Benarkan Penyebab Utama Diabetes dari Faktor Keturunan?

Foto: Net

Detikriau.org — Banyak orang yang percaya jika diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor keturunan. Benarkan hal ini?

Sesorang dengan riwayat keluarga penderita diabetes memang memiliki resiko lebih tinggi menderita diabetes, namun pakar kesehatan menyebutkan bahwa penyebab utama diabetes ternyata bukanlah faktor keturunan, melainkan faktor gaya hidup.

Mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita diabetes  sebaiknya menjaga pola makan. Misalnya dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi gula dan kalori serta menjaga pola hidup sehat.

Hanya saja, bukan berarti orang yang bukan berasal dari keluarga dengan riwayat diabetes bisa menerapkan gaya hidup sembarangan. Mereka juga harus tetap menerapkan gaya hidup yang sehat agar tidak mudah terkena penyakit ini.

Dalam realitanya, masyarakat modern cenderung menyukai makanan yang kaya akan karbohidrat sederhana dan makanan yang digoreng. Selain itu, makanan dan camilan yang manis, hingga minuman kekinian yang kebanyakan juga memiliki rasa yang manis juga laris di pasaran dan disukai generasi muda. Padahal, berbagai makanan dan minuman ini bisa meningkatkan kadar gula darah dengan sangat cepat dan akhirnya memicu peningkatan risiko terkena diabetes.

Gaya hidup lain yang membuat kita lebih rentan terkena diabetes adalah kebiasaan malas bergerak. Tak hanya karena faktor pekerjaan, semakin banyak orang yang malas berolahraga, malas berjalan kaki, namun sering mengonsumsi camilan tidak sehat. Kombinasi dari berbagai hal inilah yang membuat diabetes lebih mudah datang.

Artikel ini sudah tayang dilaman doktersehat.com dengan judul “Keturunan Penyebab Utama Diabetes?”/ https://doktersehat.com/keturunan-penyebab-utama-diabetes/

Editor Am




Mau Tau Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan dan Kecantikan? Baca Ini

Foto ilustrasi: Net

Detikriau.org – penyebutan tanaman kelapa sebagai pohon serbaguna rasanya tidak ada salahnya. Bagaimana tidak, hampir seluruh bagian tanaman ini berguna bagi manusia.

Bahkan air buah kelapa juga ternyata memiliki manfaat yang sangat baik.

Dilansir doktersehat.com, air kelapa memiliki kandungan karbohidrat, protenin, mineral, vitamin C, vitamin B kompleks, sedikit lemak, dan sitokinin.

Lantas apa manfaatnya ?

  1. Memperbaiki masalah pencernaan

Manfaat air kelapa yang pertama adalah memperbaiki masalah pencernaan. Umumnya, gangguan sistem pencernaan terdiri dari susah buang air besar. Terkadang kita sampai mencoba beragam obat untuk melancarkan pencernaan, tapi apakah aman?

Ada baiknya Anda mencoba obat alami untuk melancarkan sistem pencernaan, yaitu dengan meminum air kelapa muda. Perlu Anda ketahui, ada kandungan air kelapa hijau yang fungsinya mampu mengurai racun dan sampah di dalam tubuh. Ini akan membuat buang air besar menjadi lebih lancar.

  1. Menurunkan berat badan

Manfaat air kelapa yang selanjutnya adalah untuk menurunkan berat badan. Wah, cocok untuk Anda yang sedang program diet, nih! Air kelapa hijau mengandung kalori, lemak, dan gula yang sangat rendah. Tentu lebih pilih kelapa hijau daripada minum obat diet, bukan?

  1. Menyembuhkan alergi kulit

Alergi kulit tergolong salah satu penyakit yang sulit disembuhkan. Salah satu khasiat air kelapa hijau adalah mengurai bakteri, virus, dan jamur yang menjadi penyebab alergi kulit. Selagi Anda minum obat dan menggunakan salep, sebaiknya dibarengi juga dengan meminum air kelapa muda.

  1. Bagus untuk Ibu Hamil

Manfaat air kelapa bagi ibu hamil nampaknya sudah menjadi rahasia umum. Kandungan air kelapa dipercaya mampu menjaga kesehatan janin bahkan hingga membuat kulit bayi jadi putih dan halus. Terlepas dari hal itu, air kelapa juga mengandung zat antibakteri yang akan membuat ibu terhindar dari penyakit.

