Padam Karhutla, Sambu Grub Selalu Standbay

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Perusahaan Pulau Sambu Group (PSG) Guntung selalu standbay bantu pihak Kepolisian, TNI, Unsur Forkopimcam dan masyarakat dalam hal pemadaman dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) khususnya kawasan Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.


Kepeduliannya tersebut atas dasar PSG berada di Kacamatan Kateman dan sudah menjadi kwajiban baginya saling bahu membahu.


“Sesuai permintaan dari Kepolisan, Instansi Kecamatan kita sudah terjunkan personil baik dari karyawan seperti security dan safty,”kata Kahar Muzakir, Humas PT PSG saat diwawancarai awak media dilokasi Karhutla, Kelurahan Bandar Sri Gemilang.


Untuk PT PSG sudah menurunkan enam mesin, dan 24 personil dan satu alat berat untuk membantu pihak kepolisian.


“Ini sudah hari ke empat kami membantu dilapangan,”katanya.


Dia menegaskan bahwa selama ada Karhutla pihak PT PSG selalu akan membantu hingga tuntas.


“Ini salah satu bentuk kepedulian PT PSG kepada masyarakat sehingga permasalahan Karhutla ini teratasi,”pungkasnya.


Dijelaskannya bahwa dimanapun ada titik api Karhutla di Kecamatan Kateman yang terdiri dari 11 Desa/Kelurahan jika diminta oleh pihak Kepolisan, TNI, Kecamatan bahkan pihak Desa. PT PSG akan langsung menerjunkan personil untuk membantu.


Dia juga menghimbau agar para petani menjaga kebunnya masing-masing dengan baik, dan dia memohon dukungan bagi para petani-petani yang ada di Kecamatan Kateman ini. (**)




Dikunjungi Dandim 0314/Inhil, Santri Ponpes Jilussalamah Al-Islami Sambut Dengan Sholawat

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Usai menghadiri dan memberikan pengarahan pada relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Parit 17, Kecamatan Sungai Beringin, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal langsung melakukan kunjungan silaturahmi di Pondok Pesantren Jilussalamah Al-Islami, Jalan Pekan Arba Tembilahan, Senin (2/3/2020).


Disambut dengan Sholawat oleh para santri, dalam kunjungannya Dandim 0314/Inhil mengaku sering melintasi jalan tersebut, namun ia memohon maaf karena baru sempat berkunjung di Ponpes Jilussalamah Al-Islami pada hari ini.


“Tidak lain dan tidak bukan, kami hanya ingin bersilaturahmi dengan adik-adik saya yang ada disini,” tutur Letkol Inf Imir Faishal kepada pengurus dan santri Ponpes Jilussalamah Al-Islami.


Didampingi rombongan Kodim 0314/Inhil, Dandim juga berharap kepada seluruh santri yang berjumlah 65 orang, semoga para santri yang menuntut ilmu di Ponpes tersebut mampu memberikan kebaikan untuk dunia maupun akhirat.







“Jalani, nikmati, tidak usah banyak beban dan fikiran. Jadi adik-adik disini nantinya mampu menjadi Hafiz setelah selesai menuntut ilmu pendidikan disini,” imbuhnya.


Selain memeberikan wejangan kepada santri, dipenghujung kunjungannya Dandim juga menyerahkan satu pasang ternak kambing  yang diserahkan langung kepada pimpinan Ponpes melalui 
Ketua Harian Ponpes, Said abd Basit.


“Terimaksih banyak atas sambutan hangatnya,” tutup Letkol Inf Imir Faishal, diiringi kembali dengan bacaan Sholawat oleh para santri.


Sementara itu, Ketua Harian Ponpes, Said abd Basit saat menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas kunjungan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal.


“Kami merasa terharu atas kunjungan silaturahmi oleh Dandim ke Ponpes yang telah berdiri sejak 4 tahun ini,” katanya.


