam batas aman, MSG tidak membahayakan.

Nutrisionis Rita Ramayulis, DCN, MKes menyebut penggunaan MSG atau bumbu penyedap yang disarankan maksimal seperempat sendok teh dalam setiap penggunaannya. (*)