  1. Mengatasi rambut rontok

Anda punya masalah rambut rontok?

Tak usah bingung! Ada cara alami mengatasi rambut rontok, yaitu dengan mengonsumsi air kelapa. Kandungan mineral, glukosa, fruktosa, sakrosa, dan fruktosa yang ada di dalam air kelapa hijau terbukti ampuh mengatasi rambut rontok.

  1. Membuat Awet Muda

Siapa yang tak ingin awet muda? Minum air kelapa hijau saja!

Tak disangka ternyata kandungan air kelapa hijau lainnya adalah sitokinin yang merupakan hormon pertumbuhan. Hormon yang satu ini mampu menyeimbangkan pH tubuh dan memiliki khasiat antipenuaan.

  1. Mengobati Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah tentu akan sangat mengganggu. Oleh karena itu, banyak obat migrain yang dapat dengan mudah kita temukan. Sebenarnya, solusi lain untuk menyembuhkan migrain adalah dengan meminum air kelapa hijau yang kaya akan magnesium. Khasiat air kelapa yang satu ini belum banyak diketahui orang.

  1. Menurunkan kolesterol

Manfaat air kelapa hijau juga bisa dirasakan oleh penderita kolesterol tinggi. Anda hanya perlu meminum air kelapa secara rutin untuk merasakan manfaatnya secara langsung.

  1. Meningkatkan vitalitas pria

Kabar baik bagi para pria!

Khasiat air kelapa ternyata mampu meningkatkan vitalitas atau meningkatkan kesuburan jika dikonsumsi secara rutin. Manfaat air kelapa hijau juga akan terasa oleh Anda yang merupakan seorang perokok aktif.

  1. Penambah energi dan stamina

Kebanyakan orang memilih meminum minuman berenergi untuk menambah stamina. Sayangnya, jika dikonsumsi terus-menerus secara rutin dalam jangka panjang, minuman berenergi tidak baik untuk tubuh.

Sebaiknya, minum air kelapa muda untuk menambah stamina dan energi secara alami. Anda juga bisa menambahkan sedikit madu untuk menambah manfaat dan cita rasa.

  1. Menghilangkan dehidrasi

Kandungan elektrolit tinggi dan mudah diserap tubuh yang di dalam air kelapa ternyata mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang. Selain itu, potassium yang ada di dalam air kelapa hijau juga mampu untuk menjaga kandungan air dalam darah.

  1. Menetralisir racun

Banyak orang yang sedang sakit disarankan untuk meminum air kelapa muda. Perlu Anda ketahui, kandungan kelapa hijau kaya akan zat antiracun, enzim, elektrolit, dan antioksidan. Semua kandungan tersebut bisa engurai racun bahkan hingga menghilangkan racun dari dalam tubuh.

  1. Mengurangi risiko depresi

Kandungan air kelapa yang terdiri dari magnesium ternyata mampu mengurangi gejala depresi. Ini akan membantu menjaga fungsi otak dan menciptakan mood yang lebih positif. Tentunya manfaat air kelapa hijau yang satu ini baru akan terasa ketika Anda meminumnya secara rutin./*

Artikel ini sudah terbit di doktersehat.com dengan judul ” Manfaat Air Kelapa Hijau” / https://doktersehat.com/manfaat-air-kelapa-hijau/




Konsumsi Daging Kepiting Mampu Picu Asam Urat. Tapi Tunggu Dulu, Ketahui Juga Manfaatnya Bagi Tubuh

Foto ilustrasi masakan kepiting: Internet

Detikriau.org – Siapa sih yang tidak kenal kepiting? daging hewan air bercangkang ini banyak digemari masyarakat. Sayangnya, dibalik rasanya yang lezat, ada anggapan yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi daging kepiting bisa memicu datangnya masalah asam urat.

Dilansir doktersehat.com, sebuah penelitian yang dilakukan pada 2004 silam, para ahli mencari tahu kaitan antara makanan seperti seafood, daging-dagingan, dan produk susu dengan risiko penyakit asam urat atau gout. Hasilnya, daging-dagingan dan makanan laut terbukti mampu meningkatkan risiko penyakit asam urat. Sebaliknya, produk susu justru mampu menurunkan risikonya.