Untuk diketahui, dari pantauan langsung puluhan santri terlihat antusian dan merasa terharu atas kunjungan Dandim 0314/Inhil.


Reporter Arbain




Satu Keluarga Alami Luka Bakar, Persit Kartika Chandra Kodim Inhil Kunjungi Korban di RSUD PH Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rombongan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIV Kodim 0314/Inhil melakukan kunjungan dan  bertatap muka langsung dengan Bapak Haris Fadillah, korban kebakaran Parit Baru, Kecamatan Keritang, yang terjadi pada Sabtu (29/02/2020).


Sebagai wujud simpati kepada sesama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang LIV Dim 0314/Inhil Ny. Tuti Imir Faishal beserta anggota, berkunjung langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada untuk memberikan Bantuan Sosial kepada Bapak Haris dan keluarga.


Walaupun tidak dapat bertemu secara langsung dengan istri dan bayi dari Bapak Haris yang juga menjadi korban karena sedang menjalani proses operasi, rombongan Persit diterima oleh Bapak Haris dan keluarga besarnya.


Baca Juga : Pondok Terbakar, Satu Keluarga di Inhil Alami Luka Bakar







“Anak dan istri saya, Epi mengalami luka bakar serius karena peristiwa tersebut, saya merasa sangat sedih,” ungkapnya saat bercerita dengan rombongan Persit. 


“Semoga bapak diberikan kesabaran oleh Allah SWT, dan kita semua bersama-sama berdoa semoga Istri dan anak bapak cepat sembuh dan dengan kedatangan kami dapat sedikit mengurangi beban keluarga,” ujar Ketua Persit KCK Cab.LIV Dim 0314/Inhil Ny.Tuti Imir Faishal.


Dalam suasana tersebut, Bapak Haris terharu dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu-ibu Persit Kodim 0314/Inhil atas pemberian tersebut.


“Ini merupakan pembelajaran dan rezeki bagi kami. Kami mohon doanya kepada semuanya supaya Istri dan anak kami dapat cepat sembuh,” harap Bapak Haris dalam suasana haru. (rls)


Editor Arb




Masyarakat Kecil Diduga Dikriminalisasi untuk Menutupi Kejahatan Korporasi, ini Kata Kapolres Inhil


ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Kebakaran hutan dan lahan menjadi atensi dari pemerintah secara Nasional bahkan sampai kekancah Internasional. Atas hal itu, seluruh penegak hukum diinstruksikan untuk menindaklanjuti kejahatan lingkungan pembakaran lahan.


Karhutala di Negeri Hamparan Kelapa Dunia akhirnya menyeret petani kecil atas nama Kamarek yang berusia 60 tahun. Diusia senjanya ia malah terseret keranah hukum hingga divonis 6 tahun penjara dengan denda 3 Miliyar.


Atas hal tersebut, Gerakan Peduli Kamarek (GEMPAR) menggelar unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Kamis (27/2/2020).


Dengan ratusan pengunjuk rasa yang hadir saat itu, masa aksi menuntut Kamarek untuk segera di bebaskan. Sebab menurut penilaian massa aksi putusan PN Tembilahan dinilai cacat hukum.







Hal itu dibuktikan dengan pernyataan tiga orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum saat persidangan memberikan kesaksian bahwa yang membakar lahan itu bukan Kamarek, dan Kamarek bukan pemilik tanah, melainkan ia hanya pekerja sebagai anak buah H Pewa.


“Tapi kenapa kamarek yang ditangkap. Ini adalah bentuk kriminalisasi petani yang merupakan masyarakat lemah,” tegas Korlap Gempar, Anawawik saat berorasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Tembilahan.


Dikataknnya juga, sampai hari ini tidak satupun korporasi atau perusahaan yang beroperasi di Inhil dipersangkakan dan dipidanakan atas dugaan pembakaran lahan.