Makanan laut seperti kerang, udang, cumi, dan kepiting kaya akan kandungan purin yang memang bisa meningkatkan risiko asam urat.

Meski terbukti mampu meningkatkan resiko terkena asam urat, daging kepiting ternyata juga memberi manfaat kesehatan yang baik.  daging kepiting juga mengandung 59 mg kalsium, 1,5 gram lemak, 19 gram protein, 0,8 mg zat besi, vitamin A, vitamin B12, dan vitamin C. Kepiting juga kaya akan kandungan selenium yang sangat baik bagi sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian menghasilkan fakta bahwa kandungan selenium, omega 3 dan tembaga yang bisa ditemukan di dalam daging kepiting ternyata bisa melindungi jantung. Daging kepiting juga cenderung rendah lemak jenuh sehingga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, bahkan kandungan vitamin yang juga terdapat didalammya dianggap mampu menjaga kesehatan mata dan membantu proses penyembuhan luka.

Dari hasil penelitian ini, benar bahwa mengkonsumsi daging kepiting akan mampu memicu timbulnya penyakit asam urat, namun dibalik kekurangannya, daging kepiting ternyata juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang baik.

Melihat adanya fakta ini, tidak masalah jika kita mengonsumsi kepiting. Hanya saja, frekuensi memakannya memang sebaiknya tidak terlalu sering untuk dilakukan demi mencegah datangnya masalah asam urat./*

Editor: Am




Benarkan Nasi Aking Baik untuk Penderita Diabetes?

Foto ilustrasi: Net

Nasi aking seringkali dikaitkan dengan bahan makanan orang-orang yang berada dalam kondisi ekonomi lemah atau mereka yang tinggal di daerah terpencil. Hanya saja, ada anggapan yang menyebutkan bahwa nasi aking sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Pakar gizi yang merupakan dosen Teknik Pangan Universitas Pasundan Sumartini menyebutkan bahwa ada kemungkinan nasi aking memang bisa memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Sebagai informasi, diabetes atau yang lebih dikenal sebagai penyakit kencing manis ini disebabkan oleh melonjaknya kadar gula darah di dalam tubuh dan tidak bisa diolah menjadi energi karena tidak adanya hormon insulin yang cukup.

“Sepertinya nasi aking memang bisa memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Nasi aking biasanya tidak memiliki kadar gula atau indeks glikemik yang setinggi nasi biasa, apalagi nasi yang terus dihangatkan di rice cooker,” ucap Sumartini.

Hanya saja, hingga saat ini belum ada penelitian yang memastikan bahwa nasi aking memang bisa memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Hal ini berarti, ada baiknya penderita diabetes tidak langsung mengambil keputusan untuk mengonsumsi nasi aking karena belum tentu bisa memberikan manfaat bagi kesehatannya.

Satu hal yang pasti, penderita diabetes memang harus menurunkan konsumsi gula dan karbohidrat setiap hari demi mencegah lonjakan kadar gula darah pada tubuhnya. Jika perlu, berkonsultasilah kepada dokter agar bisa menentukan pola makan yang tepat sehari-hari demi menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi yang berbahaya.

Sebagai informasi, nasi aking adalah nasi basi yang diolah kembali. Biasanya, nasi ini dicuci kembali, dijemur, kemudian dimasak kembali seperti nasi biasanya. Tekstur nasi ini tentu akan lebih keras dari nasi pada umumnya.

Tulis ini sudah terbit di laman doktersehat.com dengan judul “Nasi Aking Baik untuk Penderita Diabetes?/https://doktersehat.com/nasi-aking-diabetes/

Editor: Am




Obat Eksim dan Cara Mencegah Agar Tidak Kambuh Kembali

detikriau.org — Eksim adalah kondisi di mana kulit meradang dan muncul ruam merah yang terasa gatal. Selain itu, kulit juga akan terasa kasar, kering, dan pecah-pecah. Terkadang eksim juga dibarengi dengan gejala seperti perubahan pigmentasi kulit, kulit yang menebal, berair, atau bahkan kulit yang mengeras.

Eksim merupakan salah satu jenis penyakit jangka panjang atau penyakit kambuhan. Sehingga jika eksim sudah sembuh, eksim bisa berkemungkinan untuk kambuh kembali. Obat eksim berfungsi untuk meredakan gejala eksim, bukan mengobati secara total.

Penyabab eksim juga bisa bermacam-macam, tetapi umumnya eksim menyerang pemilik kulit kering dan sensitif. Tidak heran jika eksim sering menyerang bayi dan anak-anak yang memang memiliki kulit sensitif. Meskipun begitu, ada juga orang dewasa yang bisa terkena eksim.

Obat Eksim

Eksim bisa diatasi menggunakan obat. Terdapat beberapa jenis obat dengan berbagai bentuk yang dipercaya ampuh untuk mengatasi eksim dan juga sering diresepkan oleh dokter. Berikut adalah beberapa jenis obat eksim tersebut:

  1. Pelembab atau emolien

Obat eksim yang pertama adalah pelembap aatau moisturizer atau emolien. Seperti yang sudah disebabkan sebelumnya bahwa eksim biasa menyerang kulit kering. Pelembap merupakan salah satu cara terbaik untuk mengatasi kulit kering dengan cara mengoleskan krim pelindung di atas lapisan kulit.

Pelembab biasanya tidak hanya bekerja melembakan kulit tapi juga menyejukkan dan menghaluskan kulit. Ada banyak sekali jenis pelembab yang beredar di pasaran. Pilihlah pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Diskusikan dengan dokter jika Anda ragu untuk memilih jenis pelembab yang sesuai untuk kulit Anda.

Selain dijadikan pengobatan, pelembab juga cenderung aman untuk digunakan setiap saat, sehingga Anda juga bisa menggunakan pelembab untuk mencegah eksim kambuh.

  1. Antibiotik

Jenis obat eksim yang kedua adalah antibiotik. Rasa gatal yang muncul pada eksim biasanya membuat kita ingin terus menggaruknya, akibatnya kulit pun mengalami infeksi. Pilihan terbaik untuk mengatasi infeksi tersebut adalah dengan menggunakan obat antibiotik.

Pada gejala eksim ringan, biasanya pasien akan disarankan untuk menggunakan antibiotik jenis salep atau krim. Jika jenis antibiotik ini tidak memungkinkan, maka akan diberikan antibiotik dalam bentuk tablet atau kapsul.

  1. Antihistamin

Eksim seringkali berkaitan dengan alergi. Antihistamin merupakan jenis obat untuk menangani gejala alergi. Antihistamin bekerja dengan cara menghentikan histamin yang merupakan unsur pemicu terjadinya ruam merah, gatal, hingga pembengkakan.

  1. NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drugs)

Obat-obatan NSAID juga bisa dijadikan sebagai salah satu obat anti peradangan. Pilihlah jenis NSAID topikal (bentuk gel atau krim) untuk meredakan gejala eksim. Umumnya obat NSAID topikal mampu untuk menagtasi gejala eksim ringan hingga sedang. Salah satu jenis obat NSAID paling direkomendasikan untuk mengatasi eksim adalah Crisaborole.

  1. Obat kortikosteroid

Obat eksim selanjutnya yang ampuh untuk mengatasi eksim adalah jenis obat-obatan kortikosteroid yang merupakan obat antiinflamasi yang dapat meredakan berbagai gejala penyakit. Jenis obat ini tersedia dalam obat minum maupun obat topikal. Penggunaan obat kostikosteroid sangatlah penting untuk disesuaikan dengan anjuran dokter.

Umumnya jenis obat eksim yang satu ini dosisnya akan disesuaikan dengan eksim yang diderita. Semakin parah eksim, maka akan semakin tinggi juga resep obat kortokosteroid yang akan dianjurkan oleh dokter. Selain itu, obat kortikosteroid juga merupakan jenis obat yang bisa menimbulkan efek samping jika digunakan jangka panjang. Hal ini lah yang membuat obat kortikosteroid penting untuk digunakan di bawah pengawasan dokter.

 

Mencegah Eksim Kambuh atau Semakin Parah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa eksim adalah penyakit yang hampir tidak bisa sembuh secara total dan bisa dengan mudah kambuh kembali. Kebiasaan-kebiasaan kecil juga mungkin bisa membuat eksim semakin parah jika tidak Anda perhatikan.