“Hari ini masyarakat kecil di pidanakan, sementara kakek kamarek berada dilingkungan perusahan. Kenapa tidak perusahan yang ditindak,” sebut Anawawik.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan saat ditanyai soal dugaan masyarakat kecil yang dikriminalisasi untuk menutupi kejahatan lingkungan korporasi.


AKBP Indra Duaman Siahaan menepis akan hal tersebut. Sebab sejauh ini dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dibeberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang terjadi, belum ada lahan korporasi yang ditemukan terbakar.


“Oh itu tidak ada, selama ini dari beberapa TKP yang kita datangi dan kita lakukan penyelidikan disana, memang tersangkanya masih ada masyarakat. Untuk lahan korporasi yang terbakar belum ada terbukti,” Tutur Kapolres saat diwawancarai usai Gempar menggelar aksi damai, Kamis (27/2/2020).


Reporter Arbain




Pendamping DMIJ PT dan P3MD Kompak Dalam Proses Membangun Desa

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kompak dalam proses membangun desa, serta ikut berpartisioasi untuk mewujudkan tujuan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merupakan suatu upaya yang wajib harus dilakukan oleh setiap pendamping desa.


Hal itu disampaikan Jumaidi alias medi yang merupakan salah satu Pendamding desa di Kecamatan Concong kepada media, Jum’at (28/2/2020).


“Antara Pihak pendamping DMIJ Plus Terintegrasi dan P3MD, kita terus selalu berdampingan dalam proses mendapingi dalam pembangunan desa,” tutur Medi



Karena menurut Putra kelahiran Desa Concong Luar tersebut, kekompakan antara pihak DMIJ Plus dan pihak P3MD merupakan salah satu cara dalam mewujudkan tujuan pemerintah.


Sementara itu, Raja Zulkifli yang juga merukapan PDP Desa melalui jalur P3MD, mengatakan hal serupa dengan apa yang disampaikan Medi.



” Iya, seperti kami saat ini yang ditugaskan di Kecamatan yang sama, dengan kehangatan yang terus kami bangun itu menjadikan kita satu pemikiran dalam suatu tujuan, yaitu membangun desa,dan selalu berkordinasi jika ada kegiatan didesa” imbuhnya.


Kalau saya dari pihak P3MD, dan rekan saya Medi dari pihak DMIJ Plus Terintegrasi,” Kita kompak dan memiliki tujuan yang sama,” kata Raja.


Reporter Arb




Sedang Berlangsung, GEMPAR Gelar Aksi Damai di Depan PN Tembilahan

ARB INDONESIA, INDRAGIRI HILIR – Berjumlah ratusan, barisan Masa aksi yang tergabung dalam Gerakan Peduli Kamarek (GEMPAR) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Kamis (27/2/2020) siang.


Dalam aksi yang masih berlangsung tersebut,  GEMPAR menuntut tersangka Kamarek yang divonis 6 tahun penjara serta denda Miliaran Rupiah untuk segera dibebaskan, karena menurut penyampaian korlap, Ana Wawik menilai keputusan PN Tembilahan dinilai cacat hukum.


Hingga saat ini, pukul 15.21 wib, barisan masa aksi masih menunggu kepala PN Tembilahan untuk hadir menjumpai pengunjuk rasa yang berada diluar pagar kantor PN Tembilahan.


Selain itu, dari pantauan langsung arbindonesia.com dilapangan, sempat terjadi insiden dorong pagar antar kepolisan dan masa aksi, namun insiden tersebut tidak berlangsung lama.


Insiden singkat tersebut terjadi akbiat barisan masa aksi menuntut kepala PN untuk hadir bersama ditengah-tengah barisan unjuk rasa.


Hingga berita ini diterbitkan, barisan masa aksi masih dalam negosiasi dengan kepala PN Tembilahan, agar mau  hadir ditengah- tengah  pengunjuk rasa.


Kepala PN Tembilahan berada didalam pagar kantor


Reporter ARB