Agar eksim tidak mudah kambuh dan obat eksim dapat bekerja dengan lebih maksimal, berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan:

  1. Menjaga kelembapan kulit

Langkah pertama untuk mencegah eksim kambuh kembali adalah dengan menjaga kelembapan kulit dengan baik. Sebelumnya sudah disebutkan bahwa pelembab juga aman untuk digunakan setiap hari sebagai pencegahan.

Pada dasarnya pelembab memang dibutuhkan oleh segala jenis kulit, bukan hanya kulit kering saja. Tetapi karena kebutuhan setiap kulit berbeda, maka pelembab yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis kulit Anda.

  1. Kenali benda yang membuat Anda alergi

Alergi bisa menjadi salah satu penyebab eksim. Sulit untuk menghindari alergi jika Anda tidak mengetahui benda apa saja yang bisa membuat Anda alergi. Jika Anda sudah mengenalinya Anda akan bisa lebih waspada dan lebih mudah untuk menghindarinya. Tidak hanya terhadap benda saja, sebagian orang juga bisa alergi terhadap makanan.

  1. Membersihkan kulit dengan cara yang benar

Menjaga kebersihan kulit adalah hal yang sangat penting. Tapi jangan asal bersih saja ketika Anda membersihkan kulit, perhatikan juga acara Anda membersihkan kulit. Mencuci muka atau mandi lebih sering akan membuat kulit Anda lebih bersih? Meskipun hal tersebut benar, kondisi ini ternyata tidak baik untuk kulit Anda.

Membersihkan kulit terlalu sering ternyata bisa menghilangkan minyak alami kulit sehingga kulit akan menjadi kering. Kulit kering adalah kulit yang lebih mudah terkena iritasi dan juga eksim. Jadi tidak perlu mandi terlalu lama ataupun mencuci muka berkali-kali dalam sehari.

Mandi dan mencuci wajah idealnya dilakukan dua kali saja dalam sehari. Waktu untuk mandi juga sebaiknya tidak melebihi 15 menit.

  1. Jangan menggaruk eksim

Eksim biasanya menimbulkan rasa gatal yang cukup mengganggu. Tahan diri Anda untuk tidak menggaruk eksim tersebut. Eksim yang digaruk akan semakin parah dan juga melebar. Bila perlu potong kuku Anda agar ketika Anda menggaruk tanpa sadar tidak akan memperparah iritasi.

  1. Hindari sinar matahari langsung

Paparan sinar matahari secara langsung bisa membuat kulit Anda terbakar dan mengalami iritasi. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunscreen agar kulit Anda tetap terlindungi. Selain itu, gunakanlah pakaian yang nyaman dan tidak membuat Anda gerah agar kulit tidak memproduksi keringat berlebih yang bisa membuat eksim terasa perih.

  1. Pola hidup sehat

Menerapkan pola hidup sehat juga bisa membantu obat eksim bekerja dengan lebih maksimal. Pola makan dan pola tidur yang teratur serta rutin berolahraga bisa memperbaiki kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Selain itu, Anda juga sebaiknya menghindari stres, karena stres dipercaya dapat memperparah kondisi fisik, termasuk juga memperparah eksim.

Itu dia berbagai jenis obat eksim dan juga cara untuk mencegah eksim kambuh atau semakin parah. Pengobatan eksim memang tidak bisa dilakukan dengan instan sehingga dibutuhkan kesabaran dan juga konsistensi dalam menanganinya.

Jangan menggunakan sembarangan obat karena setiap obat bisa saja menimbulkan efek samping baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jika obat yang diberikan tidak mengurangi gejala sama sekali, segera konsultasikan dengan dokter agar diperiksa kembali dan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Artikel ini sudah tayang di doktersehat.com dengan judul “Obat Eksim dan Cara Mencegah Eksim Kambuh Lagi” / https://doktersehat.com/obat-eksim/




Diet Gagal, 7 Hal Ini yang Mungkin Menjadi Penyebabnya

Foto: BBC Good Food

Detikriau.org – Tubuh langsing dan ideal menjadi idaman banyak wanita. Mendapatkannya, berbagai cara dilakukan terutama bagi yang memiliki berat badan berlebihan. Sayangnya semua usaha yang dilakukan kadang tidak memberikan dampak memuaskan. Lantas dimanakah kesalahannya?

Disadur melalui laman doktersehat.com, kegagalan menurutkan berat badan biasanya disebabkan kesalahan diet yang seringkali tidak disadari. Faktor utamanya bisa jadi karena ketidaktahuan cara diet yang benar.

Berikut penyebab gagal diet yang membuat berat badan tak kunjung turun.

  1. Asupan Kalori yang Tidak Tepat

Anda sudah rutin berolahraga, tapi berat badan tak kunjung turun? Penyebab gagal diet yang pertama adalah asupan kalori yang tidak tepat. Kebanyakan orang malah menambah porsi makannya jika berolahraga, padahal hal ini sangat tidak tepat.

Perhatikan juga asupan makanan yang dikonsumsi. Jangan sampai kalori yang masuk lebih besar dari yang dibutuhkan tubuh. Selanjutnya, atur juga pola makan sehari-hari dan usahakan terakhir makan di bawah pukul 07.00 malam.

  1. Kurang Minum Air

Setiap orang mempunyai kebutuhan air yang berbeda-beda. Cara menghitungnya adalah: 40 mililiter/kg BB. Contoh jika berat bedan 50 kg jumlah air yang dibutuhkan adalah 2000 mililiter atau 2 liter per harinya.

Kalau cuaca sedang panas atau setelah berolahraga, Anda dapat menambahkan menjadi 50 mililiter per hari. Lalu, apa hubungan kurang minum dengan susah menurunkan berat badan?

Perlu Anda ketahui bahwa air dapat membantu mempercepat proses metabolisme dan dapat mengurangi rasa lapar. Oleh karena itu, perbanyaklah minum ketika sedang diet.

  1. Mengalami Stres

Sebagai informasi, stres dapat meningkatkan hormon neuropeptida Y (NPY). Nah, kalau Anda tak ingin gagal diet, maka sebisa mungkin hindari stres atau temukan cara mengurangi stres.

Beberapa cara mengurangi stres yang bisa Anda lakukan adalah dengan meditasi atau berjemur di pagi hari. Ketika Anda tidak stres, maka hormon lebih seimbang dan berat badan jadi lebih cepat turun.

  1. Kurang Asupan Protein

Kekurangan protein dapat mambuat Anda gagal diet. Saat Anda ekkurangan protein, maka akan mengalami penurunan masa otot. Nah, kondisi inilah yang membuat Anda tetap gemuk karena proses pembakaran lemak akan berjalan lambat.

  1. Makan Berlebihan Setelah Olahraga

Setelah berolahraga tentu tubub merasa lelah dan juga lapar. Tak jarang seseorang malah makan banyak setelah berolahraga. Kalau Anda juga pernah sesekali melakukan hal ini, maka jangan heran kalau berat badan tak kunjung turun.

  1. Mengurangi Asupan Karbohidrat

Kalau Anda masih makan nasi atau jenis karbohidrat lain dalam porsi yang cukup banyak, jangan harap bisa cepat kurus dan langsing. Perlu Anda tahu, gagal diet juga bisa disebabkna oleh asupan karbohidrat yang berlebihan.

Kalau tadinya Anda biasa makan nasi sebanyak dua centong, maka cobalah kurangi jadi satu centoh. Siasati dengan perbanyak lauk berprotein dan juga sayur-sayuran. Cara lainnya, Anda bisa menggantinya dengan buah.

  1. Terlalu Banyak Asupan Lemak

Penyebab berat badan tak kunjung turun yang terakhir adalah terlalu banyak konsumsi lemak. Kalau Anda masih punya kebiasaan makan makanan berlemak atau gorengan, maka jangan harap bisa mendapatkan berat badan ideal. Sebagai langkah awal, Anda bisa mengurangi asupannya sedikit demi sedikit.

Tips Tambahan:

Selain ketujuh hal penyebab gagal diet yang sudah dijelaskan di atas, DokterSehat juga mau mengingatkan Anda agar mengurangi asupan garam. Hindari makanan-makanan asin karena faktanya, mengonsumsi garam terlalu banyak akan menurunkan sensor kenyang dalam tubuh

Menurut studi yang diterbitkan di The Journal of Nutrition, mengonsumsi makanan yang terlalu asin membuat kita jadi semakin bernafsu untuk makan. Dampaknya, kalori harian akan surplus dan disimpan dalam tubuh dalam bentuk lapisan lemak./*